# #

Righteous Kill

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit nisl in ...

Quisque sed felis

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit nisl in ...

Etiam augue pede, molestie eget.

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit nisl in ...

Hellgate is back

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit ...

Post with links

This is the web2feel wordpress theme demo site. You have come here from our home page. Explore the Theme preview and inorder to RETURN to the web2feel home page CLICK ...

Tampilkan postingan dengan label about albert einstein. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label about albert einstein. Tampilkan semua postingan

Jumat, 04 Juni 2021

Wow, Tulisan Tangan Albert Einstein Terjual Rp 17 Miliar

Rumus Albert Einstein. Foto: Live Science

 

Tulisan tangan Albert Einstein saat menorehkan rumusnya yang sangat terkenal, E=mc2, terjual sangat tinggi dalam sebuah lelang. 

 

Pembelinya merogoh kocek USD 1,2 juta atau lebih dari Rp 17 miliar, tiga kali lipat dari target awal.

Benda ini memang langka karena menurut Einstein Papers Project at the California Institute of Technology dan Hebrew University, hanya ada tiga kertas sejenis lainnya di mana Einstein menulis langsung persamaan tersebut.

 

Seperti dikutip dari Guardian, penjualannya adalah rumah lelang RR Auction di Boston, Amerika Serikat. Mereka awalnya memasang target terjual USD 400 ribu.

 

"Ini adalah tulisan yang penting dalam sudut pandang fisika," cetus Bobby Livingston, Executive RR Auction. 

 

Ia menambahkan rumus Einstein ini merupakan persamaan yang paling terkenal di dunia. 

 

Sudah begitu, Albert Einstein tentu saja adalah ilmuwan yang sangat populer, barangkali malah yang paling tenar sepanjang masa.

 

E=mc2 di dalam ilmu fisika adalah sebuah rumus yang berperan penting dalam memaparkan persamaan nilai antara energi (E) dan massa (m), yang disetarakan secara langsung melalui konstanta kuadrat laju cahaya dalam vakum ( c 2 ).

 

Adapun tulisan tangan Einstein yang dilelang ini ia tulis pada 26 Oktober 1946 dan dikirimkan pada ahli fisika Amerika-Polandia, Ludwik Silberstein. 

 

Ludwik pada waktu itu adalah salah satu pengkritik dari formula Einstein tersebut.

 

Surat itu kemudian menjadi koleksi pribadi Ludwik dan di kemudian hari diputuskan dijual oleh keturunannya. 

 

Sedangkan pembelinya tidak diketahui alias anonim. Terdapat lima peminat yang bertarung sengit dalam memperebutkan surat Albert Einstein itu hingga akhirnya tembus sangat mahal.


baca keseluruhan - Wow, Tulisan Tangan Albert Einstein Terjual Rp 17 Miliar

Sabtu, 29 Mei 2021

Surat Lama Albert Einstein Ungkap Burung Punya Kemampuan Super

Beberapa dekade sebelum kita tahu burung bisa melihat medan magnet Bumi, Albert Einstein membahas kemungkinan kemampuan indra super yang belum ditemukan, yang dia tuliskan dalam sebuah surat.

 

Surat dari Einstein ini ditulis pada tahun 1949, berisi jawaban atas pertanyaan dari salah satu ilmuwan lainnya bernama Glyn Davys tentang kemampuan burung. 

 

Jawaban Einstein dalam surat ini memperlihatkan kemampuannya yang luar biasa dalam bidang biologi dan fisika.


Adapun pertanyaan asli dari Davys yang memulai korespondensi tidak berhasil ditemukan. 

 

Namun jika menilai dari jawaban Einstein, pertanyaan Davys berkaitan dengan persepsi hewan dan apa yang dapat dikatakannya terkait fisik.

 

"Dapat diperkirakan bahwa penyelidikan tingkah laku burung migran dan merpati pos suatu hari nanti dapat mengarah pada pemahaman tentang beberapa proses fisik yang belum diketahui," tulis Einstein dalam jawabannya.

 

Dikutip dari Science Alert, lebih dari 70 tahun kemudian, kita sekarang tahu perkiraan Einstein benar. 

 

Bukti-bukti yang ada sekarang menunjukkan bahwa burung dapat merasakan medan magnet Bumi menggunakan fotoreseptor khusus di mata.

 

Burung memiliki mata yang sangat sensitif terhadap pergeseran halus medan magnet planet. 

