Tampilkan postingan dengan label tips n tricks for shoe. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tips n tricks for shoe. Tampilkan semua postingan
Minggu, 27 Juli 2014
Cara Merawat Sepatu Pria
Sepatu merupakan salah satu aset terpenting dalam penampilan seseorang, baik itu wanita maupun pria. Jenis sepatu yang Anda pakai secara tidak langsung mencerminkan jati diri atau karakter Anda. Misalnya, Anda penggemar sepatu-sepatu bermodel formal seperti derby atau oxford mungkin Anda adalah tipe orang yang sangat menjaga penampilan dan rapi. Berbeda dengan penggunasneakers yang lebih terkesan cuek dan tampil apa adanya.
Aset terpenting ini memang terkadang disepelekan begitu saja, dan tidak mendapatkan perhatian khusus. Padahal, sepatu merupakan sebuah barang yang membutuhkan perhatian ekstra dari sang pemilik. Cara memperlakukan setiap sepatu juga berbeda. Tentunya bisa kita lihat dari modelnya ataupun bisa juga dari jenis bahannya. Hal ini sebetulnya merupakan sesuatu yang memiliki risiko tinggi karena jika Anda salah langkah saat membersihkannya, bukan tidak mungkin akan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan terhadap sepatu Anda.
Sepatu memiliki beberapa bahan wajib, seperti leather dan jugasuede. Ada juga material sekunder seperti canvas dan juga nylon. Mereka memiliki cara perawatan yang berbeda-beda. Kali ini TalkMen akan mencoba membantu Anda dengan memberikan beberapa tips untuk merawat beberapa jenis sepatu yang Anda miliki.
KULIT
Bahan kulit merupakan sebuah favorit untuk semua pria, dimana pria akan tampak lebih gagah dan berkelas saat mereka menggunakan sepatu berbahan kulit. Bahkan sneakers yang berbahan dasar kulit juga lebih terlihat mahal dibanding dengan bahan-bahan seperti kanvas. Harganya pun juga beragam, tergantung jenis kulit yang dipakai, dan pastinya tergantung dengan brand yang memproduksinya.
Merawat sepatu berbahan kulit terhitung gampang-gampang susah, dimana pastinya Anda harus mengenal jenis kulit yang dipakai.
Dos:
1. Biasakan untuk membersihkan sepatu Anda dari debu karena debu yang lama menempel pada sepatu berbahan kulit akan semakin lengket dan akan susah dibersihkan.
2. Gunakan semir sepatu yang sesuai dengan warna sepatu Anda untuk mencerahkan warna kulit sepatu Anda. Jangan biarkan warna kulit sepatu Anda terlihat kusam.
Don'ts:
1. Hindari pemakaian berlebihan sepatu berbahan kulit Anda karena pemakaian yang ekstrim bisa membuat kulit menekuk dan hal tersebut sulit untuk dikembalikan seperti semula.
2. Jangan gunakan sikat yang kasar karena akan menimbulkan bekas pada sepatu Anda yang pastinya akan membuat Anda menyesal. Carilah sikat sepatu yang halus dan bertekstur lembut.
3. Hindari panas berlebih saat mengeringkan sepatu. Jika Anda ingin mengeringkannya dengan alat pengering maka lapisi sepatu Anda terlebih dahulu dengan koran bekas agar sepatu tidak terkena panas yang berlebih yang bisa menyebabkan bahan kulit pecah karena terlalu kering.
SUEDE
Bahan ini sangat terlihat elegan dan banyak sekali sepatu yang menggunakan bahan ini. Bahan sejenis beludru ini biasanya menjadi favorit untuk sepatu-sepatu boots casual seperti dessert boots atauwallabees. Sebelum membeli sepatu dengan bahan suede, ada baiknya Anda cek dulu jenis suede yang terdapat pada sepatu tersebut, karena bahan suede juga memiliki kualitas material yang berbeda-beda.
