“Teh hijau juga mengganggu penyerapan zat besi, jadi disarankan untuk menghindari minum secangkir teh hijau ketika seseorang sedang menyantap makanan. Bila mau, minumlah setelah makan,” ujar Dr. Zuo, seperti dikutip dari News Health.
Tampilkan postingan dengan label manfaat teh untuk kesehatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label manfaat teh untuk kesehatan. Tampilkan semua postingan
Minggu, 15 Desember 2013
Minum Teh Hijau Berlebih Bisa Sebabkan Janin Cacat
Minum teh hijau sudah terkenal memiliki banyak manfaat bagi penurunan kolesterol dan menyediakan antioksidan yang tinggi. Teh hijau juga dipercaya baik untuk kecantikan dan metabolisme tubuh. Namun bagi wanita yang sedang hamil, sebaiknya membatasi konsumsi teh hijau sebab bisa menyebabkan janin cacat.
Sebuah penelitian di University of Maryland Medical Center oleh Dr. Zuo Feng Zhang, mengingatkan untuk membatasi konsumsi teh hijau hanya 1-2 cangkir kecil sehari bagi ibu hamil. Bila lebih, maka resiko janin mengalami cacat akan makin tinggi.
Penjelasan dari Dr Zuo Feng Zhang adalah, adanya zat bernama tanin dalam teh hijau lah yang membuat resiko tersebut terjadi. Tanin dikatakan menyebabkan penyerapan zat folat serta beberapa vitamin penting menjadi terganggu. Itu membuat janin tak memperoleh berbagai zat bermanfaat untuk pertumbuhannya.
Akibatnya, janin beresiko mengalami kecacatan karena kurangnya asupan vitamin dan folat. Karenanya penting bagi wanita hamil untuk membatasi konsumsi teh hijau.
Selain itu, karena mengganggu penyerapan zat besi, maka seseorang disarankan untuk tidak minum teh hijau saat sedang menyantap makanan atau sayur. Bila hendak minum teh hijau maka hindari waktu makan. Misalnya sore hari.
Nah, Anda penggemar teh hijau ada baiknya memperhatikan hal ini.
Rabu, 16 Oktober 2013
Memanfaatkan Teh untuk Mengatasi Masalah Kecantikan
Teh membawa banyak manfaat bagi tubuh. Di dalam teh banyak terdapat kandungan nutrisi yang menyehatkan kala dikonsumsi secara tepat. Dan, teh pun berkhasiat untuk kecantikan Anda. Dikutip dari Times of India, berikut ini cara memanfaatkannya:
- Melembabkan kulit. Caranya, pakailah air teh hijau yang dingin untuk disemprotkan pada muka Anda. Langkah ini akan memberikan kelembaban bagi kulit wajah dan menghilangkan kotoran yang ada.
- Menghilangkan kantung di bawah mata. Gunakan teh celup untuk tujuan ini. Simpan kantung teh di dalam lemari es hingga dingin, lalu letakkan di kantung mata. Kafein yang terdapat dalam teh dapat membantu menyusutkan pembuluh darah sehingga mengurangi pembengkakan. Cara ini juga efektif untuk menghilangkan warna hitam di bawah mata.
- Membuat rambut tampak lebih bersinar. Anda bisa memakai teh hitam atau teh hijau. Caranya, pakailah seduhan dari salah satu teh tersebut yang sudah dingin, lalu gunakan untuk membilas rambut. Lebih baik lagi jika teh diterapkan pada kulit kepala sehingga zat yang ada dalam teh dapat masuk ke akar rambut.
- Menetralkan bau kaki. Dengan merendam kaki di seduhan teh hitam akan membantu menghilangkan bau di kaki Anda. Zat yang berperan untuk hal ini adalah asam tannic.
- Menenangkan kulit setelah memotong rambut. Kadang setelah memotong rambut terjadi rasa gatal atau kulit kemerahan. Menempatkan kantong teh celup dingin di atas kulit yang iritasi tersebut, bisa meredakannya.
