# #

Righteous Kill

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit nisl in ...

Quisque sed felis

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit nisl in ...

Etiam augue pede, molestie eget.

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit nisl in ...

Hellgate is back

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit ...

Post with links

This is the web2feel wordpress theme demo site. You have come here from our home page. Explore the Theme preview and inorder to RETURN to the web2feel home page CLICK ...

Tampilkan postingan dengan label about mark zuckerberg viral. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label about mark zuckerberg viral. Tampilkan semua postingan

Rabu, 23 Februari 2022

Momen Jokowi Jumpa Zuckerberg Membahas Metaverse

Tahun 2016 silam, Presiden Joko Widodo bertemu Mark Zuckerberg. Zuck mengatakan ke Jokowi kalau beberapa tahun lagi akan ada Metaverse.

 

Ini bukan pertama kalinya mereka bertemu, pada tahun 2014. Zuck datang ke Indonesia bertemu dengan Jokowi.

Salah satu agendanya, Zuck diajak blusukan ke Pasar Tanah Abang.

Jokowi dan ibu negara Iriana beserta rombongan berjalan santai ditemani Zuck di area kantor Facebook. Pertemuan ini kembali disinggung oleh Jokowi.


Ia mengaku sudah mendapat bisikan soal Metaverse dari Bos Facebook tersebut sejak 2016.


"Saya ingat pada 2016 waktu bertemu Mark Zuckerberg di Amerika, saya diajak main pingpong pakai oculus, 'Presiden Jokowi 10-15 tahun lagi akan muncul seperti kita main ping-pong ini'," katanya hari ini.

Pertemuan antara keduanya bukan kali ini saja terjadi.


Pasalnya, Jokowi sebelumnya sempat bertemu dengan Zuckerberg tahun lalu saat ia berkunjung ke Indonesia.



Presiden Jokowi waktu itu bahkan sempat mengajak suami dari Priscila Chan itu blusukan ke Pasar Tanah Abang.

Zuckerberg berbincang santai dengan Jokowi.


"Setiap orang bisa beli lahan virtual, bangun bisnis vitalnya sendiri, dan juga akan ada mal virtual, gym virtual, kantor virtual, wisata virtual.


' Saya waktu itu belum bisa membayangkan seperti apa itu," ungkap Jokowi soal bahasan pertemuan dengan Zuck ini, dalam pembukaan Akselerasi Generasi Digital, dikutip YouTube Kementerian BUMN, Rabu (15/12/2021).

Presiden Jokowi pada saat itu juga menyempatkan diri untuk bertemu dengan 17 karyawan Facebook asal Indonesia.

Ditemani Ibu Negara Iriana, Jokowi menyalami satu per satu karyawan Facebook asal Indonesia yang berjumlah 17 orang itu. Tak ketinggalan, presiden menanyakan kabar mereka. "Gimana di sini? Sudah berapa lama kerja di sini? Kerasan nggak di sini," tanya Jokowi.

Presiden pun menyempatkan diri foto bersama.

Presiden memasuki kantor bagian dalam Facebook.

Suasana kantor Facebook saat kunjungan Jokowi.

Presiden Joko Widodo sempat menuliskan beberapa kalimat di dinding kantor yang berlokasi di Menlo Park, California, Amerika Serikat itu.

"Bersama Damai Dalam Harmoni," demikian yang ditulis Presiden Jokowi di kantor pusat jejaring sosial terbesar di dunia ini.

Tiba di markas Facebook pada kunjungan di tahun 2016 itu, Jokowi langsung disambut hangat oleh Mark Zuckerberg, pendiri sekaligus CEO jejaring sosial yang memiliki lebih dari satu miliar pengguna di seluruh dunia.

baca keseluruhan - Momen Jokowi Jumpa Zuckerberg Membahas Metaverse

Minggu, 07 Februari 2021

3 Skandal Melilit Mark Zuckerberg

CEO Facebook Mark Zuckerberg adalah tokoh teknologi paling berpengaruh di dunia. Namun kesuksesannya dibayangi sejumlah skandal.

 

Kisah hidup Zuckerberg ternyata diwarnai sejumlah noda hitam. 

 

Seperti dihimpun dari berbagai sumber, ada sejumlah skandal dalam perjalanan Mark Zuckerberg membangun Facebook. Inilah beberapa kisahnya yang paling menghebohkan:

 

1. Mark Zuckerberg 'mencuri' Facebook

 

Skandal paling besar dari seorang Mark Zuckerberg adalah soal kelahiran Facebook itu sendiri. 

 

Facebook tidak lepas dari perseteruan Zuckerberg dengan si kembar Tyler dan Cameron Winklevoss. Mereka semua dulunya adalah para mahasiswa Harvard.

 

Kisah nyata perseteruan ini sampai jadi buku berjudul The Accidental Billionaires pada tahun 2009 dan juga akhirnya difilmkan dengan judul The Social Network pada tahun 2010. 

 

Inti dari film ini dan juga berbagai pemberitaan yang mengikutinya adalah, si kembar Winklevoss mengklaim Zuckerberg mencuri ide mereka.

