# #

Righteous Kill

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit nisl in ...

Quisque sed felis

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit nisl in ...

Etiam augue pede, molestie eget.

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit nisl in ...

Hellgate is back

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit ...

Post with links

This is the web2feel wordpress theme demo site. You have come here from our home page. Explore the Theme preview and inorder to RETURN to the web2feel home page CLICK ...

Tampilkan postingan dengan label about lionel messi copa america. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label about lionel messi copa america. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 24 Juli 2021

Lionel Messi, Apa yang Masih Bisa Diraihnya Lagi?

Lionel Messi bakal tetap membela Barcelona. Yang belum dari kontrak baru kapten Argentina itu di Barcelona hanya pengumuman resminya.

 

Messi, 34, telah menjadi bagian dari tim utama Barcelona sejak 2005. Pada 1 Juli 2021 lalu, kontraknya di Barcelona habis, dan dia pun berstatus free agent.

 

Setelah menjuarai Copa America 2021 dan meraih trofi pertamanya bersama tim senior Argentina, Messi dikabarkan menyepakati kontrak baru berdurasi lima tahun dengan Barcelona. Dia juga setuju gajinya dipangkas.

 

Barcelona kini bisa bernapas lega. Pemain terbaik mereka telah mengambil keputusan besar dalam kariernya.

 

Karier Messi belum akan berakhir. Namun, seperti dilansir Marca, apa lagi yang kini masih bisa diraih oleh Messi?


Prioritas: Piala Dunia dan Liga Champions

 

Messi telah empat kali menjuarai Liga Champions bersama Barcelona pada musim 2005/06, 2008/09, 2010/11, 2014/15. Dia pasti ingin menjuarainya lagi.

 

Namun, keinginan terbesarnya tentu saja menjuarai Piala Dunia bersama Argentina.

 

Trofi Copa America 2021 bisa dibilang sebagai pemuas dahaga, tapi hanya sementara. 

 

Sekarang, keinginan Messi untuk mencoba menjuarai Piala Dunia 2022 pasti lebih besar daripada sebelumnya.


Rekor Penampilan di Liga Champions

 

Sampai saat ini, rekor jumlah penampilan terbanyak untuk Barcelona di pentas Liga Champions masih dipegang oleh Xavi. 

 

Mantan gelandang Spanyol itu memperkuat Barcelona periode 1998-2015, dan tampol 151 kali untuk Blaugrana di kompetisi elite ini.

 

Messi, yang bakal memainkan musim ke-18 di Barcelona, telah melakoni 149 pertandingan bersama Blaugrana di Liga Champions. 

 

Dua pertandingan lagi, dan dia akan menyamai rekor Xavi sebagai pemain dengan penampilan terbanyak untuk Barcelona di kompetisi ini.


Gelar Juara Terbanyak

 

Sejauh ini, pesepak bola dengan rekor gelar juara terbanyak adalah Dani Alves. 

 

Bek kanan Brasil dan mantan partner Messi di Barcelona itu telah meraih total 43 gelar juara sepanjang kariernya di level klub dan tim nasional.

 

Sementara itu, Messi telah meraih 38 gelar juara.

 

Jika hanya di level klub, Messi sudah punya 35 gelar. Dia terpaut satu dari rekor Ryan Giggs.


Gol, Gol, dan Gol

 

Lionel Messi adalah mesin gol. Itu sudah diakui oleh semua orang.

 

Jika terus konsisten mencetak gol, maka Messi akan mengukir total 500 gol liga. Saat ini, dia masih kurang 27 gol untuk itu.

 

Selain itu, dengan 33 gol lagi, Messi akan mencapai total 800 gol di semua kompetisi.


Menjauh dari Kejaran Cristiano Ronaldo

 

Ini tentang Ballon d'Or. Messi masih menjadi peraih terbanyak dengan enam koleksinya. Namun, Cristiano Ronaldo berada tepat di bawahnya dengan koleksi lima.

 

Tahun ini, sangat kecil kemungkinan pemain Juventus dan Portugal tersebut meraih yang keenam. Sementara itu, Messi cukup berpeluang untuk meraih yang ketujuh.

 

Jika terwujud, maka Messi akan menjauh dari kejaran Ronaldo sekaligus mengukuhkan diri sebagai peraih Ballon d'Or terbanyak.

baca keseluruhan - Lionel Messi, Apa yang Masih Bisa Diraihnya Lagi?

Selasa, 20 Juli 2021

Netizen Terharu Messi Peluk Neymar dan Samai Ronaldo

Setelah menunggu sekian lama, Lionel Messi berhasil mengantarkan Argentina menjadi jawara Copa Amerika setelah mengandaskan Brasil 1-0.

