# #

Righteous Kill

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit nisl in ...

Quisque sed felis

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit nisl in ...

Etiam augue pede, molestie eget.

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit nisl in ...

Hellgate is back

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit ...

Post with links

This is the web2feel wordpress theme demo site. You have come here from our home page. Explore the Theme preview and inorder to RETURN to the web2feel home page CLICK ...

Tampilkan postingan dengan label about google glasses fitur. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label about google glasses fitur. Tampilkan semua postingan

Selasa, 17 Juni 2014

Google Glass dapat Sync Photo dengan Ponsel dan Membantu Menemukan Lokasi Parkir


Google glass memang menjadi salah satu perangkat yang dinanti saat ini.  Dimana untuk versi betanya sudah bisa didapatkan buat kamu yang mau merogoh kocek US$ 1500.  Setiap peningkatan update firmware-nya selalu mengalami peningkatan fitur pada smartglasses ini.  Sebagai contoh untuk firmwire terbaru XE18.1 ini, google glass selangkah lebih maju pada fitur game.
Salah satu fitur menarik lainnya adalah google glass dapat melakukan sinkronisasi foto dengan smartphone.  Dimana ketika kamu mengambil foto pada google glass, maka secara otomatis foto hasil jepretan anda langsung muncul pada ponsel melalui aplikasi MyGlass.  Dan uniknya koneksi sinkronisasi ini tanpa harus melalui koneksi jaringan Wi-fi sekalipun. 
Dengan firmwire XE18.1 update ini juga terdapat fitur untuk mencari lokasi parkir.  Fitur ini sangat berguna karena terkadang Jika kamu tidak sengaja lupa memarkir mobil kamu, maka google glass dpt dipakai untuk membantu mengarahkan ke posisi parkir kendaraan kamu.  Selain itu versi terbaru dari aplikasi MyGlass akan memberitahu anda jika baterai smartglasses di bawah 20%
Dan dalam rangka menyambut datangnya ajang piala dunia, di Google glass kamu bisa mendapatkan informasi tentang tim favorit yang berpartisipasi dalam Piala Dunia FIFA di Brasil besok.  Selain memberikan informasi terkini seputar ajang Piala Dunia, kamu juga bisa mendapatkan update pertandingan dan hasil score-nya tentu saja.
baca keseluruhan - Google Glass dapat Sync Photo dengan Ponsel dan Membantu Menemukan Lokasi Parkir

Minggu, 26 Januari 2014

Google Glass Bisa Digunakan untuk Membantu Memadamkan Api


Banyak ide-ide keren yang bisa diwujudkan lewat Google Glass. Setelah kehadiran aplikasi yang menawarkan pengalaman seks yang lebih canggih dan membantu penataan rambut, kacamata pintar ini juga bisa dipergunakan untuk memadamkan api. Adapun fungsi ini diimpikan oleh petugas pemadam kebakaran di Rocky Mountain, Carolina Utara, Amerika Serikat yang bernama Patrick Jackson melalui program Google Glass Explorer. 
Jackson berharap Google Glass bisa membantu petugas pemadam kebakaran untuk menyelamatkan nyawa korban kebakaran dan diri sendiri. Menurutnya perangkat ini bisa menjadi perangkat hands-free yang bisa membuat petugas waspada terhadap kebakaran, melacak letak hidran, membangun rencana untuk memadamkan api secara terstruktur, mendapatkan arahan yang tepat melalui suara, dan sebagainya.
Aspek hands-free memang sangat penting bagi petugas pemadam kebakaran yang sering membawa peralatan berat dan mungkin mengangkat korban ke tempat yang aman, bergerak ke dalam ruangan yang penuh tantangan, dan masih banyak lagi. Dengan Google Glass, mereka bisa mengubah mata mereka menjadi potensial untuk meminimalisir bahaya kebakaran.
"Ketika saya mencoba Google Glass, saya tidak tahu bahwa hal-hal seperti ini bisa terjadi. Perangkat ini bisa menangkap apa saja yang saya lakukan dan merencanakan apapun untuk pemadaman api. Terima kasih kepada semua orang yang mendukung kampanye indiegogo saya untuk memungkinkan hal ini terjadi. Terutama untuk istri saya yang telah menjadi istri terbaik dan pendukung saya," ujar Patrick dalam pernyataan yang dikutip Phandroid.
Ide-ide seperti ini memang tentu menjadi pencerahan tersendiri bagi Google Glass, di mana tengah mengalami kontroversi dan pelarangan penggunaan di berbagai tempat dan lokasi di Amerika Serikat. Yang pasti, dengan fungsi yang tengah dieksplorasi Patrick tersebut, tentunya perangkat ini menjadi sesuatu yang istimewa dalam usaha penyelamatan nyawa manusia.
baca keseluruhan - Google Glass Bisa Digunakan untuk Membantu Memadamkan Api

