# #

Righteous Kill

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit nisl in ...

Quisque sed felis

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit nisl in ...

Etiam augue pede, molestie eget.

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit nisl in ...

Hellgate is back

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit ...

Post with links

This is the web2feel wordpress theme demo site. You have come here from our home page. Explore the Theme preview and inorder to RETURN to the web2feel home page CLICK ...

Tampilkan postingan dengan label kesehatan untuk penyakit kanker paru - paru. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kesehatan untuk penyakit kanker paru - paru. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 06 Juli 2013

Kanker Paru. Kenali & Jauhi Faktor Penyebabnya

Kanker paru telah menjadi salah satu kanker yang paling banyak terjadi dalam beberapa dekade terakhir. Bahkan data Badan Kesehatan Dunia atau WHO menunjukkan bahwa kanker paru merupakan penyebab kematian tersering di antara jenis kanker lainnya.
Ada berbagai faktor yang dapat meningkatkan risiko kanker paru-paru. Merokok tetap menjadi faktor risiko paling utama, dan risiko ini akan meningkat seiring meningkatnya batang rokok yang Anda isap tiap tahun.
Selain asap rokok, ada beberapa faktor lain yang turut menjadi pemicu kanker paru. Baik yang berhubungan dengan asap rokok ataupun penyebab yang berdiri sendiri seperti paparan radon, asbes, berilium, dan bahan kimia lainnya, yang bisa saja terdapat di lingkungan sekitar Anda.
Dalam beberapa kasus, kombinasi berbagai jenis paparan lebih berbahaya daripada paparan tunggal karena dapat menyerang paru-paru secara bersamaan. Sekalipun asap rokok bisa menjadi penyebab paling dominan, namun zat-zat beracun yang secara sengaja ataupun tidak masuk ke dalam tubuh dapat menempatkan Anda pada risiko kanker paru. Zat beracun dapat bekerja sama memicu kanker, sekaligus melemahkan sistem kekebalan tubuh yang memungkinkan seseorang terkena kanker.
Bahan kimia yang dapat menyebabkan kanker disebut dengan karsinogen. Penelitian menunjukkan bahwa karsinogen ini dapat masuk ke dalam tubuh dan dapat menyebabkan gangguan kesehatan.
Beberapa bahan kimia ini dapat menyerang materi genetik di dalam inti sel, yang dapat menyebabkan kerusakan DNA dari sel tersebut. Hal ini dapat menyebabkan mutasi gen, yang kemudian dapat menyebabkan kanker atau gangguan kesehatan lainnya.
Sayangnya, dari puluhan ribu bahan kimia yang digunakan saat ini, hanya sebagian kecil yang pernah diperiksa terhadap pengaruhnya bagi kesehatan. Bahkan, sebagian bahan kimia ini hanya diuji secara terpisah sehingga belum dapat diketahui jika terjadi gangguan kesehatan akibat paparan akumulatif.
baca keseluruhan - Kanker Paru. Kenali & Jauhi Faktor Penyebabnya