 

Tidak perlu kata-kata untuk melukiskan kegembiraan Argentina.

Sudah tiga gelar juara dipersembahkan Messi untuk Argentina, yang paling bernilai tentu Copa America kali ini.

Finally, Messi!!

Ada yang unik, pada 10 Juli 2016 Ronaldo juara Piala Eropa. Tepat 10 Juli 5 tahun sesudahnya, Messi meraih Piala Amerika.

Warga Argentina ini tak dapat menutupi kegirangannya negaranya juara Amerika.

"Saya tak tahu apa Messi menenangkan Neymar atau Neymar bahagia untuk Messi. Tapi respek!" tulis netizen ini.

Pelukan antara Neymar dan Messi usai pertandingan pun banyak dibahas oleh netizen. Neymar menangis dan kecewa, tapi ia tampaknya ikut senang kawannya akhirnya jadi juara.

Usai pertandingan, Messi dan Neymar bahkan langsung nongkrong bareng.

Netizen pun ada yang mengadakan polling siapa kini terhebat, Messi, Ronaldo atau malah Neymar?

Argentina total mencetak 12 gol di Copa Amerika dan Messi terlibat dalam 9 di antaranya, menurut netizen ini. Foto: Twitter

Messi pun menyamai rival abadinya Cristiano Ronaldo yang telah lebih dulu mempersembahkan Piala Eropa bagi Portugal.

Campeones!

Pemain Argentina lain tentu berjasa, seperti Di Maria yang mencetak gol tunggal kemenangan Argentina atas Brasil di final.

Setelah dulu selalu gagal juara, Messi akhirnya meraih Copa America sejak debutnya 16 tahun silam.

Akhirnya mimpi Messi sejak dulu terwujud, merengkuh Copa America.

baca keseluruhan - Netizen Terharu Messi Peluk Neymar dan Samai Ronaldo

Jumat, 16 Juli 2021

Menangi Copa America, Messi Kian Dekat Raih Rekor Anyar

Sukses membawa Argentina meraih gelar juara Copa America tak hanya menuntaskan dahaga Lionel Messi meraih trofi di level klub. 

 

Raihan trofi lambang supremasi sepak bola Amerika Selatan ini sekaligus mendekatkan Messi ke rekor anyar.

 

Rekor anyar yang saat ini dibidik Messi adalah pemain dengan raihan trofi terbanyak sejak tahun 2000. Saat ini, dengan tambahan trofi Copa America, Messi total mengumpulkan 38 trofi.

 

Dengan raihan 38 trofi ini, Messi melewati raihan Gerard Pique, yang sebelumnya memiliki catatan sama dengan Messi soal koleksi trofi. 

 

Mereka berdua sebelumnya sama-sama mengoleksi 37 trofi.

 

Raihan trofi Messi sendiri saat ini berada di peringkat ketiga di bawah Dani Alves dan Andres Iniesta. Sejauh ini, Alves sudah mengoleksi 42 trofi dan Iniesta telah mengumpulkan 39 trofi.


Jauhi Ronaldo

 

Raihan Messi ini membuatnya kembali menjauhi Cristiano Ronaldo. 

 

Saat ini, Ronaldo -yang disebut sebagai pesaing Messi memperebutkan gelar pemain terbaik dalam sejarah sepak bola- 'baru' mengoleksi 35 gelar.

 

Sebelumnya, Ronaldo sempat mendekati catatan Messi setelah meraih dua trofi pada musim ini. Sementara, Messi hanya mampu memenangi satu trofi.

 

Namun, dengan sukses Messi memenangi Copa America dan kegagalan Ronaldo membawa Portugal meraih gelar juara Euro 2020, jarak antara kedua pemain ini kembali menjauh.


10 Kolektor Trofi Terbanyak

 

Berikut Daftar Sepuluh Pemain dengan Koleksi Trofi Terbanyak Sejak 2000

 

  • Zlatan Ibrahimovic - 32 trofi
  •  
  • Arjen Robben - 32 trofi
  •  
  • Sergio Busquets - 34 trofi
  •  
  • Cristiano Ronaldo - 35 trofi
  •  
  • Gerard Pique - 37 trofi
  •  
  • Hossam Ashour - 37 trofi
  •  
  • Maxwell - 37 trofi
  •  
  • Lionel Messi - 38 trofi
  •  
  • Andres Iniesta - 39 trofi
  •  
  • Dani Alves - 42 trofi
baca keseluruhan - Menangi Copa America, Messi Kian Dekat Raih Rekor Anyar

Juara 2008 dan 2021, Lionel Messi Butuh Gol 'Malaikat' Angel Di Maria

Lionel Messi punya dua gelar juara bersama timnas Argentina, Olimpiade 2008 dan Copa America 2021. 