Senin, 09 September 2013

Google Glass Kini Bisa Pakai Remote Control

Kacamata pintar Google kini bisa juga dikendalikan menggunakanremote control. Google baru saja merilis update aplikasi Myglass yang memungkinkan wearable gadget tersebut dikontrol oleh smartphone. 

Berdasarkan deskripsi update aplikasi, smartphone pengguna bisa berubah fungsi menjadi remote control untuk Google Glass. Dengan update aplikasi ini, pengguna bisa melakukan swipe dan tap layar ponsel untuk bernavigasi di user interface kacamata pintar tersebut. 

Selain mengupdate aplikasi Myglass, Google seperti dikutip dari The Verge, menyediakan lebih banyak aplikasi untuk memperkaya pengalaman ber-Google Glass. 

Seperti diketahui, pekan lalu Google memang mengumumkan akan segera membuka toko aplikasi Google Glass secepatnya. Sejumlah persiapan masih dirampungkan sang raksasa internet sehingga Google Glass app store bisa meluncur tahun depan. 

Kehadiran Google Glass saat resmi dipasarkan secara luas nanti, memang tidak akan lengkap tanpa toko aplikasi khusus untuk gadget tersebut. Saat ini belum banyak aplikasi dibuat untuk Google Glass.

Pasalnya, platform Google Glass berbeda dengan smartphone atau tablet. Terbilang baru, cara memakai dan spesifikasi teknis pun berbeda dari smartphone dan tablet. Tak heran, perlu penyesuaian dari aplikasi untuk bisa digunakan di gadget ini.

Sejak diperkenalkan, Google Glass menuai popularitas. Keajaiban yang ditawarkannya memang membuat banyak penggila gadget ingin memilikinya. Meski demikian, kacamata pintar Google ini juga memancing kontroversi.

Pimpinan dewan kongres AS bahkan sampai menulis surat kepada Google, berkaitan dengan kekhawatiran terhadap isu privasi Google Glass. Kongres AS menyarankan adanya kontrol lebih jauh dalam penggunaan Google Glass guna memastikan gambar maupun video yang diambil menggunakan kacamata tersebut tidak diambil tanpa izin.

Dalam responsnya, Google mengatakan kacamata pintarnya tidak menggunakan teknologi facial recognition. Untuk pengambilan foto dan video, diperlukan perintah suara sehingga orang lain akan mengetahuinya.

Semua file yang direkam oleh Google Glass juga bisa dihapus oleh si pengguna dan Google menjaga ketat API untuk aplikasi Google Glass guna menghindari bocornya batasan privasi.

