# #

Righteous Kill

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit nisl in ...

Quisque sed felis

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit nisl in ...

Etiam augue pede, molestie eget.

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit nisl in ...

Hellgate is back

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit ...

Post with links

This is the web2feel wordpress theme demo site. You have come here from our home page. Explore the Theme preview and inorder to RETURN to the web2feel home page CLICK ...

Tampilkan postingan dengan label about linkedIn tips n tricks. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label about linkedIn tips n tricks. Tampilkan semua postingan

Jumat, 22 November 2013

Tips Mengoptimalkan Profil LinkedIn Agar Lebih Mengesankan


Berbeda dengan situs jejaring sosial lainnya, LinkedIn bisa dibilang sangat 'serius'. Pasalnya, situs ini tidak hanya menjadi ajang eksistensi diri di dunia maya, tetapi juga sebuah sarana untuk mempromosikan keahlian, pengetahuan, dan kepribadian dalam tingkat profesional.
Dalam LinkedIn, semakin tinggi reputasi seseorang maka akan semakin tinggi tingkat kepercayaan dari jaringan profesionalnya. Jika kamu ingin mendapatkan pengakuan tersebut, tak hanya sekedar menambah banyak teman, berikut ini adalah tips agar profil LinkedIn kamu lebih meyakinkan:
1. Jangan Menjiplak CV
LinkedIn menyambungkan kamu dengan jaringan, bukan hanya pada departemen sumber daya sebuah perusahaan. Kamu tentunya tidak akan begitu saja memberikan CV ketika berkenalan dengan seseorang, maka jangan lakukan hal tersebut di LinkedIn. Lebih baik cantumkan penjelasan mengenai pengalaman dan keahlian yang kami miliki, layaknya kamu bercerita pada seseorang yang baru ditemui. Tulis di profil secara singkat dengan petunjuk visual atau tekstual. Tambahkan foto sehingga orang dapat mengenali kamu.
2. Mengadopsi Cara Marketer Handal
Beri sentuhan khas untuk profil kamu. Gunakan kata sifat yang spesifik, kata kerja yang beragam dan berkonotasi aktif (“mengelola proyek tim”, misalnya, bukan “bertanggung jawab atas pengelolaan proyek tim”). Bertindaklah secara alami, jangan menggunakan penyebutan orang ketiga kecuali jika menggambarkan brand kamu. Bayangkan diri kamu ada dalam sebuah konferensi atau saat kamu meeting dengan klien. Cara kamu memperkenalkan diri adalah ciri khas milik kamu. Cantumkanlah itu di profilmu.
3. Ciptakan Tagline Personal
Ketika membuka profil, sebaris kata di bawah nama kamu adalah hal pertama yang orang lihat. Bahkan, kata-kata tersebut akan muncul saat orang melakukan pencarian terhadap nama kamu. Barisan kata tersebut lah yang akan langsung diperhatikan oleh orang yang melihat profil kamu, dan bukan email kamu yang menjadi brand pribadi Anda. Brand perusahaan kamu (atau jabatan) mungkin sudah cukup. Atau, jika kamu masih ingin kepribadian profesional yang lebih menarik, rangkailah sesuatu yang dapat mendeskripsikan kamu hanya dengan sekilas pandang.
4. Manfaatkan 'Personal Elevator Pitch'
Jika kamu diberikan waktu untuk mendeskripsikan diri dalam waktu 30 detik, kamu tentu hanya menyebutkan hal-hal paling signifikan saja. Ini lah yang disebut personal elevator pitch. Gunakan ini di bagian ‘Summary’ profil LinkedIn kamu untuk dapat menangkap perhatian dengan mudah dalam waktu hanya 5-10 detik saja. Semakin bermakna summary kamu, semakin banyak perhatian yang akan kamu dapatkan dari para pengunjung. 
5. Jangan Ragu untuk Menonjolkan Keahlian
Jadikan lahan Skills & Expertise di profil kamu menjadi search engine optimizer pribadi kamu untuk mempermudah orang menemukan dan mengingat kamu. Menambahkan keterampilan dan keahlian yang spesifik menjadikan kamu unik dan lain dari yang lain. Kamu juga dapat mendapatkan endorsement dari koneksi kamu untuk menambah kredibilitas dari pihak ketiga.
6. Paparkan Pengalaman
Bantu pengunjung profil kamu untuk memahami apa yang perusahaan kamu lakukan dan bagaimana peran kamu di sana dengan singkat, jelas, dan padat. Kembali bayangkan bahwa kamu tengah berada di sebuah konferensi, dan gunakan kalimat yang padat dan mudah dicerna.
7. Tingkatkan Google Page Rank
Manfaatkan bagian Additional Information untuk menunjukkan apa saja yang menarik minat kamu. Tambahkan juga website yang memuat kemampuan atau ketertarikan kamu terhadap sesuatu. Kemudian ganti label “My Website” dengan kata yang menarik pengunjung untuk mengkliknya (Google page rankings kamu akan semakin bertambah semakin banyaknya jumlah klik, sehingga visibilitas kamu pun meningkat).
8. Berburu Rekomendasi
Dapatkan rekomendasi dari kolega, klien, dan karyawan yang dapat berbicara secara kredibel mengenai kemampuan dan prestasi kamu (utamakan kualitas, bukan kuantitas). Mintalah mereka untuk fokus pada keterampilan spesifik atau ciri kepribadian yang mendorong pendapat mereka tentang kamu. Buatlah komentar bermakna ketika kamu merekomendasikan orang lain. Munculkan berbagai rekomendasi dari kolega kamu, variasi tersebut akan membuat rekomendasi Anda terlihat asli.
9. Bangun Koneksi
Koneksi adalah salah satu aspek terpenting dari brand kamu, karena perusahaan yang terhubung dengan kamu menercerminkan kualitas dari brand kamu sendiri. Apa yang terjadi jika kamu mengamati sebuah profil, dan melihat bahwa kamu dan perusahaan tersebut memiliki koneksi yang sama? Profil tersebut akan memiliki nilai lebih di mata kamu. Nilai kesamaan tersebut bekerja dua arah. Oleh karena itu, kenali koneksi mana saja yang dapat menambah kredibilitas Anda dan pertahankan itu.
10. Aktif Menggunakan LinkedIn
Profil LinkedIn kamu merupakan refleksi nyata dari kehidupan profesional kamu yang dapat kamu update dengan mudah, tidak seperti riwayat pekerjaan di atas kertas yang hanya bisa menunjukkan sedikit dari pengalaman kamu  dalam satu waktu. Misalnya, pastikan jabatan atau perusahaan baru kamu terdaftar; dan daftar proyek utama yang telah kamu selesaikan atau kursus profesional yang mungkin kamu ambil. 
Tetap aktif dalam LinkedIn juga menggambarkan bahwa kamu menyesuaikan diri dengan keadaan di sekitar kamu, baik itu karir, industri, atau koneksi kamu. Ekspresikan sudut pandang kamu terhadap suatu tren industri dengan memperbarui status, ataupun memberikan komentar terhadap news share koneksi kamu untuk membangun kredibilitas. Segera hubungkan diri dengan kenalan profesional baru untuk menjaga hubungan profesional.
baca keseluruhan - Tips Mengoptimalkan Profil LinkedIn Agar Lebih Mengesankan