Kamis, 04 Juli 2013
6 Manfaat Teh yang Mungkin Belum Diketahui
Khasiat teh tidak pernah membosankan untuk dibahas. Masih banyak studi yang menguraikan berbagai manfaat teh untuk kesehatan, kecantikan, dan berbagai kepentingan lainnya. Tumbuhan yang tumbuh di daerah sejuk ini memang sangat enak dibuat minuman dan sekaligus menyehatkan. Dikutip dari Huffington Post, berikut ini enam manfaat teh bagi tubuh Anda yang mungkin belum Anda ketahui:
- Teh membantu menjaga berat badan. Ini terlihat dari studi pada 2011 yang menemukan bahwa konsumsi teh hijau benar-benar dapat menganggu pembentukan lemak dalam tubuh. Sebaiknya, minum teh hijau tanpa tambahan gula jika ingin mendapatkan manfaat ini.
- Teh hijau bisa membantu mata untuk melihat lebih baik. Studi pada 2010 menemukan bahwa komponen dalam teh hijau secara positif mempengaruhi jaringan mata yang berkaitan dengan jaringan retina. Sehingga, teh hijau dapat melindungi bola mata Anda.
- Teh putih membantu Anda tampil tampak muda. Jumlah polifenol teh ini sangat tinggi. Artinya, tubuh Anda akan melakukan proses regenerasi sel secara optimal, memperkuat elastin dan kolagen, sehingga mencegah timbulnya tanda penuaan. Demikian menurut studi pada 2011.
- Teh hitam dapat mengurangi stres. Hormon kortisol atau hormon penyebab stres dapat diturunkan dengan meminum teh ini. Selain itu, teh hitam dapat menormal tekanan darah sehingga mengurangi risiko serangan jantung dan stroke.Studi yang dimuat Journal of American Medical Association mengungkapkan bahwa enam bulan rutin menginsumsi teh hitam akan menurunkan tekanan darah sistolik.
- Membantu melawan diabetes. Studi pada 2010 menemukan bahwa kafein pada teh membantu mengurangi risiko diabetes secara keseluruhan.
- Teh akan menguatkan jantung. Terutama teh hijau, dapat meningkatkan fungsi endotel lebih cepat saat dikonsumsi. Tapi, hindari mengonsumsinya bersama susu karena kasein susu dapat mengurangi manfaat kardioprotektif.
Jumat, 03 Mei 2013
6 Kegunaan Teh Hijau untuk Mencantikkan Anda
Teh hijau telah dikenal memiliki berbagai manfaat bagi tubuh. Salah satu yang diyakini adalah memiliki kandungan antioksidan yang tinggi. Inilah zat yang mampu memberikan reaksi istimewa bagi tubuh. Sebab, tubuh bisa terhindar dari berbagai masalah radikal bebas termasuk dalam urusan kecantikan. Dikutip dariBoldski berikut berbagai manfaat yang bisa Anda raih dengan mengonsumsi teh hijau:
- Melawan jerawat. Teh hijau mampu mengeluarkan racun-racun yang muncul saat terjadinya jerawat. Racun ini letaknya ada di bawah kulit. Saat racun keluar, antioksidan dalam teh hijau segera melindungi kulit dan menyembuhkan luka jerawat yang ada.
- Melindungi dari sinar matahari. Kadar antioksidan yang tinggi pada teh hijau mampu melawan pengaruh buruk dari paparan sinar ultraviolet. Sinar ini kerap memicu percepatan penuaan kulit hingga Anda lebih cepat tampak tua dan berkeriput.
- Mencerahkan kulit. Secara umum, teh hijau mengangkat racun-racun yang ada di bawah kulit. Efeknya, kulit menjadi lebih ringan dan tampak cerah. Oleh karena itu, konsumsilah teh hijau secara rutin untuk mempertahankan kebaikan kulit Anda.