Membersihkan sepatu suede memang menjadi sebuah pekerjaan rumah yang sangat memusingkan, apalagi jika bahan suede pada sepatu Anda sudah terkena flek yang sulit untuk hilang seperti cipratan lumpur atau tetesan tinta.
Dos:
1. Gunakan handuk atau sikat khusus bahan suede untuk membersihkan. Sikat dengan perlahan agar permukaan bahan tidak rusak dan flek tidak menyebar lebih banyak.
2. Saat membersihkan, pastikan anda membersihkannya dengan satu arah, agar flek tidak menyebar dan permukaan suede tidak berantakan.
3. Gunakan cairan khusus pembersih suede untuk mempermudah Anda dalam membersihkan sepatu Anda.
Don'ts:
1. Jangan pernah malas dalam membersihkan bahan ini karena jika Anda malas dan sepatu Anda berakhir dengan jarang dibersihkan maka jangan menyesal jika bahan yang satu ini mengeras dan semakin sulit dibersihkan.
2. Biarkan sepatu berbahan suede Anda kering perlahan setelah dicuci ataupun setelah terkena hujan. Karena bahan suede juga gampang lapuk jika teksturnya terlalu kaku karena panas yang berlebihan.
MATERIAL LAIN
Selain dua bahan diatas, sepatu juga memiliki beberapa bahan lain yang tidak kalah menarik. Bahannylon ataupun canvas banyak kita temui dalam beberapa jenis sepatu, terutama sneakers. Ada jugasneakers yang terbuat dari bahan denim dan juga hemp yang terbuat dari serat alami hasil budidaya tanaman sejenis ganja.
Untuk beberapa bahan diatas, cara merawatnya juga beragam. Tetapi cara merawat dan membersihkannya tidak serumit bahan leather atau suede. Tetapi, tetap perhatikan cara-cara perawatannya agar sepatu Anda tetap dalam kondisi prima.
Dos:
1. Gunakan sikat bersih, dan dengan tingkat kehalusan yang sedang, jangan terlalu kasar, tapi juga jangan terlalu halus. Hal tersebut bertujuan agar kotoran-kotoran cepat rontok dari bahan sepatu Anda.
2. Gunakan lap atau kain halus untuk membersihkannya terlebih dahulu. Pastikan permukaan kain tidak kasar.
3. Gunakan cairan khusus untuk membersihkan beberapa jenis bahan ini. Gunakan cairan sejenis sabun untuk membersihkan kotoran-kotoran yang menempel pada sepatu.
Don'ts:
1. Hindari pemakaian sabun cuci yang bersifat keras seperti sabun cuci atau detergen karena bisa merusak bahan dan melunturkan warna.
2. Untuk sepatu berwarna putih, biasakan berhati-hati dalam melangkah. Karena flek seperti tinta atau lumpur akan sulit hilang jika sudah terlanjur menyerap, terutama pada bahan nylon.
Dari beberapa tips diatas, bisa disimpulkan bahwa merawat sepatu itu tidaklah sulit, tetapi memang membutuhkan tenaga dan kesabaran ekstra dalam melakukannya. Saran saya, jangan menggunakan satu sepatu saja untuk kegiatan sehari-hari karena pastinya akan memperpendek umur sepatu Anda. Gunakan sepatu sesuai kebutuhan dan kepentingannya.
Rabu, 17 Oktober 2012
Panduan Aman Memakai Sepatu Berhak Tinggi
Memakai sepatu berhak tinggi bisa menyebabkan berbagai masalah kesehatan seperti sakit punggung, bungkuk, nyeri pada persendian lutut, lecet, dan bengkak pada ibu jari.
Ini karena seluruh berat tubuh Anda dialihkan — sekitar 30-100 persen berat tubuh ditekan ke dalam kaki Anda.
Jadi jika Anda ingin menggunakan sepatu hak tinggi pekan ini, ikuti tips sederhana ini:
Melakukan peregangan
Kurangi risiko cedera dengan melakukan peregangan pada otot Anda. Setiap pagi dan malam, pastikan Anda melakukan peregangan pada betis, paha, jari kaki, dan lengkungan kaki.
