# #

Righteous Kill

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit nisl in ...

Quisque sed felis

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit nisl in ...

Etiam augue pede, molestie eget.

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit nisl in ...

Hellgate is back

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit ...

Post with links

This is the web2feel wordpress theme demo site. You have come here from our home page. Explore the Theme preview and inorder to RETURN to the web2feel home page CLICK ...

Tampilkan postingan dengan label about facebook acquisition. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label about facebook acquisition. Tampilkan semua postingan

Rabu, 15 April 2020

Facebook Pernah Mau Beli Spyware Pegasus untuk WhatsApp?

Facebook menggugat NSO Group, perusahaan spyware Israel karena diduga meretas layanan pesan instan WhatsApp. 

Namun, belakangan terselip fakta bahwa Facebook pernah mencoba membeli perusahaan tersebut.

NSO Group menghadapi tuduhan bahwa perusahaannya mencoba meretas WhatsApp dan membantu pemerintah yang berwenang untuk memata-matai pengguna.

Seperti dikutip dari Business Insider, NSO Group mengungkapkan Facebook pernah mendekatinya dan ingin membeli teknologi spyware pegasus yang mereka lirik pada 2017 lalu.

"Facebook ingin menggunakan kemampuan yang ada di Pegasus untuk memantau pengguna di perangkat Apple," klaim NSO Group.

NSO Group mengatakan mereka menolak tawaran Facebook karena mereka hanya menjual softwarenya kepada pemerintah atau lembaga pemerintahan yang berdaulat.

Pernyataan perusahaan Israel itu ditanggapi Facebook. Menurut Facebook, apa yang dikatakan NSO Group sebagai upaya mengalihkan isu.

"(NSO Group) berusaha mengalihkan perhatian dari fakta," kata juru bicara Facebook.

Perusahaan yang didirikan Mark Zuckerberg ini menjelaskan kalau NSO Group salah mengartikan pembicaraan antara kedua perusahaan ketika itu.

"Upaya mereka untuk menghindari tanggung jawab termasuk representasi yang tidak akurat tentang spyware mereka dan diskusi dengan orang-orang yang bekerja di Facebook," tuturnya.
baca keseluruhan - Facebook Pernah Mau Beli Spyware Pegasus untuk WhatsApp?

Rabu, 05 Maret 2014

Facebook Segera Akuisisi Perusahaan Pembuat Drone


Facebook boleh saja menyandang predikat sebagai “situs media sosial” di dunia internet, namun hal tersebut tak membuat perusahaan bentukan Mark Zuckerberg ini untuk mencoba sesuatu yang baru. Sebagai bukti, media sosial yang sempat difilmkan dengan judul The Social Network ini akan bergerak di bidang kemanusiaan.
Untuk memulai misi barunya tersebut, Facebook disebutkan tengah terlibat pembicaraan serius dengan Titan Aerospace, sebuah perusahaan pembuat drone. Akuisisi ini sendiri, seperti dikutip dari Cnet, diprediksi akan melibatkan uang senilai US$ 60 juta, setara dengan Rp 695,7 miliar.
Titan Aerospace sendiri bukanlah pembuat drone biasa. Perusahaan asal Amerika Serikat ini biasa memproduksi sebuah drone bertenaga surya dan bisa melayang di langit selama lebih dari 5 tahun. Kemampuan tersebut turut didukung oleh kehadiran panel-panel surya yang membungkus seluruh bodi pesawat nir-awak tersebut.
Facebook juga telah merencanakan untuk mengirimkan 11.000 drone ke seluruh negara yang mayoritas warganya tidak memiliki akses internet, dimulai dari Afrika. Drone yang bisa membawa beban hingga 113,4 kg ini nantinya akan memberikan layanan internet kepada warga setempat.
baca keseluruhan - Facebook Segera Akuisisi Perusahaan Pembuat Drone

