# #

Righteous Kill

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit nisl in ...

Quisque sed felis

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit nisl in ...

Etiam augue pede, molestie eget.

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit nisl in ...

Hellgate is back

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit ...

Post with links

This is the web2feel wordpress theme demo site. You have come here from our home page. Explore the Theme preview and inorder to RETURN to the web2feel home page CLICK ...

Tampilkan postingan dengan label kesehatan untuk penyakit kanker usus besar. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kesehatan untuk penyakit kanker usus besar. Tampilkan semua postingan

Jumat, 26 September 2014

6 Makanan Ini Bisa Mencegah Kanker Usus Besar


Usus besar adalah bagian akhir dari sistem pencernaan manusia, yang juga dapat beresiko mengalami kanker. Ini diakibatkan zat karsinogen atau zat kimia yang merusak DNA, dari makanan dan minuman yang dikonsumsi.
Untuk mencegahnya, seseorang harus mengubah pola makan tak sehat, dengan pola makan yang lebih sehat. Walau ada beberapa kasus kanker usus besar yang diakibatkan genetik, namun umumnya diakibatkan makanan. Misalnya daging, makanan berlemak, dan yang mengandung zat kimia.
Berikut ini 6 jenis makanan yang bisa mencegah kanker usus besar, seperti dilansir laman Boldsky:
  • Nasi merah
Beras merah atau nasi merah punya kandungan serat yang bagus sebagai pencegah kanker usus besar. Jika Anda konsumsi setiap hari, maka asam lemak rantai pendeknya dapat menghentikan pertumbuhan sel kanker.
  • Salmon
Studi menyebutkan bahwa kekurangan vitamin D adalah salah satu penyebab kanker kolon. Sumber vitamin D memang matahari, namun dalam ikan salmon juga terdapat vitamin D dalam jumlah cukup besar.
  • Kacang
Kacang-kacangan kaya sekali dengan serat. Ini baik bagi kesehatan pencernaan, termasuk usus besar, sehingga terhindar dari kanker kolon.
  • Jahe
Jahe adalah obat herbal yang ampuh menyembuhkan peradangan usus, termasuk radang usus besar. 2 gram atau 2 sendok makan sehari bisa Anda konsumsi jika terkena radang usus. Ini mencegah juga terjadinya kanker.
  • Teh putih
White tea atau teh putih kaya sekali akan antioksidan dan dapat membantu membunuh sel kanker. Ini jenis teh yang kandungan antioksidannya bahkan lebih tinggi dari teh hijau. Minum setiap hari satu cangkir, maka itu sudah cukup untuk menyehatkan organ pencernaan termasuk juga usus besar.
baca keseluruhan - 6 Makanan Ini Bisa Mencegah Kanker Usus Besar

Minggu, 15 September 2013

Manfaat Baik Konsumsi Tahu Untuk Kesehatan Dan Kecantikan!