 

Kemampuan inilah yang memungkinkan mereka bermigrasi ribuan kilometer tanpa tersesat. 

 

Hewan lain, seperti penyu, anjing, dan lebah, juga menunjukkan kemampuan luar biasa untuk merasakan medan magnet planet, meski tidak selalu melalui mata.

 

"Sungguh menakjubkan bahwa Einstein memahami kemungkinan ini beberapa dekade sebelum bukti empiris mengungkapkan beberapa hewan memang dapat melihat medan magnet dan menggunakan informasi tersebut untuk navigasi," tulis para peneliti di The Hebrew University of Jerusalem.

 

Einstein memiliki beberapa petunjuk untuk memandu pemikirannya. Pada saat surat itu ditulis, ilmu biologi dan ilmu fisika mulai menyatu, tidak seperti sebelumnya. 

 

Ekolokasi kelelawar baru-baru ini ditemukan, dan teknologi radar mulai mengakar.

 

Faktanya, Davys sendiri adalah seorang peneliti di bidang ini. 

 

Hal tersebut mungkin menjadi alasan mengapa Davys tertarik pada indera hewan aneh lainnya, seperti yang ditunjukkan oleh lebah.

 

Pada Einstein, dia menemukan sosok yang berpikiran sama. Tampaknya Davys menilai fisikawan terkenal itu juga terpesona pada ilmu biologi sebagai jendela kekuatan fisik yang tak terlihat.

 

Meski telah dilakukan penelitian selama beberapa dekade, masih banyak misteri yang tersisa. 

 

Mekanisme pasti yang digunakan hewan untuk merasakan cahaya atau merasakan medan magnet Bumi masih dipisahkan, dan mungkin tidak sama untuk setiap spesies.


Lebah, misalnya, tampaknya merasakan medan magnet di perut mereka, sementara burung dan anjing tampaknya melakukannya terutama melalui fotoreseptor khusus di mata mereka yang disebut kriptokrom. 

 

Bahkan sel manusia membuat kriptokrom, dan penelitian terbaru mengungkapkan sel-sel ini merespons secara dinamis terhadap perubahan medan magnet.

baca keseluruhan - Surat Lama Albert Einstein Ungkap Burung Punya Kemampuan Super

Senin, 26 November 2012

Otak Einstein Beri Petunjuk Tentang Kejeniusannya

Otak Einstein memiliki pola lipatan yang luar biasa di beberapa bagiannya, yang dapat membantu menjelaskan mengapa dia jenius. Demikian yang ditunjukkan dalam foto terbaru dalam jurnal “Brain” yang terbit 16 November.

Albert Einstein, ahli fisika yang jenius itu memiliki lipatan ekstra dalam materi otaknya yang berwarna abu-abu, yang merupakan bagian otak untuk pikiran sadar. Secara khusus, lobus frontalis, daerah yang berhubungan dengan pemikiran abstrak dan perencanaan, memiliki lipatan yang tidak biasa dan rumit, seperti yang dinyatakan dalam sebuah analisis. 

"Bagian otak tersebut  adalah bagian yang sangat canggih dari otak manusia," kata Dean Falk, penulis penelitian dan seorang antropolog di Florida State University, mengacu pada materi abu-abu tersebut. "Dan otak Einstein sangat luar biasa."

Foto otak sang jenius

Albert Einstein adalah fisikawan yang paling terkenal dari abad ke-20. Teori terobosannya mengenai relativitas umum menjelaskan bagaimana cahaya membelok karena lipatan ruang dan waktu.

Ketika ilmuwan tersebut meninggal pada 1955 di usia 76 tahun, Thomas Harvey, ahli patologi yang mengautopsinya, mengambil otak Einstein dan menyimpannya. Harvey mengiris ratusan bagian tipis jaringan otak Einstein untuk diperiksa dengan mikroskop dan juga memotret 14 foto otak tersebut  dari beberapa sudut.

Harvey mempresentasikan sebagian penelitiannya, namun tetap merahasiakan foto tersebut karena ingin menulis buku tentang otak fisikawan tersebut. Tetapi dia meninggal sebelum bukunya selesai.

Foto-foto tersebut tetap tersembunyi selama beberapa puluh tahun. Pada 2010, setelah menjalin persahabatan dengan salah satu penulis penelitian yang baru, keluarga Harvey menyumbangkan foto tersebut ke National Museum of Health and Medicine di Washington D.C, Tim Falk mulai menganalisis foto-foto tersebut pada 2011. 