Siapkan diri Anda seperti mau berolahraga, dan pastikan tubuh Anda siap menggunakan sepatu hak tinggi.
Sediakan sepatu datar
Tidak perlu memakai sepatu Louboutin Anda saat maraton — pastikan Anda membawa sepatu datar (sepatu teplek) di dalam tas untuk digunakan setelah selesai berpesta.
Melangkah perlahan
Melangkah dan berjalan perlahan akan mengurangi tekanan pada kaki dan punggung Anda — dan memberikan waktu kepada orang lain untuk mengagumi sepatu Anda yang menawan.
Pahami batasan Anda
Pastikan Anda memilih sepatu hak tinggi yang lebih kuat agar Anda merasa nyaman untuk berdiri tanpa terhuyung. Setiap Anda terhuyung, pergelangan kaki dan kaki harus menahan agar Anda tidak terjatuh. Juga, tidak ada orang yang terlihat cantik saat jatuh terjerembab.
Jangan keluar dengan sepatu baru
Jika Anda harus keluar dengan mengenakan sepatu hak tinggi atau pergi ke kota, jangan memilih sepatu yang masih baru. Anda harus mencobanya lebih dulu agar kaki Anda tidak lecet. Kenakan sepatu baru itu di rumah, saat bepergian tidak terlalu jauh dan sebentar. Mengisi sepatu hak tinggi Anda yang ketat dengan bola yang terbuat dari koran agar menjadi lebih longgar juga membantu.
Gunakan stoking
Ingatlah bahwa stoking dari wol membuat Anda lebih nyaman daripada stoking yang tipis dan mengkilat.
Istirahatkan kaki
Kaki panas sama dengan kaki bengkak. Beristirahatlah sebentar agar kaki Anda menjadi lebih dingin. Jika kaki Anda bengkak, tidak akan cukup lagi untuk mengenakan sepatu dan itu akan menimbulkan rasa sakit serta kram.
Gunakan alas
Cobalah menambahkan pengganjal gel seperti Insolia, yang dirancang untuk mengalihkan beban sehingga mengurangi tekanan dan rasa sakit.
Manjakan kaki
Manjakan kaki Anda yang bekerja keras dengan merendamnya di air hangat saat sampai rumah. Kemudian gunakan lotion pada kaki Anda dan berikan pijatan lembut agar kaki menjadi relaks. Hal ini berfungsi untuk mencegah kram dan memastikan kaki Anda siap untuk menjalani rutinitas pada hari berikutnya.
Jadi jika Anda ingin menggunakan sepatu hak tinggi pekan ini, ikuti tips sederhana ini:
Melakukan peregangan
Kurangi risiko cedera dengan melakukan peregangan pada otot Anda. Setiap pagi dan malam, pastikan Anda melakukan peregangan pada betis, paha, jari kaki, dan lengkungan kaki.
Siapkan diri Anda seperti mau berolahraga, dan pastikan tubuh Anda siap menggunakan sepatu hak tinggi.
Sediakan sepatu datar
Tidak perlu memakai sepatu Louboutin Anda saat maraton — pastikan Anda membawa sepatu datar (sepatu teplek) di dalam tas untuk digunakan setelah selesai berpesta.
Melangkah perlahan
Melangkah dan berjalan perlahan akan mengurangi tekanan pada kaki dan punggung Anda — dan memberikan waktu kepada orang lain untuk mengagumi sepatu Anda yang menawan.
Pahami batasan Anda
Pastikan Anda memilih sepatu hak tinggi yang lebih kuat agar Anda merasa nyaman untuk berdiri tanpa terhuyung. Setiap Anda terhuyung, pergelangan kaki dan kaki harus menahan agar Anda tidak terjatuh. Juga, tidak ada orang yang terlihat cantik saat jatuh terjerembab.
