Tampilkan postingan dengan label about kaskus. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label about kaskus. Tampilkan semua postingan
Rabu, 04 November 2020
5 Fakta Kaskus, Salah Satunya Didirikan Modal Rp 30 Ribu
baca keseluruhan - 5 Fakta Kaskus, Salah Satunya Didirikan Modal Rp 30 Ribu
Selasa, 10 Desember 2013
Ken dan Andrew resmi keluar dari Kaskus
Dua minggu lalu di acara Startup Asia Jakarta, Ken Dean Lawadinata dan Andrew Darwis memberitahu kami tentang rencana untuk mundur dari posisi CEO dan CTO pada forum online terbesar di Indonesia, Kaskus. Kami telah menghubungi mereka dan mendapat konfirmasi bahwa transisi tersebut telah selesai: mereka berdua telah meninggalkan posisi masing-masing. Mantan COO Kaskus, Sukan Makmuri, telah mengambil alih posisi CEO. Sementara posisi CTO sekarang dipisahkan menjadi dua kepala, yakni head of infrastructure dan head of development.
Sukan Makmuri adalah seseorang yang sudah kaya dengan pengalaman ketika ia bergabung dengan Kaskus sebagai COO pada bulan September lalu. Ia sebelumnya juga menjadi VP for the internet banking technology division di Bank of America.
Makmuri bisa memberikan ide-ide dan perspektif baru untuk tim Kaskus. Pencarian untuk CEO pengganti ini telah berlangsung sejak Januari 2011. Ken dan Andrew mencari seseorang yang memiliki visi dan kesabaran yang sama untuk membangun Kaskus dalam jangka panjang, daripada berfokus pada pendapatan jangka pendek.
Ken menyatakan bahwa awalnya mereka berencana untuk merekrut orang dalam, tetapi karena mereka tidak bisa menemukan orang yang cocok, mereka harus merekrut orang dari luar. “Sebagai pengganti, Makmuri adalah sosok yang sangat hebat,” kata Ken di acara Startup Asia. Ia menambahkan :
Tujuan nomor satu founder bukan mempertahankan posisi mereka, tapi untuk memastikan perusahaannya bertahan.
Ken dan Andrew akan belajar sebanyak mungkin dari CEO baru dan ada kemungkinan bahwa pasangan ini akan kembali mengambil alih kendali di masa mendatang ketika mereka merasa lebih siap untuk melakukannya.
Ken sekarang menjadi chairman Kaskus sementara Andrew menjadi administrator dan penasihat situs tersebut. Ken juga menjalankan e-commerce untuk kebutuhan bayi bersama istrinya yang bernama Tororo.
Kaskus akan segera ambil bagian dalam persaingan e-commerce yang sengit. Tim Kaskus telah selesai membangun platform jual beli dan akan meluncurkannya pada kuartal pertama tahun depan jika semua berjalan sesuai rencana. Hingga kini, mereka belum menggunakan dana investasi dari GDP Ventures satu sen pun, tapi akan melakukannya hanya jika mereka membutuhkan rencana B.
Pihak yang harus waspada terhadap platform marketplace baru Kaskus adalah Tokopedia, BukaLapak, Lamido milik Rocket Internet, Blanja milik eBay, dan Elevenia milik XL.
Exit terkenal dari perusahaan e-commerce di Indonesia lainnya adalah Remco Lupker dan Arnold Egg dari Tokobagus, serta Ferry Tenka dan Jason Lamuda dari Groupon Disdus.com.
Senin, 26 November 2012
Market Place, Si Pengganti FJB Kaskus
Para pembeli dan penjual online tentu sudah akrab dengan namanya Forum Jual Beli Kaskus. Tempat jual beli yang paling ramai di dunia maya ini, tahun depan akan bebenah. "Nanti FJB akan menjadi tempat jual beli jasa saja," ujar Ken Dean Lawadinata, Chief Executive Officer Kaskus, ketika ditemui Sabtu, 24 November 2012.
Selama ini kaskuser mengenal FJB sebagai tempat mencari barang apapun. Mulai dari barang bekas hingga barang yang harus indent masuk di Indonesia. Dari sambal Bu Rudy sampai iPhone 5. Seiring perkembangan FJB yang dipakai aktif oleh sekitar 10 juta pengguna, Kaskus menilai perlu tempat yang lebih representatif.
Hadirlah Market Place, tempat jual beli dengan konsep yang mirip dengan FJB. "Cuman kami tambah beberapa fitur keamanan," kata Ken. Di Market Place, pembeli bisa melihat kredibilitas penjual dari rating yang diberikan usai barang di tangan konsumen. Bukan berdasarkan testimoni yang ditulis di lapak penjual. "Kadang testimoni itu bias juga, karena ada kompetitor yang tidak suka," Ken menuturkan.
Sehingga fitur rating dari pembeli diharapkan bisa membuat persaingan lebih adil. Lalu untuk menjamin konsumen, Kaskus pun akan mengenakan deposit seharga barang bagi penjual. Sebelum barang sampai, Kaskus berhak menahan bayaran pembeli. "Jadi kalau ada komplain kami bisa kembalikan,"kata Ken.
Jual beli di forum terbesar di Indonesia ini nilainya tak main-main. "Sekitar 60 juta US dollar sebulan dari FJB," kata Ken. Dengan pengguna sekitar 10 juta, itu berarti separuh dari pengguna kaskus yang mencapai 22 juta.
Kini, Kaskus ingin menjangkau lebih banyak lagi penggunanya. "Target kami adalah pebisnis dari luar kota besar," ujar Ken. Mudah sekali bergabung dengan Market Place, cukup membuat akun di kaskus. "Caranya sama saja dengan FJB dulu," kata Ken.
Lalu, FJB tentu tak dipetieskan begitu saja. Bagi pengguna yang ingin mencari aneka layanan jasa seperti reparasi atau kontruksi, bisa memilih kanal ini. "Dulu kan layanan ini masih abu-abu masuk di mana," kata Ken. Dengan adanya tambahan kanal baru, diharapkan terjadi peningkatan jumlah pengguna Kaskus. "Kami tiap tahun sih expectingnya dua kali lipat," kata dia.
Langganan:
Postingan (Atom)