- Mencegah dan melawan kanker kulit. Antioksidan teh hijau turut melindungi Anda dari kanker. Dan, kanker yang bisa dicegah sifatnya umum. Anda bisa tercegah dari kehadiran berbagai jenis kanker, termasuk kanker kulit.
- Membantu menormalkan berat badan. Teh hijau dapat mempercepat metabolisme tubuh dan mengatasi berbagai masalah pencernaan. Makanan yang masuk ke tubuh lebih cepat diproses cerna sehingga mengurangi penumpukan lemak pada tubuh.
- Mencegah kerontokan rambut. Teh hijau dapat memperkuat akar rambut dan merangsang folikel agar rambu terus tumbuh. Ini bisa Anda lakukan dengan menerapkan air teh pada rambut Anda.
Kamis, 09 Februari 2012
Teh Hijau Atasi Obesitas
Jika Anda ingin mengurangi efek makanan berlemak yang bersarang di pinggang, Anda mungkin bisa mencoba untuk mengonsumsi teh hijau.
Dalam sebuah penelitian yang dilakukan oleh peneliti Universitas Penn State menemukan bahwa senyawa di teh herbal tersebut dapat menurunkan berat badan pada seekor tikus.
Tikus yang digunakan untuk percobaan merupakan tikus yang mengalami obesitas. Para peneliti menggunakan dua tikus yang memiliki lemak tinggi dan keduanya diberikan jumlah makanan yang sama. Tikus pertama yang diberikan asupan Epigallocatechin-3-gallate (EGCC), sebuah senyawa yang ditemukan pada teh hijau, ternyata ampuh menurunkan berat badan hingga 45% dibandingkan tikus yang lain.
Tak hanya sekedar berat badan yang turun, dari penelitian tersebut juga menunjukkan adanya peningkatan 30% lipid tinja.
"Tampaknya ada dua manfaat, awalnya, EGCG membantu tubuh untuk menyerap lemak dan, kedua, meningkatkan kemampuan untuk memanfaatkan lemak," ujar peneliti Joshua Lambert.
Lambert juga menambahkan seseorang yang meminum secangkir teh hijau per hari akan mendapatkan asupan EGCG, tapi penelitian terbaru mengindikasikan bahwa, mengonsumsi teh hijau tidak berpengaruh pada nafsu makan, dan hanya dapat memperlambat penambahan berat badan.
Selasa, 07 Februari 2012
Peminum Teh Hijau Lebih Lincah di Usia Senja
Orang lanjut usia atau lansia yang secara teratur minum teh hijau ternyata lebih lincah dan mandiri dibanding mereka yang tidak, demikian menurut sebuah penelitian di Jepang yang melibatkan ribuan orang sebagai sampel.
Teh hijau mengandung bahan kimia antioksidan yang dapat membantu mencegah kerusakan sel yang dapat menyebabkan penyakit. Para peneliti telah mempelajari efek teh hijau terhadap segala hal mulai dari kolesterol hingga risiko terhadap kanker tertentu. Sejauh ini, hasilnya beragam.
Untuk penelitian terbaru yang dipublikasikan dalam 'American Journal of Clinical Nutrition', para peneliti memutuskan untuk menyelidiki pertanyaan apakah peminum teh hijau memiliki risiko lebih rendah terhadap kerapuhan dan cacat saat mereka memasuki usia senja atau lansia.
Yasutake Tomata dan rekan-rekannya dari Sekolah Pascasarjana Universitas Kedokteran Tohoku mengikuti hampir 14.000 lansia berusia 65 atau lebih selama tiga tahun.
Para peneliti menemukan bahwa mereka yang paling sering minum teh hijau adalah yang paling sedikit mengembangkan 'cacat fungsional', atau masalah dengan kegiatan harian atau kebutuhan dasar, seperti berpakaian atau mandi.
Menurut penjelasan lebih mendalam, hampir 13 persen orang dewasa yang minum kurang dari secangkir teh hijau per hari bisa menjadi cacat secara fungsional dibandingkan dengan 7 persen orang yang minum setidaknya lima cangkir sehari.
