Tampilkan postingan dengan label kesehatan untuk penyakit radang selaput otak. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kesehatan untuk penyakit radang selaput otak. Tampilkan semua postingan
Selasa, 26 Februari 2013
Radang Selaput Otak (Meningitis), Apa Saja Gejalanya?
Pekan lalu, saat penyanyi sekaligus istri dari Anang hermansyah, Ashanty, sakit dan divonis menderita penyakit radang selaput otak, banyak masyarakat yang bertanya-tanya. Apa sebenarnya penyakit yang nama lainnya adalah meningitisitu? Bagaimana gejalanya? dan berbahayakah?
Meningitis atau radang selaput otak adalah penyakit yang disebabkan oleh bakteri, namun bisa juga oleh virus dan jamur. Sifatnya sangat menular, dan bila tak segera ditangani dapat membuat pasien menderita cacat, gangguan mental atau bahkan kematian.
Biasanya penyakit ini menular dengan perantara udara melalui ludah, ingus, dan makanan yang terkena virus dari pasien meningitis. Tisu dan handuk yang digunakan untuk membuang ingus penderita pun sebaiknya dijauhkan dari orang sehat, karena rentan menular.
Gejala saat seseorang terserang penyakit radang selaput otak atau meningitis ini agak mirip dengan penderita flu. Mereka akan menderita demam tinggi yang bahkan mencapai 39-40 derajat celsius, pusing berat, rewel jika diderita oleh anak kecil dan balita, lemas, kedinginan, leher mengalami kekakuan, dan kadang mereka akan merasa silau dan sakit mata jika memandang sinar. Ada pula yang muntah-muntah serta tak mau makan.
Pada penyakit radang selaput otak yang disebabkan oleh bakteri, gejalanya kadang bertambah dengan adanya ruam di kulit. Warna ruam kadang merah, atau coklat tua di sekitar leher dan dada.
Nah, jika ada anggota keluarga Anda yang mengalami gejala tersebut selama 2-14 hari, maka sebaiknya segera Anda bawa ke rumah sakit untuk mendapat pertolongan, sebelum terlambat.
Radang Selaput Otak Bisa Disembuhkan
Setelah kabar bahwa penyanyi cantik Ashanty menderita penyakit radang selaput otak, informasi mengenai penyakit yang cukup mengerikan ini banyak dicari. Masyarakat ingin tahu mengenai penyakit yang menyerang selaput otak ini, dan bagaimana cara penyembuhannya.
Prof. Dr. Dr Hasan Machfoed, seorang ahli syaraf, mengatakan bahwa penyakit radang selaput otak ini dapat disembuhkan asal sesegera mungkin mendapat pengobatan yang tepat.
Radang selaput otak atau dikenal juga sebagai meningitis adalah radang yang terjadi pada selaput yang melingkupi otak dan sumsum tulang belakang. Penyebabnya adalah bakteri, atau bisa juga virus.
Seperti diterbitkan oleh health.liputan6, Profesor yang juga menjadi Guru Besar FK Unair itu menjelaskan syarat kesembuhan yang dapat dicapai oleh pasien.
Pertama, pasien harus segera diterapi. Syarat berikutnya, diagnosa dokter harus benar mengenai kuman penyebab radang tersebut. Kemudian yang terakhir, pengobatan yang diberikan pun harus tepat.
Pasien biasanya akan diberikan sejenis antibiotik untuk melawan kuman yang menginfeksi. Karena itu diagnosa tentang jenis kuman harus tepat agar pengobatannya efektif dan benar.
“Pengobatan yang efektif itu dua minggu. Misalnya saja tanggal 1 kena sampai tanggal 5 gejala-gejala muncul seperti panas, kejang, ngomong sering ngaco karena pikiran kacau. Sampai setengah bulan dia diobati (antibiotik),” terang sang Profesor seperti dikutip dari health.liputan6.
Apabila gejala penyembuhan tak terlihat, dan nampak pasien malah menjadi lumpuh, pikirannya tak normal, maka radang selaput otak yang dideritanya mungkin sudah sulit disembuhkan.
Langganan:
Postingan (Atom)