 

Berdasarkan cerita mereka, awalnya keduanya meminta Zuckerberg menyelesaikan kode software untuk situs jejaring sosial ciptaan mereka, ConnectU. 

 

Bukannya memenuhi permintaan mereka, Mark Zuckerberg malah mencuri kode dan ide mereka, kemudian meluncurkan Facebook pada Februari 2004.


Tuduhan ini berlanjut dengan gugatan hukum ke pengadilan. 

 

Winklevoss bersaudara lalu menandatangani kesepakatan dengan Facebook, yang menyatakan mereka berhak mendapatkan uang tunai USD 20 juta dan mendapat bagian saham USD 45 juta atau USD 36 per saham.

 

Namun kemudian, si kembar menuduh Facebook telah menyesatkan mereka melalui kesepakatan ini. 

 

Itulah sebabnya, melalui pengadilan banding mereka kembali menuntut. Menurut keduanya, mereka berhak mendapat bagian yang lebih besar.

 

Tuduhan ini sampai ke tingkat banding. 

 

Pada akhirnya Winklevoss bersaudara memutuskan untuk mengakhiri perseteruan melawan Facebook dan Zuck pada Juni 2011. 

 

Mereka menyetujui pembayaran di muka dari Facebook senilai USD 65 juta.

 

Winklevoss bersaudara kini dikenal sebagai raja Bitcoin. Bitcoin yang dimiliki si kembar Winklevoss diyakini sudah menembus angka USD 1 miliar. 

 

Zuckerberg juga menjadi salah satu orang terkaya di dunia berkat Facebook. 

 

Tampaknya kedua pihak tetap sukses dengan jalan masing-masing, namun hal itu menyisakan noda hitam dalam karir Mark Zuckerberg.

 

2. Sisi kelam Mark Zuckerberg mencaplok WhatsApp

 

Pada waktu WhatsApp dibeli Facebook di tahun 2014 senilai sekitar USD 19 miliar, ada kisah lain yang mencoreng wajah Mark Zuckerberg. 

 

Ada perseteruan dengan pendiri WhatsApp yaitu Brian Acton dan Jan Koum.

Awalnya hubungan Acton, Koum dan Zuckerberg sangat harmonis. 

 

Acton dan Koum mengembangkan WhatsApp menjadi begitu luar biasa. Namun lalu muncul keserakahan Zuckerberg.

 

Facebook menargetkan WhatsApp untung besar tapi dengan memanfaatkan penggunanya. Hal ini ditentang Acton. 

 

Dulu, WhatsApp punya model monetisasi di mana user membayar USD 1 untuk memakai layanan tiap tahun, tapi bagi Facebook sepertinya uang yang dihasilkan belum cukup.


"Motif untuk profit kapitalis atau menjawab Wall Street, itulah yang mendorong invasi data pribadi dan banyak muncul hal negatif yang tidak kita senangi," kata Acton.

 

Acton mengaku kecewa karena perusahaan semacam Facebook menurutnya mengorbankan privasi user demi mendulang untung. Brian Acton dan Jan Koum lalu keluar dari Facebook tahun 2017.

 

Brian Acton lantas mengembangkan Signal sementara Jan Koum menjadi pemborong beberapa properti dan mobil supermewah. 

 

Belakangan, kekhawatiran Acton dan Koum terbukti. Kebijakan privasi baru WhatsApp menjadi blunder. 

 

Pengguna ramai-ramai hijrah ke Telegram dan Signal. Acton pasti tersenyum lebar sekarang.

 

3. Skandal Cambridge Analytica

 

Mark Zuckerberg rupanya ikut bermain politik, hasilnya adalah skandal Cambridge Analytica yang menghebohkan dunia. 

 

Cambridge Analytica adalah nama firma konsultan Inggris yang mengambil data 87 juta pengguna Facebook tanpa persetujuan mereka.

 

Data ini digunakan untuk kebutuhan iklan politik dan membantu kampanye Donald Trump untuk memenangkan kursi Presiden AS. 

 

Skandal ini diungkap The Guardian dan The New York Times tahun 2018.

 

Akibatnya, Mark Zuckerberg dipanggil oleh Kongres AS dan ditanyai oleh para anggota DPR dan senator. 

 

Setelah bolak-balik ditanyai, akhirnya Facebook didenda USD 5 miliar (Rp 70,2 triliun) ke Federal Trade Commission karena pelanggaran privasi pada Juli 2019. 

 

Kemudian pada Oktober 2019, Facebook juga membayar denda 500.000 Poundsterling (Rp 9,6 miliar) ke Kantor Kominfo Inggris.



Skandal ini melahirkan gerakan #DeleteFacebook. Sementara Cambridge Analytica nasibnya berakhir dengan kebangkrutan pada Mei 2018. 

 

Setelah itu pun, Zuckerberg masih tetap dikritik karena membiarkan Facebook menjadi tempat untuk ujaran kebencian politik dan penyebaran hoax.

 

Zuckerberg mulai bersih-bersih Facebook dari ujaran kebencian dan hoax setelah Pilpres AS 2020, itu pun masih dinilai belum optimal. 