Mengenal Kanker Paru Lebih Dekat

Baru baru ini kita dikejutkan oleh kabar meninggalnya salah seorang menteri karena kanker paru stadium lanjut. Statistik menunjukkan bahwa di seluruh dunia, kanker paru memang merupakan penyebab kematian utama pada kanker , dan pada umunya kanker paru baru terdeteksi pada stadium lanjut.
Sebenarnya, apa yang disebut kanker itu? Kanker adalah penyakit yang terjadi bila pertumbuhan sel dalam tubuh menjadi tidak terkontrol dan merusak jaringan sekitarnya. Bila hal ini terjadi di paru, inilah yang disebut kanker paru.
Apa saja gejala dari kanker ini? Biasanya pasien datang pertama kali dengan gejala batuk darah yang sering dianggap sebagai infeksi TBC. Gejala lainnya yang dapat menyertai kanker paru adalah penurunan berat badan secara drastis, demam hingga sesak nafas yang menyerupai gejala asma. Namun sebagian besar pasien tidak menunjukkan gejala apapun hingga kanker masuk kedalam stadium lanjut.
Gejala kanker paru lainnya :
  1. Nyeri dada terus menerus
  2. Nyeri pada tulang dan persendian yang disebabkan penyebaran kanker
  3. Rasa lemas terus menerus
  4. Batuk yang progresif dan disertai darah
  5. Penurunan nafsu makan
  6. Kejang
Apa saja penyebab kanker paru?
Beberapa penyebab dari kanker paru yaitu paparan asap rokok. Paparan asap rokok baik aktif maupun pasif merupakan faktor utama (namun bukan satu-satunya) dari kanker paru.
Penyebab lainnya adalah:
  1. Asbestos, yang sering terdapat pada atap bengkel ataupun pada konstruksi bangunan.
  2. Paparan polutan udara seperti dari gas buang mobil
  3. Arsen
  4. Infeksi virus seperti CMV
Bagaimana kanker paru dapat dideteksi segera? 
Pemeriksaan yang paling mudah dan cepat adalah rongent dada/ chest X-Ray. Pemeriksaan ini tersedia secara luas dan dengan harga yang murah, namun perlu dimengerti bahwa pada beberapa kasus kanker paru, rongent dada dapat memberikan hasil normal.
Pemeriksaan yang paling akurat untuk mendeteksi adanya kanker paru adalah CT scandada. Dengan pemeriksaan ini, didapatkan gambaran 3 dimensi kondisi paru sehingga tumor/kanker yang berukuran kecil pun akan terdeteksi.
baca keseluruhan - Mengenal Kanker Paru Lebih Dekat

Waspada, Kanker Paru Incar Orang-orang yang Gemar Nonton TV

Penyakit paru-paru bisanya terjadi akibat gaya hidup tidak sehat seperti kebiasaan merokok atau terpapar polusi udara setiap hari.


Namun sebuah penelitian di Jepang menemukan faktor lain yang ditengarai dapat meningkatkan risiko kanker paru, yaitu kebiasaan menonton televisi.
Akiko Tamakoshi, M.D., Ph.D. selaku peneliti mengatakan, “Duduk berjam-jam di depan televisi dapat meningkatkan kadar senyawa penyebab peradangan di dalam darah yang dapat memicu kanker paru-paru,” seperti dikutip Menshealth.
Tamakoshi menambahkan bahwa pria yang menonton televisi lebih dari 4 jam sehari berisiko 36 persen lebih besar mengalami kanker paru-paru dalam 15 tahun ke depan ketimbang pria yang menonton televisi kurang dari 4 jam sehari.
Tamakoshi melakukan pengamatan terhadap 23.000 pria yang gemar menonton televisi. 2,6 persen dari jumlah tersebut diketahui mengidap kanker paru-paru.
“Lagipula pria yang mengadaptasi gaya hidup sedenter mempunyai kadar gula darah dan insulin yang lebih tinggi, termasuk mengalami disfungsi metabolik yang dapat mengganggu pertumbuhan sel-sel normal dan mengubahnya menjadi sel ganas,” tambah Tamakoshi.
Meski prosentase pengidap paru akibat menonoton televisi terbilang kecil, namun tetap saja kebiasaan menonton televisi berjam-jam dan malas beraktivitas dapat meningkatkan risiko kanker paru dan bahkan penyakit mematikan lainnya. Apalagi jika orang tersebut menonton televisi sambil merokok.
Studi yang telah dipublikasikan dalam jurnal Cancer Epidemiology, Biomarkers & Prevention ini setidaknya menjadi peringatan bahwa minimnya aktivitas fisik dapat merugikan kesehatan secara keseluruhan.
baca keseluruhan - Waspada, Kanker Paru Incar Orang-orang yang Gemar Nonton TV

