# #

Righteous Kill

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit nisl in ...

Quisque sed felis

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit nisl in ...

Etiam augue pede, molestie eget.

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit nisl in ...

Hellgate is back

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit ...

Post with links

This is the web2feel wordpress theme demo site. You have come here from our home page. Explore the Theme preview and inorder to RETURN to the web2feel home page CLICK ...

Tampilkan postingan dengan label sepak bola inggris players history. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label sepak bola inggris players history. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 06 Desember 2014

Sejarah Hari Ini (30 November): Selamat Ulang Tahun, Gary Lineker!

Tepat hari ini, 54 tahun silam, satu-satunya pemain Inggris yang pernah menjadi top skor Piala Dunia dilahirkan.
Tim nasional Inggris memang hanya mampu melaju hingga perempat-final Piala Dunia 1986 setelah langkah mereka dihentikan Argentina, yang kemudian jadi juara ketika itu. Tapi bukan berarti tidak ada yang bisa dibanggakan dari The Three Lions.
Striker andalan mereka, Gary Lineker, keluar sebagai peraih Golden Boot di akhir turnamen setelah membukukan enam gol, terbanyak di antara pemain lainnya, dan sampai sekarang menjadi satu-satunya pemain Inggris yang menyambar penghargaan tersebut.
Sukses Lineker menjadi top skor di Meksiko merupakan salah satu highlight dalam perjalanan panjang kariernya sebagai pesepakbola profesional. Dalam rangka ulang tahunnya ke-54 tepat hari ini, Goal Indonesia menyajikan secuil perjalanan Lineker sejak awal meniti karier sampai akhirnya pensiun.
Profil Singkat
Lineker lahir di Leicester dari pasangan Margaret P dan Barry Lineker. Saat sekolah, Lineker dikenal mahir bermain sepakbola dan kriket. Bahkan di usia 11 hingga 16, dia menjadi kapten tim kriket Leicestershire Schools dan merasa memiliki kesempatan sukses lebih besar dibandingkan sepakbola.
Tapi bukan berarti Lineker kecil begitu saja meninggalkan aksinya mengolah si kulit bundar. Dia masih rajin bermain sepakbola, bahkan salah satu guru menuliskan laporan bahwa dia “terlalu konsentrasi pada sepakbola” dalam laporannya.
Karier Klub
Lineker memulai kariernya di klub kampung halaman, Leicester City dan mulai mencetak gol secara reguler di awal 1980, membantu tim promosi ke Divisi Satu pada 1980 dan 1983. Awal perjalanannya di Leicester tidak mudah, tapi pelan-pelan Lineker membuktikan ketajaman dan menembus tim reguler pada 1981 dan menjadi pasangan menakutkan dengan Alan Smith, Lineker mencetak 19 gol di semua kompetisi pada musim 1981/82.
Di musim berikutnya, dia menjadi top skor Divisi Dua dan membantu Leicester mendapat tiket promosi ke divisi teratas.
Penampilan apiknya membuat banyak klub kepincut dan dia dilepas klub juara liga, Everton, pada 1985 dan membukukan 40 gol dalam 57 pnampilan untuk tim barunya. Dia kembali menjadi top skor, dengan 30 gol, namun gagal membawa Everton juara setelah kalah dua poin dari Liverpool.
Ketajaman Lineker berlanjut hingga ke Piala Dunia 1986 di mana meraih Golden Boot di Meksiko danBarcelona mengamankan tanda tangannya seharga £2,8 juta. Pemain dengan tinggi 177 cm berhasil mengantar Blaugrana meraih Copa del Rey 1988 dan Piala Winners setahun kemudian. Sayang, dia mulai kehilangan tempat di tim utama sejak pelatih Johan Cruyff memainkannya sebagai gelandang kanan.
Situasi Lineker di Barcelona dimanfaatkan sejumlah klub peminat, termasuk Sir Alex Ferguson yang ingin memboyongnya ke Manchester United, tapi Lineker memilih gabung Tottenham Hotspur pada Juli 1989.
Selama tiga musim, 67 gol dari 105 penampilan liga berhasil disumbangkan Lineker dan membawa klub juara Piala FA. Lineker bahkan kembali menjadi top skor di musim 1989/80, ketika Spurs finis ketiga di akhir musim.
Tiga tahun berseragam Tottenham, Lineker menjajal klub Jepang, Nagoya Grampus Eight, di mana dia melakoni 23 penampilan selama dua musim dan mencetak sembilan gol, sebelum memutuskan pensiun pada 1994.
Karier Timnas
Lineker melakoni debut di timnas Inggris melawan Skotlandia pada 1984. Dua kemudian tampil di lima laga Piala Dunia 1986 dan menjadi top skor turnamen dengan enam gol, memenangkan Golden Boot, menjadikannya pemain pertama dan satu-satunya sampai sekarang yang menyabet penghargaan tersebut.
Dua tahun kemudian Lineker main di Euro 1988 tapi gagal mencetak gol dan Inggris kalah di tiga laga penyisihan grup. Di Piala Dunia 1990 empat gol dibukukan Lineker untuk mengantar Inggris menembus semi-final.
Dia gantung sepatu dari sepakbola internasional dengan 80 caps dan 48 gol, defisit satu dari rekor yang ditorehkan Bobby Charlton (meski Charlton butuh 26 laga lebih banyak untuk mendapat keunggulan satu gol).
Tak hanya cemerlang di depan gawang, Lineker juga termasuk pemain bersih, dengan dia tak pernah mendapat kartu kuning atau merah sepanjang perjalanan karier sepakbolanya.
 
