# #

Righteous Kill

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit nisl in ...

Quisque sed felis

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit nisl in ...

Etiam augue pede, molestie eget.

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit nisl in ...

Hellgate is back

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit ...

Post with links

This is the web2feel wordpress theme demo site. You have come here from our home page. Explore the Theme preview and inorder to RETURN to the web2feel home page CLICK ...

Tampilkan postingan dengan label internet security online shop. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label internet security online shop. Tampilkan semua postingan

Jumat, 03 Mei 2013

Catat! Ini Daftar Toko Online Abal-abal

Peredaran toko online fiktif sudah kian merisaukan. Jumlahnya pun tak sedikit, sudah lebih dari 30 situs yang terdeteksi.

Ironisnya, trafik ke situs online shop fiktif tersebut cukup padat, dimana setiap hari menjaring lebih kurang 15.000 pengakses unik dengan pageview lebih dari 100.000 per hari.

Sebagai perbandingan, menurut catatan Alexa, situs resmi seperti Tokopedia.com hanya mencatat pengakses unik 14.450 pengakses per hari, bri.co.id 67.977 pageview per hari, dan telkom.co.id menjaring 19.740 pengunjung unik dengan pageview 38.690 per hari.

Namun pembuat online shop fiktif ini hanya dalam waktu kurang dari 8 bulan dan hanya bermodalkan uang Rp 100.000 -- untuk membeli domain dan kemampuan webhosting -- bisa meraih trafik yang cukup tinggi.

Kalau kemampuan ini disalurkan untuk kegiatan yang positif tentunya akan memberikan hasil dan sumbangan yang besar bagi kemajuan internet Indonesia. Ya, asalkan Anda bersedia bekerja keras dan jangan mencari keuntungan jangka pendek di atas penderitaan orang lain (penipuan).

Menurut pantauan Vaksincom, satu situs online shop fiktif, pageview-nya dalam sehari bisa mencapai 3.092 dengan total pengunjung unik 442 per hari. Dalam 2 bulan saja page view salah satu situs online shop fiktif mencapai 102.491 atau rata-rata 51.000 page view per bulan (lihat gambar 1).

Jadi kalau dirata-rata untuk 34 situs onlineshop fiktif tersebut pageviewnya per hari sekitar 3.092x34 situs = 100.000 pageview dengan jumlah pengakses unik 15.000 orang.

Ke-34 toko online abal-abal ini hanya yang teridentifikasi oleh Vaksincom. Dan kenyataannya masih banyak sekali situs serupa di luar 34 online shop fiktif ini sehingga angka nyatanya harusnya di atas perhitungan di atas.

Gambar 1: Page hit salah satu dari online shop fiktif yang masih aktif sampai hari ini menurut histat.com
Pada awalnya, Vaksincom juga berpikiran bahwa sulit menipu orang dengan teknik seperti itu dan para pengguna internet kebanyakan sudah mengetahui hal ini.

Namun kelihatannya fakta menunjukkan hal yang berbeda karena situs-situs online shop fiktif ini walaupun sudah banyak yang ditutup dan pelakunya ditangkapi oleh polisi namun makin hari makin banyak dan bukannya berkurang.

Artinya aktivitas penipuan model ini banyak yang menuai hasil sehingga penipu makin menggencarkan aksinya.

Menurut data dari internetworldstats.com, pengakses internet Indonesia per 30 Juni 2012 mencapai angka 55 juta pengakses dengan pemilik akun Facebook 51 juta akun, tentu angka ini menggiurkan siapapun termasuk penipu online.

Menurut fakta di lapangan, pengakses internet awam yang kurang terupdate dengan perkembangan terbaru jumlahnya jauh lebih besar daripada pengakses internet selalu terupdate dengan informasi terbaru, termasuk informasi mengenai penipuan online shop fiktif ini.

Teknik yang digunakan pelaku adalah teknik kuno yang memberikan iming-iming harga murah dengan desain situs yang keren dan gambar-gambar produk yang tidak kalah keren dengan situs resmi yang tidak fiktif.