 

Namun sudah ada mekanisme blokir postingan terkait ujaran kebencian dan hoax. Ini lebih baik dari tidak sama sekali.

baca keseluruhan - 3 Skandal Melilit Mark Zuckerberg

Kamis, 04 Juli 2013

Aksi Mark Zuckerberg di Pawai Kaum Gay

Status CEO dan pendiri Facebook Mark Zuckerberg memang telah menikah. Namun ternyata ia juga ikut meramaikan pawai yang mendukung kaum gay. Ini aksinya.

Meski ikut meramaikan acara tersebut bukan berarti Zuck seorang gay. Ia hanya ingin menyatakan dukungannya terhadap kaum yang menyukai sesama jenis itu. Terlihat yang juga sedang member stempel adalah Chris Cox, Facebook's VP of product.
Dalam pawai yang meriah itu, Zuck bergabung dengan lebih dari 700 karyawan Facebook.
Karyawan Facebook yang menyatakan dukungannya terhadap kaum gay.
Baju yang dipakai Zuck ini dibagi-bagikan ke peserta pawai sebanyak lebih dari 700 buah. 
Acara ini sendiri bertajuk Gay Pride Parade yang digelar di San Fransisco, Amerika Serikat. Terlihat, Zuck ikut memberi stempel yang bertulis 'Like' kepada peserta pawai yang lain.
Ini merupakan kali ketiga Facebook turut serta dalam acara yang merupakan bagian dari  San Francisco Lesbian, Gay, Bisexual, Transgender Pride Parade.
Lebih dari 70% pengguna Facebook diprediksi terhubung dengan 'teman' yang teridentifikasi sebagai gay, lesbian atau biseksual.
baca keseluruhan - Aksi Mark Zuckerberg di Pawai Kaum Gay

Rabu, 03 Oktober 2012

Zuckerberg Ngaku Tak Pernah 'Ganti Baju'

Mark Zuckerberg dikenal dengan penampilannya yang biasa-biasa saja. Kaos oblong dan celana jeans seakan menjadi ciri khasnya. Dan ternyata, ia memang tidak pernah 'ganti baju'.

Bukan berarti Zuck mengenakan pakaian yang sama setiap harinya. Namun dia selalu memakai pakaian dengan model sama sehingga seakan dia tidak punya pakaian yang lain. Demikian dikatakannya dalam sebuah wawancara baru-baru ini.

"Maksudku, aku memakai sesuatu yang sama setiap hari. Maksudku memang begitulah kenyataannya, jika Anda melihat lemariku," ucap pendiri Facebook ini.

Zuckerberg mengaku punya sekitar 20 kaos berwarna abu-abu dengan model yang sama. Lemari pakaian di rumah lebih banyak menyimpan baju milik istrinya, Priscilla Chan.

Dalam wawancara yang sama, Zuckerberg juga bercerita bahwa dia baru saja diberi iPhone 5 oleh CEO Apple Tim Cook. "Ini (iPhone 5) adalah perangkat yang bagus," pujinya.

"iPhone adalah platform yang hebat. Memang lebih banyak yang menggunakan Facebook di Android karena lebih banyak orang yang menggunakan Android pada saat ini," sebut Zuck, yang dikutip dari DailyMail.

Zuckerberg baru saja pulang dari Rusia. Di sana, ia bertemu dengan Perdana Menteri Dimtry Medvedev dan memperbincangkan berbagai topik, terutama inovasi teknologi dan fenomena jejaring sosial.
baca keseluruhan - Zuckerberg Ngaku Tak Pernah 'Ganti Baju'

Senin, 24 September 2012

Foto Topless Mark Zuckerberg Bikin Heboh

Selama ini CEO dan pendiri Facebook Mark Zuckerberg dikenal sebagai pribadi yang sederhana dan tenang. Namun siapa sangka, dia bisa melakukan hal gila lainnya.

Di internet beredar sebuah foto yang menampilkan sebuah foto pesta yang dihadiri oleh Mark Zuckerberg. Gambar tersebut membuat heboh dunia maya karena menampilkan miluner muda itu sedang bertelanjang dada.

Seperti diberitakan IB Times, dalam foto itu juga terpampang beberapa pria lainnya yang juga sedang bertelanjang dada. Jelas foto itu adalah gambaran sebuah pesta.

Foto ini sendiri awalnya beredar secara tidak sengaja setelah diupload oleh Director of engineering Facebook Andrew Bosworth. Awalnya foto ini bisa dikonsumsi oleh publik, namun tidak lama kemudian langsung dihapus.

Walaupun sempat dihapus,namun beberapa orang netizen yang sempat menyimpannya langsung menyebarkan gambar tersebut ke internet secara viral.

Selain foto Zuckerberg yang bertelanjang dada itu, beredar pula sebuah foto lainnya yang menunjukkan dia ini tengah menegak minuman keras hingga mabuk bersama dengan pejabat Facebook lainnya.
baca keseluruhan - Foto Topless Mark Zuckerberg Bikin Heboh

    Twitter Bird on The Tree by Tutorial Blogspot

    iklan from adsense