Tampilkan postingan dengan label consumer smart watches sony. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label consumer smart watches sony. Tampilkan semua postingan
Sabtu, 06 Juli 2013
Sony SmartWatch 2 akan Tersedia Lebih Cepat, Mulai 15 Juli Seharga 1,77 Jutaan
Rabu, 26 Juni 2013
Jam Tangan Pintar Sony SmartWatch 2
Melakukan perintah sederhana ke smartphone hanya melalui arloji? Inilah yang diwujudkan Sony lewat peluncuran jam tangan pintar bernama SmartWatch 2 ini.
![]() |
| Dibuat dari bahan aluminium, pengguna SmartWatch 2 tak perlu takut pirantinya terkena air karena memang sudah didesain water-resistant. |
![]() |
| Belum ada laporan harganya, namun Sony mengatakan pirantinya tersebut akan tersedia secaraworldwide mulai September 2013. |
![]() |
| SmartWatch 2 bisa terkoneksi dengan piranti merk lain, alias tidak eksklusif untuk brand Sony saja. Pihak pembesut mengklaim, daya tahan baterainya paling awet untuk ukuran sebuah smartwatch. |
![]() |
| Tak melupakan style, Sony memungkinkan pengguna untuk mengganti-ganti wristbandnya yang memiliki ukuran standard 24mm. |
![]() |
| Sekilas, ia memang menyerupai jam tangan 'biasa'. Namun SmartWatch 2 ini didesain untuk bisa terhubung dengan smartphone melalui teknologi wireless Bluetooth. |
![]() |
| Ratuan aplikasi sudah tersedia untuk piranti canggih tersebut. Sejauh ini, jumlahnya sudah melebihi 200 apps. |
![]() |
| Ini memang upgrade dari SmartWatch pertama yang hadir pada tahun lalu. Arloji pintar tersebut dilengkapi NFC dan memakai kabel micro USB untuk proses charging. |
Sony Smartwatch 2 Resmi Meluncur, Ini Fitur & Spesifikasinya
Sony SmartWatch 2 Ciptakan Tren Baru Kirim e-Mail
Minggu, 31 Maret 2013
Sony Mengupdate Software Untuk Sony SmartWatch
Melihat langkah kompetitor seperti Apple, Samsung, LG, dan Google yang ikut mengembangkan smartwatch versi masing-masing pada tahun ini, Sony pada akhirnya memutuskan untuk merilis software update untuk produk Sony SmartWatch.
Sony SmartWatch sendiri sebenarnya bisa menjadi satu tolok ukur yang baik untuk menilai perkembangan di dalam dunia jam tangan cerdas. Namun tidak seperti beberapa rumor yang sudah beredar, smart watch milik Sony masih bergantung pada perangkat smartphone untuk bisa beroperasi.
Sony SmartWatch dibanderol dengan harga US$130 atau sekitar Rp 1,27 juta dan dioperasikan dengan sistem Android. Pada awal kemunculannya, kemampuan Sony SmartWatch sangatlah terbatas. Fiturnya hanya meliputi meliputi fungsi jam, aplikasi cuaca, musik controller, SMS dan email. Namun seperti dikutip dari Electronista, kini Sony SmartWatch telah memperluas fungsinya dengan pilihan penambahan enam fungsi baru yang hemat baterai yang secara otomatis akan mati sendiri setelah selesai digunakan.
Sony SmartWatch adalah contoh yang baik dimana sebuah jam tangan dapat berfungsi layaknya smartphone di masa depan dan dapat menunjukkan bahwa smart watch akan memiliki tempat di tengah-tengah masyarakat.
Kamis, 28 Maret 2013
Kacamata Pintar Sony Tantang Google Glass
![]() |
| Desain Paten Kacamata Pintar Sony |
Bahkan perusahaan yang bermarkas di Tokyo, Jepang tersebut telah mendaftarkan paten atas perangkat komputasi berbentuk kacamata garapannya sejak tahun 2008 dan 2009 lalu. Yang mana paten desain tersebut telah terdaftar dengan nomor 20130069850.
Perbedaan paling mencolok antara Google Glass dan perangkat komputasi berbentuk kacamata besutan Sony adalah bila Google Glass hanya menampilkan informasi pada salah satu bagian mata saja, maka perangkat Sony diklaim mampu menampilkan informasi pada kedua kacamata pengguna.
Perbedaan lainnya adalah perangkat besutan Sony tersebut dilengkapi dengan earphone untuk memperdengarkan informasi yang dibutuhkan penggunanya.
