# #

Righteous Kill

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit nisl in ...

Quisque sed felis

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit nisl in ...

Etiam augue pede, molestie eget.

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit nisl in ...

Hellgate is back

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit ...

Post with links

This is the web2feel wordpress theme demo site. You have come here from our home page. Explore the Theme preview and inorder to RETURN to the web2feel home page CLICK ...

Tampilkan postingan dengan label about google alumni. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label about google alumni. Tampilkan semua postingan

Selasa, 04 Desember 2012

'Alumni' Google Bikin Facebook-Yahoo Makin Mesra

Facebook dikabarkan tengah menjajaki sebuah proyek baru dengan Yahoo. Hal ini diyakini bakal semakin mendekati kenyataan jika melihat adanya chemistry para 'alumni' Google di kedua perusahaan tersebut.

Ya, seperti diketahui, CEO Yahoo Marissa Mayer dan COO Facebook Sheryl Sandberg sama-sama pernah menimba ilmu di Google. Mayer sebelumnya pernah menjabat sebagai Vice President of Local, Maps, and Location Services, sedangkan Sandberg pernah mengecapi kursi Vice President of Global Online Sales & Operations di raksasa internet tersebut.

Namun kini, kedua wanita berparas cantik tersebut sudah sama-sama lulus dari 'kampus' Google, dan telah jadi eksekutif di Yahoo dan Facebook.

Sampai akhirnya, keduanya dilaporkan dipertemukan untuk urusan rencana kolaborasi dalam menciptakan sebuah mesin pencari baru. Memang sebelumnya Facebook telah menjalin kerjasama dengan Bing milik Microsoft.

Bila ini menjadi kenyataan, agaknya bisa dipastikan Facebook akan mendepak Bing. Rumor ini semakin kuat muncul ke permukaan, mengingat baik Sandberg dan Mayer merupakan alumni 'kampus' Google.

Melihat latar belakang keduanya yang sudah lama melintang di Google, tentu saja mereka sangat paham betul membuat mesin pencari yang dapat memberikan pemasukan bagi perusahaanya. Apalagi nama besar kedua perusahaan tersebut.

Seperti dilansir Cnet, belum ada komentar dari kedua perusahaan menengenai rumor tersebut.
baca keseluruhan - 'Alumni' Google Bikin Facebook-Yahoo Makin Mesra

Selasa, 17 Juli 2012

8 'Lulusan' Google yang Menguasai Jagat Teknologi

Para karyawan Google dikenal berkualitas tinggi. Tidak heran jika selepas dari Google, mereka pun dipekerjakan di posisi penting pada perusahaan teknologi lain.

Tidak jarang pula, 'lulusan' Google memutuskan mendirikan perusahaan sendiri. Tidak sedikit perusahaan mereka akhirnya menuai popularitas besar.

Berikut adalah daftar mantan karyawan Google yang sukses besar di perusahaan lain, seperti dikutip dari Business Insider.



1. Tim Armstrong - CEO AOL

AOL adalah perusahaan asal Amerika Serikat cukup terkenal, yang bergerak di bidang layanan web. CEO dan Chairman AOL saat ini adalah Tim Armstrong yang ditunjuk pada bulan Maret 2011.

Sebelum mengendalikan AOL, Tim rupaya termasuk orang cukup penting di Google. Dia pernah menjadi presiden Google Amerika.


2. Sheryl Sandberg - COO Facebook

Boleh dibilang, Sheryl adalah orang kedua di Facebook setelah sang CEO dan juga pendirinya, Mark Zuckerberg. Jabatan sebagai Chief Operating Officer (COO) membuatnya banyak mengendalikan operasional perusahaan.

Wanita berparas cantik ini ternyata juga alumni Google. Sebelum berkiprah di Facebook, Sandberg adalah Vice President of Global Online Sales and Operations di Google.


3. Deep Nishar - SVP LinkedIn

Deep punya pengalaman kerja cukup mentereng di Google. Dia pernah ditunjuk untuk mengepalai bidang strategi produk untuk wilayah Asia Pasifik.

Kini, Deep menjadi Senior Vice President, Products & User Experience di LinkedIn. LinkedIn sendiri adalah situs jejaring sosial yang saat ini kian populer. LinkedIn mengkhususkan diri menjadi situs jejaring sosial untuk kaum profesional.


4. Dick Costolo - CEO Twitter

Dick Costolo adalah pemimpin utama Twitter, situs mikroblogging yang saat ini sedang naik daun. Dia ditunjuk menjadi CEO Twitter sejak tahun 2010.

Dick pernah menjadi karyawan Google pada tahun 2007. Kala itu, FeedBurner, perusahaan yang didirikannya diakuisisi Google dan dia turut dibawa menjadi pegawai Google.


5. Jason Harinstein - SVP Groupon

Groupon menjelma menjadi perusahaan diskon online yang bereputasi besar. Salah satu aktor yang membesarkan Groupon adalah Jason Harinstein yang saat ini menjabat sebagai Senior Vice President of Corporate Development.

Sebelumnya, Harinstein bekerja di Google dan juga memimpin di bidang corporate development. Di Google, dia antara lain pernah memimpin proses akuisisi terhadap perusahaan DoubleClick.


6. Kevin Systrom - CEO Instagram

Instagram baru saja dibeli Facebook seharga USD 1 miliar. Salah satu pendirinya adalah Kevin Systrom, yang saat ini juga menjabat sebagai CEO perusahaan aplikasi pengolah foto tersebut.

Dalam riwayat karirnya, Kevin pernah bergabung menjadi karyawan Google selama 2 tahun. Posisinya adalah sebagai Product Marketing Manager.


7. Chris Sacca - Investor di Sillicon Valley

Chris pada awalnya bekerja di Google sampai menduduki jabatan Head of Special Initiatives. Dia banyak memimpin pengembangan bisnis baru Google.

Kemudian dia memutuskan menjadi investor perusahaan teknologi potensial kawasan Sillicon Valley yang menjadi pusatnya industri teknologi Amerika Serikat. Dia tercatat berinvestasi di Bitly, Titter dan Twillio.


8. Bret Taylor - CTO Facebook

Ketika di Google, Bret Taylor turut andil dalam mengembangkan layanan peta online Google Maps. Bersama rekannya, Bret mendirikan website jejaring sosial FriendFeed yang kemudian diakuisisi Facebook senilai USD 50 juta.

Nah, Bret turut bergabung di Facebook dengan posisi terakhir sebagai Chief Technology Officer (CTO). Dia berencana akan mundur dari Facebook untuk mendirikan perusahaan baru.
baca keseluruhan - 8 'Lulusan' Google yang Menguasai Jagat Teknologi

    Twitter Bird on The Tree by Tutorial Blogspot

    iklan from adsense