 

Pada dua momen tersebut, Messi butuh gol dari Angel Di Maria untuk meraih trofi.

 

Trofi pertama yang diberikan Lionel Messi pada Argentina adalah juara Olimpiade 2008 di China. 

 

Argentina mendapat medali emas usai mengalahkan Nigeria pada laga final dengan skor 1-0.

 

Namun, capaian di Olimpiade 2008 itu cap kali dilupakan begitu saja. 

 

Sebab, selain tidak masuk dalam kalender resmi FIFA, sepak bola di Olimpiade dinilai kurang bergengsi dibanding Piala Dunia atau Copa America.

 

Selain itu, tim yang tampil di Olimpiade juga bukan senior, tapi U-23. Walau begitu, Messi tetap punya medali emas Olimpiade dan ada sejarah penting yang tercatat dalam karir Messi.


Olimpiade 2008, Gol Angel Di Maria

 

Argentina membawa banyak pemain top di Olimpiade 2008. Saat itu, ada nama Sergio Aguero, Pablo Zabaleta, Fernando Gago, Javier Mascharano, hingga Juan Roman Riquelme di skuad Argentina.

 

Pada laga final di National Stadium Beijing, Argentina menang 1-0 atas Nigeria. Gol kemenangan Argentina dicetak Angel Di Maria pada menit ke-58.

 

Messi ada starting XI, tapi tidak bermain penuh. La Pulga, yang kala itu bermain dengan nomor punggung 15, digantikan Ezequel Lavezzi pada babak kedua. Kala itu, pamor Messi belum segemilang sekarang.

 

Messi mendapatkan gelar pertamanya bersama Argentina berkat gol Angel Di Maria


Copa America 2021, Gol Angel Di Maria

 

Seperti deja vu cerita Olimpiade 2008, Messi kembali butuh gol Angel Di Maria untuk menjadi juara bersama timnas Argentina. Kali ini, momen itu terjadi pada ajang Copa America 2021.

 

Setelah Olimpiade 2008, Messi berulang kali gagal juara bersama Argentina. Dia gagal pada empat final beruntun. 

 

Bahkan, Messi sempat mengucapkan kata-kata perpisahan dengan Argentina. Bukan hanya sekali, Messi sempat dua kali pensiun!

 

Namun, tuah Di Maria datang pada Copa America 2021. 

 

Berkat gol yang dicetaknya pada menit ke-22, Argentina menang 1-0 atas Brasil dan Messi pun meraih trofi pertamanya bersama Argentina pada level senior.


Sang 'Malaikat' Di Maria

 

Di Maria sejatinya hampir selalu ambil bagian setiap Argentina tampil di turnamen mayor. Namun, Di Maria tidak selalu bisa tampil di final atau tidak tampil penuh karena cedera.

 

Pada final Copa America 2016 misalnya, Di Maria tidak bisa tampil penuh karena cedera. 

 

Argentina pun kalah dari Chile. Di Maria juga tidak tampil di final Piala Dunia 2014 karena cedera. Argentina kalah dari Jerman di final.

 

Setelah absen pada dua final terakhir, Di Maria kini menjadi 'angel' alias 'malaikat' bagi Messi di final Copa America 2021. Di Maria mengulang capaian pada Olimpiade 2008 silam.

baca keseluruhan - Juara 2008 dan 2021, Lionel Messi Butuh Gol 'Malaikat' Angel Di Maria

Lionel Messi, Dia Akhirnya Juara Bersama Timnas Argentina!

Berakhir sudah penantian panjang Lionel Messi untuk meraih gelar juara bersama Timnas Argentina. 

 

Messi dan kawan-kawan baru saja mengalahkan juara bertahan serta tuan rumah Brasil di final Copa America 2021, Minggu (11/7/2021).

 

Dalam partai final di Estadio do Maracana, Rio de Janeiro, Argentina menaklukkan Brasil 1-0. Gol tunggal penentu kemenangan Argentina dicetak oleh Angel Di Maria di menit 22.

 

Argentina pun meraih titel Copa America pertama mereka sejak 1993. Argentina juga sukses menyamai rekor Uruguay 15 kali menjuarai Copa America.

 

Satu yang tak kalah penting, Messi akhirnya meraih gelar juara pertamanya bersama timnas senior Argentina.