Tak cukup sampai di situ, Google memberlakukan pelarangan untuk menjual kembali gadget tersebut. Kebijakan ini dilakukan untuk memastikan informasi pribadi tidak berpindah ke tangan orang lain. Jika pengguna mengalami kecurian atau kehilangan, mereka pun bisa menghapus data mereka dari jarak jauh.
baca keseluruhan - Google Glass Kini Bisa Pakai Remote Control

Sabtu, 06 Juli 2013

Google Glass Makin Canggih dengan Fitur-Fitur Baru

Dewasa ini, dunia teknologi tengah dibanjiri oleh inovasi-inovasi pada perangakat ponsel pintar dan perangkat digital lainnya. Selain smartphone dan tablet, kini mulai ramai disebut-sebut tentang wearable device. Wearable device adalah perangkat digital yang bisa dipakai layaknya pakaian, misalnya kacamata pintar Google Glass. Kacamata pintar itu juga telah diimprovisasi dengan beberapa tambahan fitur.
Menurut laporan yang dilansir oleh situs Slashgear, ada beberapa tambahan pembaharuan pada Google Glass. Tambahan itu termasuk app store versi Google Glass yang disebut Boutique. Aplikasi ini merupakaan pembaharuan untuk menemukan aplikasi. Selain itu, Google juga menambahkan mekanisme penguncian yang akan membuat perangkat Google Glass terkunci saat tidak digunakan. Cara menguncinya hanya dengan kode gesture.
Fitur pengunci telah lama didiskusikan oleh Google untuk menjaga privasi data pengguna.  Boutique yang menawarkan perangkat lunak dalam satu lokasi pusat, bisa langsung diakses dari perangkat Google Glass. Singkatnya, Boutique merupakan aplikasi sejenis Google Play Store di Android.  
Google Glass juga menawarkan pengguna untuk bisa mengakses tampilan pemograman aplikasi Boutique. Selain itu, pengguna juga bisa mengakses dan melihat perlengkapan asli pengembangan perangkat lunak yang bekerja pada Google Glass.
Pembaharuan lainnya yaitu pemutar ulang media. Kini, tersedia pemutar musik dengan seluruh tipe kontrol playback (pemutaran musik ulang). Musik-musik itu dilengkapi dengan informasi track dan artis.
Selain musik, Google Glass juga akan memanjakan pengguannya dengan pemutar video. Kontrol volume kini juga tersedia dalam bentuk kode. Tapi, fitur itu sangat rentan diretas.
Segala pembaharuan ini merupakan elemen kunci bagi eksistensi platform perangkat mobile, seperti ponsel pintar iOS dan Android. Teknologi wearable device, seperti Google Glass, dianggap tidak akan menurunkan pamor smartphone. Sebab, ponsel pintar akan tetap fungsional bagi pengguna Google Glass.
baca keseluruhan - Google Glass Makin Canggih dengan Fitur-Fitur Baru

Kamis, 04 Juli 2013

Google Glass Pastikan Tambah Web Browser

Google akhirnya menambahkan fitur web browser ke Google Glass. Perusahaan informasi dan teknologi internet terbesar itu telah mengumumkan beberapa penambahan fitur baru pada Glass belum lama ini, seperti dilansir dari Mashable.
Namun, ketika pengguna berada di halaman web saat menggunakan Google Glass, diperlukan perintah yang berbeda dalam menjalankan browser dengan meniru gerakan mouse atau gerakan jari di layar sentuh. Misalnya, untuk scroll ke bawah laman web, pengguna harus menggeser jari kebawah pada touchpad. 
Untuk tampilan zoom, geser dua jari ke arah depan atau belakang. Tahan dua jari di atas touchpad dan gerakkan kepala Anda sedikit, seperti melihat sekeliling, lalu tekan di bagian tengah layar.
Google juga menyebut bila Glass juga dibuat lebih ramping untuk membantu pengguna berkomunikasi lebih baik dengan orang lain. Selain itu, kini Glass juga dapat membaca pesan teks atau menggunakan perintah suara untuk menulis dan mengirim balasan pesan.
baca keseluruhan - Google Glass Pastikan Tambah Web Browser

