# #

Righteous Kill

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit nisl in ...

Quisque sed felis

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit nisl in ...

Etiam augue pede, molestie eget.

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit nisl in ...

Hellgate is back

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit ...

Post with links

This is the web2feel wordpress theme demo site. You have come here from our home page. Explore the Theme preview and inorder to RETURN to the web2feel home page CLICK ...

Tampilkan postingan dengan label web defacement. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label web defacement. Tampilkan semua postingan

Senin, 08 April 2013

Aksi Usil Web Defacement & Cara Menangkalnya

Aksi usil web defacement dan web redirect seakan tak ada matinya. Tak tanggung-tanggung, situs Presiden SBY pun jadi korban. Dan ibarat pepatah 'selihai-lihainya melompat, tupai akan jatuh pula', pelaku akhirnya harus berurusan dengan pihak berwajib.

Defacement sejatinya bisa dilakukan dengan gampang. Tinggal beli buku tentang hacking dan menconteknya sekaligus mengasah kemampuan hackingsedikit demi sedikit maka jadilah dia 'hacker handal'.

Namun penulis mengimbau untuk berhati-hati untuk memanfaatkan kemampuan ini. Sebab bagaimanapun, web defacement akan diganjar hukuman pidana dengan pasal-pasal berlapis yang dituangkan di dalam UU ITE (Informasi dan Transaksi Elektronik) no. 11 Tahun 2008. Salah satunya adalah akses yang tidak sah (illegal access).

Deface adalah teknik mengganti atau menyisipkan file/document/image pada server, teknik ini dapat dilakukan karena terdapat lubang pada sistem security yang ada di dalam sebuah aplikasi.

Defacer website dapat mengubah tampilan sebagian atau seluruhnya tergantung kemauan defacer dan lubang yang bisa dimasuki.

Namun jika dia sudah putus asa, defacer akan melakukan denial of service (DoS) dan DDoS attack yaitu mengirimkan request palsu pada server yang berlebihan sehingga kerja server lambat dan lama-kelamaan server akan crash dan down.

Penulis meneliti beberapa situs petunjuk web hacking, untuk dapat melakukan web defacement, defacer melakukan beberapa tahap sebagai berikut:

a. Mencari kelemahan pada sistem security, menemukan celah yang dapat dimasuki untuk melakukan eksplorasi di server target. Dia akan melakukan scanning tentang sistem operasi, service pack, service yang enable, port yang terbuka, dan lain sebagainya. Kemudian dianalisa celah mana yang bisa dimasuki.

b. Melakukan penyusupan ke server korban. Teknik ini menggunakan beberapa tools, file yang akan disisipkan, file exploit yang dibuat sengaja untuk di-copy-kan. Setelah berhasil masuk, tangan-tangandefacer bisa mengobrak-abrik isi server.

Menurut catatan penulis, serangan web masif yang dilakukan oleh hacker Indonesia ada beberapa yang serius. Di antaranya serangan terhadap beberapa web Malaysia dan Myanmar.


Web defacement situs Myanmar

Web defacement situs Malaysia
Termasuk pula serangan besar-besaran terhadap web Kenya. Statistik web defacement Kenya yang berhasil dikumpulkan penulis lebih dari 103 situs pemerintahan Kenya 'dikerjai' oleh para hacker Indonesia.

Alasan penyerangan terhadap situs-situs negara Kenya ini sejatinya masih belum jelas. Toh, karena selama ini tidak ada hubungan yang serius antara pemerintah Indonesia dengan pemerintah Kenya. Berikut 10 dari 103 site Kenya yang diretas oleh hacker Indonesia.

1. http://www.administrationpolice.go.ke/index.html
2. http://www.aideffectiveness.go.ke/index.html
3. http://www.bungomacounty.go.ke/index.html
4. http://www.businesslicense.go.ke/index.html
5. http://www.cak.go.ke/index.html
6. http://www.commstaskforce.go.ke/index.html
7. http://www.cooperative.go.ke/index.html
8. http://www.crd.go.ke/index.html
9. http://www.crisisrcentre.go.ke/index.html
10. http://www.ditkenya.go.ke/index.html

Ini adalah catatan penulis beberapa waktu lalu, tentu saja saat ini sudah kembali seperti semula.

Anti Web Defacement

Sebenarnya tidak terlalu sulit untuk melawan para hacker dengan aktivitasnya melakukan web defacement. Berikut beberapa cara untuk menanggulanginya:

1. Administrator harus sering memonitor web server yang digunakannya, perubahan sekecil apapun harus diketahui oleh admin web. Sehingga bila terjadi defacement, admin harus tanggap darurat untuk menghentikan operasi web server tersebut (security incident response).

2. Ada beberapa tools software yang disediakan oleh para developer untuk melindungi web server dari defacement. Sebagai contoh: RemoteIntegrity Website Scanner, Npust Anti Spyware, Shadow Server, Anti Keylogger, Anti Netcut 3, Advanced Anti Spy, dll.

Semua tools ini berguna untuk menahan serangan hacker dalam aksi coba-coba untuk mendeface web yang sedang kita pakai. Tools ini akan memberi alert kepada administrator web tentang web site yang sedang discanning hacker, jejak/log kegiatan melakukan scanning web server.

