# #

Righteous Kill

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit nisl in ...

Quisque sed felis

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit nisl in ...

Etiam augue pede, molestie eget.

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit nisl in ...

Hellgate is back

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit ...

Post with links

This is the web2feel wordpress theme demo site. You have come here from our home page. Explore the Theme preview and inorder to RETURN to the web2feel home page CLICK ...

Tampilkan postingan dengan label about facebook fitur twitter. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label about facebook fitur twitter. Tampilkan semua postingan

Kamis, 05 Desember 2013

Unfollow: Hilangkan Post Teman dari Timeline FB Tanpa Unfriend


FB kini punya fitur baru tapi lama yang bernama Unfollow. Dulunya, fitur ini bernama Hide All. Sesuai namanya, menyembunyikan update dan post pengguna terpilih yang dianggap mengganggu. Berbeda dengan Twitter, Unfollow tidak memutuskan hubungan pertemanan (unfriend).
Lupakan apa fitur baru Facebook itu sejanak dan fokus dulu dengan Unfollow. Di awal disebut jika fitur ini berbeda dengan Twitter. Menarik kemudian jika Facebook lagi-lagi dan lagi mengadaptasikan apa yang Twitter miliki.
Apa memang sedang tren ‘mengkloning’ fitur jejaring sosial lain yang sedap top? Entahlah. Yang jelas ini bukan sekali dua kali FB berupaya menjiplak ekosistem yang berlaku di Twitter. Sebelum tombol Unfollow ini muncul, Facebook telah lahirkan fitur Trending, Hashtag, tombol Follow, dan masih banyak lagi.
Kembali ke soal tombol Unfollow, sebelumnya fitur ini bernama Hide All, sembunyikan update dari pengguna terpilih untuk tidak dijumpai lagi di Timeline. Agak canggung jika memutuskan hubungan pertemanan di Facebook atas dasar jika pengguna tersebut terlalu ‘cerewet. Jika tak ingin lakukan itu maka tinggal klik tombol Unfollow.
Penggunaannya pun cukup udah. Di News Feed pada postingan terpilih, sila klik ke pojok kanan di bagian post tersebut dan di menu drop down klik opsi Unfollow. Secara otomatis segala pembaruan dari pengguna tersebut tidak bakal Anda jumpai.
Namun hubungan pertemanan yang ada akan tetap baik-baik saja. Anda bisa menulis di Timeline mereka (kecuali di-setting tidak dizinkan), mengobrol di chat, lakukan tag, dan masih banyak lagi. Sebuah ‘tombol munafik’ penuh kamuflase. Tetap berteman namun tak sudi terima pembaruan. Ironis bukan?
baca keseluruhan - Unfollow: Hilangkan Post Teman dari Timeline FB Tanpa Unfriend

Rabu, 04 September 2013

FB Uji Coba Fitur Trending Topic ala Twitter

Dua bulan setelah fitur hashtag dirilis, FB kini coba-coba cara baru guna membuat fitur tersebut kian menarik. Dikutip dari The Wall Street Journal,Facebook tengah menjajal fitur trending topic yang seperti dimiliki Twitter. Seperti apa?
Fitur ini nongol di laman utama Beranda (News Feed) di sebelah pojok kanan atas. Model tampilannya hampir serupa dengan yang dimiliki Twitter dengan trend box lengkap beserta hashtag dan topik terkait yang sedang tren.
Jubir Facebook berujar jika memang FB sedang mengujicoba fitur itu hanya di segelintir pengguna. Fitur ini pun masih dalam tahap pengembangan dan hanya untuk beberapa pengguna di wilayah AS. Tak ada keterangan lebih lajut soal perilisan fitur ini secara global.
Tes itu sendiri dilakukan pada Kamis pekan lalu. Analis memerkirakan jika fitur ini akan jadi medan pertempuran baru antara Twitter dan Facebook khusunya untuk menggaet pihak pengiklan.
Twitter telah tampilkan fitur hashtag dan tren selama bertahun-tahun guna melacak percakapan real-time yang sedang hangat diperbincangkan pengguna. Facebook pun telah mengadopsinya yang disinyalir untuk menggaet pengiklan yang kini lebih menyasar ke iklan mobile dan desktop ketimbang televisi.
Soal fitur dan tampilan, tak ada bedanya dengan apa yang dipunyai Twitter. Tatkala salah satu topik di Trending Topic FB diklik, maka Facebook akan hantarkan ke laman percakapan dimana topik terpilih sedang hangat diperbincangkan pengguna. Ini juga termasuk topik ber-hashtag.
baca keseluruhan - FB Uji Coba Fitur Trending Topic ala Twitter