Sabtu, 02 Juni 2012

7 Kiat Mengenal LinkedIn untuk Pemula

LinkedIn tampil sedikit berbeda dengan jejaring sosial kebanyakan. Situs ini diperuntukkan bagi kalangan profesional. Alhasil, mengoptimalkan LinkedIn untuk 'menjual diri' pun sangat memungkinkan.

Jangan salah kaprah dulu. Maksud 'menjual diri' di sini tentu saja untuk mencari kerja. Sebab bukan tidak mungkin para pemburu karyawan beroperasi atau mencari referensi dari situs ini. Sehingga tentunya Anda harus mempersiapkan diri.

LinkedIn sendiri didirikan oleh Reid Hoffman pada tahun 2002 silam. Situs ini memang belum sebesar Facebook atau sepopuler Twitter. Sebab baru memiliki 161 juta anggota di lebih dari 200 negara.

Namun untuk ukuran jejaring sosial profesional, prestasi LinkedIn sejatinya cukup mentereng. Bahkan saat ini, mereka sudah mengakomodir 17 bahasa.

Nah, bagi Anda yang belum pernah mencoba LinkedIn, berikut kiat untuk mengenalnya seperti dilansir Mashable, Kamis (31/5/2012):

1. Profil

Seperti jejaring sosial lainnya, LinkedIn juga mengharuskan pengguna membuat profil mereka. Namun sesuai fungsinya, dalam profil LinkedIn lebih menitikberatkan kepada pengalaman kerja dan skill profesional pengguna.

Kelengkapan profil tentu menjadi sesuatu yang penting untuk diisi. Sebab, ini akan menjadi referensi bagi pihak yang ingin mengontak Anda untuk menawarkan suatu pekerjaan.

LinkedIn sendiri mengukur kelengkapan isian profil (profile completeness) mulai dari 0-100%. Semakin tinggi persentase Anda tentu semakin baik, karena ini juga akan berpengaruh di mesin pencarian LinkedIn.

Untuk memastikan bahwa profl Anda 100% telah dilengkapi, LinkedIn pun memberikan rekomendasi daftar informasi apa yang harus dilengkapi:


-. Jenis industri yang digeluti

-. Posisi pekerjaan saat ini dan deskripsinya


-. Karir sebelumnya


-. Riwayat pendidikan


-. Skill yang dimiliki, setidaknya ada lima


-. Foto profil


-. Koneksi (connections) teman minimal ada 50


-. Summary



2. Connections

Memiliki banyak koneksi juga dianggap penting di LinkedIn. Namun Anda jangan khawatir, situs ini telah dilengkapi dengan algoritma dan data miningyang memudahkan pengguna untuk menyebar jaringan.

Disarankan, cara pertama untuk mencari teman adalah dengan melacaknya dari nama. Lakukan pencarian dari search box di halaman utama LinkedIn. Ketika sudah menemukan orang yang dicari, lalu klik 'Connect', add mereka ke jaringan profesional Anda.