Batuk Selama 3 Minggu atau Lebih? Bisa Jadi Gejala Kanker Paru-paru


Sebuah kampanye kanker paru-paru di Inggris baru-baru ini telah memperingatkan bahwa batuk terus-menerus selama 3 minggu atau lebih, merupakan gejala penyakit kanker paru-paru yang mematikan.
Seperti yang diketahui, kanker paru-paru adalah pertumbuhan sel kanker yang tidak terkendali dalam jaringan paru.
Merokok merupakan penyebab utama dari sekitar 90% kasus penyakit kanker paru-paru pada pria, dan 70% pada wanita. Sementara kanker paru-paru yang disebabkan oleh faktor selain merokok sangat kecil kasusnya, seperti faktor zat yang ditemui atau terhirup di luar atau dalam ruangan seperti asbes, radiasi, arsen, kromat, nikel, klorometil eter, dan gas mustard.
Be Clear on Cancer” yang menjadi slogan dalam kampanye itu bertujuan untuk mengurangi jumlah kematian akibat kanker paru-paru terutama bagi orang yang berusia diatas 50 tahun, karena pada usia tersebut mereka paling rentan risikonya terkena kanker paru-paru.
Adapun gejala-gejala dari penyakit kanker paru-paru adalah sebagai berikut :
• Batuk terus menerus selama 3 minggu atau lebih
• Batuk darah
• Sesak nafas
• Merasa lebih lelah dari biasanya selama beberapa waktu
• Berat badan menurun
• Nyeri di dada atau bahu yang tidak kunjung hilang
“Pesan dari kampanye ini sangat jelas, jika Anda batuk terus menerus selama 3 minggu atau lebih, segeralah periksakan diri Anda ke dokter,” kata Jeremy Hunt, British Secretary of State for Health, dalam menanggapi kampanye tersebut, seperti yang dilansir dari zeenews.com baru-baru ini.

baca keseluruhan - Batuk Selama 3 Minggu atau Lebih? Bisa Jadi Gejala Kanker Paru-paru

Selasa, 14 Mei 2013

Ubi Jalar Ternyata Mampu Mencegah Kanker


Ubi jalar sering dianggap sebagai makanan kampungan dan tidak bergengsi. Padahal manfaat yang dikandung ubi jalar untuk kesehatan sangat besar. Nilai gizinya bahkan lebih tinggi dibanding kentang, dan memiliki indeks glikemik rendah.
Serat dan kandungan vitamin A pada ubi jalar pun tinggi, termasuk juga zat besi, folat, tembaga, dan mangan. Bahkan vitamin C, B2, B6, D, E dan biotin pun ada dalam makanan sederhana ini. Manfaatnya baik bagi peningkatan sistem imunitas tubuh.
Selain itu, ubi jalar pun menyimpan manfaat lain yang sangat menakjubkan yang dilansir oleh situs Boldsky, diantaranya:
  • Mencegah kanker. Warna terang seperti ungu, oranye, dan merah pada ubi jalar adalah sumber karotenoid yang berupa beta karoten dan vitamin A. Zat ini memberi perlindungan pada paru dan mencegah terjadinya kanker paru serta kanker mulut.
  • Mengontrol gula darah. Indeks glikemik yang rendah pada ubi jalar membuat kadar gula darah seseorang tidak akan naik dalam waktu cepat. Jenis karbohidrat ini baik dikonsumsi oleh penderita diabetes dan mereka yang bermasalah dengan insulin.
  • Anti aging. Ubi jalar memiliki kandungan karotenoid tinggi, yang meningkatkan kekebalan tubuh. Juga mampu melawan radikal bebas serta membuat kulit lebih sehat dan tak mudah mengalami penuaan dini.
  • Merawat elastisitas kulit. Ini adalah efek dari tingginya vitamin C, yang menghasilkan produksi kolagen dimana ia menjaga elastisitas kulit.
  • Mencegah serangan jantung. Vitamin B6 dalam ubi jalar mengurangi homosistein kimia, yang mengarah pada pencegahan serangan jantung. Kalium yang ada dalam makanan ini pun memiliki fungsi sama, juga menstabilkan tekanan darah.
  • Mengurangi stres. Kalium juga mampu menurunkan tingkat stres, dan mengurangi kram otot.
baca keseluruhan - Ubi Jalar Ternyata Mampu Mencegah Kanker

    Twitter Bird on The Tree by Tutorial Blogspot

    iklan from adsense