Tahu, makanan favorit semua kalangan ini merupakan salah satu makanan yang kaya akan protein. Olahan biji kedelai bertekstur lembut ini bisa dimasak menjadi beragam makanan. Yap tahu tidak hanya lezat dan rendah kalori, tapi juga memiliki banyak manfaat. Dilansir dari Mag For Woman inilah 5 manfaat baik untuk kecantikan dan kesehatan yang didapatkan untuk kamu yang suka mengkonsumsi tahu :
Mengatur bobot tubuh
Jika kamu sedang melakukan program diet, ada baiknya menyertakan tahu kedalam menu harian saat diet. Tahu memiliki banyak nutrisi penting dan juga protein yang membuat tubuh merasa kenyang lebih lama. Selain itu tahu rendah kalori dan aman dikonsumsi dalam jumlah banyak.
Menurunkan resiko kanker
Tahu dikenal memiliki isoflavon kedelai yang berguna dalam membantu mengurangi risiko kanker. Selain itu tahu mengandung selenium, salah satu jenis mineral yang baik untuk tubuh dan juga berperan sebagai antioksidan yang melindungi dari kanker usus besar.
Membuat kulit sehat
Wah, satu lagi kebaikan tahu untuk para wanita. Tahu dapat menjaga elastisitas kulit dan menunda proses penuaan dini. Mineral, vitamin dan protein dalam tahu menjadi sumber nutrisi yang sangat dibutuhkan kulit.  Makanan ini juga dapat mengecangkan otot. Dan ternyata tahu juga bisa digunakan sebagai masker wajah yang berguna untuk mengecangkan wajah.
Meningkatkan produksi oksigen dalam darah
Karena tahu kaya akan zat besi, tahu bermanfaat baik untuk peredaran darah. Zat besi dalam dalam tahu meningkatkan produsi oksigen yang baik dalam membantu proses pembentukan hemoglobin dalam darah.
Membuat rambut tumbuh sehat
Keratin adalah jenis protein yang merupakan salah satu komponen utama yang membentuk rambut. Tahu sendiri adalah salah satu sumber protein. Suka makan tahu bisa mencukupi asupan keratin untuk rambut. Sehingga tahu sangat baik bagi pertumbuhan rambut yang sehat.
baca keseluruhan - Manfaat Baik Konsumsi Tahu Untuk Kesehatan Dan Kecantikan!

Rabu, 04 September 2013

Asupan Multivitamin & Multimineral Terbukti Efektif Cegah Kanker Kolon

Sebuah penelitian yang dipublikasikan di Canadian Journal of Physiology and Pharmacology (CJPP) menemukan bahwa meningkatkan asupan vitamin dan mineral melalui suplementasi dapat menurunkan risiko kanker kolon hingga 84 persen.


Kanker kolon atau kanker usus besar adalah suatu bentuk keganasan yang terjadi pada kolon, rektum, dan appendix (usus buntu). Di negara maju, kanker ini menduduki peringkat ke tiga yang paling sering terjadi, dan menjadi penyebab kematian yang utama.
Kanker ini dapat terjadi akibat gaya hidup tak sehat termasuk pola diet yang salah sehingga menyebabkan tubuh kekurangan vitamin dan mineral.
Faktor penyebab kanker usus besar/kolon antara lain
Ada beberapa faktor yang berkontribusi meningkatkan risiko kanker kolon, antara lain:
Penyakit Diabetes
Sebuah studi yang diterbitkan dalam jurnal Gastroenterology menemukan bahwa ketergantungan insulin berkontribusi terhadap perkembangan kanker usus besar. Secara umum, penderita diabetes 40% lebih mungkin mengembangkan kanker usus besar dibandingkan dengan orang yang tidak menderita diabetes.
Usia
Usia adalah faktor utama yang mendukung terjadinya kanker usus besar. Apakah itu berarti bahwa usia menyebabkan kanker usus? Tidak secara langsung. Hanya saja menginjak usia usia 50 tahun atau lebih, satu dari empat orang memiliki polip yang memicu peningkatan risiko kanker.
Konsumsi Alkohol
Penelitian telah menunjukkan bahwa alkohol meningkatkan risiko kanker kolorektal. Jadi sebaiknya hindari minuman beralkohol atau makanan yang berisi kandungan alkohol.
Makanan Berlemak
 Makanan tinggi lemak dan kolesterol (terutama dari sumber hewan) dapat menyebabkan kanker usus besar. Makan makanan rendah serat juga telah dikaitkan dengan peningkatan risiko kanker usus.
Radang Usus
Penyakit radang usus, sering ditandai dengan kondisi seperti ulcerative colitis dan penyakit Chron, yang dapat meningkatkan risiko mengembangkan kanker kolorektal. Secara umum, semakin lama seseorang memiliki penyakit radang usus, semakin besar kesempatannya terkena kanker kolorektal.
Faktor Genetik
Para peneliti memperkirakan bahwa sekitar 25% dari kasus kanker usus besar memiliki semacam kaitan genetik. Contoh penyebab genetik yang paling umum dari kanker usus besar termasuk mutasi menuju FAP (familial adenomatosa poliposis) dan HNPCC (kanker kolorektal non-poliposis herediter).
Cegah Kanker Kolon dengan Multivitamin & Multimineral
Sebagai bahan penelitian, peneliti menggunakan beberapa ekor tikus. Tikus dipilih karena perkembangan kanker dan tumor pada tikus memiliki proses yang serupa dengan manusia.
Tikus-tikus ini dibagi dalam 2 kelompok. Kelompok pertama diberi makanan tinggi lemak, rendah serat, dan bahan makanan yang mengandung karsinogen (pemicu kanker). Sedangkan pada kelompok kedua diberi makanan yang sama dan ditambahkan suplemen multivitamin dan multimineral.
Dalam 32 minggu tikus yang berada dalam kelompok pertama mengalami pre-kanker kolon, sedangkan kelompok kedua berhasil menurunkan risiko kanker hingga 84 persen sekaligus menghentikan perkembangan kanker tersebut.
Para peneliti menyimpulkan bahwa suplementasi multivitamin dan multimineral secara sinergisberkontribusi terhadap pencegahan dan penurunan risiko kanker, termasuk kanker kolon.
Oleh karena itu, mengonsumsi vitamin dan mineral sangat dianjurkan. Terutama bagi Anda yang cenderung menjalani pola hidup tak sehat, seperti merokok, mengonsumsi junkfood, dan jarang berolahraga.
Vitamin dan mineral juga bisa Anda dapatkan dari sayuran dan buah-buahan segar yang kaya akan antioksidan. Antioksidan merupakan senjata yang ampuh untuk melawan perkembangan radikal bebas penyebab kanker dan penyakit berbahaya lainnya.
Cukupi kebutuhan vitamin dan mineral harian Anda dari sekarang dan dapatkan hidup lebih sehat dan bebas dari kanker.
Dapatkan multivitamin & multimineral kualitas terbaik di sini –> http://bit.ly/UMDrcy 
baca keseluruhan - Asupan Multivitamin & Multimineral Terbukti Efektif Cegah Kanker Kolon

