Tampilkan postingan dengan label about twitter fitur follow. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label about twitter fitur follow. Tampilkan semua postingan
Jumat, 22 November 2013
Hanya Sebulan Bertahan, Fungsi DM Tanpa Mem-Follow Dihapus Twitter
Twitter sempat merilis sebuah fitur yang memungkinkan anda untuk saling bertukar pesan lewat fasilitas Direct Message (DM). Namun seiring dengan perkembangan waktu, fitur yang dirilis sekitar satu bulan yang lalu tersebut akhirnya resmi dihilangkan oleh situs media sosial tersebut. Kini semuanya kembali ke kondisi normal.
Seperti yang dikutip dari The Verge, anda harus saling mem-follow untuk bisa berkirim pesan lewat kotak DM. Belum ada alasan jelas mengapa Twitter menghapus sistem pengiriman pesan terbuka tersebut. Banyak tersiar pendapat bahwa fitur DM terbuka nyatanya tidak begitu sukses dalam penggunaannya, semenjak dirilis.
Namun seperti yang sempat disebutkan sebelumnya, fitur DM terbuka ini hanyalah salah satu eksperimen Twitter dalam memperluas fungsi media sosial miliknya. Awalnya, situs media sosial berlogo burung biru ini disebut-sebut akan mengembangkan sistem multi-platform messenger, seperti yang Facebook lakukan.
Ketika dimintai keterangan soal penghapusan fungsi DM terbuka tersebut, pihak Twitter hanya meminta kita untuk membaca kembali sebuah artikel yang dituliskan di dalam blog resmi mereka. Di dalam blog tersebut, Twitter menegaskan bahwa saat ini mereka akan terus melakukan eksperimen untuk semakin mengembangkan fungsi DM-nya.
Menurut anda sendiri, apakah fitur pengiriman pesan DM tanpa harus mem-follow adalah sistem yang seharusnya dipertahankan oleh Twitter?
Rabu, 16 Oktober 2013
Pengguna Twitter Kini Bisa Mengirim DM Tanpa Saling Mem-Follow
Bila anda adalah pengguna aktif Twitter tentunya sudah paham bahwa untuk mengirimkan direct message, dan tentu membalasnya diharuskan untuk saling mem-follow satu sama lain antar pengguna. Hal ini tentunya tidak terlalu disenangi oleh beberapa pengguna Twitter, yang pada akhirnya merasa terpaksa untuk mem-follow pengguna lain demi melakukan direct message.
Seperti mengutip dari Engadget, Kini twitter melakukan perubahan kebijakan, dan memperbolehkan penggunanya saling ber-DM tanpa harus mem-follow satu sama lain terlebih dahulu. Fitur terbaru ini tidak langsung otomatis berjalan, melainkan penggunanya harus mengaktifkan terlebih dahulu dalam sistem pengaturan. Artinya bila pengguna merasa privacy akan terganggu dengan fitur baru ini, tinggal mematikan opsi pilihan 'receive messages from any ol' follower without the need to follow back' nantinya.
Bila saat ini opsi tersebut belum muncul dalam sistem pengaturan akun Twitter anda, pihak Twitter mengatakan mohon bersabar karena sistemnya akan secara perlahan diaktifkan pada seluruh akun Twitter. Per Januari 2014, jumlah pengguna Twitter di seluruh dunia tembus 500 juta dan seperti yang diketahui Indonesia tercatat sebagai negara dengan jumlah pengguna Twitter terbesar ke-5.
Sabtu, 06 Juli 2013
Twitter Bakal Bekukan Akun Ber-Following Tak Wajar
Twitter lusa kemarin rilis sebuah policy baru khususnya bagi developer aplikasi pihak ketiga. Kebijakan itu terkait akun ber-following tak wajar yang nantinya status akun tersebut bisa dibekukan.
Akun ber-following banyak di linimasa umumnya gunakan sebuah script atau program auto-follow.
Dengan tool itu, akun yang ada bisa mengikuti berjibun pengguna tanpa harus repot menklik tombol follow secara manual satu demi satu.
Dengan tool itu, akun yang ada bisa mengikuti berjibun pengguna tanpa harus repot menklik tombol follow secara manual satu demi satu.
Tak hanya policy baru, Twitter juga rilis peraturan baru. Dikuti dari All Twitter, jika kedapatan menggunakan tool di atas, maka Twitter bisa berikan sanksi tegas. Sebuah kondisi mengikuti banyak pengguna Twitter dalam waktu yang singkat.
“Tindakan following yang agresif adalah sebuah aktivitas mengikuti ratusan pengguna dalam waktu singkat. Namun jika mengikuti sejumlah pengguna karena akun mereka dianggap menarik maka tak masuk kategori agresif,” tulis Sylvain Carle di Twitter Dev Blog.
Pada intinya Twitter tidak izinkan tindakan di atas. Pengguna wajib mengikuti pengguna lain yang mereka anggap menarik dengan cara yang wajar bukan massal. Dalam pada itu Twitter juga berikan update lainnya untuk kalangan pengembang.
Twitter berikan kelonggaran untuk prasyarat tampilan yang sesuai standar mereka. Misalnya saja pengembang tak perlu bubuhkan logo di aplikasinya dan bisa menampilkan tanggal atau jam saja. Ini dilakukan sebab adanya komplain dari developer terkait prasyarat yang diberlakukan sebelumnya.
Rabu, 03 Juli 2013
Twitter dan Vizify Rilis #FollowMe, Ubah Bio Jadi Video Animasi
Twitter dan Vizify merilis #FollowMe, sebuah cara baru dalam menampilkan statistik akun yang dimiliki pengguna. Bahkan, bisa dikatakan dengan cara ini mampu ubah bio jadi video animasi interaktif unik.
Vizify sendiri adalah sebuah situs yang berikan layanan infografik. Situs ini juga pernah bekerjasama dengan Twitter dalam gelaran penutup tahun ‘Your year on Twitter’. Lantas, bagaimana bio Twitter itu bakal diubah?
Dalam video yang ada akan ditampilkan grafik akun Twitter yang mendiskripsikan diri Anda. Nantinya akan tertampil pelbagai interaksi mulai tweet, follower terpopuler, retweet, dan masih banyak lagi. Perhatikan tweet berikut.
Dalam video di atas miliki durasi 32 detik. Anda bisa pula mengedit kontennya di situs Vizify. Lantas bagaimana cara penggunaannya? Sangat mudah.
Pertama, kunjungi laman Vizify di tautan berikut. Jika sudah masuk ke landing page-nya, silakan klik Get my Twitter Video yang tombolnya ada di sisi pojok kanan atas. Jika sudah, silakan login dengan gunakan akun Twitter.
Kedua, tunggu hingga proses pembuatan video animasi bio Anda selesai. Setelah itu, Anda bisa mengedit kontennya, bisa mengurangi, bisa pula menambah. Jika dirasa cukup, silakan klik Continue untuk membagikan video animasi tersebut ke media sosial termasuk Twitter.
Untuk mencoba layanan Vizify silakan kunjungi laman mereka di tautan berikut.
Langganan:
Postingan (Atom)