Jangan keluar dengan sepatu baru
Jika Anda harus keluar dengan mengenakan sepatu hak tinggi atau pergi ke kota, jangan memilih sepatu yang masih baru. Anda harus mencobanya lebih dulu agar kaki Anda tidak lecet. Kenakan sepatu baru itu di rumah, saat bepergian tidak terlalu jauh dan sebentar. Mengisi sepatu hak tinggi Anda yang ketat dengan bola yang terbuat dari koran agar menjadi lebih longgar juga membantu.
Gunakan stoking
Ingatlah bahwa stoking dari wol membuat Anda lebih nyaman daripada stoking yang tipis dan mengkilat.
Istirahatkan kaki
Kaki panas sama dengan kaki bengkak. Beristirahatlah sebentar agar kaki Anda menjadi lebih dingin. Jika kaki Anda bengkak, tidak akan cukup lagi untuk mengenakan sepatu dan itu akan menimbulkan rasa sakit serta kram.
Gunakan alas
Cobalah menambahkan pengganjal gel seperti Insolia, yang dirancang untuk mengalihkan beban sehingga mengurangi tekanan dan rasa sakit.
Manjakan kaki
Manjakan kaki Anda yang bekerja keras dengan merendamnya di air hangat saat sampai rumah. Kemudian gunakan lotion pada kaki Anda dan berikan pijatan lembut agar kaki menjadi relaks. Hal ini berfungsi untuk mencegah kram dan memastikan kaki Anda siap untuk menjalani rutinitas pada hari berikutnya.
Jumat, 05 Oktober 2012
Langkah Mudah Agar Sepatu Kesayangan Tahan Lebih Lama
Walau hobi memborong sepatu, belum tentu semua penggila belanja tahu cara terbaik merawat sepatunya. Perawatan yang tepat bisa membantu memperpanjang umur sepatu kesayangan Anda.
Hampir semua wanita hobi belanja sepatu, mulai dari sepatu sehari-hari sampai sepatu pesta. Rasanya hampir tak pernah cukup berbelanja sepatu. Namun bila tak pandai merawat, sepatu-sepatu tersebut pun bisa berakhir sia-sia. Ada yang rusak karena penyimpanan yang salah. Ada juga yang tak bertahan lama karena perawatan yang tak tepat. Perhatikan beberapa poin berikut ini agar sepatu kesayangan bisa bertahan lebih lama.
Memilih dan menyimpan
Sebagaimana pelatih olahraga, Anda juga harus menyusun strategi saat membeli sepatu. Untuk sepatu yang sering dipakai, seperti sepatu kerja, tak ada salahnya memilih kualitas yang lebih bagus. Pilih satu model klasik yang bisa dipakai untuk waktu panjang dan pilih sepatu dengan kualitas yang baik. Untuk sepatu yang dipakai sebagai variasi, Anda bisa memilih yang terjangkau anggaran.
Sepatu akan tahan lama jika disimpan dengan baik. Hindari menumpuk sepatu yang bisa membuatnya cepat rusak. Pastikan selalu ada jarak antarsepatu atau simpanlah sepatu selalu dalam kotak aslinya. Sepatu yang saling menumpuk bisa merusak bentuk dan membuat sirkulasi udara di sepatu kurang baik sehingga mudah merusak kulit dan sol sepatu.
Gunakan kertas koran saat menyimpan untuk mempertahankan bentuk sepatu. Untuk sepatu putih gunakan kertas HVS putih agar tidak meninggalkan noda di sepatu.
Penggunaan yang baik
Jangan gunakan sepatu hak pada saat menyetir. Gerakan kaki pada saat menyetir bisa cepat merusak bentuk sepatu dan berisiko membuat hak sepatu patah.
Latih kebiasaan jalan yang baik. Angkat kaki saat berjalan. Jalan dengan menyeret kaki akan membuat sepatu dan hak sepatu semakin cepat rusak.
Pastikan kaki Anda kering dan bersih saat menggunakan sepatu. Kaki yang basah akan membuat sepatu lembab sehingga mudah merusak lapisan dalam,memicu jamur, dan menyebabkan bau tidak sedap pada kaki.