Sabtu, 06 Juli 2013

Cegah Kanker Kolon dengan Vitamin dan Mineral

Sebuah penelitian yang dipublikasikan di Canadian Journal of Physiology and Pharmacology (CJPP) menemukan bahwa meningkatkan asupan vitamin dan mineral melalui suplementasi dapat menurunkan risiko kanker kolon hingga 84 persen.


Kanker kolon atau kanker usus besar adalah suatu bentuk keganasan yang terjadi pada kolon, rektum, dan appendix (usus buntu). Di negara maju, kanker ini menduduki peringkat ke tiga yang paling sering terjadi, dan menjadi penyebab kematian yang utama.
Kanker ini dapat terjadi akibat gaya hidup tak sehat termasuk pola diet yang salah sehingga menyebabkan tubuh kekurangan vitamin dan mineral.
Sebagai bahan penelitian, peneliti menggunakan beberapa ekor tikus. Tikus dipilih karena perkembangan kanker dan tumor pada tikus memiliki proses yang serupa dengan manusia.
Tikus-tikus ini dibagi dalam 2 kelompok. Kelompok pertama diberi makanan tinggi lemak, rendah serat, dan bahan makanan yang mengandung karsinogen (pemicu kanker). Sedangkan pada kelompok kedua diberi makanan yang sama dan ditambahkan suplemen vitamin dan mineral.
Dalam 32 minggu tikus yang berada dalam kelompk pertama mengalami pre-kanker kolon, sedangkan kelompok kedua berhasil menurunkan risiko kanker hingga 84 persen sekaligus menghentikan perkembangan kanker tersebut.
Para peneliti menyimpulkan bahwa suplementasi multivitamin dan multimineral secarasinergis berkontribusi terhadap pencegahan dan penurunan risiko kanker, seperti kanker kolon.
Oleh karena itu, mengonsumsi vitamin dan mineral sangat dianjurkan. Terutama bagi Anda yang cenderung menjalani pola hidup tak sehat, seperti merokok, mengonsumsi junkfood, dan jarang berolahraga.
Vitamin dan mineral juga bisa Anda dapatkan dari sayuran dan buah-buahan segar yang kaya akan antioksidan. Antioksidan merupakan senjata yang ampuh untuk melawan perkembangan radikal bebas penyebab kanker dan penyakit berbahaya lainnya.
Cukupi kebutuhan vitamin dan mineral harian Anda dari sekarang dan dapatkan hidup lebih sehat dan bebas dari kanker.
baca keseluruhan - Cegah Kanker Kolon dengan Vitamin dan Mineral