"Konsumsi teh hijau secara signifikan berhubungan dengan risiko lebih rendahnya kecelakaan yang disebabkan oleh kecacatan fungsional, bahkan setelah kemungkinan penyesuaian terhadap faktor pembaur," tulis Tomata dan rekannya dalam laporan penelitian yang dikutip Reuters.
Namun, penelitian ini tidak membuktikan bahwa hanya teh hijau yang mampu membuat orang sigap saat mereka lansia. Pecinta teh hijau umumnya memiliki pola diet yang sehat, antara lain mengonsumsi lebih banyak ikan segar, sayuran dan buah.
Selain itu, mereka umumnya memiliki tingkat pendidikan yang lebih tinggi, kemungkinan merokok yang lebih rendah, kemungkinan serangan jantung dan stroke lebih sedikit, dan ketajaman jiwa yang tinggi.
Mereka juga cenderung lebih aktif secara sosial dan memiliki lebih banyak teman dan keluarga untuk bisa diandalkan. Tetapi bahkan jika faktor-faktor tersebut juga diperhitungkan, teh hijau itu sendiri sangat terkait dengan rendahnya risiko cacat, kata para peneliti.
Orang yang minum sedikitnya lima cangkir teh hijau sehari, kurang dari sepertiganya kemungkinan mengembangkan cacat dibanding dengan mereka yang minum kurang dari satu cangkir per hari.
Orang yang minum rata-rata tiga atau empat cangkir per hari memiliki risiko 25 persen lebih rendah.
Meskipun tidak jelas bagaimana kemungkinan teh hijau menawarkan pencegahan terhadap kecacatan, tim Tomata mencatat bahwa salah satu studi baru-baru ini menemukan ekstrak teh hijau tampaknya dapat meningkatkan kekuatan otot tungkai wanita lansia.
Teh hijau dan ekstrak yang dianggap aman dalam jumlah kecil mengandung jumlah kafein dan vitamin K dalam jumlah kecil pula, yang berarti dapat mengganggu obat yang mencegah pembekuan darah.
Teh hijau mengandung bahan kimia antioksidan yang dapat membantu mencegah kerusakan sel yang dapat menyebabkan penyakit. Para peneliti telah mempelajari efek teh hijau terhadap segala hal mulai dari kolesterol hingga risiko terhadap kanker tertentu. Sejauh ini, hasilnya beragam.
Untuk penelitian terbaru yang dipublikasikan dalam 'American Journal of Clinical Nutrition', para peneliti memutuskan untuk menyelidiki pertanyaan apakah peminum teh hijau memiliki risiko lebih rendah terhadap kerapuhan dan cacat saat mereka memasuki usia senja atau lansia.
Yasutake Tomata dan rekan-rekannya dari Sekolah Pascasarjana Universitas Kedokteran Tohoku mengikuti hampir 14.000 lansia berusia 65 atau lebih selama tiga tahun.
Para peneliti menemukan bahwa mereka yang paling sering minum teh hijau adalah yang paling sedikit mengembangkan 'cacat fungsional', atau masalah dengan kegiatan harian atau kebutuhan dasar, seperti berpakaian atau mandi.
Menurut penjelasan lebih mendalam, hampir 13 persen orang dewasa yang minum kurang dari secangkir teh hijau per hari bisa menjadi cacat secara fungsional dibandingkan dengan 7 persen orang yang minum setidaknya lima cangkir sehari.
"Konsumsi teh hijau secara signifikan berhubungan dengan risiko lebih rendahnya kecelakaan yang disebabkan oleh kecacatan fungsional, bahkan setelah kemungkinan penyesuaian terhadap faktor pembaur," tulis Tomata dan rekannya dalam laporan penelitian yang dikutip Reuters.