Jumat, 17 Mei 2013

Google Glass Diinstall Ubuntu Linux, Garansi Batal

Ubuntu Linux di Google Glass
Sebelum ajang Google I / O Conference dilaksanakan, telah muncul di internet Google Glass yang diinstall dengan sistem operasi Ubuntu Linux yang mengakibatkan batalnya garansi. Sumber tersebut juga menampilkan langkah-langkah untuk menginstall Ubuntu Linux di kacamata pintar besutan Google.
Tak jelas siapa yang menginstall Ubuntu Linux di Google Glass ini, tetapi hal ini jelas membatalkan garansi. Seperti yang kita ketahui, Ubuntu Linux adalah distribusi sistem operasi Linux yang cukup populer. Sedangkan kacamata pintar Google Glass menggunakan sistem operasi Android.
Instalasi sistem operasi Ubuntu Linux di Google Glass ini tak hanya berisiko kehilangan garansi, tapi juga berisiko menyebabkan kacamata pintar tersebut bricked atau mati total, karena prosesnya memang agak rumit dan resiko kegagalannya juga cukup tinggi.
Lalu apakah sistem operasi Ubuntu Linux ini cukup optimal di kacamata canggih Google Glass? Jawabnya, tidak. Sistem operasi Ubuntu Linux adala sistem operasi yang dirancang untuk digunakan pada komputer atau laptop. Ketika Ubuntu Linux ini di pasang pada Google Glass, maka pengguna akan mengalami kesulitan untuk mengoperasikannya.
Proses menjalankan sistem operasi Ubuntu Linux di Google Glass sendiri juga cukup rumit, diperlukan perangkat lunak Launcher, Notepad, dan Settings melalui adb. Tak hanya itu, aplikasi seperti Android Terminal Emulator dan Complete Linux Installer juga terlibat dalam proses ini.
Seperti yang dilansir dari Slashgear, juga diperlukan keyboard dantrackpad bluetooth sebagai media input yang dipairing lebih dulu dengan kacamata pintar Google Glass. Tak hanya itu, bootloader juga harus di-unlock untuk mendapatkan akses debagai root.
Google Glass sendiri saat ini mulai populer, bebepara aplikasi seperti Facebook, Twitter, dan Evernote mulai hadir untuk kacamata canggih tersebut.
baca keseluruhan - Google Glass Diinstall Ubuntu Linux, Garansi Batal

Dengan ThroughGlass, Meng-Update Status Facebook Kini Bisa Lewat Perintah Suara

Para developer aplikasi Google Glass tampaknya semakin getol untuk terus-menerus membuat program-program terbaru, demi mengoptimalkan performa gadget futuristis ini. Setelah aplikasi untuk berbagi foto di dalam Facebook sedang dalam tahap pengembangan, kini para calon pengguna Google Glass akan mampu meng-update status Facebook hanya lewat perintah suara.
Apllikasi yang memiliki fitur menarik tersebut, kabarnya akan diberi nama ThroughGlass, seperti yang dirilis TechCrunch. Dengan aplikasi ini, anda nantinya akan memiliki kemampuan untuk berinteraksi dengan memanfaatkan teknologi Google Glass, ketimbang hanya menekan beberapa tombol yang tersedia di kacamata tersebut. Kalian kini bisa membuat status atau membalas beberapa comment di media sosial, dengan hanya menggunakan suara kalian.
Aplikasi ini dibangun oleh dua sosok developer inovatif, yaitu Drew Baumann dan Andrew Skotzko. Keduanya bahkan berani mengklaim bahwa aplikasi yang dikembangkannya saat ini adalah aplikasi tercanggih yang akan dimiliki Google Glass, setidaknya hingga Facebook merilis aplikasi Google Glass resminya di masa depan.
Walaupun masih di dalam tahap uji coba, tetapi aplikasi ini dianggap akan dapat memenuhi kebutuhan para pengguna Google Glass nantinya. Kelebihan fitur voice command pada gadget ini, benar-benar dimanfaatkan secara optimal oleh kedua developer tersebut. Sebagian pihak mengatakan bahwa ThroughGlass adalah satu-satunya aplikasi yang kemungkinan besar bisa saja ditiru oleh para pengembang Facebook nantinya.
Untuk mencoba aplikasi ini, anda tentu masih harus menunggu peluncuran resmi aplikasi ThroughGlass dan gadget canggih Google Glass di pasaran nantinya.
baca keseluruhan - Dengan ThroughGlass, Meng-Update Status Facebook Kini Bisa Lewat Perintah Suara

