- Mentimun. Buah ini mengandung vitamin C, potasium, dan air yang cukup tinggi. Selain itu, mentimun kaya dengan silika yang berfungsi untuk meningkatkan kadar kolagen. Kolagen sangat berpengaruh dalam peremajaan kulit, termasuk untuk mengurangi bekas luka. Caranya, haluskan mentimun dan tempelkan secukupnya pada bekas luka. Lakukan cara ini sampai sampai mendapatkan pengurangan bekas luka yang diinginkan.
- Madu. Madu dapat merangsang regenerasi sel, mengurangi nyeri, mendinginkan kulit, hingga mengurangi bekas luka. Oleskan madu pada bekas luka dan tunggu antara 20-30 menit. Setelah itu bilas pakai air hangat. Sebaiknya lakukan cara ini setiap hari untuk hasil maksimal.
- Teh hijau. Antioksidan teh ini cukup tinggi. Zat antioksi dan Epigallocatechin Gallate (EGCG) dipercaya sebagai salah satu media yan mampu mengurangi bekas luka. Pemakaiannya yaitu siapkan kapas dan basahkan dengan air teh hijau. Usapkan air tersebut ke bekas luka dan lakukan secara rutin tiap hari.
- Daun mint. Untuk mengurangi bekas luka, ambil daun mint secukupnya. Tumbuk daun tersebut dan jadikan scrub untuk kulit yang memiliki bekas luka.
- Lidah buaya. Zat yang berguna untuk regenerasi sel ada tanaman lidah buaya adalah lignin dan asam amino. Penggunaannya, oleskan lendir lidah buaya di tempat bekas luka. Hindari terkena getahnya agar kulit tidak menjadi gatal.
- Mengkudu. Mengkudu memiliki senyawa yang baik untuk menghilangkan luka bakar. Caranya, buatlah jus mengkudu secukupnya. Lalu, basahkan handuk kecil dengan jus tersebut dan kompreskan di bekas luka. Lakukan cara ini dua sampai tiga kali sehari untuk mendapatkan hasil maksimal.
Tampilkan postingan dengan label kesehatan untuk penyakit keloid. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kesehatan untuk penyakit keloid. Tampilkan semua postingan
Jumat, 17 Mei 2013
Tips Menghilangkan Bekas Luka Secara Alami
Bekas luka kadang sulit untuk dihilangkan. Untuk jenis luka yang agak dalam, kerapkali lebih sulit untuk sekadar memudarkan warna bekas luka. Jangan berkecil hati. Ada beberapa bahan alami yang bisa Anda pakai sebagai penghilang atau pemudar bekas luka:
Selasa, 05 Februari 2013
Berbagai Cara Menghilangkan Keloid
Keloid, atau yang umumnya dikenal sebagai bekas luka, adalah suatu bentuk kelainan pada kulit yang ditandai dengan munculnya jaringan parut yang biasanya terjadi usai seseorang melakukan operasi atau mengalami luka gores. Mulanya kulit berwarna kemerahan, diikuti dengan terjadinya tonjolan pada bekas luka atau bekas operasi tersebut.
Keloid yang muncul pada permukaan kulit biasanya berwarna kemerahan dan membentuk seperti kubah. Warna kemerahan tersebut dapat berubah menjadi gelap dan cenderung tidak indah untuk dilihat. Pada beberapa kasus, keloid dapat terus berkembang dan membesar. Namun keloid bukanlah gejala penyakit serius. Ia hanya mengganggu estetika kulit, terutama jika bekas luka berada pada bagian kulit yang mudah terlihat.
Beberapa kasus menunjukkan, keloid dapat muncul dengan sendirinya akibat terjadinya peradangan pada kulit, seperti jerawat. Penyebab lain terjadinya keloid adalah luka bakar dan bekas tindik pada salah satu bagian tubuh. Faktor genetik juga berperan dalam proses pembentukan keloid. Seseorang yang mempunyai “bakat” keloid akan mempunyai risiko terkena keloid yang lebih besar daripada orang lain.
