- Duduk di ruang AC dapat menyebabkan rambut rontok? Faktanya, AC bisa membuat rambut Anda menjadi sangat kering. Hanya saja, belum ditemukan bukti ilmiah yang mengindikasikan kalau udara AC menyebabkan kerontokan rambut.
- Kehilangan rambut setiap hari berarti Anda segera menjadi botak?Faktanya, wajar jika seseorang mengalami kehilangan rambut. Batas yang wajar adalah hingga 100 helai rambut yang jatuh setiap hari. Jika jumlahnya lebih dari itu, ada baiknya Anda segera berkonsultasi dengan dokter kulit untuk mengetahui penyebab ketidaknormalan tersebut.
- Perawatan untuk pelurusan rambut dapat menyebabkan rambut rontok? Faktanya, produk perawatan rambut seperti itu tidak menyebabkan rambut rontok. Namun, sebaiknya Anda menghindarinya jika Anda sedang mengalami rambut rontok. Pelurusan rambut yang dilakukan saat kondisi seperti itu justru dapat memperparah kerontokan.
- Memijat kulit kepala dapat mengurangi kerontokan rambut? Faktanya, meskipun memijit kepala tidak meningkatkan pertumbuhan rambut, namun berguna dalam memperlancar peredaran darah di kepala. Yang perlu dihindari adalah terlalu sering menyikat rambut. Sebab, hal tersebut menyebabkan kerusakan rambut yang berujung dengan kerontokan.
- Memotong rambut dapat membuatnya tumbuh kembali dengan lebih tebal? Faktanya, memotong rambut bukan sebab dari tumbuhnya rambut. Rambut terasa lebih tebal karena di area pangkal rambut memang bertekstur lebih tebal.
- Memakai pengering rambut tidak menyebabkan rambut rontok?Faktanya justru sebaliknya. Memakai pengering rambut dapat merusak rambut. Tapi, rambut akan tumbuh kembali.
- Tidak ada yang dapat Anda lakukan untuk mengobati atau mencegah rambut rontok? Faktanya, berbagai penemuan terkini telah menemukan beragam cara dalam mengatasi rambut rontok.
Tampilkan postingan dengan label about kind's mitos hair. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label about kind's mitos hair. Tampilkan semua postingan
Selasa, 23 April 2013
7 Mitos Seputar Rambut Rontok
Mengalami rambut rusak memang menjengkelkan. Tahukah Anda? Ada beberapa mitos yang muncul terkait dengan rambut rusak. Berikut ini ulasannya:
Selasa, 05 Februari 2013
Mitos Tentang Perawatan Rambut
Banyak mitos-mitos perawatan rambut yang beredar. Daripada tersesat karena mitos, cek kebenaran mitos-mitosnya.
Mitos: Memotong ujung rambut akan membuatnya cepat panjang
Faktanya: Memotong ujung rambut tak akan membuatnya lekas panjang. Tanpa Anda memotongnya, rata-rata rambut akan panjang setengah inchi tiap bulannya. Memotong ujung rambut hanya berfungsi menghilangkan rambut yang bercabang dan membuat nutrisi rambut tetap merata hingga ke ujung.
Mitos: Stres membuat rambut rontok
Faktanya: Rambut yang tua akan tetap rontok setiap hari rata-rata sekitar 50-120 helai. Tapi saat stres, hormon tubuh juga menjadi kacau. Itulah yang kemudian menyebabkan jumlah rambut yang rontok makin banyak dari biasanya.
Mitos: Ganti shampo akan membuat rambut makin sehat
Faktanya: Menurut ahli perawatan rambut dari London, Philip Kingsley, gonta-ganti shampo tak akan memengaruhi kesehatan rambut Anda. Yang penting adalah memilih shampo yang sesuai dengan jenis rambut. Tapi ada kalanya, rambut Anda berubah jenis. Misalnya saat hamil, rambut berminyak bisa menjadi normal. Saat stress, rambut kering bisa jadi berminyak. Saat-saat seperti inilah yang harus Anda perhatikan. Jangan sampai Anda menggunakan shampo yang tidak sesuai dengan jenis rambut.
Mitos: Mencabut satu uban akan membuatnya tumbuh makin banyak
Faktanya: Tidak benar. Mencabut uban tak akan memancing uban lain untuk muncul. Namun kebiasaan mencabut uban bisa membahayakan kesehatan kulit kepala. Jika keterusan akan membuat kulit kepala terluka dan rambut semakin tipis.