Kamis, 09 Mei 2013

Baru Rilis, Update Software Google Glass Sudah Tersedia

Meski Google Glass baru dirilis, Google sudah menyiapkan update software untuk kacamata pintarnya tersebut. Pekan ini, para pengguna Google Glass mulai mendapat update software pertama mereka.

Dalam update software XE5, Google tentunya menambahkan sejumlah fitur yang membuat perangkatnya semakin berguna. Salah satu update ini antara lain fitur incoming Google+ notification sehingga pengguna mengetahui update terbaru dari akun jejaring sosialnya.

Dikutip dari Information Week, update XE5 memperluas shortcut untuk memanggil pencarian Google yakni dengan menekan bingkai kacamata cukup lama, sehingga fungsi ini kini tersedia di user interface mana saja.

Performa Google Glass juga diklaim lebih cepat jika dibandingkan ketika masih menggunakan software versi sebelumnya, XE4. Google juga meningkatkan daya tahan baterainya dengan aturan sync yang lebih ketat.

Pada update ini dibenamkan pula fungsi crash reporting untuk melaporkan masalah Google Glass dan ditingkatkannya sistem deteksi. Selain itu, tersedia dukungan panggilan nomor internasional melalui SMS. Device Info card pun kini ditampilkan pada nomor seri perangkat.

Tambahan lain, ada tampilan animasi yang muncul sebagai pop up untuk memperingatkan ketika aktivitas swipe tidak memungkinkan dan daftar new recipient-list mosaic untuk pesan.
baca keseluruhan - Baru Rilis, Update Software Google Glass Sudah Tersedia

Senin, 11 Maret 2013

Aplikasi Google Glass Dapat Mengenali Orang Berdasarkan Selera Fashion

Menjadi gadget yang paling diantisipasi, Google Glass diharapkan segera rilis, mengingat beberapa konsep yang ditawarkan telah membuat banyak orang terkesan dan berharap segera diwujudkan ke dunia nyata. 

Salah satunya adalah aplikasi yang dibuat oleh Duke University yang dapat membantu seseorang berdasarkan pakaian yang mereka kenakan.

Seperti dilansir Ubergizmo, aplikasi bernama Insight tersebut membutuhkan bantuan orang lain untuk mengirimkan potret dirinya ke aplikasi tersebut yang digunakan untuk membuat sebuah spatiogram yang bisa mengidentifikasikan warna, tekstur, dan pola seseorang dalam berpakaian seperti dalam foto yang dikirimkan.
Kemudian data mengenai hal tersebut akan tersedia di Google Glass, sehingga dapat lebih mudah menemukan orang itu, terkecuali sosok yang dimaksud adalah tipe orang yang sering mengubah-ubah gaya berpakaiannya sesuai mode terbaru. Menghadapi orang jenis ini, pengguna perlu menambahkan data terbaru pada aplikasi Insight untuk mengenalinya.
Bila boleh menyarankan, lebih baik apabila jika Google Glass juga dilengkapi dengan aplikasi pengenalan wajah, agar lebih bisa mengenali wajah teman atau seseorang, karena hanya dengan mendeteksi pakaian mungkin bukan cara yang ideal untuk mengenali seseorang.
baca keseluruhan - Aplikasi Google Glass Dapat Mengenali Orang Berdasarkan Selera Fashion

Senin, 04 Maret 2013

Google Glass Lengkapi Kebutuhan Traveler dengan Hadirkan Jadwal Penerbangan

Google Glass telah menarik penggemar teknologi sejak pertama kali diperlihatkan di hadapan umum oleh Sergey Brin. Pasalnya, teknologi yang ada di dalam Google Glass dianggap sebagai sebuah terobosan baru yang bisa mendukung kehidupan manusia yang kian hari kian mobile.

