# #

Righteous Kill

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit nisl in ...

Quisque sed felis

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit nisl in ...

Etiam augue pede, molestie eget.

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit nisl in ...

Hellgate is back

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit ...

Post with links

This is the web2feel wordpress theme demo site. You have come here from our home page. Explore the Theme preview and inorder to RETURN to the web2feel home page CLICK ...

Tampilkan postingan dengan label daniel ex. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label daniel ex. Tampilkan semua postingan

Rabu, 16 Juni 2021

Duet Maut Pendiri Raksasa Teknologi Hingga Jadi Tajir Melintir

Sejumlah perusahaan teknologi dunia didirikan oleh dua orang sahabat, seperti Apple, Google, Whatsapp, Instagram, Yahoo, Intel, dll. Berikut kisah singkatnya.

Steve Wozniak dan Steve Jobs, bermula dari sahabat dan akhirnya mendirikan Apple pada 1 April 1976. Foto: Phone Arena

Paul Allen dan Bill Gates adalah duet sahabat pendiri Microsoft, yang lahir pada 4 April 1975. Foto: Gates Notes

Evan Spiegel dan Bobby Murphy mendirikan Snapchat pada September 2011.

Kalau ini Sergey Brin dan Larry Page, duet genius yang mendirikan Google pada 4 September 1998.Foto: Pool (Business Insider)

Duet Gordon Moore dan Robert Noyce mendirikan raksasa semikonduktor Intel pada 18 Juli 1968. Foto: Intel

Mike Krieger dan Kevin Systrom menciptakan Instagram pada 6 Oktober 2010. Foto: Istimewa/Facebook

Brian Acton dan Jan Koum, adalah duet pendiri WhatsApp yang diciptakan pada bulan Januari 2009. Foto: Unwired View

Jerry Yang dan David Filo melahirkan Yahoo pada Januari 1994. Foto: Yahoo

Martin Lorentzon dan Daniel Ek menciptakan layanan streaming musik Spotify pada 23 April 2006. Foto: Spotify

Sony didirikan oleh Masaru Ibuka dan Akio Morita pada 7 Mei 1946.

William Redington Hewlett dan David Packard melahirkan vendor Hewlett Packard pada 1 Januari 1939. Foto: HP

baca keseluruhan - Duet Maut Pendiri Raksasa Teknologi Hingga Jadi Tajir Melintir

Sosok Drop Out Sukses, Duitnya Puluhan Triliun

Gagal kuliah malah memecut pria ini menciptakan layanan musik online yang mengantarnya meraup kekayaan dalam jumlah triliunan rupiah.

Salah satu kantor Spotify yang sangat asyik suasananya seperti halnya banyak perusahaan teknologi lain. Spotify makin berkembang tapi memang persaingan makin ketat, misalnya dari Apple Music.

Bersama pendiri Uber, Travis Kalanick. Awal mula Spotify adalah saat dia kenalan dengan seorang veteran Silicon Valley bernama Martin Lorentzon yang sudah kaya raya dan seperti Daniel, bosan dengan hidupnya. Setelah nongkrong beberapa lama, keduanya akhirnya punya misi untuk mengguncang industri musik. Daniel merasa industri musik sedang sekarat. Ketemulah nama Spotify. Mulailah mereka merekrut orang.

Spotify pun makin sering menjalin kerjasama strategis dengan merek besar. Ini misalnya saat dulu mengumumkan kemitraan dengan Samsung.

Seperti beberapa pentolan di dunia teknologi lainnya, Daniel Ek suka berbusana santai, cukup dengan memakai kaos dan kacamata hitam seperti ini.

Sebagai pionir layanan musik online, Spotify kini salah satu yang populer di dunia. Pada Maret 2021, jumlah pengguna aktif bulannannya sudah 356 juta, dengan 158 juta di antaranya berbayar.

Di tahun 2008, Spotify debut di wilayah Skandinavia, Prancis dan Inggris. Dan baru 3 tahun kemudian, deal final untuk wilayah AS terjadi.

Berkat sukses Spotify, pria berkepala pelontos ini memiliki harta tembus USD 3,9 miliar menurut Forbes, atau di kisaran Rp 55,5 triliun.

Inilah sosok Daniel Ek yang lahir di Stockholm, Swedia, pada 21 Februari 1983 alias berusia 38 tahun. Foto: Getty Images

Perusahaan Spotify saat ini diperkirakan bernilai sekitar USD 67 miliar.

Daniel kuliah di Royal Institute of Technology jurusan teknik. Tapi ia drop out hanya dalam 8 minggu karena merasa hanya belajar teori. Gagal kuliah itu tak bepengaruh besar, ia malah jadi kaya. Daniel yang kreatif dan pintar kemudian membuat program untuk sebuah perusahaan dan dibayar USD 1 juta. Dari jualan paten, ia dibayar lagi USD 1 juta.