Jangan siksa sepatu Anda dengan menggunakannya setiap hari. Sepatu juga perlu beristirahat, bernapas, dan mengembalikan bentuk aslinya. Gunakan bergantian dengan sepatu lain. Menggunakan sepatu lebih dari 3 kali dalam seminggu bisa dengan mudah memperpendek usia sepatu Anda.
Perawatan
Jika sepatu berkualitas bagus belum terjangkau, jangan khawatir. Untuk perawatan yang tepat, selalu bersihkan sepatu Anda dari kotoran setiap selesai dipakai. Kotoran yang menempel terlalu lama bisa cepat merusak lapisan luar sepatu dan membuatnya mudah mengelupas. Seka dengan lap atau gunakan sikat lembut untuk membersihkan sisa kotoran.
Untuk pemilik sepatu kulit, poles sepatu Anda dengan semir secara berkala. Setelah cairan semir kering, bersihkan sisa gumpalan semir dengan kain lembut yang bersih.
Jangan pernah membiarkan sepatu basah atau lembap. Baik karena hujan maupun karena basah keringat, angin-anginkan sepatu di dalam ruangan untuk mengeringkannya. Jangan gunakan sepatu sebelum kering sempurna. Hindari penggunaan pengering rambut saat mengeringkan sepatu kulit karena bisa membuat kulit sepatu mudah berkerut.
Menyimpan sepatu lembap atau basah dalam kotak sepatu akan memicu timbulnya jamur, bakteri, dan bau tak sedap pada sepatu. Akibatnya, kulit sepatu mudah terkelupas dan bagian dalam sepatu menjadi lebih rapuh.
Jika pelindung bawah sepatu Anda terbuat dari plastik, ganti dengan pelindung karet yang lebih tahan lama. Anda bisa melakukannya di berbagai tempat perbaikan sepatu.
Hampir semua wanita hobi belanja sepatu, mulai dari sepatu sehari-hari sampai sepatu pesta. Rasanya hampir tak pernah cukup berbelanja sepatu. Namun bila tak pandai merawat, sepatu-sepatu tersebut pun bisa berakhir sia-sia. Ada yang rusak karena penyimpanan yang salah. Ada juga yang tak bertahan lama karena perawatan yang tak tepat. Perhatikan beberapa poin berikut ini agar sepatu kesayangan bisa bertahan lebih lama.
Memilih dan menyimpan
Sebagaimana pelatih olahraga, Anda juga harus menyusun strategi saat membeli sepatu. Untuk sepatu yang sering dipakai, seperti sepatu kerja, tak ada salahnya memilih kualitas yang lebih bagus. Pilih satu model klasik yang bisa dipakai untuk waktu panjang dan pilih sepatu dengan kualitas yang baik. Untuk sepatu yang dipakai sebagai variasi, Anda bisa memilih yang terjangkau anggaran.
Sepatu akan tahan lama jika disimpan dengan baik. Hindari menumpuk sepatu yang bisa membuatnya cepat rusak. Pastikan selalu ada jarak antarsepatu atau simpanlah sepatu selalu dalam kotak aslinya. Sepatu yang saling menumpuk bisa merusak bentuk dan membuat sirkulasi udara di sepatu kurang baik sehingga mudah merusak kulit dan sol sepatu.
Gunakan kertas koran saat menyimpan untuk mempertahankan bentuk sepatu. Untuk sepatu putih gunakan kertas HVS putih agar tidak meninggalkan noda di sepatu.
Penggunaan yang baik
Jangan gunakan sepatu hak pada saat menyetir. Gerakan kaki pada saat menyetir bisa cepat merusak bentuk sepatu dan berisiko membuat hak sepatu patah.
Latih kebiasaan jalan yang baik. Angkat kaki saat berjalan. Jalan dengan menyeret kaki akan membuat sepatu dan hak sepatu semakin cepat rusak.
Pastikan kaki Anda kering dan bersih saat menggunakan sepatu. Kaki yang basah akan membuat sepatu lembab sehingga mudah merusak lapisan dalam,memicu jamur, dan menyebabkan bau tidak sedap pada kaki.