Keloid memang tidak akan mengganggu kesehatan sehingga keberadaannya seringkali dibiarkan. Namun jika Anda merasa keloid telah memberikan pengaruh buruk bagi keindahan kulit Anda, maka keloid juga dapat dihilangkan melalui cara-cara berikut ini:
- Penyuntikkan obat kortikosteroid ke dalam keloid
Suntikan ini tergolong aman dan tidak menyakiti penderita keloid. Keloid akan memudar dan mengempis setelah menerima suntikan maksimal satu kali setiap bulannya.
- Operasi
Bekas operasi Anda juga dapat dihilangkan dengan kembali melakukan operasi. Bedanya, operasi ini dilakukan untuk menghilangkan pemicu terjadinya keloid pada jaringan kulit. Setelah proses operasi dilakukan, biasanya dokter akan memberikan suntikan obat kortikosteroid untuk mendapatkan hasil maksimal. Sayangnya operasi keloid seringkali gagal bahkan dapat memicu pembentukan keloid serupa bahkan lebih besar. Lakukan konsultasi dengan dokter spesialis bedah atau dokter spesialis bedah plastik sebelum Anda memutuskan melakukan tindakan ini.
- Sinar laser
Penggunaan sinar laser juga dapat menjadi solusi bagi keloid pada tubuh Anda. Laser akan sangat berpengaruh dalam membuat keloid menjadi lebih rata dan lebih merah. Pengobatan dengan sinar laser dianggap lebih aman dan lebih murah dibandingkan penanganan dengan operasi. Pengobatan sinar laser cenderung tidak menyakitkan, namun tetap dibutuhkan perawatan pasca pemberian sinar laser. Oleh karena itu, penanganan ini tergolong relatif mahal.
- Gel silikon
Silikon dalam bentuk lembaran juga dapat mengecilkan keloid yang terjadi pada tubuh. Selembar silikon gel dapat digunakan selama beberapa jam per hari, dalam jangka panjang mingguan atau bulanan pada daerah keloid. Hasil yang didapatkan saat penggunaan lembaran ini akan bervariasi.
- Cryotherapy
Ini adalah salah satu teknik pembekuan keloid dengan menggunakan nitrogen cair. Metode ini dapat meratakan keloid sehingga tampak serupa dengan kulit normal di sekitarnya. Sayangnya cryotherapy dapat menggelapkan bagian keloid sehingga tampak berbeda warna dengan kulit di sekitarnya.
- Penyuntikkan interferon ke dalam keloid
Interferon merupakan protein yang diproduksi oleh sistem kekebalan tubuh yang membantu tubuh dalam melawan virus atau bakteri. Penelitian terbaru mengungkapkan, suntikan interferon dapat mengurangi ukuran keloid. Meski demikian, hingga kini belum dapat dipastikan berapa lama jangka waktu hasil suntikan tersebut bertahan pada menghilangnya keloid.
• Penyuntikkan 5-Fluorourasil (5-FU) ke dalam keloid
Metode ini berupa pemberian suntikan yang dilakukan sendiri atau bersama-sama dengan steroid sehingga memaksimalkan pengobatan keloid.
Namun terlepas dari metode pengobatan di atas, lakukan konsultasi seksama dengan spesialis kulit untuk mengetahui metode terbaik mana yang dapat Anda terapkan. Terkadang dibutuhkan kombinasi dari terapi-terapi yang telah dijelaskan di atas untuk menangani kasus keloid.
Keloid yang muncul pada permukaan kulit biasanya berwarna kemerahan dan membentuk seperti kubah. Warna kemerahan tersebut dapat berubah menjadi gelap dan cenderung tidak indah untuk dilihat. Pada beberapa kasus, keloid dapat terus berkembang dan membesar. Namun keloid bukanlah gejala penyakit serius. Ia hanya mengganggu estetika kulit, terutama jika bekas luka berada pada bagian kulit yang mudah terlihat.