Pada tahun 2016, Daniel melepas masa lajangnya dengan mempersunting Sofia Levander. Mereka menikah di Italia dan mengundang Bruno Mars untuk bernyanyi. Mereka telah dikaruniai dua orang anak.

Daniel Ek dan sang istri bersama penyanyi Nick Jonas. Daniel sudah kenalan dengan musik di umur 5 tahun setelah dihadiahi gitar orang tuanya. Sang ibu penyanyi opera dan pianis. Ayah kandungnya meninggalkan Daniel saat ia masih bayi, sedang ayah tirinya bekerja di bidang TI. Jadi dia akrab dengan musik dan teknologi sejak belia.

baca keseluruhan - Sosok Drop Out Sukses, Duitnya Puluhan Triliun

Rabu, 26 Mei 2021

Arsenal Mirip Spotify, Minim Profit tapi Fokus Perkembangan

Pemilik Spotify, Daniel Ek, terus mendapatkan dukungan untuk mewujudkan keinginannya membeli Arsenal. 

 

Meski Arsenal bersikeras tak menjual, Daniel Ek kian percaya diri karena mendapatkan dukungan langsung dari para legenda.

 

Gosip penjualan Arsenal ini dimulai pekan lalu usai kisruh Super League. 

 

Kabarnya Stan Kroenke ingin menjual klub dan Daniel Ek langsung memanaskan situasi dengan mengaku siap membeli.

 

Terkini, kabarnya Daniel Ek mendapatkan dukungan langsung dari Thierry Henry, Patrick Vieira, dan Dennis Bergkamp. 

 

Mereka bekerja sama menyiapkan tawaran dan untuk mendesak Kroenke menjual klub.

Artinya penjualan Arsenal bisa saja terwujud, tapi apakah Ek mampu membayar harga jual yang mungkin dipasang Kroenke?


Tergantung Kroenke

 

Situasi Arsenal ini juga diamati oleh analis finansial asal Swedia, Johan Wendel. Dia menimbang apakah Daniel Ek mampu membeli Arsenal dan menjelaskan situasi sebenarnya.

 

Menurut Wendel, saat ini bola masih dipegang Stan Kroenke. Dia berhak menentukan harga jual Arsenal jika memang mau melepas klub. Kabarnya, Arsenal bernilai setidaknya 2 miliar pounds.

 

"Memang ini tergantung pada berapa harga yang diminta Kroenke, jelas, tapi saya kira Daniel Ek tidak akan membuat tweet seperti itu jika dia tidak belum memikirkan pertimbangan finansialnya," kata Wendel kepada Express.

 

"Saya kira dia bisa saja membeli Arsenal karena sebagian besar kekayaannya ada pada saham Spotify. Dia memiliki saham senilai hampir 3,2 miliar pounds."

 

"Mungkin dia bisa menggunakan kondisi itu untuk mendapatkan pinjaman bank dan semacamnya," imbuhnya.


Arsenal mirip Spotify

 

Satu hal yang membuat Ek didukung penuh adalah kemiripan situasi Arsenal dengan Spotify. 

 

Menurut Wendel, Spotify tidak selalu menghasilkan profit setiap tahunnya, dan karena itu Daniel Ek sangat cocok mengelola Arsenal sekarang.

 

"Saya kira bisa. Ini adalah pria yang membantu mendirikan perusahaan yang pada akhirnya menjadi perusahaan rekaman terbesar di dunia dan membuat mereka jadi perusahaan streaming yang sangat sukses," sambung Wendel.

 

"Spotify adalah perusahaan yang didirikan pada tahun 2006, tetapi mereka tidak menghasilkan profit setiap tahun."

 

"Jadi dia jelas sudah biasa bekerja dengan situasi profit tidak akan selalu ada, tapi fokusnya pada perkembangan. Itulah yang dibutuhkan Arsenal saat ini," tutupnya.

baca keseluruhan - Arsenal Mirip Spotify, Minim Profit tapi Fokus Perkembangan

Mengenal Daniel Ek, Kreator Spotify yang Ingin Membeli Arsenal

Publik, terutama fans Arsenal, dikejutkan dengan rumor mengenai pembeli klub dari Kroenke Sports & Entertainment (KSE) bernama Daniel Ek. Siapakah sebenarnya pengusaha asal Swedia ini?

 

Semuanya bermula ketika Arsenal menyatakan ikut serta dalam ajang European Super League yang kontroversial. 