Final Copa America 2007

 

Final Copa America 2007 di Venezuela adalah final major tournament pertama Messi bersama Timnas Argentina. Lawannya adalah Brasil.

 

Argentina dihajar 0-3. Brasil menang lewat gol Julio Baptista, bunuh diri Roberto Ayala, dan gol Dani Alves.


Final Piala Dunia 2014

 

Argentina mencapai babak final Piala Dunia 2014 di Brasil. Messi dan kawan-kawan berhadapan dengan Jerman dalam partai puncak di Maracana.

 

Argentina kalah 0-1. Gol extra time Mario Gotze mengubur mimpi Argentina untuk jadi juara.


Final Copa America 2015

 

Messi kemudian membantu Argentina lolos hingga babak final Copa America 2015. Namun, Messi dan Argentina lagi-lagi menelan pil pahit.

 

Melawan tuan rumah Chile di final, tak ada gol tercipta hingga habis waktu normal dan extra time. Adu penalti pun digelar.

 

Diwarnai keagagalan penalti Gonzalo Higuain dan Ever Banega, Argentina kalah 1-4.


Final Copa America Centenario 2016

 

Copa America Centenario 2016 digelar di Amerika Serikat. Argentina lagi-lagi lolos hingga babak final. Sekali lagi, Chile menjadi lawan mereka dalam partai perebutan gelar juara.

 

Cerita pahit Argentina terulang. Mereka dikalahkan Chile di final, dan lagi-lagi lewat adu penalti. Messi sebagai penendang pertama Argentina gagal memberi gol. Argentina akhirnya kalah 2-4.


Dan, Akhirnya...

 

Di percobaan kelima, Messi akhirnya juara bersama Argentina. Final Copa America melawan juara bertahan sekaligus sang rival abadi Brasil, Argentina keluar sebagai pemenang.

 

Satu gol Angel Di Maria sudah cukup bagi Argentina untuk mengamankan titel Copa America mereka yang ke-15.

 

Messi juga finis sebagai top skor Copa America 2021 bersama Luis Diaz (Kolombia). Mereka masing-masing finis dengan torehan empat gol.

 

Sekali lagi; Lionel Messi, dia akhirnya meraih gelar juara bersama Timnas Argentina...

baca keseluruhan - Lionel Messi, Dia Akhirnya Juara Bersama Timnas Argentina!

Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo Juara di Tanggal 10 Juli: Legend, GOAT!

Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo sudah diakui sebagai dua dari pemain-pemain terbaik sepanjang masa. Bicara tentang yang satu, pasti tak lupa dikaitkan dengan yang satunya.

 

Ketika Ronaldo sudah meraih gelar juara internasional bersama Portugal di Euro 2016, Messi kerap dikritik karena berulang kali gagal membawa Argentina juara. 

 

Namun, penantian panjang Messi berakhir setelah membawa Argentina juara Copa America 2021 dengan mengalahkan Brasil 1-0 di final.

 

Messi dan Ronaldo, yang hebat di level klub, kini sama-sama sudah pernah juara bersama negaranya. 

 

Piala Dunia memang belum mampir ke tangan mereka, tapi keduanya bakal tetap diakui sebagai GOAT (Greatest of All Time), terbaik sepanjang masa.

 

Hingga kini, tak sedikit yang membanding-bandingkan keduanya. Namun, tak sedikit pula yang mengapresiasi keduanya, karena mereka adalah ikon suatu generasi sepak bola.

 

Seiring keberhasilan Messi menjuarai Copa America 2021 bersama Argentina, nama Ronaldo - yang baru saja gagal di Euro 202 - pun ikut muncul ke permukaan. 

 

Dari sekian banyak cuitan, kami pilihkan yang menggelitik, unik, dan lebih fokus ke kehebatan keduanya, terutama fakta bahwa mereka jadi juara internasional di tanggal yang sama, yakni 10 Juli waktu setempat.

 

Berikut beberapa di antaranya.

 

Sebuah kehormatan dan keberuntungan

 
Bersyukur ngeliat Messi sama Ronaldo bisa juara di Negara nya masing-masing sebelum mereka pensiun dari dunia sepak bola
Di tanggal yang sama lagi mereka juara buat timnas nya : Ronaldo juara Euro 10 Juli 2016 Messi juara Copa America 10 Juli 2021 Hidup di jaman mereka adalah suatu kehormatan dan keburuntungan bisa ngeliat 2 orang rival bersaing dalam 1 era
 
 

 

Ladies and gentleman, please welcome...

