# #

Righteous Kill

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit nisl in ...

Quisque sed felis

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit nisl in ...

Etiam augue pede, molestie eget.

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit nisl in ...

Hellgate is back

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit ...

Post with links

This is the web2feel wordpress theme demo site. You have come here from our home page. Explore the Theme preview and inorder to RETURN to the web2feel home page CLICK ...

Tampilkan postingan dengan label about apple siri history. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label about apple siri history. Tampilkan semua postingan

Kamis, 04 Maret 2021

Apple Latih Siri Untuk Ucapan Pengguna Gagap

Apple dikabarkan tengah meneliti cara untuk meningkatkan layanan asisten digitalnya Siri untuk lebih memahami ucapan penggunanya yang gagap. 

 

Menurut laporan yang diberikan dari The Wall Street Journal Apple melatih asisten suara untuk menangani ucapan atipikal.

 

Dilansir dari Mac Rumours, Apple telah membangun database yang terdiri dai 28 ribu klip audio dari konten podcast yang menampilkan orang-orang gagap untuk digunakan melatih Siri.

 

Data yang dikumpulkan Apple akan meningkatkan sistem pengenalan suara untuk pola ucapan atipikal kata juru bicara Apple.


Seiring dengan meningkatkan cara Siri memahami orang-orang dengan pola ucapan atipikal, Apple juga menerapkan fitur Hold to Talk feature untuk Siri yang memungkinkan pengguna untuk mengontrol berapa lama mereka ingin Siri mendengarkan.

 

Hal tersebut bertujuan untuk mencegah Siri menyela pengguna yang gagap sebelum mereka selesai berbicara. Siri juga dapat digunakan tanpa suara secara bersamaan, melalui fitur Type to Siri yang pertama kali diperkenalkan di iOS 11.



Apple berencana untuk menguraikan pekerjaannya untuk meningkatkan kemampuan Siri dalam makalah penelitian yang akan diterbitkan minggu ini, yang akan memberikan rincian lebih lanjut tentang upaya perusahaan.

 

Google dan Amazon juga bekerja untuk melatih Google Assistant dan Alexa untuk lebih memahami semua pengguna, termasuk mereka yang kesulitan menggunakan suara mereka.

 

Google mengumpulkan data ucapan atipikal dan Amazon pada bulan Desember meluncurkan Alexa Fund untuk memungkinkan orang yang memiliki gangguan bicara melatih algoritme untuk mengenali pola vokal unik mereka.

baca keseluruhan - Apple Latih Siri Untuk Ucapan Pengguna Gagap

Selasa, 02 Juni 2020

Kenapa Siri dan Asisten Virtual Lainnya Pakai Suara Perempuan?

Pengguna smartphone kini terbiasa menggunakan asisten virtual di smartphone untuk navigasi GPS, menanyakan cuaca, mengatur alarm, dan hal lain untuk membantu memudahkan.


Sadarkah kalian kalau asisten virtual lebih sering menggunakan suara perempuan? Kalian akan menemukan suara perempuan pada Siri, Alexa, Google Assistant, atau Cortana.


Tak cuma di smartphone, komputer hingga perangkat seperti mesin ATM lebih sering menggunakan suara perempuan dalam fitur voice assistant atau asisten suara mereka.


Kira-kira apa ya alasan di baliknya?


Beberapa ilmuwan berpendapat, mendengarkan suara perempuan yang disukai semua orang jauh akan lebih mudah ketimbang memodulasi suara laki-laki.


Ini terkait dengan suara ibu, sehingga kebanyakan orang cenderung meresponsnya secara positif.


Secara psikologis, seseorang cenderung lebih mendengar suara perempuan.


Dikutip dari PC Mag, sebuah penelitian yang diterbitkan pada 2014 menyebutkan bahwa pada tahap prenatal, janin merespons suara kedua orang tua, dan bayi yang baru lahir sudah lebih memilih suara ibu daripada suara ayah.


Namun, ada juga asisten virtual yang menawarkan opsi suara laki-laki, di antaranya, Siri dan Google Assistant.


Pilihan ini tak dimiliki oleh Alexa dan Cortana yang hanya punya suara perempuan.