Jumat, 13 April 2012

4 Hal yang Bikin Facebook Akuisisi Instagram

Instagram, aplikasi berbagi foto itu kini jadi buah bibir dunia. Tak hanya kepopulerannya yang meningkat, tapi juga harga jualnya yang mencapai 1 miliar USD  atau setara Rp 9,1 triliun. Semua orang tercengang dengan harga akuisisi yang diberikan Facebook atas Instagram. Banyak pertanyaan muncul atas angka fantastis yang diberikan pendiri Facebook
Megatransaksi Instagram oleh Mark Zuckerberg, pendiri Facebook senilai Rp 9.1 Triliun menimbulkan banyak pertanyaan para pemakai jejaring sosial. Apa alasan sesungguhnya yang membuat Facebook mengakuisisi Instagram. Inilah kira-kira alasan itu.
1. User
Saat ini Instagram punya lebih dari 30 juta pengguna dan terus bertambah sejak versi Android dirilis. Potensi ini tetap dihitung Facebook meski sudah memiliki 850 juta pengguna.
2. Mobile
Facebook memiliki basis pengguna mobile besar. Aplikasi Instagram yang berkutat di Mobile, dianggap sejalan. Apalagi kemudahan instagram mengedit dan meng-upload foto atau mobile uploading lebih detail dibanding facebook.
3. Data
30 juta pengguna Instagram telah meng-upload lebih dari 100 juta foto yang diantaranya berisi geotagging dan personal. Data itu dibutuhkan Facebook untuk menjaring pengiklan.
4. Persaingan ketat Facebook dengan Google dan Twitter
Facebook butuh banyak peluru untuk bersaing dengan Google dan Twitter. Twitter menjadi pesaing kuat Facebook di bisnis jejaring sosial meski hanya mengandalkan teks tapi basis pemakai twitter sangat kuat. Apalagi kini banyak Facebooker  yang lebih suka ngetweet.
Adapun Google dengan segala produknya, dari mesin pencari, gmail, google plus dan memiliki dana tak terbatas. Apalagi belakangan Google juga agresif mengerilya instagram.
baca keseluruhan - 4 Hal yang Bikin Facebook Akuisisi Instagram

Rabu, 11 April 2012

6 Aksi Akuisisi Facebook 'si Pencaplok'

Facebook membuat keputusan mengejutkan dengan mengakuisisi aplikasi berbagai foto populer Instagram. Jagad dunia maya tersentak karena nilai akuisisi yang ditawarkan mencapai USD 1 miliar atau sekitar Rp 9,1 triliun.

Instagram memang menjadi pembelian termahal sepanjang sejarah Facebook. Tapi tahukah Anda, Instagram bukanlah yang pertama dicaplok oleh raksasa jejaring sosial itu.

Setidaknya sejak tahun 2007, Facebook sudah aktif bergerliya mencomot perusahaan lain. Diklaim oleh CEO Facebook Mark Zuckerberg, aksi akuisisi ini bukan untuk menutup pesaingnya, melainkan untuk memberikan pengalaman yang lebih kaya kepada pengguna situsnya.

Nah, berikut 6 perusahaan cukup terkenal yang sukses diambil alih Facebook dalam kurun waktu sejak tahun 2011 yang rangkum dari berbagai sumber.

Pada 2 Maret 2011, Facebook membeli perusahaan software Beluga yang salah satu produknya adalah mengakomodir grup messaging. Pembelian start up asal Palo Alto ini tidak diketahui berapa nilai yang diajukan.

Teknologi yang dikembangkan Beluga sendiri akhirnya digunakan untuk memperluas fungsi di Facebook Messenger.

Masih di bulan Maret 2011, Facebook kali ini membeli perusahaan asal Israel bernama Snaptu. Sebagian besar pengguna ponsel fitur memakai layanan ini karena sangat user friendly sebagai Twitter client.

Facebook membeli Snaptu dengan harga di kisaran USD 60-70 juta sebagai perluasan layanan Facebook mobile untuk perangkat ponsel low end.


Ini adalah pembelian setelah Snaptu, dimana akuisisinya dilakukan pada 27 April 2011.
Perusahaan berbasis di Soho, New York ini dibeli untuk memperkuat fungsi check in dan upload foto. Sayang tidak diketahui berapa nilai yang diajukan.

Di bulan Juni Facebook membeli teknologi yang dikembangkan oleh perusahaan asal Belanda, Sofa. Facebook kesengsem dengan aplikasi yang dibawa oleh Sofa. Tidak diketahui berapa nilainya.



Ini termasuk akuisisi yang cukup mengejutkan yang dilakukan oleh Facebook pada akhir tahun 2011. Banyak pengamat beralasan pencaplokan jejaring sosial berbasis lokasi, Gowalla, sebagai upaya untuk meredam laju Foursquare.
Meski pada kenyataannya, tidak lama kemudian Gowalla langsung ditutup keberadaannya.


Ini yang paling gress dan panas di awal 2012. Facebook melakukan aksi take over dengan nilai fantastis mencapai USD 1 miliar atau Rp 9,1 triliun. Zuckerberg memastikan aplikasi ini akan berdiri sendiri, tanpa embel-embel bakal dilebur ke Facebook.
baca keseluruhan - 6 Aksi Akuisisi Facebook 'si Pencaplok'

    Twitter Bird on The Tree by Tutorial Blogspot

    iklan from adsense