Beberapa kasus menunjukkan, keloid dapat muncul dengan sendirinya akibat terjadinya peradangan pada kulit, seperti jerawat. Penyebab lain terjadinya keloid adalah luka bakar dan bekas tindik pada salah satu bagian tubuh. Faktor genetik juga berperan dalam proses pembentukan keloid. Seseorang yang mempunyai “bakat” keloid akan mempunyai risiko terkena keloid yang lebih besar daripada orang lain.
Keloid memang tidak akan mengganggu kesehatan sehingga keberadaannya seringkali dibiarkan. Namun jika Anda merasa keloid telah memberikan pengaruh buruk bagi keindahan kulit Anda, maka keloid juga dapat dihilangkan melalui cara-cara berikut ini:
- Penyuntikkan obat kortikosteroid ke dalam keloid
Suntikan ini tergolong aman dan tidak menyakiti penderita keloid. Keloid akan memudar dan mengempis setelah menerima suntikan maksimal satu kali setiap bulannya.
- Operasi
Bekas operasi Anda juga dapat dihilangkan dengan kembali melakukan operasi. Bedanya, operasi ini dilakukan untuk menghilangkan pemicu terjadinya keloid pada jaringan kulit. Setelah proses operasi dilakukan, biasanya dokter akan memberikan suntikan obat kortikosteroid untuk mendapatkan hasil maksimal. Sayangnya operasi keloid seringkali gagal bahkan dapat memicu pembentukan keloid serupa bahkan lebih besar. Lakukan konsultasi dengan dokter spesialis bedah atau dokter spesialis bedah plastik sebelum Anda memutuskan melakukan tindakan ini.
- Sinar laser
Penggunaan sinar laser juga dapat menjadi solusi bagi keloid pada tubuh Anda. Laser akan sangat berpengaruh dalam membuat keloid menjadi lebih rata dan lebih merah. Pengobatan dengan sinar laser dianggap lebih aman dan lebih murah dibandingkan penanganan dengan operasi. Pengobatan sinar laser cenderung tidak menyakitkan, namun tetap dibutuhkan perawatan pasca pemberian sinar laser. Oleh karena itu, penanganan ini tergolong relatif mahal.
- Gel silikon
Silikon dalam bentuk lembaran juga dapat mengecilkan keloid yang terjadi pada tubuh. Selembar silikon gel dapat digunakan selama beberapa jam per hari, dalam jangka panjang mingguan atau bulanan pada daerah keloid. Hasil yang didapatkan saat penggunaan lembaran ini akan bervariasi.
- Cryotherapy
Ini adalah salah satu teknik pembekuan keloid dengan menggunakan nitrogen cair. Metode ini dapat meratakan keloid sehingga tampak serupa dengan kulit normal di sekitarnya. Sayangnya cryotherapy dapat menggelapkan bagian keloid sehingga tampak berbeda warna dengan kulit di sekitarnya.
- Penyuntikkan interferon ke dalam keloid
Interferon merupakan protein yang diproduksi oleh sistem kekebalan tubuh yang membantu tubuh dalam melawan virus atau bakteri. Penelitian terbaru mengungkapkan, suntikan interferon dapat mengurangi ukuran keloid. Meski demikian, hingga kini belum dapat dipastikan berapa lama jangka waktu hasil suntikan tersebut bertahan pada menghilangnya keloid.
• Penyuntikkan 5-Fluorourasil (5-FU) ke dalam keloid
Metode ini berupa pemberian suntikan yang dilakukan sendiri atau bersama-sama dengan steroid sehingga memaksimalkan pengobatan keloid.
Namun terlepas dari metode pengobatan di atas, lakukan konsultasi seksama dengan spesialis kulit untuk mengetahui metode terbaik mana yang dapat Anda terapkan. Terkadang dibutuhkan kombinasi dari terapi-terapi yang telah dijelaskan di atas untuk menangani kasus keloid.