 

 

 

 

 

 
10 Juli 2016 Ronaldo menjuarai Euro bersama Portugal. 11 Juli 2021 Messi menjuarai Copa America bersama Argentina. Tak perlu berdebat siapa yang terbaik, mereka telah menyelesaikan tugas masing masing. kami bersyukur hidup di era kalian.
5

 
10 Juli 2016 Cristiano Ronaldo juara Euro 10 Juli 2021 Lionel Messi juara Copa America Selama ini, Messi bukan gak mau dan gak bisa juara. Hanya nyari tanggal baik dan cantik. Primbon.
3
baca keseluruhan - Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo Juara di Tanggal 10 Juli: Legend, GOAT!

Statistik Lionel Messi di Copa America 2021: The GOAT, Ballon d'Or ke-7?

Lionel Messi memang tidak mencetak gol pada final Copa America 2021. Akan tetapi, La Pulga terpilih sebagai pemain terbaik Copa America 2021. Lalu, seperti apa statistik Messi sepanjang turnamen?

 

Argentina menjadi juara Copa America 2021 usai mengalahkan Brasil di final. 

 

Pada duel di Stadion Maracana, Minggu (11/7/2021) pagi WIB, Argentina menang dengan skor 1-0 atas Brasil lewat gol Angel Di Maria.

 

Berkat satu golnya, Di Maria dinobatkan sebagai Man of the Match laga final Copa America 2021. 

 

Di Maria tampil sangat bagus walau tidak bermain penuh. Namun, yang menjadi pemain terbaik Copa America 2021 adalah Lionel Messi.


Statistik Lionel Messi

 

Gelar pemain terbaik didapat Messi bukan karena nama besar belaka. Pemain 33 tahun memang tampil luar biasa untuk Argentina. Dia menjadi tumpuan La Celesete sejak laga fase grup.

 

Bukan hanya lewat gol-gol yang dicetaknya, Messi juga membuat assist untuk rekan satu timnya. 

 

Simak catatan lengkap statistik lengkap Lionel Messi di Copa America 2021 di bawah ini ya :

 

  • Gol - 4 [Terbanyak, sama dengan Luis Diaz]
  •  
  • Assist - 5 [Terbanyak]
  •  
  • Tendangan - 28 [Terbanyak]
  •  
  • Mengkreasi peluang - 21 [Terbanyak]
  •  
  • Peluang besar - 6 [Kedua terbanyak]
  •  
  • Umpan terobosan - 9 [Terbanyak]
  •  
  • Umpan di sepertiga akhir - 122 [Terbanyak]
  •  
  • Melewati lawan - 34 kali [Kedua terbanyak]
  •  
  • Dilanggar - 23 [Terbanyak]

 

The GOAT?

 

Gelar Copa America 2021 membuat Lionel Messi mematahkan catatan buruk di level tim nasional. 

 

Walau harus menunggu untuk waktu yang lama, pada akhirnya Messi membawa Argentina menjadi juara pada turnamen mayor.

 

Copa America 2021 adalah gelar pertama yang didapat Messi bersama Argentina. Kini, raihan gelar Messi sudah lengkap. 

 

Dia meraih puluhan gelar juara bersama Barcelona dan kini punya satu trofi untuk timnas Argentina.

 

Patut diingat, Lionel Messi juga top skor sepanjang masa timnas Argentina.

 

Kini, Messi punya Piala Dunia 2022 yang berada di depan mata. 

 

Jika mampu membawa Argentina menjadi juara di Qatar, apakah status The GOAT bisa melekat pada Messi untuk seterusnya?


Ballon d'Or ke-7

 

Persaingan menuju gelar Ballon d'Or 2021 dipastikan berjalan sangat seru. Sebab, tidak ada satu pun yang dominan pada tahun ini. 

 

Lionel Messi pun jadi kandidat yang sangat kuat usai juara Copa America 2021.

 

N'Golo Kante dan Kevin De Bruyne sempat jadi kandidat potensial untuk Ballon d'Or. Tapi, mereka gagal di Euro 2020. 

 

Robert Lewandowski juga gagal memberi dampak besar bagi Polandia di Euro 2020.

 

Lalu, Cristiano Ronaldo yang menjadi top skor Serie A, gagal membawa Portugal mempertahankan gelar Euro. 

 

Ronaldo tampil apik pada level individu, tapi dia gagal juara Serie A Liga Champions dan Euro 2020.

 

Sementara, Messi, yang gagal membawa Barcelona juara La Liga dan Liga Champions kini punya gelar Copa America 2021.

baca keseluruhan - Statistik Lionel Messi di Copa America 2021: The GOAT, Ballon d'Or ke-7?

    Twitter Bird on The Tree by Tutorial Blogspot

    iklan from adsense