Selasa, 26 Februari 2013

Gejala Kanker Usus Besar


Kanker usus besar atau kolorektal termasuk salah satu penyakit yang menyerang pada orang berusia di atas 50 tahun. Tapi perlu dipahami, penyebab kanker ini bisa dimulai dari usia muda yang menerapkan gaya hidup tidak sehat terutama pada makanan dan minuman yang dikonsumsi. Misalnya terlalu sering mengonsumsi makanan yang tinggi lemak hewani, kurang makan buah dan sayur, kurang makan serat, suka merokok dan faktor lain yang memicu pertumbuhan sel kanker di usus.
Sekali pun begitu, kanker usus besar bisa pula muncul karena faktor keturunan. Kanker ini juga diketahui muncul mengiringi adanya riwayat penyakit kolitis atau Crohn.  Pada penderita kanker usus besar, sel yang abnormal tumbuh tidak terkendali di area usus besar. Untuk mendiagnosanya, mungkin diperlukan alat colonocopy untuk melihat keadaan di dalam usus.
Sebagai bentuk kewaspadaan, Anda perlu mengenali gejalanya. Jika gejala ditemukan, sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter untuk melihat diagnosa yang benar atas gejala yang muncul. Dikutip dari Times of India, berikut ini tanda-tanda kanker usus besar:
  1. Terdapat darah dalam tinja yang dikeluarkan. Warna tinja menjadi hitam atau ada bercak-bercak hitam. Bentuk tinja berubah menjadi panjang tapi tipis. Saat terdapat darah pada teksturnya, perlu dicurigai ada masalah di dalam saluran pencernaan. Munculnya darah dalam tinja bisa pula karena jenis kanker lain.
  2. Tubuh mengalami kekurangan darah (anemia) sebab darah banyak keluar lewat tinja. Efeknya, penderita menjadi mudah lelah dan wajah terlihat pucat.
  3. Sering merasa kelelahan. Yang perlu dicurigai adalah jika kelelahan ini disertai dengan tinja berdarah dan tanda lain, mungkin perlu waktunya untuk memeriksakan kondisi tubuh Anda.
  4. Mengalami penurunan berat badan tanpa sebab yang jelas.  Kondisi ini kerap ditemui pada beberapa jenis kanker seperti kanker pankreas, perut, kerongkongan, hingga paru-paru. Penurunan berat badan jumlahnya cukup signifikan. Kalau menemui tubuh Anda tiba-ba kurus tanpa sebab, coba lakukan cek kesehatan.
  5. Terjadi perubahan pola dalam buang air besar. Sering ditemui penderita kanker usus besar mengalami sembelit, diare, perasaan usus tidak kosong setelah buang air, kram pada dubur, dan frekuensi buang air yang di atas normal.
  6. Perut terasa tidak nyaman. Sebab, bisa muncul rasa kram, nyeri, peradangan, dan kembung.
  7. Orang dengan obesitas lebih berisiko terkena kanker ini dibanding orang kurus.
Sebagai langkah pecegahan, Anda sebaiknya melakukan skrinning jika menemui tanda-tanda tersebut.  Pengobatan saat stadium awal lebih berpotensi untuk sembuh. Selain itu giatlah berolahraga , aktif secara fisik, makan buah dan sayur, dan penuhi dengan makanan kaya serat lainnya. Jaga berat badan tetap ideal dan berhentilah merokok.
baca keseluruhan - Gejala Kanker Usus Besar

    Twitter Bird on The Tree by Tutorial Blogspot

    iklan from adsense