Sabtu, 15 Juni 2013

Facebook Kini Sudah Bisa Menggunakan Fungsi #Hashtags

Menanggapi popularitas fungsi hashtag alias tanda pagar (tagar) di dunia media sosial, Facebook akhirnya turut mengadopsi fungsi tersebut di setiap laman situsnya. Menurut kabar yang dirilis oleh The Verge, para pengguna Facebook saat ini telah bisa memanfaatkan fitur pencarian gambar, status, atau link, dengan mengklik setiap kata yang diawali dengan tanda “#”.
Keputusan Facebook untuk menggunakan fungsi tagar pada akhirnya juga semakin memperluas ekosistem media sosial secara umum. Sebelumnya, berbagai imported post dari Twitter dan Instagram yang dilengkapi oleh tagar akan ditampilkan sebagai sebuah teks biasa. Kini, anda sudah bisa melakukan eksplorasi yang lebih luas.
Walaupun terbilang sebagai sebuah perubahan yang kecil, tetapi hal ini akan berpengaruh cukup besar pada Facebook seiring dengan semakin melebarnya jaringan yang ada di dunia media sosial. Siap mencoba fungsi hashtag di Facebook
baca keseluruhan - Facebook Kini Sudah Bisa Menggunakan Fungsi #Hashtags

Selasa, 19 Maret 2013

Tiru Twitter, Facebook akan Pakai Hashtag

Facebook sedang berupaya meningkatkan kemampuan pencarian dan sistem indeks layanannya dengan menambahkan simbol hashtag (#). Jika benar, Facebook akan mengadopsi salah satu ciri khas kompetitornya, Twitter. 

Seperti diketahui, hashtag menjadi salah satu ciri yang sangat lekat dengan Twitter. Dalam percakapan di situs mikroblogging tersebut, hashtag memudahkan pengguna mengikuti topik spesifik sesuai minatnya. 

Nah, Facebook pun seperti dikutip dari Wall Street Journal, kabarnya akan memanfaatkan cara seperti ini. Menurut sumber internal Facebook, fitur tersebut masih dalam tahap uji coba dan belum akan diperkenalkan dalam waktu dekat. 

Sementara itu, Facebook sendiri menolak memberikan komentar atas laporan ini. Namun yang jelas, raksasa jejaring sosial tersebut memang sedang gencar mengembangkan kemampuan fitur pencariannya. 

Diperkenalkan pada Januari silam, fitur pencarian Graph Search memungkinkan pengguna 'menjaring' teman-teman mereka, berbagi informasi, menemukan foto, tempat menarik seperti restoran atau toko yang disukai teman-teman di Facebook. Dengan ditambahkannya hashtag, Facebook akan semakin memperluas kapasitas pencarian Graph Search.
baca keseluruhan - Tiru Twitter, Facebook akan Pakai Hashtag

Jumat, 07 Desember 2012

Mengekor Twitter, Facebook Pakai Kata 'Follow'

Facebook mulai mengganti istilah 'Subscribe' untuk sebuah akun menjadi 'Follow'. Kata ini sama seperti yang digunakan rivalnya Twitter.

Seperti diketahui, pengguna kini bisa membiarkan orang yang tidak berteman dengannya melakukan 'Subscribe' akun miliknya. Dengan demikian, orang itu bisa melihat setiap update si pengguna yang diposting dengan setingan public.

"Hari ini, kami mengganti istilah 'Subscribe' menjadi 'Follow' di Facebook. Kami menemukan istilah ini terdengar lebih baik bagi pengguna layanan," kata juru bicara Facebook seperti dilansir The Times.

