# #

Righteous Kill

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit nisl in ...

Quisque sed felis

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit nisl in ...

Etiam augue pede, molestie eget.

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit nisl in ...

Hellgate is back

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit ...

Post with links

This is the web2feel wordpress theme demo site. You have come here from our home page. Explore the Theme preview and inorder to RETURN to the web2feel home page CLICK ...

Tampilkan postingan dengan label windows 11 application. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label windows 11 application. Tampilkan semua postingan

Minggu, 16 Januari 2022

Notepad di Windows 11 Diperbarui, Ada Dark Mode Lho

Microsoft terakhir memperbarui Notepad pada 2018 lalu, dan kini akhirnya mereka memperbarui aplikasi text editor tersebut untuk Windows 11.

 

Pada pembaruan kali ini Microsoft mencoba menebus lambatnya kehadiran pembaruan tersebut dengan melakukan perubahan UI besar-besaran, termasuk pinggiran yang membulat, tampilan menu baru, dan juga laman pengaturan baru.

 

Tampilan antarmukanya ini diperbarui menggunakan Mica, sebuah tampilan antarmuka dinamis yang cukup transparan, sehingga warnanya akan mengikuti warna laman yang ada di belakangnya, seperti wallpaper yang dipakai di desktop.



Hal yang juga baru dari Notepad adalah dark mode, di mana pengguna bisa mengaktifkannya lewat laman pengaturan. 

 

Namun khusus untuk yang sudah mengaktifkan dark mode di Windows 11, Notepad akan mengikuti pengaturan dark mode dari Windows 11.

 

Soal kemampuan pengolahan teks pun ada fitur baru. Yaitu fitur search/find/replace yang lebih baik, serta terlihat lebih modern dan lebih mudah digunakan, demikian dikutip dari Techspot.



Lalu pengembang Notepad pun menambahkan fitur undo multi level, yang kabarnya merupakan fitur paling banyak diminta oleh komunitas.

 

Microsoft pun mengaku mengetahui kalau Notepad versi sebelumnya masih punya beberapa bug yang perlu diperbaiki, dan mereka berjanji akan memperbaiki masalah itu ke depannya.

 

Notepad baru untuk Windows 11 ini baru tersedia untuk Windows 11 Insider, dan bisa ditemukan lewat Microsoft Store. 

 

Pengguna Windows 11 non Insider tentu harus bersabar untuk bisa menjajal Notepad anyar.

 

Pada pembaruan yang dirilis 2018, Notepad memperkenalkan beberapa hal baru seperti shortcut baru dan peningkatan fitur find/replace serta word-wrap. Namun setelahnya, tak ada pembaruan sama sekali untuk Notepad.

 

Di sisi lain, text editor buatan pihak luar Microsoft terus berkembang, baik yang gratis maupun berbayar, seperti Sublime Text, Notepad++, dan Atom.

baca keseluruhan - Notepad di Windows 11 Diperbarui, Ada Dark Mode Lho

Sabtu, 16 Oktober 2021

PC Tak Dukung Windows 11, Coba Pakai Linux Ini Tampilannya Mirip

Windows 11 telah dirilis oleh Microsoft, namun tidak semua PC mendapatkan pembaruan sistem operasi ini.


Bila perangkat kamu salah satunya tapi tetap ingin merasakan update dari penerus Windows 10, bisa menggunakan Linux satu ini.



Namanya Windowsfx 11, sistem operasi ini membawa beberapa elemen desain Windows 11 ke PC lama kamu.



Tidak hanya menambahkan Start Menu tetapi juga Taskbar baru dengan ikon di tengah, tema tembus pandang, mode gelap , dan berbagai fitur lainnya.



Sistem operasi berbasis Ubuntu ini bahkan menambahkan asisten virtual mirip Cortana yang disebut Helloa.



Windowsfx 11 secara membawa browser Edge, Teams, Skype, PowerShell, Office Online dan lainnya,



Windowsfx menghadirkan semua alat utama Microsoft Windows 10, termasuk panel kontrol, layar konfigurasi, login dan lainnya.



Bahkan sang pengembang turut memastikan kalau sistem operasinya ini dapat menjalankan program .exe dan.



msi secara native dengan klik dua kali seperti pada Microsoft Windows.


Kamu dapat melihat video demo di bawah ini untuk mendapatkan gambaran tentang bagaimana tampilannya di PC kamu:


Sistem yang dibutuhkan



Untuk bisa menjalankan Windowsfx 11, perangkat minimal ditenagai prosesor dual-core, RAM 2 GB dan penyimpanan internal 22 GB.



Tapi disarankan menggunakan prosesor quad-core, RAM 4 GB dan memori internal 50 GB.