Berbeda lagi dengan asisten suara Watson dari IBM. Lantaran dianggap maskulin dan memiliki kesan pemimpin, Watson pun menggunakan suara laki-laki.


Juru bicara Microsoft menjelaskan, asisten suara Cortana yang mereka kembangkan secara teknis dapat dikatakan tak memiliki gender.


Akan tetapi, mereka melakukan penelitian gender ketika memilih suara dan mencari yang lebih baik.


Microsoft ingin menghadirkan asisten yang dapat membantu, mendukung, sekaligus dapat dipercaya.


Maka, suara perempuan pun dipilih karena dipercaya lebih unggul untuk tiga faktor tersebut.


Dalam hal ini, psikolog James W. Pennebaker menjelaskan, perempuan biasanya menggunakan lebih banyak kata ganti dan kata tentatif daripada laki-laki.


Pengucapan kata ganti, khususnya 'saya', banyak dilakukan perempuan. Asisten suara yang ada saat ini pun cenderung lebih sering menggunakan kata 'saya'.


Para engineer telah memodulasi sejumlah besar suara laki-laki, perempuan, dan bahkan gender-netral untuk semua jenis perangkat dan layanan online, tetapi sepertinya, belum ada yang bisa menandingi pengalaman berbicara dengan orang sungguhan.


Tapi setidaknya, dengan masa pandemi dan lockdown seperti sekarang, pengalaman menggunakan asisten virtual mulai dianggap nyata karena banyak orang mencari teman ngobrol.


Kalau kalian lebih suka suara perempuan atau laki-laki?

baca keseluruhan - Kenapa Siri dan Asisten Virtual Lainnya Pakai Suara Perempuan?

Rabu, 16 Oktober 2013

Susan Bennett, Inilah Sosok Pengisi Suara Siri iPhone

Pengguna iPhone – mulai iPhone 4S – pasti sangat akrab dengan Siri. Asisten virtual cerdas yang miliki suara ‘seksi’ yang khas. Namun tahukah Anda jika sosok di balik Siri adalah Susan Bennett, seorang wanita berusia 64 tahun. Bagaimana kisahnya bermula?
Dikutip dari Daily Mail, Susan Bennett sendiri adalah seorang voice-over actordari pinggiran Kota Atlanta, Georgia, Amerika Serikat. Cerita dia dengan Apple bermula pada bulan Juli 2005.
Pada kurun waktu tersebut, ia membaca ratusan frasa dan kalimat yang memungkinkan sebuah ‘sistem’ di Apple untuk ‘berbicara’ dan mengeluarkan suara vokal, konsonan, suku kata, dan diftong. Itu adalah kali pertama dirinya merekam suara untuk Siri.
Pada peluncuran iPhone 4S tahun 2011 lalu, seorang teman Susan Bennett menghubungi dirinya. Ia bertanya apakah voice di Siri adalah suaranya. Susan Bennett sendiri tidak mengetahui soal itu. Ia kemudian mengunjungi situs Apple dan lakukan verifikasi.
Sementara itu Apple sendiri tidak lakukan konfirmasi. Seorang pakar audio forensik dengan pengalaman 30 tahun mempelajari voice yang ada dan memastikan 100% jika suara Siri adalah suara Susan Bennett.
Siri sendiri di iOS 7 hadir dengan voice yang baik. Bahkan, pengguna bisa mengubah suara Siri jadi sosok pria dengan mengakses opsi Voice Gender di Setting. Namun entah siapa pengisi suara pria itu. Apakah juga Susan Bennett?
baca keseluruhan - Susan Bennett, Inilah Sosok Pengisi Suara Siri iPhone

Minggu, 10 Februari 2013

Keren! Siri Bisa Diperintahkan untuk Menutup Garasi

Berkat kehadiran Siri, pengguna bisa memerintahkan di iDevice-nya melalui suara. Nah, di tangan seorang pengembang, fitur asisten suara ini bisa diperintahkan tidak hanya untuk perangkat iOS saja.

Melalui akun YouTube bernama Elvis Impresonator, orang ini menunjukkan bagaimana Siri bisa diperintahkan untuk membuka dan menutup garasi, mematikan lampu, mengatur keadaan suhu hingga mengganti saluran TV.