Malah dalam kenyataannya, gambar-gambar yang digunakan oleh toko online fiktif adalah gambar/foto dari toko di dunia nyata yang digunakan secara ilegal dengan tujuan mendapatkan kepercayaan dari pengunjungnya.

Ciri khas toko online fiktif adalah mereka akan meminta korbannya untuk melakukan transfer dana terlebih dahulu ke rekening bank yang telah dipersiapkan dan nomor rekening bank ini tidak pernah ditampilkan di situs dan hanya menampilkan nomor telepon ponsel.

Dan semuanya menggunakan nomor telepon seluler pra bayar yang dengan mudah diganti jika aktivitas penipuannya berhasil memakan korban. Alamat toko masih banyak yang menggunakan alamat Batam, dan beberapa mulai menggunakan lokasi lain seperti Roxy Mas dan Bali.

Adapun ke 34 situs yang terdentifikasi oleh Vaksincom sebagai toko online palsu adalah sebagai berikut:

1.http://allsalam-elektronik.hourb.com/
2.http://andika77shop.blogspot.com/
3.http://anitaphoneshop.com/ (lihat gambar 2)

Gambar 2: Anita Phoneshop situs onlineshop fiktif
4.http://anugerahelektronik.com/page/10/
5.http://aulaelectroshop.com
6.http://batamzentralelektronik.com/
7.http://batarashoping.com/
8.http://graha-shop.com/page/11/
9.http://hidayahonlineshop.com/toko/
10.http://lestarionlineshop.com/page/6/
11.http://nagoyaonlinestore.com/
12.http://panbilelektronika.com/
13.http://tokobagusphone.com/ (lihat gambar 3)

Gambar 3: Nama toko bagus phone dipilih kemungkinan karena ada kemiripan dengan tokobagus.com
14.http://tribunjayaelektronikshop.com/page/9/
15.http://www.batamshopping.us/toko/
16.http://www.batavia-elektronik.com/toko/ (lihat gambar 4)

Gambar 4: Nama Batavia juga digunakan sebagai nama toko
17.http://www.britama86.com/toko/
18.http://www.garudaplazashop.com/toko/iphone
19.http://www.gebyarprima.com/contact-form.php
20.http://www.indoceluler.com/ (lihat gambar 5)

Gambar 5: Domain Indoceluler cukup menarik, sayangnya digunakan untuk aktivitas penipuan.
21.http://www.kaulaelektronik.com/toko/
22.http://www.kotawisataelektronik.com/
23.http://www.lautancentralelektronik.com/toko/
24.http://www.luckypalza.com/toko/
25.http://www.media-elektronik.com/toko/
26.http://www.nagoyamallshopping.com/toko/
27.http://www.platinumelectronicshop.com/toko/iphone
28.http://www.pon-cell.com/toko/
29.http://www.riankzentraelektronik.com/
30.http://www.setiaelektronik.com/toko/
31.http://www.surgaelektronik.com/toko/
32.http://www.wahana-elektronik.com/toko/
33.http://www.wahanaonlineshop.com/toko/
34.http://www.zeroelektronika.com/toko/

Bala Bantuan

Selain divisi cybercrime Polri yang mulai memperhatikan gerak-gerik penipu dan banyak penipu yang mulai ditangkap, banyak pula netter yang peduli dengan hal ini dan berusaha membantu Anda, baik menginformasikan situs penipu secara online di situsnya atau telepon yang dapat Anda hubungi.

Salah satunya adalah www.polisionline.com yang dinakhodai oleh Erwan Saputra, seorang mahasiswa dari STMIK Asia di Malang.www.asia.ac.id. (lihat gambar 6)

Gambar 6: Polisionline.com yang aktif menginformasikan daftar situs penipu dan melayani informasi situs penipu secara gratis.
Kalau saja kita semua yang cukup mengerti akan ancaman penipuan ini peduli dan ikut aktif berkontribusi mencegah kejahatan ini dan meluangkan waktu membantu dan menginformasikan kepada masyarakat umum.

Pelan namun pasti kegiatan penipuan ini akan berkurang dan akan sangat menyenangkan jika aktivitas penipuan ini berkurang bukan karena penipunya ditangkap saja.