Mitos: Mengeramasi kepala berulang-ulang akan membuat rambut makin bersih
Faktanya: Mengeramasi kepala satu kali dengan shampo dan membilasnya hingga bersih sudah cukup. Mengulangi proses tersebut hanya akan membuat kulit kepala kehilangan kelembapan alami. Alhasil tampilan rambut malah kering dan kusam.
Mitos: Keramas dengan air dingin akan membuat rambut bersinar
Faktanya: Air dingin tak akan merusak lapisan rambut layaknya air panas. Tapi air dingin juga tak akan menambah kilau rambut Anda.
Mitos: Rambut bercabang bisa diatasi dengan produk yang tepat
Faktanya: Satu-satunya cara untuk menghilangkan rambut bercabang adalah dengan memotongnya. Produk perawatan hanya menambah kesuburan dan memberi nutrisi untuk mencegah rambut bercabang muncul kembali.
Mitos: Menyisir rambut harus 100 kali untuk mendapatkan rambut indah
Faktanya : Menyisir rambut terkadang justru menambah jumlah rambut rontok karena gerakan menyisir yang tak tepat. Menyisir rambut sebaiknya seperlunya saja. Saat rambut sudah tertata, maka Anda tak perlu menyisirnya lagi, apalagi hingga 100 kali.
Mitos: Memotong ujung rambut akan membuatnya cepat panjang
Faktanya: Memotong ujung rambut tak akan membuatnya lekas panjang. Tanpa Anda memotongnya, rata-rata rambut akan panjang setengah inchi tiap bulannya. Memotong ujung rambut hanya berfungsi menghilangkan rambut yang bercabang dan membuat nutrisi rambut tetap merata hingga ke ujung.
Mitos: Stres membuat rambut rontok
Faktanya: Rambut yang tua akan tetap rontok setiap hari rata-rata sekitar 50-120 helai. Tapi saat stres, hormon tubuh juga menjadi kacau. Itulah yang kemudian menyebabkan jumlah rambut yang rontok makin banyak dari biasanya.
Mitos: Ganti shampo akan membuat rambut makin sehat
Faktanya: Menurut ahli perawatan rambut dari London, Philip Kingsley, gonta-ganti shampo tak akan memengaruhi kesehatan rambut Anda. Yang penting adalah memilih shampo yang sesuai dengan jenis rambut. Tapi ada kalanya, rambut Anda berubah jenis. Misalnya saat hamil, rambut berminyak bisa menjadi normal. Saat stress, rambut kering bisa jadi berminyak. Saat-saat seperti inilah yang harus Anda perhatikan. Jangan sampai Anda menggunakan shampo yang tidak sesuai dengan jenis rambut.
Mitos: Mencabut satu uban akan membuatnya tumbuh makin banyak
Faktanya: Tidak benar. Mencabut uban tak akan memancing uban lain untuk muncul. Namun kebiasaan mencabut uban bisa membahayakan kesehatan kulit kepala. Jika keterusan akan membuat kulit kepala terluka dan rambut semakin tipis.
Mitos: Mengeramasi kepala berulang-ulang akan membuat rambut makin bersih
Faktanya: Mengeramasi kepala satu kali dengan shampo dan membilasnya hingga bersih sudah cukup. Mengulangi proses tersebut hanya akan membuat kulit kepala kehilangan kelembapan alami. Alhasil tampilan rambut malah kering dan kusam.
Mitos: Keramas dengan air dingin akan membuat rambut bersinar
Faktanya: Air dingin tak akan merusak lapisan rambut layaknya air panas. Tapi air dingin juga tak akan menambah kilau rambut Anda.
Mitos: Rambut bercabang bisa diatasi dengan produk yang tepat
Faktanya: Satu-satunya cara untuk menghilangkan rambut bercabang adalah dengan memotongnya. Produk perawatan hanya menambah kesuburan dan memberi nutrisi untuk mencegah rambut bercabang muncul kembali.
Mitos: Menyisir rambut harus 100 kali untuk mendapatkan rambut indah
Faktanya : Menyisir rambut terkadang justru menambah jumlah rambut rontok karena gerakan menyisir yang tak tepat. Menyisir rambut sebaiknya seperlunya saja. Saat rambut sudah tertata, maka Anda tak perlu menyisirnya lagi, apalagi hingga 100 kali.