Jangan siksa sepatu Anda dengan menggunakannya setiap hari. Sepatu juga perlu beristirahat, bernapas, dan mengembalikan bentuk aslinya. Gunakan bergantian dengan sepatu lain. Menggunakan sepatu lebih dari 3 kali dalam seminggu bisa dengan mudah memperpendek usia sepatu Anda.
Perawatan
Jika sepatu berkualitas bagus belum terjangkau, jangan khawatir. Untuk perawatan yang tepat, selalu bersihkan sepatu Anda dari kotoran setiap selesai dipakai. Kotoran yang menempel terlalu lama bisa cepat merusak lapisan luar sepatu dan membuatnya mudah mengelupas. Seka dengan lap atau gunakan sikat lembut untuk membersihkan sisa kotoran.
Untuk pemilik sepatu kulit, poles sepatu Anda dengan semir secara berkala. Setelah cairan semir kering, bersihkan sisa gumpalan semir dengan kain lembut yang bersih.
Jangan pernah membiarkan sepatu basah atau lembap. Baik karena hujan maupun karena basah keringat, angin-anginkan sepatu di dalam ruangan untuk mengeringkannya. Jangan gunakan sepatu sebelum kering sempurna. Hindari penggunaan pengering rambut saat mengeringkan sepatu kulit karena bisa membuat kulit sepatu mudah berkerut.
Menyimpan sepatu lembap atau basah dalam kotak sepatu akan memicu timbulnya jamur, bakteri, dan bau tak sedap pada sepatu. Akibatnya, kulit sepatu mudah terkelupas dan bagian dalam sepatu menjadi lebih rapuh.
Jika pelindung bawah sepatu Anda terbuat dari plastik, ganti dengan pelindung karet yang lebih tahan lama. Anda bisa melakukannya di berbagai tempat perbaikan sepatu.
Senin, 23 Januari 2012
5 Hal Yang Harus Diperhatikan Saat Membeli Sepatu
Dari sekian banyak kegiatan belanja yang dilakukan wanita, membeli sepatu adalah aktivitas yang paling menyenangkan. Namun jika dilakukan sembarangan, bisa-bisa sepatu baru hanya dipakai 2-3 kali lalu berakhir berdebu di dalam rak.
Agar tak salah pilih sepatu, cermati beberapa hal berikut:
1. Berbelanjalah di sore hari
Sore hari setelah seharian beraktivitas, kaki biasanya akan sedikit membengkak. Inilah saat yang tepat untuk membeli dan mencoba sepatu karena kaki sedang dalam ukurannya yang paling besar dan Anda tak akan tersiksa karena membeli sepatu kesempitan.
2. Cermati bahannya
Menyesuaikan dengan tren boleh saja. Namun untuk kesehatan kaki, pilihlah material yang memungkinkan kaki untuk bernapas. Pilihan terbaik adalah bahan kulit atau bahan sintetis yang lembut. Hindari bahan plastik atau kulit yang kaku, tak fleksibel, dan tak menyisakan area bernapas bagi kaki.
3. Coba dulu
Ukuran sepatu tak pernah sama di tiap negara, bahkan di tiap merk. Inilah mengapa tak disarankan membeli sepatu secara online mengandalkan hanya nomor sepatu. Agar tak berakhir dengan sepatu kekecilan, kebesaran, atau tak nyaman dipakai, selalu coba kedua sepatu di kiri dan kanan. Jika Anda membeli sepatu yang akan Anda pakai dengan kaus kaki, kenakan pula kaus kaki saat Anda mencobanya.
4. Berjalanlah beberapa langkah
Ini penting untuk mengetahui apakah sepatu tersebut nyaman di kaki Anda saat dipakai berjalan. Jangan harap sepatu makin lama akan makin nyaman. Saat pertama dicoba, mungkin sepatu masih kaku. Namun jika sudah tak enak dipakai berjalan, ia akan tetap seperti itu meski Anda sudah memakainya berbulan-bulan.