Bisa pula mengirimkan pesan jika memang dianggap perlu saat mengajukan invitation. Hal ini bisa saja untuk lebih personal.

Ketika Anda telah memiliki beberapa rekan (connections), silakan berlanjut ke bagian 'People You May Know'. Di sini, alogortima LinkedIn akan merekomendasikan orang-orang yang memiliki 'kedekatan' dengan Anda. Hal itu tentu saja berdasarkan informasi profil yang telah diisi.

Connections di LinkedIn juga memiliki tingkatan tersendiri (degree). Untuk orang-orang yang telah terhubung dengan Anda akan disebut '1st degree'. Sementara untuk mereka yang belum terhubung namun telah terkoneksi dengan '1st degree' Anda, maka disebut '2nd degree'. Begitu seterusnya.

3. Groups

Merapat ke grup tertentu memiliki banyak keuntungan di LinkedIn. Mulai dari memperluas koneksi, sharing ilmu, meminta nasehat, dan masih banyak lagi.

Nah, grup-grup ini biasanya terafiliasi dari sebuah brand, organisasi tertentu, tujuan tertentu, industri secara umum, dan lainnya. Misalnya grup 'Startups – The Community for Entrepreneurs' atau 'Alumni Association | UC Berkeley'.

Ada sekitar 1,3 juta grup yang bisa dipilih. Silakan Anda tentukan masing-masing mana ingin diikuti dan pastinya menarik. Namun yang pasti, sejumlah grup membutuhkan adanya autentifikasi sebelum mengizinkan Anda ikut bergabung. Namun sepertiga di antaranya tidak membutuhkan syarat seperti itu, dan dilabeli 'open'.

4. Akun Perusahaan

Seperti akun personal, pihak perusahaan juga bisa memiliki akun sendiri di LinkedIn. Seperti halaman brand Facebook, Coca Cola atau lainnya. Anda pun dapat mengikuti segala aktivitas dan update dari perusahaan tersebut di LinkedIn.

Profil halaman perusahaan biasanya memiliki informasi yang sifatnya umum. Seperti business overview, jumlah karyawan, dan material press rilis.

Banyak perusahaan juga menyertakan lowongan pekerjaan yang tengah dibuka di halaman mereka. Bahkan tak sedikit yang memungkinkan pelamar untuk menginput lamaran mereka via LinkedIn.

5. Pencarian Pekerjaan

Job search dan recruitment tools seringkali dianggap sebagai fitur paling menarik di LinkedIn. Mashable melansir, semakin banyak perusahaan yang mendorong calon karyawannya untuk mengirimkan lamaran via LinkedIn.

Cobalah masuk ke bagian tab 'Jobs'. Di sini Anda dapat mulai berburu pekerjaan impian. Mulai dari mencari berdasarkan keyword seperti jabatan, perusahaan, lokasi, gaji, dan industri yang dilirik.

Pencarian juga bisa dibuat lebih spesifik di bagian 'advance search'. Misalnya, ingin mencari posisi sebagai developer yang lokasi kantornya kurang dari 50 mil (80) km dari lokasi tertentu.


6. Versi Mobile

LinkedIn juga memiliki aplikasi versi mobile yang diperuntukkan untuk iPhone, iPad, Android, BlackBerry, Windows, dan perangkat Palm. Cukup lengkap bukan?

Aplikasi mobile ini dapat diandalkan untuk memposting update status dan mengecek grup updateon-the-go.

Selain fungsi standar mulai dari mencari koneksi hingga pertukaran informasi, Anda juga bisa mengunduh daftar koneksi di LinkedIn untuk dikirim ke daftar kontak di smartphone.


7. Versi Berbayar

LinkedIn memang bisa dimanfaatkan secara gratis. Namun layanan ini juga ada versi berbayarnya. Jika mau, Anda bisa melakukan upgrade ke versi ini. Tentunya dengan tambahan beragam fitur.

Tarif yang dipatok mulai dari USD 19,95 per bulan, LinkedIn memiliki layanansubscription premium untuk pebisnis, pencari kerja, perusahaan, dan lainnya.

Nah, salah satu fitur yang terdapat di layanan premium ini adalah Anda dapat mengirimkan InMail ke semua orang. InMail merupakan pesan internal di LinkedIn yang dapat dimanfaatkan untuk mengirim pesan ke orang yang tidak terhubung dengan Anda.

Ya memang, Anda dapat berkirim pesan dengan orang yang sudah terhubung. Namun jika belum terhubung, tidak bisa. Anda harus mengirimkan InMail ke mereka, dan penggunaan InMail ini terbatas hanya untuk versi premium.

Upgrade layanan jadi yang berbayar juga dapat memperluas hasil pencarian dan ada fitur talent search.Termasuk di antaranya fitur standar yang dapat mengetahui siapa saja yang telah melihat akun profil LinkedIn Anda.

baca keseluruhan - 7 Kiat Mengenal LinkedIn untuk Pemula

    Twitter Bird on The Tree by Tutorial Blogspot

    iklan from adsense