Dikutip dari The Next Web, rekayasa ini dilakukannya dengan bantuan perangkat Raspberry Pi, melalui sistem SiriProxy. Jadi semua perintah ini direkam dan dihantarkan melalui perangkat tersebut untuk eksekusi perintahnya.

Raspberry Pi merupakan perangkat komputer yang dibuat sedemikian rupa namun mempunyai ukuran jauh lebih kecil dari komputer pada umumnya. Bahkan, ukuran piranti ini tak lebih dari KTP.

"Saya telah mengikuti perkembangan SiriProxy sejak penampilan awal pada bulan November 2011 dan bahkan meninstal pada komputer berbasis ARM SheevaPlug Marvell," tulis akun YouTube tersebut.

"Saya menghabiskan malam yang terhitung lagi untuk memujudkan kemampuannya untuk menggunakan perintah suara untuk mengontrol rumah saya," tandasnya.

Penasaran seperti apa kemampuannya, simak videonya berikut ini :


baca keseluruhan - Keren! Siri Bisa Diperintahkan untuk Menutup Garasi

Ini Dia Wanita Cantik di Balik Suara Siri

Siapa yang tak kenal dengan voice assistant Siri? Fitur populer yang diperkenalkan Apple pada perangkat iPhone 4S, iPhone 5, iPod Touch, iPad, serta iPad Mini ini menjadi salah satu fitur andalan mereka. 

Dari popularitas itu, pertanyaan yang muncul adalah: siapakah pengisi suara dari fitur voice-assistant paling populer di dunia ini?
Di balik suara renyah dan robotic Siri adalah Karen Jacobsen, seorang penyanyi dan penulis lagu asal Australia. Sebelum ditunjuk sebagai pengisi suara Siri, wanita berambut pirang ini juga pernah mengisi suara untuk sebuah layanan GPS Garmin, Navman, TomTom, dan Mio, serta di beberapa layanan telepon dan sistem komputer.
Dengan track record itu, Karena dijuluki beberapa media televisi di Amerika sebagai 'The Dashboard Diva' dan 'The GPS Girl'. Bahkan, dia juga pernah punya acara televisi sendiri berjudul Travel the World with The GPS Girl.
Ingin tahu bagaimana sepak-terjang dia sebagai Siri? Simak saja video berikut ini :
 
baca keseluruhan - Ini Dia Wanita Cantik di Balik Suara Siri

Sabtu, 11 Agustus 2012

Pembesut Siri di iPhone Lahirkan Nina

Kesuksesan fitur asisten suara di iPhone, Siri, membuat Nuance--perusahaan yang ikut membesut Siri-- telah membuat aplikasi serupa yang diberi nama Nina.

Nina berbeda dengan Siri, walaupun sama-sama berupa fitur asisten suara. Sebab, aplikasi ini lebih ditujukan bagi kalangan korporat, untuk mengubah cara berinteraksi dengan mobile device.

Menurut Nuance, karena diperuntukkan bagi segmen pebisnis, maka aplikasi ini hadir dengan software development kit (SDK) untuk pengembang. Boleh dibilang ini adalah fitur asisten suara pertama dengan SDK.

Nantinya Nina dapat diperuntukkan lebih luas untuk beragam mesin industri, seperti perbankan, penerbangan, rumah sakit dan lain sebagainya.

"Nina dapat mengerti bahasa dengan natural, dan dapat ditambahkan fungsi sedemikian rupa oleh developer," tukas executive vice president Nuance divisi enterprise Robert Weidman, seperti dikutip dari Tech Hunter.

Nina, diklaim Weidman, dapat dipilih dalam 40 bahasa yang berbeda untuk melakukan berbagai layanan, termasuk custom mode. Tidak mengherankan, saat dijajal, Nina dapat melakukan perintah seperti 'pay my bill' atau 'pay the full balance on my visa on Agustus first'.
baca keseluruhan - Pembesut Siri di iPhone Lahirkan Nina

    Twitter Bird on The Tree by Tutorial Blogspot

    iklan from adsense