Memang, kata ini dipakai banyak jejaring sosial, termasuk Instagram yang juga kini milik Facebook. Namun banyak yang mengakui, kata ini dipopulerkan oleh Twitter.

Twitter sendiri, saat ini menjadi rival terbesar Facebook di pasar social network. Sama-sama populer, dan jumlah penggunanya terus bertambah. Tak heran, keputusan yang meniru lawannya kerap dipergunjingkan.

Facebook menyebutkan perubahan ini akan berlangsung secara bertahap. Dalam beberapa pekan ke depan, dipastikan istilah 'Subscribe' tak lagi tampak di akun profil pengguna Facebook di seluruh dunia.
baca keseluruhan - Mengekor Twitter, Facebook Pakai Kata 'Follow'

Selasa, 14 Agustus 2012

Tiru Twitter, Facebook Rilis Tombol 'Subscribe'

Facebook baru saja merilis tombol 'Subscribe' untuk memperkaya pengalaman berjejaring sosial para penggunanya, yang memungkinkan si pengguna mengetahui update terbaru seseorang.

Opsi 'berlangganan' ini merupakan bagian dari upaya Facebook dalam memberikan keleluasaan lebih pada pengguna untuk mengontrol akun dan konten News Feeds.

"Facebook selaku berusaha memberikan akses kendali lebih bagi para penggunanya," Product Manager Facebook Naomi Gleit, dikutip dari Mashable.

Mulai pekan ini, sebagian pengguna akan menemukan tombol 'Subscribe' di kanan atas halaman profil Facebook seseorang, berdekatan dengan tombol 'Message'.

Tombol ini memudahkan seseorang untuk mengikuti update konten seseorang, bahkan meski tidak berteman dengan mereka. Jika mau digambarkan, ini serupa dengan aktivitas follow seseorang di Twitter.

Untuk catatan, pengguna yang subscribe hanya akan melihat update yang disetting 'public' oleh orang yang di-subscribe-nya. Sehingga privasi orang yang di-subscribe tetap terjaga.

Pengguna juga bisa menentukan update apa saja yang ingin diterimanya di News Feed. Misalnya, hanya berlangganan update status dari seseorang, tidak termasuk update upload foto dan aktivitas bermain game.
baca keseluruhan - Tiru Twitter, Facebook Rilis Tombol 'Subscribe'

Kamis, 12 April 2012

Seperti Twitter, Facebook Rilis 'Interest List'

Fitur baru kembali dihadirkan Facebook untuk memperkaya pengalaman pengguna saat berjejaring sosial. 'Interest List', menjadi cara Facebook mengelompokkan topik-topik populer agar mudah ditemukan.

Fitur ini berfungsi seperti 'List' di Twitter, yakni agar pengguna bisa mencari teman atau page yang sesuai dengan minatnya. Topik Interest Lists antara lain teknologi, seni, hiburan, musik dan olahraga.

Fitur ini juga mirip dengan Circle di Google+ yang memungkinkan pengguna mengikuti (follow) orang atau semua halaman tertentu secara khusus. Dilansir Digital Trends, pengguna Facebook bisa membuat daftar mereka sendiri dan pengguna Facebook lainnya bisa mengikutinya dengan melakukan subscribe.

Manfaat lainnya, fitur ini juga membuat sebagian besar pengguna Facebook tak perlu subscribe banyak Facebook Pages untuk melihat semua update konten mereka.

Dengan Interest List, saat melihat Facebook feed, update dari Facebook Page yang difollow akan dikelompokkan dalam subscription yang telah dikelompokkan sesuai topik, tak lagi 'menyampah' di Facebook feed dengan semua update postingan.

Para pengiklan akan diuntungkan dengan kemampuan ini karena mereka bisa berpromosi di dalam List. Namun pengguna Facebook mungkin akan terganggu dengan banyaknya update dari sebuah page yang akan membanjiri Facebook feed.

Itu sebabnya, pengguna Facebook harus berhati-hati menentukan banyaknya page yang diikuti agar setiap updatenya tidak mengganggu.
baca keseluruhan - Seperti Twitter, Facebook Rilis 'Interest List'

    Twitter Bird on The Tree by Tutorial Blogspot

    iklan from adsense