# #

Righteous Kill

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit nisl in ...

Quisque sed felis

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit nisl in ...

Etiam augue pede, molestie eget.

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit nisl in ...

Hellgate is back

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit ...

Post with links

This is the web2feel wordpress theme demo site. You have come here from our home page. Explore the Theme preview and inorder to RETURN to the web2feel home page CLICK ...

Tampilkan postingan dengan label about google history. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label about google history. Tampilkan semua postingan

Rabu, 06 Oktober 2021

Sejarah Berdirinya Google, Pendirinya Jadi Manusia Rp 1.000 Triliun

 

Google sudah berdiri selama 23 tahun. Tak langsung besar, ada sejarah berdirinya Google hingga mengantarkan pendirinya masuk deretan manusia Rp 1.000 triliun. 

 

Berbeda dengan imej sekarang, Google dimulai sangat sederhana.

 

Mengutip Slate, Google berdiri pada 4 September 1998. Sebenarnya, ide berdirinya Google sudah ada selama dua tahun sebelumnya di kepala Larry Page. 

 

Dia mengangkat dirinya sebagai CEO Google sementara rekannya Sergey Brin disebut sebagai co-founder Google.

 

Page dan Brin berkenalan ketika mereka berkuliah di Stanford University. 

 

Brin memiliki karakter yang sangat terbuka dan penuh gairah, sementara Page lebih introvert. Mereka saling mengimbangi satu sama lain.

 

Pendanaan Google senilai USD 1 juta didapatkan dari teman dan keluarga mereka yang percaya bahwa Google akan sukses. 

 

Didirikanlah kantor Google. Bukan, bukan yang sebesar sekarang. Semua bermula dari sebuah garasi.

 

Februari 1999, startup itu tumbuh pesat. Page pun memindahkan kantornya dari garasi di sebuah kantor baru di Palo Alto, California. 

 

Tujuh bulan kemudian, mereka pindah kantor lagi ke Mountain View seiring pertumbuhan bisnis Google.

 

Google maju dengan begitu kilat, meskipun saat itu belum menghasilkan uang. Karena itu, mereka mulai mencari investor baru.


Mereka berhasil mendapatkan investor baru dengan syarat Page dan Brin akan mempertahankan sebagian besar voting stock dan tetap dapat mengontrol Google secara penuh.

 

Investor mengiyakan, namun mereka juga punya syarat: Page harus lengser dari jabatan CEO-nya. 

 

Ia dianggap kurang berpengalaman sehingga mereka pun mulai mencari kandidat. Akhirnya yang terpilih adalah Eric Schmidt, mantan CEO Novell.

 

Tidak mudah bagi Page, karena Page adalah orang yang sangat suka mengendalikan suatu hal agar berjalan dengan baik. Ia ingin semua dikerjakan dengan benar dan tepat.

 

Page pun merasa sulit harus melepas posisi CEO karena ia merasa mampu memimpin Google dengan bantuan Brin. 

 

Tapi akhirnya Page sadar Google butuh CEO yang sudah berpengalaman dan berstatus kelas dunia, agar terus berkembang.

 

Menjabatlah Schmidt menjadi chairman Google di Maret 2001 dan menjadi CEO di bulan Agustus. 

 

Schmidt berhasil memimpin Google dan akhirnya melantai ke bursa saham pada Agustus 2004. Jadilah Page dan Brin sebagai miliarder.

 

Tahun 2011, Schmidt sudah merasa cukup memimpin Google. Larry Page dipandang pantas mengomandoi perusahaannya lagi dan ia pun menjadi CEO kembali. 

 

Sedangkan Schmidt menjadi chairman Google.

 

Kemudian pada tahun 2015, Page dan Brin memutuskan membentuk perusahaan induk Google yang dinamakan sebagai Alphabet. 

 

Page menjadi CEO, Brin didapuk jadi Presiden dan Schmidt menjadi Executive Chairman. Sedangkan Google dipimpin CEO keturunan India, Sundar Pichai.

 

Tahun 2019, Page dan Brin memutuskan lengser dari Alphabet dan mendapuk Pichai sebagai CEO baru. Kedua pendiri Google itu sekarang jarang sekali tampil di hadapan publik.