Untuk mendukung kampanye promosinya, Google telah berjanji untuk melepas Google Glass ke pasaran pada akhir 2013 dengan harga dibawah US$1.500 atau kurang lebih dibawah Rp13 juta.
Seolah untuk semakin membuat para penggila teknologi antusias kepada Google Glass, Google telah mengadakan sebuah kontes untuk melihat apa yang orang-orang akan lakukan bila mereka telah memiliki Google Glass. Kontes tersebut beredar di media-media sosial dengan diwakili oleh sebuah hashtag #ifihadglass.
Melihat besarnya antusias terhadap Google Glass, JetBlue sebagai sebuah perusahaan penerbangan besar, mencoba memanfaatkan kesempatan untuk menampilkan cara Google Glass dapat membantu dalam kehidupan sehari-hari.
Salah satu foto yang memperlihatkan konsep dari JetBlue telah dipublikasikan di laman Google+ Mereka menunjukkan informasi penerbangan yang bisa dimanfaatkan oleh para traveler untuk mencari jadwal - jadwal penerbangan teraktual.
baca keseluruhan - Google Glass Lengkapi Kebutuhan Traveler dengan Hadirkan Jadwal Penerbangan

Minggu, 10 Februari 2013

Google Glass Hasilkan Suara dari Tengkorak

Kemampuan kacamata pintar Google memang membuat banyak orang kagum. Ada satu cara kerjanya yang baru terungkap, yang akan membuat orang semakin kagum dengan perangkat ini. 

Deskripsi dalam sebuah dokumen yang diajukan Google ke regulator Amerika Serikat mendeskripsikan, suara yang dihasilkan kacamata pintar ini berasal dari tengkorak.

Perangkat yang disebut Google Glass ini rupanya tidak menggunakan speaker tradisional untuk menciptakan bunyi, melainkan memanfaatkan 'konduksi' tengkorak kepala si pemakainya. 

Teknologi ini mengirimkan getaran ke bagian dalam telinga melalui tengkorak kepala. Seperti dilansir Telegraph, cara ini sebenarnya bukan sesuatu yang baru di dunia teknologi, namun belum banyak yang mengadopsinya. 

Selain Google, perusahaan lain yang menggunakan teknologi ini adalah Panasonic. Perusahaan asal Jepang ini memperkenalkan serangkaian prototipe konduksi tulang pada headphone di pameran Consumer Electronics Show Januari silam. 

Keuntungan utama audio hasil konduksi tengkorak adalah, memungkinkan si pengguna juga bisa mendengar kebisingan di sekitarnya. Ini akan lebih aman, terutama untuk menghindari terjadinya kecelakaan saat si pengguna menyeberang jalanan yang ramai. 

Paten konduksi tulang pada Google Glass ini didaftarkan pada Januari 2013. Federal communication Commission lantas mempublikasikan persetujuan atas hak paten itu pekan ini. Paten ini meliputi elemen getaran integral yang menghasilkan audio bagi pengguna melalui kontak dengan kepala pengguna.
baca keseluruhan - Google Glass Hasilkan Suara dari Tengkorak

Sabtu, 11 Agustus 2012

Google Patenkan 'Eye-Tracking' di Kacamata Futuristik

Google mematenkan teknologi eye-tracking atau pendeteksi gerakan mata di kacamata futuristiknya. Teknologi ini memungkinkan pengguna mengontrol kacamata dengan mata.

Dilansir Tech Radar, paten ini dideskripsikan sebagai sistem menggunakan gerakan mata untuk mengoperasikan kacamata, misalnya melakukan unlock dengan gerakan mata.

Beberapa metode mendeteksi gerakan mata termasuk dalam paten ini, termasuk menggerakkan objek dan menampilkan pola jalan. Contoh lainnya adalah menampilkan teks dan mendeteksi kecepatan gerakan mata guna mengetahui apakah pengguna benar-benar membaca teks tersebut.