 

Usai dikritik secara gila-gilaan dari berbagai kalangan termasuk fans sendiri, mereka pun memutuskan menarik diri dari ajang tersebut.

 

Selama beberapa tahun terakhir, fans Arsenal telah menunjukkan ketidaksukaannya terhadap pemilik sekarang. 

 

Namun emosinya berada di titik didih begitu mengetahui kalau the Gunners turut menjadi satu dari 12 klub pendiri ESL.

 

Pihak Arsenal sudah meminta maaf kepada fans dan berjanji takkan mengulangi kesalahan yang sama. 

 

Namun keyakinan mereka sudah bulat, KSE beserta Josh Kroenke diminta segera angkat kaki dari Emirates Stadium.


Kemunculan Daniel Ek

 

Agar terjadi pergantian kepemilikan, tentu harus terjadi transaksi pembelian klub dari pihak lain. 

 

Harapan fans sepertinya bakalan terwujud karena ternyata Arsenal masih punya peminat, meski belakangan ini mereka sedang minim prestasi.

 

Dia adalah Daniel Ek, yang juga dikenal sebagai kreator Spotify. 

 

Ia menunjukkan indikasi ketertarikan membeli klub lewat media sosial Twitter. Ek mengaku kalau dirinya mendukung Arsenal sejak masih kecil.

 

"Sebagai seorang anak kecil yang bertumbuh, saya mendukung @Arsenal selama yang saya bisa saya ingat. Jika KSE ingin menjual Arsenal, saya dengan senang hati akan angkat topi," tulisnya.

Lebih lanjut. menurut laporan Daily Telegraph, Ek sudah punya rencana untuk membeli klub bersama gabungan mantan pemain Arsenal. 

 

Mereka adalah Thierry Henry, Patrick Viera, dan juga Dennis Bergkamp.


Siapa Daniel Ek?

 

Ek adalah seorang pengusaha asal Swedia yang dikenal sebagai sosok di balik layar terciptanya platform musik streaming digital bernama Spotify. 

 

Menurut catatan, Spotify memiliki pengguna sebanyak 345 juta orang yang tersebar di seluruh penjuru dunia.

 

Bakat berbisnis Ek, terutama di sektor teknologi, sudah tercium sejak dirinya masih berusia 13 tahun. 

 

Ia mulai mengembangkan website untuk klien ketika masih bersekolah dan pada usia 18 tahun, ia dilaporkan memiliki pendapatan 500 ribu dollar (setara Rp7,2 miliar) per bulan.

 

Ek sebenarnya punya kesempatan untuk pensiun dini setelah menjual perusahaan periklanan bernama Advertigo. 

 

Namun, ia memilih jalur lain yakni membuat platform yang diharapkan bisa memerangi pembajakan di dunia musik.


Tentang Spotify

 

Spotify mulai diluncurkan pada tahun 2006 di Swedia dan terus bertumbuh seiring waktu berjalan. 

 

Kini Spotify dikenal sebagai salah satu perusahaan penyedia layanan musik yang paling berpengaruh di dunia.

 

Menurut Forbes, Spotify memiliki harga sebesar 51,9 juta pounds sekarang. 

 

Ek juga disebut sebagai sosok yang punya kekuatan di dunia musik oleh Billboard Magazine pada tahun 2017 lalu dan secara personal memiliki harga 3,4 juta pounds seperti yang dikatakan Forbes.

Pada tahun 2017, Ek menikahi pasangannya bernama Sofia Levander di Lake Como, Italia. Pernikahannya sendiri dihadiri sejumlah sosok penting seperti Bruno Mars, Chris Rock, hingga pendiri Facebook, Mark Zuckerberg.


Kontroversi di Balik Spotify

 

Meski berhasil menekan tingkat pembajakan di dunia musik, Spotify buatan Ek tidak bisa lepas dari kontroversi dan kritikan. 

 

Beberapa musisi percaya kalau Spotify tidak memberikan upah yang sepantasnya terhadap musik mereka.

 

Ek pun sempat dikritik lantaran menyuruh musisi untuk merilis album lebih sering jika ingin mendapatkan bayaran yang lebih pantas dari Spotify. 

 

Mengingat mereka masih menggunakan sistem pay-per-click.

 

"Dari data, semakin banyak artis yang bisa mendapatkan penghasilan langsung dari streaming. 

 

Anda tidak dapat merekam musik setiap tiga sampai empat tahun sekali dan berpikir kalau itu sudah cukup," katanya kepada Music Ally beberapa waktu lalu.

baca keseluruhan - Mengenal Daniel Ek, Kreator Spotify yang Ingin Membeli Arsenal

    Twitter Bird on The Tree by Tutorial Blogspot

    iklan from adsense