Tampilkan postingan dengan label about android 5.0 fitur. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label about android 5.0 fitur. Tampilkan semua postingan
Jumat, 28 November 2014
Fitur-Fitur Menarik Dari Android 5.0 Lollipop
Setelah heboh berkepanjangan sejak dirilisnya developer preview pada acara Google I/O bulan Juni kemaren, nama Android yang paling baru akhirnya diumumkan oleh Google. Yup! namanya adalah Lillipop, berarti semua nama yang pernah diulas oleh media-media Android selama ini salah semua. Lollipop sebenarnya juga sudah sering disebut oleh banyak orang, tapi beberapa orang yakin bahwa namanya bukan itu, malah lebih yakin dengan Lemon Meringue Pie.
Lollipop adalah update terbesar dalam sepanjang sejarah Android, kali ini Google benar-benar habis-habisan merombak sistem operasi yang telah digunakan lebih dari semilyar orang ini. Termasuk untuk memberi kemudahan kepada pengembang aplikasi yang selama ini selalu tersandung masalah ukuran layar. Karena Android Lollipop membawa standar tampilan baru yang sering disebut dengan Material Design.
1. Material Design
Sebuah standar baru untuk tampilan Android yang bisa digunakan para pengembang aplikasi untuk mempercantik aplikasi mereka, biar lebih nyaman digunakan para pengguna.
Fitur baru yang ditambahkan dalam Android Lollipop adalah Battery Saver, fitur ini bisa memperpanjang umur baterai kira-kira sampai 90 menit. Aktifkan fitur ini katika baterai sudah mintlip-mintlip mau habis.
Lollipop terenkripsi secara otomatis, ini bukan fitur baru sih, tapi kali ini Google akan memaksa sistem untuk mengenkripsi semua data yang ada di dalam memory.
Fitur ini canggih, jadi ketika kamu nggak bawa hape sekalipun kamu masih bisa mengakses SMS, menelpon, dan melihat galeri foto hanya dengan login ke hape teman kamu yang juga sudah pakai Lollipop. Keren!
Perbaikan pada konektivitas internet Lollipop ini terasa ketika perpindahan koneksi, misalnya ganti dari Wifi ke Data, dan sebaliknya. Ganti jaringan tapi nggak pakai putus gitu maksudnya.
Runtime ini posisinya ada di bagian bawah sistem Android, nggak kelihatan di layar, jadi kalo di umpamakan sebuah rumah Runtime ini adalah pondasinya. Nah ART inilah yang menghandel semua aktivitas Android. Google mengklaim Android Lollipop bisa berjalan 4 kali lebih cepat daripada menggunakan Dalvik, runtime sebelumnya.
Lollipop mengijinkan aplikasi kamera untuk mengakses RAW image dari foto yang diambil. Format yang didukung adalah YUV dan Bayer RAW. Saya juga kurang paham ini berguna atau nggak buat pengguna awam seperti saya. ;D
Masih ada banyak lagi fitur-fitur baru yang ditambahkan pada Android 5.0 Lollipop, dan bagi kamu yang udah nggak sabar pengen nyobain Lollipop, silakan lebih sabar lagi ya. Semoga hape kamu bakal dapat update Android Lollipop, entah resmi atau dengan custom ROM.
Minggu, 26 Oktober 2014
8 Keunggulan Android 5.0 Lollipop yang Tidak Ada di iOS 8
Kehadiran Android 5.0 Lollipop tentunya untuk mengimbangi iOS 8 yang sudah mampir ke iDevice teranyar. Keduanya memang sudah dipastikan menjadi versi terbaik dari pendahulunya.
Tapi, di beberapa sektor, iOS 8 tampaknya harus mengakui kelebihan dari Android 5.0 Lollipop. Pasalnya, OS ini tidak hanya menampilkan desain yang lebih fresh, tetapi juga memperhatikan aspek penting dalam penggunaan handset.