 

Segala upaya yang dikerahkan Page dan Brin berbuah manis. Larry Page dan Sergey Brin terus saja menanjak kekayaannya. 

 

Bahkan dalam daftar terbaru Bloomberg Billionaires Index, kekayaan mereka telah tembus USD 100 miliar atau lebih dari Rp 1.452 triliun. 

 

Hanya delapan orang di dunia ini yang punya kekayaan di atas USD 100 miliar.

baca keseluruhan - Sejarah Berdirinya Google, Pendirinya Jadi Manusia Rp 1.000 Triliun

Sabtu, 24 Agustus 2013

Investasi Nyeleneh Google

Google terkenal sebagai raksasa mesin pencari yang gemar melakukan inovasi. Beberapa bahkan menghasilkan kesuksesan bagi perusahaan tersebut.

Di bidang teknologi sudah tak terhitung lagi berapa jumlah uang yang digelontorkan oleh Google untuk mengepakkan sayapnya. Malah untuk beberapa startup mereka rela merogoh kocek yang dalam.

Sebagai leader di bidang ICT, sudah jamak rasanya bila Google mengeluarkan dana segar untuk memuluskan visi dan inovasinya. Nah, apa jadinya bila Google berinvestasi di luar bidang yang mereka geluti.

Karena ternyata Google mengeluarkan dana untuk sejumlah investasi di luar teknologi. Malah boleh dibilang, pengeluaran yang dilakukan agak nyeleneh untuk perusahaan seperti Google.

Apa sajakah investasi nyeleneh yang pernah dilakukan oleh Google? Berikut disarikan dari berbagai sumber.

Proyek Energi Bersih

Sudah banyak diketahui bahwa Google getol melakukan investasi untuk proyek energi bersih terbarukan. Salah satunya adalah, proyek energi tenaga angin.

Tak tanggung-tanggung, Google menanam uangnya tak kurang dari USD 40 juta untuk proyek energi bersih tenaga angin tersebut.

Google 'membakar' uangnya di sektor ini terkait data center dan internet cepat terjangkau yang digebernya.

Apartemen Murah

Akhir tahun Agustus 2011, Google mengumumkan kerjasamanya dengan US Bancorp untuk membangun apartemen murah alias terjangkau.

Tak tanggung-tanggung, raksasa software tersebut rela mengeluarkan USD 86 juta untuk membangun rumah susun untuk bisa dinikmati semua kalangan.

"Dalam beberapa tahun terakhir telah terjadi kekosongan dalam investasi perumahan yang terjangkau. Investasi kami dengan USBCDC memungkinkan kita untuk memberikan bantuan kepada orang yang mungkin kesulitan mendapatkan rumah berkualitas," sebut VP Google saat itu, Brent Callinicos.

Pemain di Pasar Energi

Google tampaknya ingin mendapatkan uang dari layanan yang berbeda. Selain membangun proyek energi tenaga angin, perusahaan itu ingin menjadi pemain di pasar energi.

Google melakukan penjualan energi yang didapat dari pembangkit angin miliknya dengan menjual listrik 114 megawatt.

Anehnya, pembangkit listrik milik Google berlokasi di negara bagian Iowa, sementara Google tidak memiliki data center di daerah tersebut.

Membayar Peternak Lebah

Google terkenal sangat memanjakan karyawannya, mulai dari fasilitas hingga asupan gizi yang tersedia dalam makanan yang disediakan gratis.

Saking perhatiannya dengan karyawan, Google menugaskan peternak lebah yang mengurus 4 sarang lebah yang terletak di lingkungan kantor Google.

Memang ini bukan investasi dengan uang jutaan dolar, tapi Google ingin agar pasokan madu untuk karyawannya bisa terjaga kesegaran dan kemurniannya.

Karena madu dipercaya meningkatkan stamina dan ujung-ujungnya produktivitas karyawan menjadi tujuan utamanya.

Investasi USD 1 Juta untuk Monorail

Google juga melirik investasi di bidang transportasi. Tapi, gelontoran dana untuk segmen ini dinilai sulit dimengerti malah cenderung gila.