Sabtu, 28 Januari 2012
4 Mitos Seputar Mewarnai Rambut, Mana yang Benar?
Banyak wanita yang masih merasa ragu saat akan mewarnai rambutnya. Ada sejumlah efek samping yang dikhawatirkan malah akan merusak rambut. Padahal jika dilakukan dengan tepat, kerusakan tak akan terjadi. Lagipula, ada beberapa "mitos" tentang pewarnaan rambut yang sebetulnya tidak benar.
Para ibu umumnya akan melarang anak atau menantu wanitanya yang sedang hamil untuk mewarnai rambut. Tidak jelas apa latar belakangnya, namun mereka mengatakan, pewarnaan rambut akan berakibat fatal bagi janin yang dikandung. Tapi American College of Obstetricians and Gynecologist (ACOG) dalam situs Mayo Clinic menyatakan bahwa pewarna rambut sebenarnya aman-aman saja digunakan selama masa kehamilan karena sangat sedikit pewarna yang dapat menyerap ke lapisan kulit. Sebaiknya seorang wanita tidak mewarnai rambutnya secara permanen pada tiga bulan pertama masa kehamilan. Pewarna rambut semi permanen atau yang terbuat dari herbal lebih dianjurkan.
Bilasan teh ‘chamomile’ akan menambahkan kemilau rambut yang diwarnai
Teh chamomile memang secara alami akan memberikan efek yang baik bagi rambut yang diwarnai. Penata rambut Philip Pelusi mengatakan, teh ini memberikan rasa nyaman di kulit kepala serta membuat rambut menjadi lebih lembut dan berkilau. Cukup lakukan dua kali sebulan, rebus teh dan dinginkan sampai sama dengan suhu ruangan. Tuang perlahan pada rambut sambil dipjiat. Setelah 10 menit, bilas dengan air dingin.
Warna alis harus sama dengan warna rambut
Mitos ini tidak benar. Warna rambut sebaiknya tidak sama persis dengan warna alis. Di situs Woman’s Day, Joel Warren, ahli pewarna rambut, mengatakan adanya sedikit perbedaan warna justru akan lebih menarik. Cukup gunakan pensil alis yang warnanya setingkat lebih muda dari warna rambut Anda.
Mewarnai rambut = kanker otak
Ada banyak spekulasi soal hubungan antara pewarnaan rambut dan kanker. Rumor mengatakan, mewarnai rambut akan meningkatkan risiko terkena beberapa jenis kanker, seperti kanker usus besar dan payudara. Namun belum ada bukti yang menguatkan mitos tentang kanker otak yang dipicu dari pewarnaan rambut. Menurut penelitian yang diterbitkan dalam Journal of the American Medical Association pada 25 Mei, mewarnai rambut tidak akan meningkatkan risiko timbulnya kanker.
Wanita hamil tidak boleh mewarnai rambut
Wanita hamil tidak boleh mewarnai rambut
Para ibu umumnya akan melarang anak atau menantu wanitanya yang sedang hamil untuk mewarnai rambut. Tidak jelas apa latar belakangnya, namun mereka mengatakan, pewarnaan rambut akan berakibat fatal bagi janin yang dikandung. Tapi American College of Obstetricians and Gynecologist (ACOG) dalam situs Mayo Clinic menyatakan bahwa pewarna rambut sebenarnya aman-aman saja digunakan selama masa kehamilan karena sangat sedikit pewarna yang dapat menyerap ke lapisan kulit. Sebaiknya seorang wanita tidak mewarnai rambutnya secara permanen pada tiga bulan pertama masa kehamilan. Pewarna rambut semi permanen atau yang terbuat dari herbal lebih dianjurkan.
Bilasan teh ‘chamomile’ akan menambahkan kemilau rambut yang diwarnai
Teh chamomile memang secara alami akan memberikan efek yang baik bagi rambut yang diwarnai. Penata rambut Philip Pelusi mengatakan, teh ini memberikan rasa nyaman di kulit kepala serta membuat rambut menjadi lebih lembut dan berkilau. Cukup lakukan dua kali sebulan, rebus teh dan dinginkan sampai sama dengan suhu ruangan. Tuang perlahan pada rambut sambil dipjiat. Setelah 10 menit, bilas dengan air dingin.
Warna alis harus sama dengan warna rambut
Mitos ini tidak benar. Warna rambut sebaiknya tidak sama persis dengan warna alis. Di situs Woman’s Day, Joel Warren, ahli pewarna rambut, mengatakan adanya sedikit perbedaan warna justru akan lebih menarik. Cukup gunakan pensil alis yang warnanya setingkat lebih muda dari warna rambut Anda.
Langganan:
Postingan (Atom)