Berikut ini adalah fitur unggulan Android 5.0 Lollipon yang tidak ditemui di iOS 8, seperti dikutip dari PhoneArena :
Guest Mode
Meskipun smartphone dan tablet adalah perangkat yang personal, tapi di satu sisi ada kalanya perangkat tersebut dipinjam orang lain. Beruntung jika orang yang meminjam itu hanya melihat tampilan user interface saja, tapi apa jadinya jika orang tersebut kepo dan yang dibuka adalah file atau aplikasi personal? Terutama bagi mereka yang memiliki anak kecil di rumah.
Nah, dalam hal ini Google lebih memahami privasi penggunanya dengan menghadirkan fitur Guest Mode di Android 5.0 Lollipop. Fitur ini sebelumnya juga dipopulerkan LG lewat varian LG G2, di mana orang lain selain pemilik hanya bisa mengakses halaman khusus yang cuma bisa menampilkan aplikasi-aplikasi tertentu sesuai dengan pilihan pemiliknya.
Battery Saver
Harus disadari bahwa daya tahan baterai menjadi isu terpenting dalam penggunaan smartphone. Hal ini rupanya dimengerti Google dengan menghadirkan fitur Battery Saver yang diklaim mampu menambah daya tahan baterai mencapai 90 menit, dengan cara menonaktifkan koneksi internet, mematikan modus getar, dan 'menidurkan' aplikasi yang aktif.
Smart Lock
Google tampaknya benar-benar ingin memastikan bahwa pengguna handset berbasis OS Android 5.0 Lollipop memiliki keamanan tinggi. Tak heran, berbagai modul keamanan dihadirkan, mulai dari menggambar pola hingga Face Unlock alias mendeteksi wajah untuk mengakses perangkat. Sementara iOS hanya diperkuat dengan keamanan sapuan tangan ke layar, pin, dan sidik jari via TouchID untuk mengaksesnya.
USB Support
OS Android terbilang sebagai platform yang ramah untuk bertukar atau transfer data. Hanya dengan kabel USB saja, pengguna bisa mengambil atau menyimpan file dari atau ke perangkat komputer berbasis Windows. Sedangkan pada iOS, transfer seperti ini hanya bisa dilakukan via iTunes yang memang lebih aman tapi merepotkan.
Application Management
Pada perangkat berbasis iOS, semua aplikasi yang sudah diinstal bisa dibuka dan dihapus. Namun, Android memiliki kemampuan lebih dengan bisa menghapus aplikasi tersebut secara total jika dalam penggunaan dianggap sering crash. Bahkan, jika update terbaru sebuah aplikasi dianggap bermasalah, pengguna bisa melakukan downgrade ke versi lama dengan mudah.
NFC
Meskipun terbilang belum menjadi fitur yang penting, NFC (Near Field Communication) sudah lebih dulu diadopsi Android, begitupun pula Windows Phone dan BlackBerry. Alih-alih menghadirkan fitur NFC, Apple malah menghadirkan Apple Pay sebagai fitur e-money yang fungsinya senada dengan NFC. Sayangnya, fitur tersebut bukanlah sesuatu yang dianggap penting untuk saat ini.
Apps Installation
Di platform Android, pengguna bisa menginstal aplikasi apapun dari sumber mana pun termasuk website, sekalipun itu berbahaya. Sedangkan iOS hanya menginginkan aplikasi bisa diunduh melalui App Store. Jika ingin mengunduh dari sumber lain, pengguna iDevice harus lebih dulu melakukan jailbreak. Merepotkan.
Advanced Photography
Pada Android 5.0 Lollipop, Google memungkinkan pengguna menangkap gambar dengan format raw seperti YUK dan Bayer RAW, mengatur sensor, lensa, dan flash untuk tiap frame. Bahkan, OS ini juga mampu menangkap dan memutar video berkualitas 4K. Sedangkan pada iOS, pengguna hanya disodori kontrol manual dan terbatas.
Kamis, 09 Mei 2013
Fitur Yang Paling Dinanti Dalam Android Key Lime Pie
Langganan:
Postingan (Atom)