GARY LINEKER
Nama lengkap: Gary Winston Lineker

Tempat, tanggal lahir: Leicester, Inggris, 30 November 1960

Karier pemain:
 - Leicester City (1978-1985)
 - Everton (1985-1986)
 - Barcelona (1986-1989)
 - Tottenham Hotspur (1989-1992)
 - Nagoya Grampus Eight (1992-1994)

Timnas: Inggris (80 caps/48 gol)

 
Koleksi Gelar:
Klub

Leicester: Divisi Dua 1980
Everton: Charity Shield 1985
    Barcelona: Copa del Rey 1988, Piala Winners 1989
Tottenham: Piala FA 1991

Individu
Topskor Divisi Dua 1982/83
Topskor Divisi Satu 1984/85, 1985/86, 1989/90
Sepatu Emas Piala Dunia 1986

baca keseluruhan - Sejarah Hari Ini (30 November): Selamat Ulang Tahun, Gary Lineker!

Selasa, 15 April 2014

Sejarah Hari Ini (12 April): Selamat Ulang Tahun, Bobby Moore!

Bobby Moore adalah bek sekaligus kapten Inggris yang mampu membawa pulang Piala Dunia 1966. Hari ini, ia merayakan ulang tahunnya yang ke-73.

Siapakah Bobby Moore? Mungkin bagi para fans sepakbola kelahirang 90-an tidak begitu akrab dengan nama ini, sebab ia lahir pada dekade yang jauh berbeda. Kendati begitu, sepak terjangnya di dunia sepakbola tidaklah sembarangan. Bobby Moore adalah bek sekaligus kapten Inggris yang mampu membawa pulang Piala Dunia 1966 ke negaranya. Legend!

Kemampuannya untuk menanduk bola dan berlari memang tidaklah spesial, namun cara membaca permainan, memimpin timnya, serta tekel akurat dan bersih membuatnya jadi pemain kelas dunia. Pele yang dikenal sebagai salah satu pemain sepakbola yang hebat pada masa itu bahkan menyebut Moore sebagai bek tertangguh yang pernah ia hadapi. 

Bersama West Ham
Lahir di Barking, Essex, pada 12 April 1941 dengan nama kecil Robert Frederick Charles Moore. Sejak kecil, ia sudah mulai bermain sepakbola dan bergabung dengan West Ham United pada 1958. Ia melakoni debutnya pada 8 September 1958 kontra Manchester United, mengenakan nomor enam dan menggantikan mentornya, Malcolm Allison yang menderita tuberkulosis. Setelah momen inilah, Moore selalu jadi pilihan utama di West Ham.


                    Kapten Muda | Moore membawa West Ham menjuarai UEFA Cup Winners' Cup pada 1965.

Di West Ham, karir Moore meluncur begitu cepat. Ia tak butuh waktu lima tahun untuk menjadi kapten tim London tersebut. Prestasinya tak berhenti sampai di situ. West Ham pimpinan Moore juga ikut merasakan sukses saat seiring mereka mengalahkan Preston North End 3-2 di Wembley dan dinobatkan sebagai pesepakbola terbaik tahun 1964. 