Salah satu keunggulan OS ini adalah pengguna tidak memerlukan komponen perangkat keras tambahan atau persyaratan keamanan seperti chip TPM untuk menjalankannya di sistem mereka.



Selain itu, OS ini juga mendukung platform berbasis ARM, termasuk Raspberry Pi.


Cara mendapatkan Windowsfx 11


Windowsfx 11 tersedia bersamaan dengan dirilisnya Windows 11, yakni 5 Oktober.



Kamu bisa mendapatkan sistem operasi ini secara cuma-cuma.



Namun bila ingin menggunakan versi Profesional dengan biaya yang masih terjangkau, yakni USD 20 atau kisaran Rp 285 ribu.



Versi Profesional akan mendapatkan asisten suara, Microsoft Active Directory, OneDrive di file manager dan dukungan dari tim pengembangan.



Kamu dapat mengunduh Windowsfx 11 dari situs resminya di sini.



baca keseluruhan - PC Tak Dukung Windows 11, Coba Pakai Linux Ini Tampilannya Mirip

Rabu, 06 Oktober 2021

PC Kamu Mendukung Windows 11? Cek Pakai Aplikasi Ini

Windows 11 akan dirilis 5 Oktober mendatang. 

 

Mendekati waktu perilisan, Microsoft menghadirkan aplikasi untuk mempermudah siapa pun memeriksa apakah PC mereka mendukung penerus Windows 10.

 

Aplikasi bernama PC Health Check, yang sebelumnya tersedia untuk Windows Insiders, sekarang dapat diunduh oleh pengguna umum. 

 

Jika kamu tidak yakin apakah PC yang digunakan dapat menjalankan Windows 11, menjalankan PC Health Check menjadi cara termudah untuk memastikannya.

 

Microsoft awalnya merilis aplikasi PC Health Check ketika pertama kali mengumumkan Windows 11. 

 

Tetapi karena kontroversi mengenai persyaratan sistem, aplikasi tersebut akhirnya ditarik untuk sementara.

 

Akhir bulan lalu Microsoft merilis daftar CPU yang didukung. 

 

Microsoft mengatakan bahwa sebagian besar prosesor Intel 7th Gen dan AMD Zen 1 tidak memenuhi syarat untuk peningkatan. 

 

Tetapi tidak akan memblokir instalasi manual menggunakan ISO.

 

Sedangkan untuk laptop berbasis ARM, diperlukan chip Qualcomm Snapdragon 850 atau yang lebih baru, termasuk prosesor SQ Microsoft. Berikut spesifikasi minimum PC untuk Windows 11:

 

Spesifikasi Minimum PC untuk install Windows 11
 

Komponen : Minimium
 

Prosesor : Prosesor 64-bit yang kompatibel (x86-64 atau ARM64) dengan kecepatan clock minimal 1 GHz dan minimal 2 core
 

RAM : Minimal 4 GB
 

Memori internal : Setidaknya 64 GB
 

Sistem Firmware : UEFI
 

Keamanan : Secure Boot, enabled by default Trusted Platform Module (TPM) version 2.0
 

Kartu grafis : Kompatibel dengan DirectX 12 atau lebih baru dengan driver WDDM 2.0
 

Display : Layar dengan resolusi HD (720p) dengan ukuran minimum 9 inch dan satuan warna 8 bit
 

Koneksi internet dan akun Microsoft : Koneksi internet dan akun Microsoft diperlukan untuk menyelesaikan pengaturan pertama kali di Windows 11 Home.

 

Jika Anda tidak ingin repot untuk memeriksa semua itu sendiri, kamu dapat mengunduh dan menginstal PC Health Check di sini.

baca keseluruhan - PC Kamu Mendukung Windows 11? Cek Pakai Aplikasi Ini

Kamis, 26 Agustus 2021

Microsoft Paint di Windows 11 Diperbarui, Seperti Apa?


Pengguna bisa menyisipkan teks dalam gambar. Foto: Windows Latest

 

Microsoft pernah ingin membunuh Paint pada 2017, namun rencana tersebut urung dilakukan. 

 

Aplikasi menggambar ini masih tetap dipertahankan hingga Windows 11, bahkan tampilan dan fiturnya diperbarui oleh raksasa teknologi yang bermarkas di Redmond, AS itu.

 

Dibandingkan aplikasi menggambar lainnya, kemampuan Microsoft Paint memang tertinggal jauh di belakang. 

 

Namun kesederhanaan, kecepatan dan kemudahan penggunaan telah membuat aplikasi ini masih menjadi favorit di antara pengguna Windows.

 

Karenanya itu keputusan Microsoft untuk memusnahkan Paint demi memberi jalan aplikasi Paint 3D yang lebih baru langsung menuai kecaman dari pengguna. 