Kenapa? Karena kerjasamanya dengan perusahaan Shweeb untuk membangun semacam monorail, namun digerakkan dengan genjotan dari orang yang di dalammnya.

Google mengeluarkan USD 1 juta ke Shweeb hanya untuk melakukan survei apakah alat tersebut dapat digunakan sebagai sarana transportasi di kawasan kantor Google.

Internet Fiber Optic Super Cepat

Ini mungkin investasi nyeleneh yang masih berkorelasi dengan core utama dari bisnis Google. Ya, membangun kabel fiber optik untuk mendapatkan internet super cepat.

Sebagai perusahaan internet, tentu saja Google ingin agar menggenjot penggunaan online yang berimbas bagi kesuksesan produk besutannya.

Kansas menjadi negara bagian di Amerika Serikat yang menjadi proyek percontohan. Kecepatan koneksi internet yang ditawarkan Google mencapai 1 Gbps atau sekitar 100 kali lebih kencang dari kecepatan koneksi internet maksimum yang bisa diperoleh di Amerika Serikat hingga saat ini.

Saking cepatnya, sebuah film HD utuh bisa di-download kurang dari satu menit.

Panel Sinar Matahari

Masih soal proyek sumber energi yang terbarukan. Google menseriusi dana hingga USD 10 juta untuk pembangunan purwarupa panel sinar matahari.

Tujuannya jelas, agar mampu mengurangi biaya energi matahari sampai setengahnya.

Larry Page percaya bahwa mimpi besarnya ini mampu mengubah dunia. Tetapi, mengapa mengeluarkan uang untuk proyek solar?

Investasi untuk Bayar Hutang Pribadi

Google memang terkenal melakukan akuisisi startup untuk menunjang performa layanan produk yang dimiliknya. Tapi ada satu investasi aneh yang dilakukan Google terhadap startup 23andMe.

Memang Google menggaet startup itu dengan dana sekitar USD 3,9 juta. Tapi masalahnya adalah, 23andMe ternyata dimiliki oleh istri dari Sergey Brin -- salah satu pendiri Google.

Uang tersebut langsung digunakan oleh 23andMe untuk membayar utang sebesar USD 2,6 juta yang merupakan pinjaman pribadi dari Sergey Brin.

Kirim Robot ke Bulan

Google menggelontorkan uang USD 30 juta untuk membiayai pengiriman robot ke bulan yang akan berjalan 500 meter di bulan.

Pengiriman robot bernama Google Lunar X Prize tersebut untuk memetakan gambar dan video bulan yang nantinya dikirim ke bumi.
baca keseluruhan - Investasi Nyeleneh Google

Senin, 22 Oktober 2012

8 Fakta Menarik Tentang Google

Google telah lama berjaya sebagai mesin cari internet terpopuler di dunia. Tidak hanya di mesin pencari, Google pun tenar di bidang yang lain, misalnya di pasar smartphone dengan OS Android.

Google didirikan oleh Larry Page dan Sergey Brin pada tahun 1998. Sampai saat ini, keduanya masih aktif menjadi pemimpin Google dengan Larry Page menjadi pejabat CEO.

Berikut beberapa fakta menarik tentang Google yang mungkin tidak banyak diketahui, seperti dikutip dari Mashable.



1. Google Doodle pertama

Google sering mendandani desain mesin carinya, yang biasanya berkaitan dengan peristiwa atau perayaan penting tertentu. Julukannya adalah Google Doodle. Namun pada masa awalnya, Google Doodle tidak dibuat untuk merayakan peristiwa tertentu.

Pada tahun 1998, Google Doddle pertama muncul. Kala itu, Brin dan Page pergi berkunjung ke festival bernama Burning Man dan tidak bisa mengurusi Google. Karyawan yang lain pun sedang libur.

Maka didesainlah Google Doddle dengan lambang Burning Man untuk menunjukkan pada pengakses bahwa mereka sedang keluar kantor. Rupanya, mereka harap dimaklumi jika tidak bisa membenarkan masalah teknis, misalnya jika ada crash tertentu di Google.


2. Storage dari Lego

Pada tahun 1996, Google masih dalam tahap percobaan. Mereka membuat storage pertamanya yang hanya berkapasitas 40 GB. Uniknya, bahan pembuatan casingnya dari Lego, mainan yang bisa disusun menjadi bentuk-bentuk tertentu.