Sementara Google Glass menggunakan konsep yang lebih unik, yakni dengan cara mentransmisi suara melalui getaran tulang penggunanya. Demikian seperti dikutip dari Thedroidguy.
Selasa, 26 Februari 2013
Review Sony SmartWatch
Terkadang, orang rela melakukan apa saja demi tampil gaya di berbagai suasana. Jam tangan adalah salah satu aksesoris yang sering menemani segala aktivitas pemakainya, sehingga ketika SONY meluncurkan SmartWatch di tahun 2012 lalu, kami tertarik untuk mengetahuinya lebih jauh.
Meski sudah cukup lama hadir di pasaran, review terhadap gadget yang satu ini masih terbilang sedikit. Mungkin karena SmartWatch didistribusikan secara terbatas, dan merupakan gadget pelengkap alias aksesoris saja. Artinya, Anda harus menghubungkannya dengan smartphone atau tablet yang juga berbasis Android – utamanya tentu saja seri Xperia dari SONY atau Sony Eriscsson.
Dua tahun lalu, Sony Ericsson pernah memperkenalkan LiveView yang dibanderol dengan seri Xperia Active. Sementara SmartWatch dijual secara terpisah. Meski begitu, konsep keduanya hampir sama.
Desain
SmartWatch sejatinya merupakan perangkat mungil dengan clip-on alias penjepit yang ketika dipasangkan dengan gelang khusus, akan menjadi jam tangan keren yang canggih. Bobotnya sangat ringan (15,5 gram) dengan perpaduan warna hitam di depan (atau atas) serta putih di belakang (atau bawah), SmartWatch terlihat elegan apalagi ketika layarnya menyala di kegelapan.
SmartWatch sejatinya merupakan perangkat mungil dengan clip-on alias penjepit yang ketika dipasangkan dengan gelang khusus, akan menjadi jam tangan keren yang canggih. Bobotnya sangat ringan (15,5 gram) dengan perpaduan warna hitam di depan (atau atas) serta putih di belakang (atau bawah), SmartWatch terlihat elegan apalagi ketika layarnya menyala di kegelapan.
Mengapa di kegelapan? Karena layar yang disematkan pada SmartWatch hanya memiliki luas 1.3 inci berteknologi OLED dengan resolusi rendah, 128×128 piksel, serta kedalaman 65 ribu warna. Menggunakannya di bawah sinar matahari langsung hampir mustahil dilakukan, sementara di dalam ruangan masih cukup memungkinkan asal tak di bawah sumber cahaya langsung.
Di atas kertas, SmartWatch memiliki dimensi 36x36x8mm yang akan menjadi 12.8mm jika dihitung dengan klip. Benar-benar ideal digunakan sebagai jam tangan, baik untuk pria maupun wanita. Bandingkan dengan jam tangan ponsel seperti Mito S500 misalnya, yang memiliki dimensi 73,2x47x16,2mm. Memang sih, fungsi dan fiturnya juga berbeda. Namun tetap saja bodi S500 akan terlalu besar bagi pengguna yang pergelangan tangannya berukuran sedang.
Hanya ada satu tombol untuk mematikan dan menyalakan perangkat, yakni di sisi kanan bodi. Sementara untuk mengisi ulang baterai internalnya, Anda harus mencopot SmartWach dari gelangnya, lalu selipkan ujung konektor pada kabel ke konektor yang terletak tersembunyi di bawah. Bentuk konektornya yang unik ini agak menyusahkan karena mudah lepas saat tersenggol.
Fitur & Performa
Ketika menyalakannya pertama kali, Anda akan melihat tampilan ponsel mencari “pasangan” menggunakan koneksi Bluetooth. Anda pengguna smartphone atau tablet Android, baik SONY Xperia maupun dari pabrikan lain, perlu melakukan beberapa persiapan awal agar dapat menghubungkan keduanya dengan sempurna.
Ketika menyalakannya pertama kali, Anda akan melihat tampilan ponsel mencari “pasangan” menggunakan koneksi Bluetooth. Anda pengguna smartphone atau tablet Android, baik SONY Xperia maupun dari pabrikan lain, perlu melakukan beberapa persiapan awal agar dapat menghubungkan keduanya dengan sempurna.
Pertama, pastikan Bluetooth smartphone/tablet Anda aktif. Lalu, nyalakan SmartWatch sekaligus mulai mode pencarian perangkat pada perangkat, dan hubungkan (pairing) keduanya. Jika berhasil, maka akan muncul notifikasi yang meminta Anda untuk mengunduh aplikasi SmartConnect di Play Store untuk dapat menggunakan SmartWatch. Tenang saja, gratis kok.