Google sepertinya tidak ingin keduluan Apple soal paten ini. Semoga saja, teknologi eye-tracking tidak termasuk dalam klaim paten Apple. Pasalnya, Apple diketahui telah lebih dulu mematenkan kacamata augmented-reality.

Apple diyakini menggarap kacamata futuristik serupa Project Glass milik Google dan telah lebih dulu memiliki paten atas perangkat ini.
baca keseluruhan - Google Patenkan 'Eye-Tracking' di Kacamata Futuristik

Sabtu, 30 Juni 2012

Kacamata Pintar Google akan Rekam Video Porno

Kacamata pintar Google yang biasa disebut sebagai Project Glass mulai dijual secara terbatas. Belum-belum, kacamata futuristik ini sudah diincar produsen film porno.

Ya, sebuah produsen porno ingin menggunakan Project Glass untuk melebarkan bisnisnya. Antara lain menggunakannya sebagai alat perekam video porno secara personal, yang diklaim sedang jadi tren.

"Gaya yang dikenal dengan nama point of view ini menjadi tipe konten yang populer saat ini. Sebuah perangkat yang memungkinkan Anda menshoot video kualitas tinggi secara hands free akan membuat rekaman video jenis itu jauh lebih mudah," kata Quentin Boyer dari Pink Visual, salah satu perusahaan film konten dewasa.

Pink Visual sendiri belum berkesempatan mencoba Project Glass yang saat ini dijual terbatas pada developer seharga USD 1.500. Namun mereka berharap segera bisa mendapatkannya untuk menguji coba potensinya di industri esek-esek.

"Untuk benar-benar mengetahui potensi maksimalnya, kami perlu sepasang untuk digunakan. Namun kami sudah memimpikan cara bagaimana merekam video dengan kacamata ini," kata dia.

Industri porno memang dikenal giat mengadopsi teknologi baru untuk meningkatkan bisnisnya. Demikian seperti dikutip dari PCMag.
baca keseluruhan - Kacamata Pintar Google akan Rekam Video Porno

Senin, 28 Mei 2012

Google Pamerkan Kacamata Komputer Futuristik

Google memperkenalkan kacamata canggih nan futuristik. Kacamata yang saat ini disebut sebagai Project Glass tersebut membawa kemampuan komputasi yang cukup menakjubkan.

Dikontrol dengan suara, kacamata Google bisa digunakan untuk melakukan pencarian online, email dan navigasi arah. Bahkan bisa pula dipakai untuk video chat.

Kacamata berbasis teknologi augmented reality ini bisa menampilkan berbagai informasi seperti menunjukkan di mana lokasi pengguna dan keadaan cuaca. Pengguna juga bisa mengetahui lokasi pengguna lain dengan sistem Google Latitude.

Dilansir DailyMail, kacamata ini tampaknya memakai sistem operasi Android. Ikon dan penampilan menu tampak familiar dengan OS robot hijau tersebut. Project Glass dibuat oleh tim di laboratorium Google yang dijuluki Google X.

"Grup kami dari Google X memulai Project Glass untuk membuat teknologi semacam ini, sesuatu yang membantu Anda mengeksplorasi dan membagikan dunia Anda," kata Google.

"Kami membagi informasi ini sekarang karena kami ingin memulai perbincangan dan belajar dari input Anda yang berharga. Jadi kami mengambil beberapa foto untuk menunjukkan seperti apa kemungkinan teknologi ini dan video untuk mendemonstrasikannya," tambah Google.

Belum ada informasi kapan kacamata tersebut siap dipasarkan. Rumor menyebutkan Project Glass akan dijual sekitar akhir tahun 2012 ini.

Simak kemampuan kacamata canggih tersebut dalam video ini :



baca keseluruhan - Google Pamerkan Kacamata Komputer Futuristik

    Twitter Bird on The Tree by Tutorial Blogspot

    iklan from adsense