5. Pastikan pas
Sepatu yang baik dan pas di kaki adalah sepatu yang mewadahi tumit Anda dengan baik sehingga saat Anda berjalan posisi tumit tak bergeser-geser di dalam sepatu. Pastikan juga jemari kaki Anda tidak terlalu berdesakan di dalam sepatu. Sepatu harus menyisakan ruang di antara jempol kaki Anda dan jari kaki yang terpanjang.
Agar tak salah pilih sepatu, cermati beberapa hal berikut:
1. Berbelanjalah di sore hari
Sore hari setelah seharian beraktivitas, kaki biasanya akan sedikit membengkak. Inilah saat yang tepat untuk membeli dan mencoba sepatu karena kaki sedang dalam ukurannya yang paling besar dan Anda tak akan tersiksa karena membeli sepatu kesempitan.
2. Cermati bahannya
Menyesuaikan dengan tren boleh saja. Namun untuk kesehatan kaki, pilihlah material yang memungkinkan kaki untuk bernapas. Pilihan terbaik adalah bahan kulit atau bahan sintetis yang lembut. Hindari bahan plastik atau kulit yang kaku, tak fleksibel, dan tak menyisakan area bernapas bagi kaki.
3. Coba dulu
Ukuran sepatu tak pernah sama di tiap negara, bahkan di tiap merk. Inilah mengapa tak disarankan membeli sepatu secara online mengandalkan hanya nomor sepatu. Agar tak berakhir dengan sepatu kekecilan, kebesaran, atau tak nyaman dipakai, selalu coba kedua sepatu di kiri dan kanan. Jika Anda membeli sepatu yang akan Anda pakai dengan kaus kaki, kenakan pula kaus kaki saat Anda mencobanya.
4. Berjalanlah beberapa langkah
Ini penting untuk mengetahui apakah sepatu tersebut nyaman di kaki Anda saat dipakai berjalan. Jangan harap sepatu makin lama akan makin nyaman. Saat pertama dicoba, mungkin sepatu masih kaku. Namun jika sudah tak enak dipakai berjalan, ia akan tetap seperti itu meski Anda sudah memakainya berbulan-bulan.
5. Pastikan pas
Sepatu yang baik dan pas di kaki adalah sepatu yang mewadahi tumit Anda dengan baik sehingga saat Anda berjalan posisi tumit tak bergeser-geser di dalam sepatu. Pastikan juga jemari kaki Anda tidak terlalu berdesakan di dalam sepatu. Sepatu harus menyisakan ruang di antara jempol kaki Anda dan jari kaki yang terpanjang.
Kamis, 29 Desember 2011
Yang Harus Diperhatikan Sebelum Membeli Sepatu
Bagi wanita, punya sepuluh sepatu pun rasanya belum cukup. Itulah kenapa pria sering heran melihat wanita tak henti berbelanja sepatu baru. Namun berapa kali Anda membeli sepatu yang akhirnya jarang dipakai? Agar tak terjadi lagi, simak 5 hal berikut ini yang perlu diperhatikan sebelum membeli sepatu.
1. Jangan beli sepatu untuk diperbaiki
1. Jangan beli sepatu untuk diperbaiki
Pernah membeli sepatu vintage yang kondisinya sudah tak sempurna dengan alasan "bisa diperbaiki di toko reparasi sepatu"? Ini adalah kebiasaan buruk. Hal kecil seperti kulit yang sudah pudar atau sol yang sudah tipis tak bisa diperbaiki hanya sekali. Apalagi bila menyangkut sepatu vintage, pasti akan ada masalah lain yang timbul.
2. Ukuran bisa diakali, kenyamanan tidak
Sekarang tak masalah lagi jika kita membeli sepatu yang ternyata ukurannya terlalu besar atau bahkan terlalu sempit. Toko reparasi sepatu bisa merombaknya agar sesuai dengan ukuran kaki Anda (meskipun membesarkan ukuran sepatu lebih efektif dilakukan pada sepatu flat dibanding high heels). Bahkan sepatu boots yang terlalu kencang atau terlalu longgar di bagian betis pun bisa mereka betulkan. Namun untuk masalah kenyamanan, tak ada yang bisa dilakukan. Maka dari awal pastikan sepatu yang Anda beli, terutama jika berhak tinggi, nyaman dipakai di kaki.