 

Akhirnya perusahaan besutan Bill Gates ini luluh dan mengurungkan niat untuk menghapus aplikasi yang sudah berusia 36 tahun itu dari sistem operasinya.

 

Microsoft pun malah memoles aplikasi gambar ini dengan fitur baru. Pada tahun 2019 diberikan fitur aksesibilitas baru.

 

Kini di Windows 11, bersamaan dengan Snipping Tool, Windows Calculator, Mail & Calendar dan aplikasi default lainnya, Microsoft Paint juga diperbarui. 

 

Bos Windows Panos Panay belum lama ini membagikan video singkat memperlihatkan bahasa desain Fluent Design pada Microsoft Paint.

 

Aplikasi Paint telah diberikan ikon baru, jendela dengan sudut membulat, serta dukungan untuk tema dark mode. Menu konteks turut didesain ulang.

 

Seperti Windows File Explorer, aplikasi Microsoft Paint akan mendapatkan menu header baru yang disebut 'command bar' yang akan menggantikan menu bergaya ribbon-style yang selama ini dipakai. Ini membuat Paint akan terasa jauh lebih modern dan dioptimalkan untuk perangkat berbasis sentuhan.


Tools gambar di Microsoft Paint di Windows 11.

 

Microsoft mengoptimalkan kontrol untuk pengguna tablet dan desktop. 

 

Misalnya,kamu dapat mengklik ikon 'A' untuk menyisipkan teks langsung ke gambar dan mengubah perataan atau gaya font dari menu dropdown baru.

 

Kendati tidak mendapatkan fitur pengeditan lanjutan, untungnya MS Paint tidak kehilangan fitur utamanya dan sangat ideal jika kamu ingin membuat sedikit penyesuaian pada gambar.


Kamu masih dapat me-resize dan crop gambar. Selain itu dapat menggunakan Select Tools (star, rectangle, dll), Eraser, Fill Tool, Pick Color, Pencil and Brush, Airbrush dan lainnya. 

 

Microsoft juga tampaknya sedang menguji cara baru untuk memilih jenis kuas, dan telah dioptimalkan untuk pengguna berbasis sentuhan.

 

Microsoft Paint baru akan mulai diluncurkan ke Windows Insiders dalam beberapa minggu mendatang.


baca keseluruhan - Microsoft Paint di Windows 11 Diperbarui, Seperti Apa?

Rabu, 25 Agustus 2021

Pengguna Windows 11 Bakal Sulit Ganti Default Browser

Microsoft kembali mengubah sistemnya untuk mengganti browser default. Dari yang sebelumnya cukup mudah di Windows 10, menjadi rumit di Windows 11.

 

Meskipun Microsoft mempunyai banyak perubahan bagus di tampilan antarmuka Windows 11, pembuat browser seperti Mozilla, Opera, dan Vivaldi mengeluhkan perubahan cara penggantian browser default di Windows 11 ini.

 

Perubahan ini pada awalnya tak terlalu kelihatan, karena masih mirip dengan langkah penetapan browser default di Windows 10. 

 

Saat pengguna menginstal sebuah browser baru selain Microsoft Edge, akan muncul opsi pemilihan browser saat pengguna membuka sebuah tautan.

 

Dalam opsi ini, pengguna bisa menandai pilihan 'Always use this app' untuk menetapkan browser pilihannya sebagai default. 

 

Sejauh ini, caranya masih sama dengan di Windows 10. Namun jika pengguna lupa menandai pilihan tersebut, maka langkah selanjutnya akan jauh lebih rumit.

 

Pengguna browser yang tak dijadikan browser default di Windows 11 biasanya akan memunculkan opsi untuk mengatur browser tersebut menjadi default. 

 

Opsi tersebut akan membuka menu pemilihan aplikasi untuk dijadikan aplikasi default, termasuk browser.

 

Nah, di menu itulah pengaturannya menjadi sangat rumit. 

 

Jika sebelumnya pengguna hanya perlu memilih browser untuk dijadikan browser default, kini pengguna harus menentukan browser default untuk setiap jenis file.

 

Dalam contoh kasus browser Chrome, pilihan file-nya adalah HTM, HTML, PDF, SHTML, SVG, WEBP, XHT, XHTML, FTP, HTTP, dan HTTPS, demikian dikutip dari The Verge.

 

Proses ini sangatlah panjang dibanding prosesnya di Windows 10 yang sangat simpel, di mana pengguna hanya perlu menentukan aplikasi default untuk secara keseluruhan, bukan per ekstensi file.

 

"Kami sudah meningkatkan kecemasan terhadap tren di windows. 