Lebih banyak koneksi sel otak

Tim tersebut menemukan bahwa secara keseluruhan, otak Einstein memiliki lipatan yang jauh lebih rumit di bagian celebral cortex, yang merupakan materi berwarna abu-abu pada permukaan otak dan berperan untuk pikiran sadar. Secara umum, materi abu-abu yang lebih tebal berhubungan dengan IQ yang lebih tinggi.

Banyak ilmuwan percaya bahwa dengan lipatan yang lebih banyak dapat memberikan area permukaan tambahan untuk pemrosesan mental, yang memungkinkan lebih banyak koneksi antara sel-sel otak, kata Falk. Dengan lebih banyak koneksi antara bagian yang jauh dari otak, seseorang akan mampu membuat lompatan mental, dengan menggunakan sel-sel otak yang letaknya berjauhan tersebut untuk memecahkan beberapa masalah kognitif.

Prefrontal cortex, yang memainkan peranan  penting untuk pemikiran abstrak, membuat prediksi dan berencana, juga memiliki pola lipatan yang luar biasa rumit pada otak Einstein.

Mungkin hal tersebut telah membantu sang fisikawan dalam mengembangkan teori relativitas. "Einstein berpikir soal percobaan saat ia membayangkan dirinya menyusuri seberkas cahaya, dan itu persis merupakan bagian otak yang diduga membuat seseorang menjadi sangat aktif" dalam eksperimen rumit semacam itu, ujar Falk kepada LiveScience.

Selain itu, lobus oksipitalis dari otak Einstein, yang melakukan proses visual, menunjukkan lipatan tambahan.

Lobus parietalis bagian kanan dan kiri juga tampak sangat asimetris, ungkap Falk. Tidak jelas hubungan antara bagian tersebut dan kejeniusan Einstein, tapi bagian otak tersebut adalah kunci untuk tugas-tugas spasial dan penalaran matematika, tambah Falk.

Para peneliti masih belum mengetahui apakah otak Einstein sudah luar biasa sejak lahir atau karena ia menggali fisika selama bertahun-tahun yang menyebabkan otaknya menjadi sangat spesial.

Falk yakin keduanya memainkan peran penting dalam kejeniusan Einstein.

"Entah itu alami atau dipupuk," katanya. "Ia lahir dengan otak yang sangat baik, dan dia memiliki berbagai pengalaman yang memungkinkan dia untuk mengembangkan potensi yang dimilikinya."

Tapi sebagian besar kemampuan baku Einstein mungkin didapatnya secara alami bukan dari hasil kerja kerasnya seumur hidup, kata Sandra Witelson, dari Michael G. De Groot School of Medicine at McMasters University yang telah melakukan penelitian di masa lalu mengenai otak Einstein. Pada 1999, karyanya mengungkapkan bahwa lobus parietalis bagian kanan Einstein memiliki lipatan ekstra, yang didapatkan dari gen orangtuanya atau terjadi ketika Einstein masih dalam kandungan.

“Otak tersebut berbeda bukan sekadar dari ukuran yang lebih besar atau kecil, namun juga polanya,” ungkap Witselon. “Anatomi otaknya sangat unik jika dibandingkan dengan setiap foto atau gambaran otak manusia yang pernah ada.”
baca keseluruhan - Otak Einstein Beri Petunjuk Tentang Kejeniusannya

Senin, 23 Juli 2012

Sampel Jaringan Otak Albert Einstein Dipamerkan

Yayasan Wellcome memamerkan potongan lapisan otak Albert Einstein di pameran berjudul "Brains" di Wellcome Collection di London dari 29 Maret-17 Juni. Selain lapisan otak Einstein, acara ini juga memamerkan tengkorak usia 3000 tahun, otak yang sudah menjalani proses pengawetan ala mumi Mesir kuno dan otak-otak dalam toples.


Spesimen otak fisikawan peraih Nobel Albert Einstein terlihat dari kaca preparat pada pameran Wellcome Collection di London, 27 Maret 2012.
Tanda tangan Albert Einstein dalam sebuah surat di Israeli Hebrew University di Jerusalem.
Tengkorak dipamerkan di London, England, dalam rangka eksebisi 'Brains'.
Pembuluh darah di otak digambarkan lewat sebuah model dari resin.
Alat bedah otak

baca keseluruhan - Sampel Jaringan Otak Albert Einstein Dipamerkan

    Twitter Bird on The Tree by Tutorial Blogspot

    iklan from adsense