3. Agar sepatu lebih awet
Jika sepatu yang baru Anda beli tak memiliki sol karet di bagian bawah, segeralah bawa ke tukang sol sepatu atau toko reparasi sepatu terdekat, dan minta untuk dipasangkan. Sol karet tipis ini sangat berguna, terutama untuk sepatu berbahan kulit, untuk menjaga agar kulitnya tak mudah rusak dan terkoyak. Sol karet juga menahan air agar tak mudah merembes masuk ke dalam sepatu.
4. Jangan buang kardus sepatu dari tokonya
Toko sepatu membungkus sepatunya di dalam boks bukan sekadar sebagai wadah untuk Anda bawa pulang. Boks itu juga dimaksudkan sebagai tempat penyimpanan sepatu tersebut saat sudah berpindah dari etalase toko ke rumah Anda. Dengan menaruh sepatu di dalam boksnya (bukan di dalam kantong atau dibiarkan terbuka di tempat bersuhu panas/dingin), sepatu akan lebih awet dan terhindar dari kerusakan bentuk maupun tekstur.
5. Serahkan pada ahlinya
Untuk urusan menyemir sepatu, membersihkan noda, atau mengelem sol yang terbuka, Anda bisa lakukan sendiri di rumah. Namun memperbaiki sol, memperbaiki hak, atau membersihkan noda di sepatu berbahan suede, sebaiknya serahkan pada ahlinya di toko reparasi sepatu. Jika Anda lakukan sendiri, salah-salah malah merusak sepatu.
2. Ukuran bisa diakali, kenyamanan tidak
Sekarang tak masalah lagi jika kita membeli sepatu yang ternyata ukurannya terlalu besar atau bahkan terlalu sempit. Toko reparasi sepatu bisa merombaknya agar sesuai dengan ukuran kaki Anda (meskipun membesarkan ukuran sepatu lebih efektif dilakukan pada sepatu flat dibanding high heels). Bahkan sepatu boots yang terlalu kencang atau terlalu longgar di bagian betis pun bisa mereka betulkan. Namun untuk masalah kenyamanan, tak ada yang bisa dilakukan. Maka dari awal pastikan sepatu yang Anda beli, terutama jika berhak tinggi, nyaman dipakai di kaki.
3. Agar sepatu lebih awet
Jika sepatu yang baru Anda beli tak memiliki sol karet di bagian bawah, segeralah bawa ke tukang sol sepatu atau toko reparasi sepatu terdekat, dan minta untuk dipasangkan. Sol karet tipis ini sangat berguna, terutama untuk sepatu berbahan kulit, untuk menjaga agar kulitnya tak mudah rusak dan terkoyak. Sol karet juga menahan air agar tak mudah merembes masuk ke dalam sepatu.
4. Jangan buang kardus sepatu dari tokonya
Toko sepatu membungkus sepatunya di dalam boks bukan sekadar sebagai wadah untuk Anda bawa pulang. Boks itu juga dimaksudkan sebagai tempat penyimpanan sepatu tersebut saat sudah berpindah dari etalase toko ke rumah Anda. Dengan menaruh sepatu di dalam boksnya (bukan di dalam kantong atau dibiarkan terbuka di tempat bersuhu panas/dingin), sepatu akan lebih awet dan terhindar dari kerusakan bentuk maupun tekstur.
5. Serahkan pada ahlinya
Untuk urusan menyemir sepatu, membersihkan noda, atau mengelem sol yang terbuka, Anda bisa lakukan sendiri di rumah. Namun memperbaiki sol, memperbaiki hak, atau membersihkan noda di sepatu berbahan suede, sebaiknya serahkan pada ahlinya di toko reparasi sepatu. Jika Anda lakukan sendiri, salah-salah malah merusak sepatu.
Langganan:
Postingan (Atom)