3. Admin Web harus memiliki contingency plan bila terjadi serangan web defacement. Salah satu cara adalah me-replace semua page yang dideface dengan page yang asli, agar supaya web yang ada dapat di-restore dan tidak menampilkan web si hacker dengan pesan-pesan hacking-nya.

4. Tidak menggunakan password default dari aplikasi yang digunakan untuk membuat web design maupun web uploader (FTP). Hal ini sangat berbahaya dan rawan bagi web untuk 'dipermak'.

5. Apabila seorang admin memiliki kemampuan yang tinggi, dapat mengimplementasikan web securedengan https://domainname.com dll.

Tetapi tidak semua institusi bisa melakukan hal ini, minimal mereka harus memiliki web server sendiri untuk dapat mengimplementasikannya, bila hosting sharing ramai-ramai dengan pihak penyedia hosting, akan sulit di dalam melakukan implementasinya. Semuanya tergantung server admin si hosting.

Demikian sekilas pengetahuan tentang web defacement ini. Semoga bermanfaat bagi kita semua, terutama yang bergelut dengan dunia web, baik admin web, developer web dan designer web, dapat menjadi sedikit pencerahan untuk melindungi web server dari aktivitas hacking defacement.
baca keseluruhan - Aksi Usil Web Defacement & Cara Menangkalnya

Web Defacement: Cuma Pamer Hingga Mau Jadi 'Pahlawan'

Web Defacement atau biasa disebut Web Gravity adalah sebuah kegiatan hacking yang sangat digemari oleh anak-anak muda saat ini di belahan dunia manapun.

Sebab dengan melakukan aksi web defacement, eksistensi dan popularitas mereka langsung menanjak dan mendapat ajungan jempol di kalangan hacker (bad hacker) dan underground, semakin cepat mereka berhasil menjebol dan meng-hack sistem komputer orang lain semakin naik 'kasta' mereka.

Nah, apa sih sebenarnya kegiatan web defacement ini? Penulis akan mengulas sedikit demi sedikit bagi para pembaca yang belum begitu paham dengan kegiatan ini.

Web Defacement atau Web Gravity merupakan sebuah kegiatan 'mencorat-coret' web orang/institusi, 'corat-coret' ini bisa dalam bentuk warna-warni, inject kata-kata umpatan yang tidak semestinya (menghujat), kata-kata proklamasi si hacker misalkan 'hacked by Dr. Kruzz' atau sekadar mengganti web asli dengan web bajakan si hacker.

Tujuan pelaku melakukan web defacement bermacam-macam, menurut catatan penulis ada 5 tujuan dari kegiatan ini:

1. Mengejar Popularitas

Biasanya hacker dan kelompoknya berlomba-lomba untuk menjebol sistem web server dan meletakkan identitas mereka di halaman web (home page) atau sub page, dengan harapan siapapun yang membuka web tersebut maka identitas mereka dapat terbaca dengan jelas.

Contoh: web defacement site FBI, CIA, CNN dan lainnya.


 2. Misi Perdamaian

Seorang hacker dan kelompoknya memiliki misi tertentu dari organisasi yang bernaung di bawahnya. Kelompok ini memiliki tujuan perdamaian dengan harapan situs-situs yang diusili membaca pesan mereka dan segera melaksanakan apa-apa saja yang diinginkan dari pesan tersebut.

Contoh: LSM Green Peace, ada beberapa situs yang di-hack dengan mengatasnamakan Green Peace. Sebagai misi perdamaian mereka melarang dan menghentikan pembunuhan ikan paus di laut pasifik, dan partisipan mereka men-deface situs yang menjual daging ikan paus tersebut. 


3. Hacker dengan Pengancaman

Hacker Anonymous memiliki cara yang unik dalam menyampaikan misinya kepada pemerintah yang tidak disukainya. Biasanya partisipan Anonymous melakukan hacking situs (web defacement) pemerintah tersebut dan membuat lumpuh layanan di dalamnya selama berhari-hari bahkan berminggu-minggu.

Hal ini pernah terjadi di berbagai situs layanan di negara tetangga kita Malaysia. Sudah lebih dari 40 situs layanan pemerintah Malaysia dibuat down oleh partisipan Anonymous tersebut.


4. Hacker Bertujuan Bisnis

Hacker berikutnya memiliki tujuan money oriented atau men-deface dan meruntuhkan situs seseorang/perusahaan untuk mendapatkan keuntungan dan aksi tersebut. 

Hacker seperti ini biasanya bekerja sendirian, cenderung tidak memiliki teman dan memang terkadang dibayar untuk mengusili dan melumpuhkan website target.


5. Hacker Hero 

Hacker yang satu ini melakukan aksi defacement karena ikut-ikutan dengan pihak lain yang menyerang duluan atau ikut-ikutan karena tersinggung dan alasan yang tidak jelas.

Sebagai contoh permusuhan antar hacker Indonesia dan Malaysia yang sudah berlangsung lama, siapa yang menyulut duluan tidak jelas.
Tetapi begitu ada masalah dan provokasi maka para hacker di dua negara tersebut saling serang dan melumpuhkan website masing-masing negara dan pemerintahan. Tidak ada unsur paksaan dan orientasi uang, semata-mata ikut-ikutan dan ingin menyerang situs negara yang digunakan sebagai target.
baca keseluruhan - Web Defacement: Cuma Pamer Hingga Mau Jadi 'Pahlawan'

    Twitter Bird on The Tree by Tutorial Blogspot

    iklan from adsense