Namun, penelitian ini tidak membuktikan bahwa hanya teh hijau yang mampu membuat orang sigap saat mereka lansia. Pecinta teh hijau umumnya memiliki pola diet yang sehat, antara lain mengonsumsi lebih banyak ikan segar, sayuran dan buah.
Selain itu, mereka umumnya memiliki tingkat pendidikan yang lebih tinggi, kemungkinan merokok yang lebih rendah, kemungkinan serangan jantung dan stroke lebih sedikit, dan ketajaman jiwa yang tinggi.
Mereka juga cenderung lebih aktif secara sosial dan memiliki lebih banyak teman dan keluarga untuk bisa diandalkan. Tetapi bahkan jika faktor-faktor tersebut juga diperhitungkan, teh hijau itu sendiri sangat terkait dengan rendahnya risiko cacat, kata para peneliti.
Orang yang minum sedikitnya lima cangkir teh hijau sehari, kurang dari sepertiganya kemungkinan mengembangkan cacat dibanding dengan mereka yang minum kurang dari satu cangkir per hari.
Orang yang minum rata-rata tiga atau empat cangkir per hari memiliki risiko 25 persen lebih rendah.
Meskipun tidak jelas bagaimana kemungkinan teh hijau menawarkan pencegahan terhadap kecacatan, tim Tomata mencatat bahwa salah satu studi baru-baru ini menemukan ekstrak teh hijau tampaknya dapat meningkatkan kekuatan otot tungkai wanita lansia.
Teh hijau dan ekstrak yang dianggap aman dalam jumlah kecil mengandung jumlah kafein dan vitamin K dalam jumlah kecil pula, yang berarti dapat mengganggu obat yang mencegah pembekuan darah.
Selasa, 01 Maret 2011
Redakan Lelah dengan Minum Teh
Meluangkan waktu untuk minum secangkir teh sangat bermanfaat untuk meningkatkan kekuatan otak. Tak hanya itu, santai sejenak sambil menyeruput secangkir teh juga bisa mengusir lelah.
Sebelumnya, sebuah studi baru pernah mengungkap bahwa secangkir teh bisa membantu Anda memecahkan teka-teki silang lebih cepat.
Seperti dikutip dari Daily Mail, bahan alami yang ditemukan dalam secangkir teh dapat meningkatkan kekuatan otak dan meningkatkan kewaspadaan. Dan kemudian dilakukan studi untuk mengetahui manfaat teh lebih jauh.
Dari hasil studi ini para peneliti melihat pengaruh bahan kimia kunci yang ditemukan pada teh yang mempengaruhi kinerja mental dari 44 relawan muda.
Efek dari bahan ini, asam amino yang disebut L-theanine yang juga ditemukan dalam teh hijau dan kafein yang biasa ditemukan juga dalam secangkir teh, masing-masing dibandingkan.
Secara signifikan bahan aktif dalam teh meningkatkan akurasi sejumlah tugas para relawan yang minum teh setelah menit 20 dan 70, dibandingkan dengan plasebo. Tak hanya itu, dari penelitian ini kewaspadaan peminum teh juga tinggi.
Teh juga ditemukan bisa mengurangi rasa lelah di antara para sukarelawan terutama pada mereka yang berusia di bawah 40 tahun. Hal ini diungkapkan para peneliti Belanda yang melaporkan temuan mereka dalam jurnal Gizi Neuroscience.
"Hasil penelitian menunjukkan kombinasi dari teh juga membantu untuk memfokuskan perhatian pada tugas kognitif, "kata mereka.
Percobaan sebelumnya telah menunjukkan bahwa menambahkan susu dalam secangkir teh tidak mempengaruhi penyerapan flavonoid atau antioksidan dan juga tidak mengganggu atau pun berefek negatif untuk kesehatan.
Mengonsumsi teh juga bermanfaat menurunkan resiko penyakit jantung, kanker dan parkinson. Penelitian lain menunjukkan minum teh secara teratur selama sepuluh tahun atau lebih dapat membantu meningkatkan kepadatan tulang.
Langganan:
Postingan (Atom)