Apa alasannya Lego dipilih menjadi konstruksi storage Google pertama ini? Kabarnya karena Lego mudah dimodifikasi dan biayanya murah. Maklum kala itu, Google baru bermodal sangat sedikit.


3. Tweet pertama

Google bergabung juga di Twitter, situs mikroblogging yang sedang tenar saat ini. Pesan pertama mereka diposting pada Februari 2009. Mau tahu apa postingannya?

“I’m 01100110 01100101 01100101 01101100 01101001 01101110 01100111 00100000 01101100 01110101 01100011 01101011 01111001 00001010.” Konon artinya adalah “I’m feeling lucky”, salah satu frase terkenal Google.


4. Menyewa kambing

Google terkenal niat merayakan April Mop, hari di mana banyak orang melakukan keisengan. Mereka bahkan pernah menyewa cukup banyak kambing dari pertenakan bernama California Grazing.

Pada lelucon tahun 2009 itu, Google mengaku menyewa kambing untuk memotong rumput liar yang tumbuh di sekitar kantor pusatnya. Memakai kambing dinilai lebih ramah lingkungan ketimbang mesin pemotong rumput. Akhirnya, diketahui sewa kambing ini hanya keisengan April Mop ala Google.


5. Google jadi kosa kata

Saking populernya, Google akhirnya dianggap sebagai kata dan masuk dalam kamus bahasa Inggris bergengsi. Kamus Merriam Webster dan Oxford English Dictionary memasukkan kata Google sebagai verb atau kata kerja.

Tidak dapat dipungkiri, Google memang begitu identik dengan mesin cari online. Jika ingin mencari sesuatu, cukup banyak orang berkata googling saja!.


6. Menggemari anjing

Google dikenal sebagai perusahaan yang ramah terhadap kehadiran anjing. Karyawan diizinkan membawa anjing ke kantor, dengan catatan si anjing perilakunya tidak mengganggu.

Cukup banyak karyawan dan pejabat Google membawa anjing kesayangannya ke kantor. Seperti Yoshka pada gambar di atas, adalah anjing kepunyaan Urs Holzle, Senior VP Operations Google.


7. Snack pertama

Google juga dikenal sangat memanjakan karyawannya, misalnya dalam soal makanan. Sampai saat ini, tersedia makanan lezat gratis untuk para pekerja Google, karena sejak awal Google tidak ingin pegawainya kesulitan mencari makanan.

Nah, snack pertama Google diketahui adalah Swedish Fish, yang berisi beragam permen kenyal. Snack ini diberikan pada tahun 1999, pada masa awal berdirinya Google.


8. Ada 'dinosaurus' di kantor Google

Kantor pusat Google di Mountain View dikenal dengan suasananya menyenangkan. Fasilitasnya lengkap, dekorasinya pun sangat fun sehingga membuat karyawan betah berlamal lama bekerja.

Di salah satu sudutnya, ada pemandangan unik. Yaitu replika kerangka dinosaurus jenis T Rex. Tampaknya, bekerja di kantor Google jauh dari kata membosankan.
baca keseluruhan - 8 Fakta Menarik Tentang Google

Rabu, 17 Oktober 2012

7 Rahasia Sukses Google

Sejak berdiri tahun 1998, Google terus mengibarkan panji-panji kejayaan. Hingga kini, mereka masih menjadi mesin cari paling populer di dunia meski beberapa pesaing berat muncul.

Google didirikan oleh dua anak muda, Sergey Brin dan Larry Page. Kedua sosok pintar tersebut adalah alumnus Stanford University, salah satu kampus paling bergengsi di dunia.

Lalu, apa sejatinya rahasia sukses Google hingga tetap mampu meraksasa sampai sekarang? Berikut di antaranya seperti dikutip dari Business Insider.



1. Gairah menjadi yang terbaik

Sejak awal berdirinya, Sergey Brin dan Larry Page ingin Google nantinya menjadi yang terbaik di bidangnya. Yakni menjadi mesin cari nomor satu.