 

Sejak Windows 10, pengguna harus melakukan tambahan langkah yang tak diperlukan untuk menentukan pengaturan browser default," ujar Selena Deckelmann, senior vice president Firefox.

 

"Hambatan ini setidaknya akan membingungkan pengguna dan didesain untuk meremehkan browser non Microsoft pilihan pengguna," tambahnya.

 

Ada juga Opera yang juga tidak menyukai langkah Microsoft ini, dan menyebut langkah ini dilakukan untuk meningkatkan pengguna browser buatan Microsoft.

 

"Sangat disayangkan ketika pembuat platform mengaburkan kasus penggunaan umum untuk meningkatkan reputasi produk mereka sendiri," ujar Krystian Kolondra, head of browser Opera dalam pernyataannya.


"Kami ingin mengajak para pembuat platform untuk menghormati pilihan pengguna dan membolehkan terjadinya kompetisi di platform mereka. 

 

Melarang pilihan pengguna adalah sebuah langkah mundur," tambahnya.

 

Bahkan bos Android, Chrome, dan Chrome OS Hiroshi Lockheimer pun mengomentari dan juga setengah menyindir langkah Microsoft ini. 

 

Menurutnya ini adalah hal yang ironis karena Microsoft mengklaim sebagai perusahaan yang paling terbuka.

 

"Ini Datang dari perusahaan yang mengklaim jadi yang paling terbuka, dengan 'pilihan paling banyak'," ujar Lockheimer.

 

"Semoga saja ini hanya ada di developer preview, dan versi penuh Windows 11 bisa memenuhi klaim mereka," pungkasnya.

baca keseluruhan - Pengguna Windows 11 Bakal Sulit Ganti Default Browser

Senin, 05 Juli 2021

Microsoft Hapus Internet Explorer dari Windows 11

Setelah lebih dari 20 tahun beroperasi, ini pertama kalinya Windows tidak akan menghadirkan Internet Explorer di sistem operasi terbarunya. Microsoft menghapus Internet Explorer dari Windows 11.

Microsoft sudah punya niatan menghentikan Internet Explorer tahun depan. 

 

Terhitung tanggal 15 Juni 2022, Internet Explorer akan ditinggalkan dan perusahaan yang didirikan Bill Gates ini lebih mengedepankan Microsoft Edge sebagai penggantinya.

 

"Aplikasi desktop Internet Explorer 11 tidak akan tersedia di Windows 11. Microsoft Edge adalah browser default untuk Windows 11," jelas juru bicara Microsoft, dikutip dari The Verge.


Kendati begitu, Microsoft menegaskan bahwa Long-Term Servicing Channel (LTSC) untuk Windows 10 masih bisa menggunakan Internet Explorer. 

 

Sedangkan bagi pengguna Windows 11, mereka akan dialihkan penggunaan Internet Explorer ke Microsoft Edge.

 

Sebelum Miscrosoft benar-benar mengakhiri riwayat Internet Explorer, perusahaan piranti lunak ini secara bertahap tidak lagi menggunakan browser tersebut. 

 

Seiring berjalannya waktu, Microsoft tidak akan lagi mendukung Internet Explorer 11 untuk layanan online Microsoft, seperti Office 365, Outlook dan lainnya pada 17 Agustus mendatang.

 

Beberapa hari lalu, Microsoft baru saja mengumumkan kehadiran Windows 11 ke publik. 

 

Sistem operasi yang ditawarkan edisi kali ini membawa antarmuka sederhana, peningkatan kinerja, pengalaman multitasking dan lain sebagainya.

 

Windows 11 memboyong banyak fitur baru, mulai dari menempatkan tombol Start ke tengah, menyediakan tema Dark Mode, aneka Widget yang menarik, fitur Snap Layout, menawarkan game Xbox, mengintegrasikan Teams, memberikan tampilan berbeda di Windows Store, dan penggunaan aplikasi android.


Namun, perlu diingat, ada syarat tertentu yang harus dipenuhi agar detikers bisa menjalankan Windows 11, yakni pastikan prosesor perangkat kalian minimal sekali 1 GHz dengan dua core.

 

Kemudian, perangkat tersebut sudah RAM 4GB dan menyisihkan storage sebanyak 64GB, DirectX 12 dan layar minimal 9 inch 720p. 

 

Selain itu, kalian harus memastikan memiliki Trusted Platform Module (TPM) 2.0.

 

Modul TPM ini seharusnya ada di semua PC, namun ada kemungkinan belum diaktifkan di BIOS. 

 

Bila kalian belum mengaktifkannya, maka PC yang dimiliki tidak akan kompatibel dengan Windows 11.

baca keseluruhan - Microsoft Hapus Internet Explorer dari Windows 11

    Twitter Bird on The Tree by Tutorial Blogspot

    iklan from adsense