Senin, 15 Oktober 2012
Menghilangkan Bekas Luka di Tubuh
Tanya:
Bagaimana cara menghilangkan bekas alergi dan bekas luka di sekujur kaki saya? Apa ada tips secara alami selain pergi ke dokter kulit?
Jawab:
Kulit yang sudah ‘luka’ akan susah sekali menghilangkan bekasnya. Yang bisa dilakukan adalah untuk membantu menyamarkan bekas alergi dan luka tersebut, dan mungkin juga hasilnya tidak akan terlalu terlihat banyak.
Beberapa hal yang bisa dilakukan adalah dengan menggunakan body lotion yang biasanya memiliki label ‘memutihkan, ‘lightening’, atau ‘brightening’, untuk membantu menyamarkan bekas alergi dan luka. Biasanya secara keseluruhan, body lotion dengan tipe ini akan membantu mencerahkan warna kulit dan pada saat bersamaan bisa menyamarkan noda bekas alergi dan luka. Bisa juga menggunakan body lotion yang mengandung cocoa butter yang disinyalir bisa membantu menyembuhkan bekas luka. Namun demikian hasilnya tidak terlalu terlihat signifikan.
Hal lainnya yang bisa dilakukan adalah dengan menggunakan natural oil yang telah terbukti bisa membantu memperbaiki jaringan kulit rusak, contohnya Rosehip oil. Natural oil tersebut bisa memperbaiki penampakan luka, stretch marks, kerutan, dan lain lain. Ini disebabkan oleh kandungan beta-carotene yang merupakan nutrisi penting yang diperlukan untuk menjaga kesehatan kulit dan juga memberikan bantuan untuk sel kulit dalam proses pembaruan dan perbaikan.
Akan tetapi, bila memang dirasa penampakan kulit sudah terlihat tidak bersahabat, memang disarankan untuk mengunjungi dokter sebelum bekas luka tersebut terlalu lama dan akan lebih susah lagi hilang.
Bagaimana cara menghilangkan bekas alergi dan bekas luka di sekujur kaki saya? Apa ada tips secara alami selain pergi ke dokter kulit?
Jawab:
Kulit yang sudah ‘luka’ akan susah sekali menghilangkan bekasnya. Yang bisa dilakukan adalah untuk membantu menyamarkan bekas alergi dan luka tersebut, dan mungkin juga hasilnya tidak akan terlalu terlihat banyak.
Beberapa hal yang bisa dilakukan adalah dengan menggunakan body lotion yang biasanya memiliki label ‘memutihkan, ‘lightening’, atau ‘brightening’, untuk membantu menyamarkan bekas alergi dan luka. Biasanya secara keseluruhan, body lotion dengan tipe ini akan membantu mencerahkan warna kulit dan pada saat bersamaan bisa menyamarkan noda bekas alergi dan luka. Bisa juga menggunakan body lotion yang mengandung cocoa butter yang disinyalir bisa membantu menyembuhkan bekas luka. Namun demikian hasilnya tidak terlalu terlihat signifikan.
Hal lainnya yang bisa dilakukan adalah dengan menggunakan natural oil yang telah terbukti bisa membantu memperbaiki jaringan kulit rusak, contohnya Rosehip oil. Natural oil tersebut bisa memperbaiki penampakan luka, stretch marks, kerutan, dan lain lain. Ini disebabkan oleh kandungan beta-carotene yang merupakan nutrisi penting yang diperlukan untuk menjaga kesehatan kulit dan juga memberikan bantuan untuk sel kulit dalam proses pembaruan dan perbaikan.
Akan tetapi, bila memang dirasa penampakan kulit sudah terlihat tidak bersahabat, memang disarankan untuk mengunjungi dokter sebelum bekas luka tersebut terlalu lama dan akan lebih susah lagi hilang.
Langganan:
Postingan (Atom)


