# #

Righteous Kill

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit nisl in ...

Quisque sed felis

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit nisl in ...

Etiam augue pede, molestie eget.

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit nisl in ...

Hellgate is back

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit ...

Post with links

This is the web2feel wordpress theme demo site. You have come here from our home page. Explore the Theme preview and inorder to RETURN to the web2feel home page CLICK ...

Tampilkan postingan dengan label manfaat memelihara hewan untuk kesehatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label manfaat memelihara hewan untuk kesehatan. Tampilkan semua postingan

Rabu, 18 Juli 2012

Kucing Sebabkan Schizophrenia?


Bila Anda memelihara kucing, sebaiknya kini tidak terlalu sering bermain dengan kucing Anda. Ilmuwan mengklaim parasit yang ditularkan kucing bisa menyebabkan schizophrenia pada pemiliknya.
Penelitian di Leeds University menunjukkan bahwa parasit mempengaruhi produksi dopamin, senyawa kimia yang membawa pesan ke otak untuk mengendalikan gerak, kognitif dan perilaku, sehingga memicu terjadinya schizophrenia dan gangguan bipolar lainnya.
Parasit ini menginfeksi otak dengan membentuk kista dalam sel dan menghasilkan enzim yang disebut tyrosine hydroxylase, yang diperlukan untuk dopamin.
Schizophrenia merupakan gangguan yang terjadi pada fungsi otak. Penderitanya selalu mengalami halusinasi atau delusi, perilaku tidak teratur, penarikan sosial dan perilaku katatonik.
Parasit ini ditularkan kucing melalui kotorannya, yang biasa dikenal dengan Toxoplasma gondii dan merupakan mikroba yang menyebabkan toxoplasmosis. Inilah yang menjadi penyebab mengapa ibu hamil diminta untuk menghindari kontak dengan kotoran kucing.
Sejak tahun 1920, dokter telah mengklaim bahwa wanita yang terinfeksi toxoplasmosis selama kehamilan dapat menularkan penyakit ke janin, yang mengakibatkan kerusakan otak parah pada bayi, bahkan menyebabkan kematian.
Pada orang dewasa, penyakit ini mirip dengan gejala flu, dimana parasit ini menekan sistem kekebalan tubuh hingga akhirnya penderitan menjadi sakit parah dengan komplikasi seperti encephalitis (radang otak).
Namun, meskipun begitu parasit yang sudah masuk didalam tubuh manusia, masih harus kembali ke dalam tubuh kucing untuk melakukan reproduksi secara seksual.
Penelitian menggunakan tikus menemukan bahwa tikus yang terinfeksi lebih aktif bermain dalam roda putar dibandingkan mereka yang tidak. Tikus yang terinfeksi juga kurang waspada terhadap predator. Sehingga, tikus lebih mudah ditangkap oleh kucing dan parasit dapat terus melanjutkan siklus hidupnya.
baca keseluruhan - Kucing Sebabkan Schizophrenia?

Memelihara Anjing Bagi Kesehatan


Anjing memang sudah menjadi sahabat manusia. Salah satu manfaat kesehatan yang bisa dirasakan dengan memelihara anjing adalah perasaan lebih rileks dan hewan ini juga asyik untuk dijadikan teman saat melakukan jogging.

Berikut ini beberapa manfaat memelihara anjing yang bisa membantu seseorang saat menderita 6 penyakit ini, seperti dilansir melalui Dailymail.
Diabetes
Anjing bisa mendeteksi perubahan bau badan yang menunjukkan adanya gejala gula darah yang terlalu rendah pada penderita diabetes tipe 1. Hal ini dapat terjadi karena penderita tidak cukup makan atau secara tidak sengaja memakai insulin terlalu banyak. Sayangnya, beberapa penderita diabetes tidak melihat tanda-tanda peringatan, seperti muka pucat dan gemetar.
Autisme
Organisasi Dogs for the Disable memberikan pelatihan gratis untuk anjing keluarga agar dapat membantu anak autis. Penelitian menunjukkan bahwa anak-anak yang memiliki gangguan spektrum autisme mengalami penurunan kadar hormon kartisol (hormon stres) setelah menghabiskan waktunya bermain dengan anjing peliharaannya. Kehadiran anjing bisa mengurangi kecemasan dan perilaku agresif pada anak autis dalam hitungan minggu.
Nyeri
Sebuah lembaga amal Paws menggunakan jenis anjing Xoloitzcuintli untuk membantu mereka yang mengalami nyeri kronis yang disebabkan oleh sebuah kondisi, seperti fibromyalgia. Anjing Xoloitzcuintli ini tidak memiliki bulu, sehingga lebih panas saat disentuh. Saat anjing meringkuk di dekat pemiliknya, maka kehangatan tubuh anjing hampir sama dengan alat seperti bantal pemanas.
Demensia
Sebuah penelitian yang baru-baru ini diterbitkan dalam Western Journal of Nursing Research menemukan anjing rumahan membantu mengurangi agitasi pada pasien Alzheimer dan meningkatkan interaksi sosial. Anjing jenis Labradors dan Retriever bisa dilatih dengan cepat untuk penderita demensia agar penderita bisa makan dan minum obat tepat waktu, serta mengambil waktu istirahat dan tidur bila diperlukan.
Epilepsi
Hebatnya, anjing bisa dilatih untuk bertindak sebagai sistem peringatan ketika penderita epilepsi mengalami kejang-kejang. Diperkirakan anjing bisa mencium perubahan kimia dalam tubuh yang terjadi sebelum kejang.
Narkolepsi
Penyakit ini menyebabkan penderitanya jatuh tertidur saat menjalani rutinitas sehari-hari secara mendadak. Anjing ini bisa menangkap perubahan aroma tubuh penderitanya ketika serangan narkolepsi akan terjadi. Selain itu, anjing ini juga akan menjilati dan menyenggol pemiliknya saat tiba-tiba tertidur sampai orang tersebut terbangun.
baca keseluruhan - Memelihara Anjing Bagi Kesehatan

    Twitter Bird on The Tree by Tutorial Blogspot

    iklan from adsense