Tetapi karena kita berhasil mendidik dan memberikan informasi kepada masyarakat sehingga menjadi lebih cerdas dan tidak mudah tergiur atau percaya dengan aksi penipuan ini.

Ingat! Komunitas cyber yang lebih cerdas akan membuat Indonesia lebih tangguh bersaing di dunia internasional.
baca keseluruhan - Catat! Ini Daftar Toko Online Abal-abal

Minggu, 28 April 2013

Selain Situs Porno, DNS Nawala Hadang Toko Online Palsu

Yayasan Nawala Nusantara (Nawala), pengelola layanan DNS Nawala, tak cuma memblokir situs porno yang beredar di Indonesia. Mereka juga memiliki peran dalam melindungi pengguna internet dari situs-situs penipuan alias fraud e-commerce.

Seperti diketahui, e-Commerce adalah bagian dari internet yang berkembang dengan pesat di Indonesia. Survei yang dilakukan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mencatat nilai transaksi e-commerce pada tahun 2012 mencapai Rp 126 triliun.

Jumlah tersebut meningkat dua kali lipat dibandingkan dengan tahun 2011 dimana nilai transaksi e-commerce mencapai Rp 63 triliun.

Hanya saja, e-commerce juga membawa dampak negatif akibat kurangnya pemahaman tentang bagaimana bertransaksi online secara baik dan benar. Akibatnya kerap kali terjadi penipuan dalam jual-beli online.

"Penipuan (fraud) ini berkembang pesat, dimulai dari pemanfaatan social media secara gratis sampai akhirnya berkembang ke pembuatan situs secara terpisah," jelas Yayasan Nawala Nusantara, dalam keterangannya.

Situs-situs tersebut dibangun dengan mudah dikarenakan tersedianya hosting murah (bahkan gratis) dan penggunaan domain dot com yang bebas ketentuan administratif, serta aplikasi e-commerce yang mudah diimplementasikan pada situs-situs tersebut.

Tampilan situs-situs tersebut selintas menyerupai situs-situs e-commerce yang sesungguhnya. Namun jika dicermati banyak kemiripan antara satu situs penipuan dan situs penipuan lainnya.

Misalnya layout yang nyaris seragam, kemudian penggunaan foto atau gambar yang sama. Namun di balik semua kemiripan itu, yang paling menandakan sebuah situs adalah situs penipuan yaitu penawaran harga barang yang super murah, meskipun ada beberapa situs yang menawarkan potongan harga mendekati kewajaran.

"Trik super murah seperti ini ternyata cukup berhasil memangsa korban, mulai dari kalangan yang baru 'melek internet' sampai kelompok yang sudah paham tata cara berinternet dengan baik dan benar yang harusnya mampu bersikap lebih kritis terhadap penawaran yang tidak masuk akal sehat," lanjut Nawala.

Hanya saja, sebagian besar dari korban ini enggan melaporkan kejadiannya, sehingga kasus-kasus penipuan seperti ini menyerupai puncak gunung es.

"Demi melindungi para konsumen dan menjaga momentum perkembangan e-commerce, DNS Nawala yang lebih dikenal sebagai penghalau kandungan pornografi dan judi di internet, sejak lama sudah ikut berperan serta dalam melindungi konsumen dari modus penipuan melalu situs e-commerce palsu," Nawala melanjutkan.

DNS Nawala secara rutin melakukan pencarian langsung terhadap situs-situs penipuan, selain menerima pelaporan dari pengguna internet ataupun pemangku kepentingan lainnya.

"Sampai saat ini sudah terdata lebih dari 600-an situs penipuan online, dan masih terus akan bertambah. Untuk itulah kami menghimbau pengguna inetrnet untuk berhati-hati dlm melakukan transaksi online, dan untuk lebih menambah keyakinan dalam bertransaksi, gunakan DNS Nawala –- 180.131.144.144 dan 180.131.145.145 -- sebagai DNS utama," mereka menandaskan.
baca keseluruhan - Selain Situs Porno, DNS Nawala Hadang Toko Online Palsu

    Twitter Bird on The Tree by Tutorial Blogspot

    iklan from adsense