Setelah terinstal, Anda bisa memulai pengaturan aplikasi apa saja yang ingin ditampilkan pada SmartWatch dan terhubung ke perangkat Anda. Misalnya Incoming Calls, Facebook messages, Upcoming Calendar, notifikasi Twitter dan Facebook, Google Maps dan Location, hingga penghitung langkah kaki Anda baik saat beraktivitas maupun olah raga.
Saat ada status yang diperbaharui oleh rekan Anda di Twitter maupun Facebook, Anda dapat langsung membacanya dengan menyentuh potongan status tersebut. Beberapa gestur sederhana dapat Anda pelajari, namun tidak untuk dipraktekkan. Dengan layar sekecil itu, gestur seperti cubit untuk kembali ke layar sebelumnya (pinch to back) akan sedikit membuat repot, dan menjadi banyak jika Anda memiliki jemari besar!
Untungnya, layar mininya tersebut cukup sensitif membaca perintah gestur lainnya, seperti geser samping, atas dan bawah, serta ketukan. Sementara untuk menghemat baterai, Sony menyediakan opsi tampilan Large Digital Clock yang hanya akan tampil saat Anda mengetuk layar dua kali. Jika ingin “memfungsikan SmartWatch sebagaimana mestinya”, Small Digital Clock danAnalog Clock yang akan terus menyala selama dikenakan (baca: Anda bergerak) bisa dipilih.
Semua pengaturan SmartWatch dapat Anda lakukan dari smartphone. Sebaliknya, saat smartphone Anda sedang “terselip”, Anda bisa menggunakan aplikasi Find Phone pada SmartWatch untuk membuat ponsel berdering layaknya sedang menerima panggilan. Tentu saja dengan catatan selama ponsel Anda dalam jarak jangkauan Bluetooth, yakni hingga radius 10 meter.
Soal baterai, penggunaan cukup aktif akan dapat menemani kegiatan Anda hingga seharian penuh. Sementara jika Anda hanya ingin memfungsikan SmartWatch sebagai penampil waktu saja, angka 7 hari alias seminggu bisa dicapai.
Kesimpulan
Untuk sebuah jam tangan canggih seharga Rp1,7 jutaan, Anda akan mendapat desain gaya dengan layar sentuh yang sayangnya masih beresolusi rendah. Kabar baiknya, Sony menyediakan beberapa pilihan tali jam (wristband) dengan warna-warna menarik yang cocok untuk semua kalangan terutama anak muda. Beberapa penjual memberikan bonus satu tali ekstra setiap pembelian.
Untuk sebuah jam tangan canggih seharga Rp1,7 jutaan, Anda akan mendapat desain gaya dengan layar sentuh yang sayangnya masih beresolusi rendah. Kabar baiknya, Sony menyediakan beberapa pilihan tali jam (wristband) dengan warna-warna menarik yang cocok untuk semua kalangan terutama anak muda. Beberapa penjual memberikan bonus satu tali ekstra setiap pembelian.
Sony SmartWatch nampaknya akan cocok bagi Anda yang senang beraktivitas di malam hari,clubbing misalnya, atau berbagai aktivitas lain yang menuntut Anda tampil gaya. Namun Anda harus ingat, saat ponsel Anda kehabisan daya dan koneksi terputus, maka SmartWatch tak lebih dari gelang biasa yang tak lagi pintar, karena untuk menampilkan waktu pun tak mampu.
Yang canggih:
(+) Desain menarik, menunjang penampilan
(+) Layar sentuh
(+) Banyak aplikasi pendukung
(+) Banyak pilihan warna wristband
(+) Nyaman dikenakan
(+) Mudah dilepas-pasang
(+) Baterai cukup awet
(+) Desain menarik, menunjang penampilan
(+) Layar sentuh
(+) Banyak aplikasi pendukung
(+) Banyak pilihan warna wristband
(+) Nyaman dikenakan
(+) Mudah dilepas-pasang
(+) Baterai cukup awet
Yang kurang:
(-) Harga cukup premium untuk fungsionalitasnya
(-) Resolusi layar rendah
(-) Agak merepotkan untuk gestur multitouch
(-) Harga cukup premium untuk fungsionalitasnya
(-) Resolusi layar rendah
(-) Agak merepotkan untuk gestur multitouch
Langganan:
Postingan (Atom)



