"Kami ingin sebanding dengan Yahoo, Amazon, atau AOL. Kami ingin jadi nomor satu dalam market share pencarian. Dan kami pikir kami bisa melakukannya tak lama lagi," kata Brin.

"Tidak ada alasan memasang target rendah. Jika Anda melakukan semuanya dengan benar, Anda bisa melompat lebih tinggi dibandingkan orang lain," ucap Brin optimistis, dalam wawancara di tahun 1999 itu.

Kedua pendiri tersebut juga menegaskan bahwa mendapatkan banyak uang bukanlah motivasi utama mereka. Namun gairah menjadi yang terbaik.

"Jika kami termotivasi oleh uang, kami akan menjual perusahaan ini di masa lalu dan kami akan berwisata ke pantai," ucap Page dalam wawancara di tahun 2006.


2. Budaya kerja yang fun

Google berulangkali dinobatkan sebagai tempat kerja yang paling diidamkan. Salah satu faktornya adalah suasana kerja yang fun. Memang, kantor mereka penuh dengan warna dan berfasilitas lengkap.

"Kami berpikir banyak soal bagaimana menjaga kultur perusahaan dan elemen yang fun. Saya tidak tahu apakah perusahaan lain juga memikirkannya sebanyak kami," ucap Page.

"Kami menghabiskan banyak waktu untuk membangun kantor dengan tepat. Kami suka bangunan ini karena lebih seperti sebuah universitas ketimbang kantor pada umumnya," tambah Page.


3. Tak henti berinovasi

Meski sudah berjaya, Google tidak lantas tinggal diam. Mereka terus berinovasi dengan berbagai macam produk baru. Memang sejak awal, Google sudah fokus pada inovasi.

PAda tahun 2000, jumlah pekerja Google baru 150 orang. Namun lebih dari separuhnya adalah teknisi dan yang bekerja di bidang riset dan pengembangan (R&D).

"Kami sangat senang berinvestasi banyak di bidang R&D. Teknisi dan R&D berhubungan erat," ucap Sergey Brin.

Berbagai produk baru Google pun terasa inovatif. Seperti kacamata pintar dan mobil yang bisa berjalan secara otomatis, tidak perlu campur tangan pengemudi.


4. Produk yang hebat tapi sederhana

Banyak pebisnis online melakukan banyak cara agar orang tetap mengakses situs mereka lama-lama. Namun Google tidak melakukan hal itu.

Brin dan Page ingin agar para user bisa melakukan pencarian secepat mungkin. Karena itulah, produk mesin cari Google terkesan sederhana dan to the point meski sejatinya sangat canggih.

"Kami ingin Anda mengunjungi Google dan menemukan apa yang Anda inginkan dengan cepat. Dan, kami senang untuk mengantarkan Anda ke situs lain," kata Larry Page suatu ketika.


5. Menjadikan Google bagian hidup

Banyak orang hanya mengenal Google sebagai mesin cari online utamanya. Begitu ingin mencari informasi tertentu, mereka langsung mengakses Google.

"Kami bagian dari kehidupan orang sehari-hari, seperti menggosok gigi. Mereka melakukan (pencarian online) setiap hari kala sedang bekerja, membeli sesuatu, memutuskan apa yang dilakukan setelah bekerja dan masih banyak lagi," kata Brin.

"Google telah diterima menjadi bagian dari kehidupan orang banyak," imbuhnya.


6. Don't Be Evil

Don't Be Evil atau jangan menjadi jahat adalah semboyan Google. Mereka mengakui selalu berusaha memegang semboyan tersebut. Terlebih, Google mengontrol sangat banyak informasi.

"Mesin cari memainkan peran sangat penting dalam kehidupan orang, menentukan informasi apa untuk Anda. Anda harus mempercayai pihak yang melakukan hal seperti itu untuk Anda," ucap Page.

"Kami mencoba untuk mendefinisikan secara tepat kekuatan untuk kebaikan, melakukan kebenaran dan etika. Don't be evil sepertinya adalah cara termudah untuk merangkum hal itu," tuturnya.


7. Duet Maut

Pada akhirnya, kesuksesan Google adalah berkat Larry Page dan Sergey Brin, kedua pendirinya. Boleh dibilang, keduanya adalah duet maut yang membuat Google meraksasa.