Yang luar biasa lagi, ia sedang menderita kanker testikel saat itu, namun ia mampu melampauinya bersama dengan gelar Piala FA. Setahun setelahnya, West Ham pimpinan Moore sukses menjuarai UEFA Cup Winners' Cup setelah mengalahkan 1860 Munich dengan skor 2-0 di final.

Piala Dunia 1966

Timnas Inggris pun tak mungkin melewatkan keberadaan seorang Bobby Moore.  Pada 1962, ia dipanggil ke persiapan Piala Dunia di musim panas. Setahun sesudahnya, tepatnya pada 29 Mei 1963, Moore mengapteni Inggris untuk pertama kalinya. Moore muda dipilih jadi kapten karena pensiunnya Johnny Haynes dan cederanya Jimmy Armfield. Ia jadi kapten termuda timnas senior Inggris saat itu, namun ini hanyalah awal dari kegemilangannya.

                                          Dua Legenda | Hidup di era yang sama dengan Franz Beckenbauer.

Bertarung di Piala Dunia 1966, Moore kembali mengenakan ban kapten di timnasnya. Memang, perjalanan Inggris tidaklah selancar prediksi awal. The Three Lions bahkan harus menang secara kontroversi melawan Argentina di perempat final dan Portugal di semi-final. Namun sebagaimana tercatat dalam sejarah, Inggris sampai ke final dan Jerman Baratlah yang jadi lawan mereka.

Di final, Inggris tertinggal lebih dulu karena gol Helmut Haller, namun kewaspadaan Moore dan kecerdasannya sukses membawa Inggris menyamakan kedudukan. Ia dilanggar oleh Wolfgang Overath di tengah lapangan dan –daripada mengoper bola ke belakang- ia memilih untuk memberikan umpan lambung pada Geoff Hurst yang langsung mencetak gol ke gawang Jerman Barat.

Pertandingan semakin berpihak ke Inggris saat Peters membawa Inggris unggul 2-1, tapi Jerman Barat menyamakan kedudukan di menit akhir. Laga pun terpaksa melalui babak perpanjangan. Di babak inilah, Hurst kembali mencetak gol (yang kontroversial) dan ketenangan Moore membuat Inggris berada di atas angin setelah ia kembali menyuplai bola brilian dari jarak 40m ke arah Hurst. Seperti dugaan, Hurst mencetak hat-trick dan Inggris jadi juara dunia.


            Juara Dunia | Moore adalah sosok legendari yang memipin Inggris menuju kejayaan pada 1966.

Menuju penghujung karir

Tahun 1974, setelah jadi kapten selama 10 tahun di West Ham dan pensiun dari timnas Inggris pada 1973, Moore pindah ke Fulham. Di sana, ia menghabiskan tiga tahun sebelum dipinjamkan ke San Antonio Thunder dan akhirnya melanglangbuana ke Seattle Sounders. Mooere mengakhiri karir sepakbolanya di Herning Fremad.

Perjalanan hidupnya setelah ini memang tidaklah lancar. Ia mencoba peruntungan di dunia manajemen sepakbola, tapi kurang beruntung dan tak mencatatkan prestasi “wah” seperti saat masih bermain. Bisnis yang ia jalankan pun kurang sukses dan suasana semakin buruk saat istrinya, Christina (Tina) Dean, meninggalkannya.

Beruntung baginya, publik Inggris masih mencintai sosok legendaris ini. Ia pun bergabung dengan stasiun radio Capital Gold dan jadi analis sepakbola plus komentator. Moore meninggal karena kanker pada 24 Februari 1993, namun legenda-nya masih hidup hingga sekarang.

Happy birthday, Legend!


BOBBY MOORE

Nama lengkap: Robert Frederick Charles Moore

Tempat, tanggal lahir: Barking, Essex, 12 April 1941

Karier pemain:
1958–1974    West Ham United (544 caps, 24 gol)
1974–1977    Fulham (124,1)
1976    → San Antonio Thunder (24,1)
1978    Seattle Sounders (7,0)
1978    Herning Fremad (9,0)

Timnas:
 1962 - 1973 Inggris

Koleksi Gelar (Pemain):

West Ham United

FA Cup (1): 1963–64
UEFA Cup Winners' Cup (1): 1964–65
International Soccer League (1): 1963–64

England
FIFA World Cup (1): 1966
baca keseluruhan - Sejarah Hari Ini (12 April): Selamat Ulang Tahun, Bobby Moore!

    Twitter Bird on The Tree by Tutorial Blogspot

    iklan from adsense