Tampilkan postingan dengan label about instagram video. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label about instagram video. Tampilkan semua postingan
Minggu, 23 Juni 2013
Instagram Video, Fitur Baru Siap Jegal Vine
Instagram Video: Inilah 6 Kelebihannya Dibanding Vine
Facebook lusa lalu merilis Instagram Video. Sebuah fitur baru disuntikkan keInstagram terkait kemampuannya untuk berbagi video. Berikut disajikan 6 alasan mengapa harus tinggalkan Vine, sebuah aplikasi yang sama milik Twitter.
1. Clip Editing
Tak hanya mampu merekam gambar dan mengunggahnya dalam bentuk klip per klip, proses penyuntingan klipnya pun cukup mudah. Jika ada klip yang disuka atau dinilai miliki kualitas pengambilan gambar buruk, menghapusnya juga cukup simple.
2. Cover Frame
Di video yang dibagikan ke Vine, tiap video miliki cover atau sampul. Namun sampul ini biasanya default di video detik pertama. Instagram menyempurnakannya dengan membebaskan pengguna memilih sampul secara suka-suka di detik berapapun.
3. Video Filter
Laiknya di fitur berbagi foto, di fitur berbagi video Instagram juga hadirkan filter. Jumlahnya pun cukup banyak, 13 video filter.
4. Tap to Focus
Ketika mengambil video dengan Instagram, jika ponsel bergerak atau tangan yang memagang tidak tenang, maka objek yang dibidik susah untuk difokoskan. Instagram hadirkan fitur ini untuk kemudahan itu.
5. Image Stabilization
Instagram suntikkan fitur ini dalam Cinema. Secara sederhana, fitur ini memungkinkan mengubah video yang ada laiknya diambil oleh kameramen profesional.
6. Video Frame
Seperti di fitur foto, Istagram miliki frame pula di fitur berbagi video. Vine tak miliki fitur ini atau lima fitur lainnya di atas. Jadi, masih enggan beralih ke Instagram Video?
Kamis, 20 Juni 2013
Instagram Tambah Fitur Berbagi Video, Bagaimana Nasib Vine?
Gencar diberitakan jika Instagram bakal disuntikkan fitur berbagi video olehFacebook. Fitur itu bahkan akan dirilis pada pekan ini. Jika menilik aplikasi berbagi video di jejaring sosial, nama Vine adalah garda depan. Jika FB serius dengan niatannya itu, bagaimana nasib aplikasi milik Twitter ini?
Vine memang unik.
Idenya sederhana namun menarik. Vine seperti induknya, Twitter. Microblogging ini miliki keterbatasan karakter. Sangat singkat, hanya 140 karakter saja. Ini bahkan lebih pendek daripada SMS. Pun juga dengan Vine, durasi video yang bisa dibagikan hanya enam detik saja.
Idenya sederhana namun menarik. Vine seperti induknya, Twitter. Microblogging ini miliki keterbatasan karakter. Sangat singkat, hanya 140 karakter saja. Ini bahkan lebih pendek daripada SMS. Pun juga dengan Vine, durasi video yang bisa dibagikan hanya enam detik saja.
Bahkan, Vine hingga dijuluki Instagram-nya video. Facebook, bukan kali ini saja ‘mencomot’ ide dari aplikasi kondang lain. Facebook Poke misalnya, yang mengloning konsep Snapchat. Dan hasilnya, aplikasi itu berantakan. Tak begitu populer. Bilamana Instagram video serupa dengan Facebook Poke, sah-sah saja miliki asumsi bakal bernasib sama.
Namun, jangan lupa jika Instagram sudah sangat populer sebelum dicaplokFacebook. Aplikasi ini kondang di iPhone dan semakin tambah menggila tatkala hijrah ke Android. Pendek kata, separah apapun Facebook mengotak-atik fitur Instagram, aplikasi ini tetap miliki tempat di hati penggunanya.
Vine dirilis pada awal tahun ini. Twitter lakukan akuisisi pada startup itu tahun lalu. Mulanya, Vine hanya hadir eksklusif di iOS (iPhone). Namun kemudian aplikasi ini mendarat ke Android. Vine mulai dilirik pengiklan sebab keunikannya. Hadirkan ‘gambar bergerak’ yang tak dimiliki Facebook dan Twitter.
Facebook, beberapa kali mencoba menjegal pesainganya lewat fitur atau produk baru yang mereka telurkan. Tatkala WhatsApp menggelora, mereka rilis Messenger. Snapchat populer di iOS, mereka rilis Facebook Poke. Kini giliran Vine yang coba diusik.
Jika melihat prestasi Messenger dan Snapchat, nampaknya Twitter tak perlu khawatir. Dua produk penjegal di atas juga tak bekerja dengan baik di hati pengguna. Jadi, Vine mungkin tetap akan bertahan, tak perngaruh dengan rencana seabrek Facebook dengan Instagram.
Langganan:
Postingan (Atom)