Padahal pada awal pertemuan mereka di tahun 1995, mereka dikabarkan kurang akur. Mereka berjumpa pertama kali di kampus Stanford.

Namun Brin dan Page akhirnya malah bekerjasama mengembangkan mesin cari online. Sampai sekarang, keduanya masih menjadi bos besar Google dengan Larry Page menjabat posisi CEO.
baca keseluruhan - 7 Rahasia Sukses Google

Minggu, 23 September 2012

Google Tumbang?

Saat ini sejumlah layanan Google seperti YouTube, Google Reader, hingga mesin pencari di Google.com tidak bisa diakses.

Seluruh layanan itu tidak bisa diakses sejak pukul 10.35 WIB, Selasa (18/9/2012) saat dicoba dengan berbagai koneksi di komputer dan smartphone pun hasilnya sama. Cuma muncul peringatan:

502. That’s an error.
The server encountered a temporary error and could not complete your request.
Please try again in 30 seconds. That’s all we know. 

Pun begitu, pengguna masih bisa menggunakan layanan lainnya seperi Gmail, Google News, dan Google+.
Update: Mulai pukul 10.50 WIB seluruh layanan Google berangsur pulih kembali.
baca keseluruhan - Google Tumbang?

Senin, 30 Juli 2012

10 Perintis Google Sebelum Meraksasa

Sebagian besar pengguna internet pasti mengenal Google. Setidak-tidaknya salah satu layanan mereka yakni mesin pencari, hampir pasti pernah digunakan. Siapa yang menyangka memang, berawal dari garasi kecil, perusahaan ini bisa mendunia.

Seperti diketahui, Google didirikan oleh Larry Page dan Sergey Brin pada tahun 1998, yang ketika itu masih tercatat sebagai mahasiswa di Stanford University.

Selain kedua orang tersebut, tentu saja Google tidak bisa sukses tanpa kehadiran karyawannya yang berhasil merintis menjadi seperti sekarang. Tidak sebanyak sekarang, awal kehadiran Google dibangun dari segelintir karyawan saja.

Ingin tahu siapa 10 karyawan pertama yang direkrut oleh duo Sergey Brin dan Larry Page sebelum Google meraksasa seperti sekarang? Berikut disarikan dari Business Insider.




Craig Silverstein

Silverstein adalah orang pertama yang direkrut oleh Sergey dan Larry sebagai karyawan pada tahun 1998. Saat diterima di Google, posisi yang ditempatinya adalah HR Manager.

Dia bekerja di Google hingga tahun 2004. Saat ini, Silverstein bekerja di pengembang Khan Academy.


Heather Cairns

Satu angkatan dengan Silverstein, Heather Cairns merupakan karyawan wanita pertama di Google. Walaupun bukan menjabat di posisi teknis, dia bekerja di Google mulai dari tahun 1998 sampai dengan 2004.

Saat ini dia telah pensiun dari dunia bisnis, dan hanya aktif sebagai penyandang dana untuk beberapa start-up sembari menikmati kekayaannya.


Ray Sidney

Adalah karyawan yang direkrut oleh Google pada tahun 1999. Posisinya saat itu adalah sebagai software engineer. Namun sayang, umur kerjanya di Google tidaklah lama, hanya sekitar 4 tahun.

Sidney mengundurkan diri 13 bulan sebelum Google melakukan IPO. Saat ini dia bekerja sebagai developer real estate di Big George Ventures.


Harry Cheung

Salah satu insinyur pertama yang dimiliki oleh Google. Diterima di perusahaan tersebut pada tahun 1999, tidak diketahui kapan tepatnya Harry Cheung mengundurkan diri.

Saat ini dia menjadi penyandang dana di beberapa perusahaan seperti Qwiki, Badgeville dan PrePay.


Urs Holzle

Bekerja dari tahun 1999 hingga saat ini, membuat Urs Holzle menjadi sebagai karyawan senior yang masih bertahan di Google. Saat ini dia menjabat sebagai Senior Vice President for Technical Infrastructure.


Georges Harik

Bergabung sebagai karyawan ke-8 di Google yang menempati sebagai salah satu software engineer. Karirnya selesai pada tahun 2005, dengan posisi terakhir sebagai Director of Googlettes.


Salar Kamangar

Pria kelahiran Teheran, Iran, ini menjadi karyawan ke-9 saat bergabung dengan Google pada tahun 1999. Dia bergabung setelah tidak lama menyelesaikan studinya di Stanford University.

Saat ini, Kamangar masih bekerja di Google sebagai CEO of Youtube ketika menggantikan sang pendirinya Chad Hurley pada tahun 2010.


Omid Kordestani

Bergabung pada Mei 1999, Omid Kordestani merupakan sosok dibalik konsep bisnis Google sehingga menggurita seperti sekarang. Pria keturunan Iran ini masih bekerja dengan posisi terakhir sebagai Senior Advisor to Office of the CEO Google.


Steve Schimmel

Tidak banyak bisa diungkap dari Steve Schimmel, selain sebagai karyawan ke-9 yang direkrut oleh Google pada tahun 1999. Pasalnya, dia mengundurkan diri pada tahun 2004, dengan jabatan terakhir sebagai Business Development.


Chris Skarkis

Sama seperti Steve Schimmel, tidak ada yang terlalu menonjol dari seorang Chris Skarkis. Kecuali dia pernah menjabat sebagai Director of Bussines Development dan pernah bekerja di Google dari tahun 1999 hingga 2005.
baca keseluruhan - 10 Perintis Google Sebelum Meraksasa

Sabtu, 02 Juni 2012

Lucu, Google Inginkan Domain .LOL

Google sepertinya ingin membuat sedikit hiburan bagi pengguna internet dengan mengajukan domain yang tidak umum. Domain yang dimaksud adalah .LOL.

Vint Cerf, seorang eksekutif di perusahaan Google yang menyampaikan hal ini di blog resmi mereka. Menurut Google, domain tersebut terdengar menarik dan kreatif.

Jika disetujui, maka nantinya pengguna internet selain bisa mengetikkan Google.com, mereka juga bisa mengakses Google.lol.

Bagi yang belum tahu, LOL (laugh out loud) adalah bahasa slank yang sering dipakai di ranah internet saat seseorang menjumpai sesuatu yang lucu.

Nama lain yang turut didaftarkan raksasa internet ini di kantor ICANN (Internet Corporation for Assigned Names and Numbers) adalah .google, .youtube dan .doc.

ICANN sendiri akan membuat pengumuman di bulan Juni mengenai domain mana yang akan ditambahkan di daftar yang telah berisi .com, .gov dan lain-lain, demikian dilansir dari Mashable.

"Dengan membuka banyak pilihan untuk nama domain internet, kami berharap masyarakat akan menemukan opsi yang lebih bervariasi," tambah Cerf.
baca keseluruhan - Lucu, Google Inginkan Domain .LOL

Selasa, 13 Desember 2011

Cara Google Merayakan Ultah ke-12

Salah satu situs yang jadi favorit banyak orang, Google, berulang tahun. Ya seperti dikutip dari TechRadar, pada tanggal 27 September 2010 ini, Google genap berusia 12 tahun.

Untuk merayakannya, Google pun memberikan sentuhan desain khusus pada homepage-nya, yang akan tayang untuk sementara waktu. Sebuah gambar kue cantik lengkap dengan nyala lilin, menandakan raksasa internet ini sedang memperingati hari jadinya.

Gambar kue itu rupanya dibuat khusus oleh salah seorang seniman lukis asal Amerika Serikat, Wayne Thiebaud. Alhasil, lukisan kue tersebut tampak menarik dan berseni.

Menurut beberapa pendapat, sebenarnya domain Google.com telah diciptakan pada tanggal 15 September 1997. Namun Google memilih 27 September 1998 sebagai hari jadinya.

Rasanya akan banyak pengguna internet yang mengucap selamat ultah dan panjang umur bagi Google. Terutama lewat ketangguhan mesin carinya, banyak netter terbantu oleh Google kala mencari informasi.

Selamat ulang tahun, Google! 
baca keseluruhan - Cara Google Merayakan Ultah ke-12

    Twitter Bird on The Tree by Tutorial Blogspot

    iklan from adsense