# #

Righteous Kill

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit nisl in ...

Quisque sed felis

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit nisl in ...

Etiam augue pede, molestie eget.

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit nisl in ...

Hellgate is back

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit ...

Post with links

This is the web2feel wordpress theme demo site. You have come here from our home page. Explore the Theme preview and inorder to RETURN to the web2feel home page CLICK ...

Tampilkan postingan dengan label kesehatan untuk penyakit glaukoma. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kesehatan untuk penyakit glaukoma. Tampilkan semua postingan

Selasa, 10 Desember 2013

Rutin Makan Pil KB Mungkin Mengalami Glaukoma


Pil KB yang memiliki kandungan hormon estrogen diduga memiliki efek merugikan setelah pemakaian dalam waktu lama. Studi baru menemukan, pil ini membuat wanita mengalami risiko yang lebih tinggi untuk mendapatkan penyakit glaukoma. Setelah wanita menggunakan kontrasepsi pil, risiko mereka terkena glaukoma meningkat dua kali lipatnya.
Glaukoma adalah penyakit yang menyerang saraf optik mata. Penderitanya akan merasakan kebutaan secara bertahap. Dalam stadium lanjut, saraf optik ini bisa rusak total dan menyebabkan kebutaan secara permanen. Hubungannya dengan pil kontrasepsi, hormon estrogen yang terkandung di dalamnya diduga kuat menyumbang terjadinya penyakit ini.
Studi yang dilakukan Universitas California ini melibatkan wanita di atas 40 tahun sebanyak 3.406 orang. Mereka rata-rata telah memakai pil kontrasepsi selama minimal 3 tahun semenjak 2005 sampai 2008. Kepada para relawan, peneliti mengamati pengaruh kontrasepsi terhadap kesehatan reproduksi dan memeriksa kesehatan mata mereka.
Hasilnya, relawan yang rutin mengonsumsi pil kontrasepsi memiliki risiko terkena glaukoma 2,05 kali lebih mungkin dibanding wanita yang tidak memakai pil. Dengan demikian, diperlukan kehati-hatian ketika wanita memilih program kontrasepsi untuk mengatur kehamilan. Studi ini memerlukan kajian lanjutan untuk melihat alasan langsung sebab-akibat dari pengaruh pil kontrasepsi terhadap glaukoma.
baca keseluruhan - Rutin Makan Pil KB Mungkin Mengalami Glaukoma

Selasa, 26 Februari 2013

Waspadai Gejala Awal Glaukoma, Sebelum Menjadi Parah


Glaukoma merupakan salah satu jenis penyakit mata, yang apabila tak mendapat penanganan cepat dan tepat dapat menyebabkan kebutaan. Berusaha mengenali gejala awal yang timbul pada glaukoma dapat menyelamatkan penglihatan Anda.
Dikutip Metronews dari eHow, berikut ini beberapa gejala umum glaukoma yang dapat Anda kenali:
  • 1. Jika Anda merasakan sakit berdenyut pada mata, salah satu atau keduanya, terutama di malam hari atau jika Anda masuk ke dalam kamar yang gelap.
  • 2. Apabila melihat suatu benda yang bercahaya, maka Anda akan menyaksikan seakan ada lingkaran kabut diluar benda tersebut. Hal itu kerap disebut ‘efek halo’.
  • 3. Penglihatan Anda berkurang secara bertahap, dimulai dari kabur atau buram.
Pada mereka dengan usia 40-50 tahun, maka resiko terjadinya glaukoma makin besar. Memeriksakan diri secara teratur ke dokter mata sebaiknya mulai dilakukan jika usia Anda telah menginjak usia 40-an tahun. Paling tidak lakukan pemeriksaan kesehatan mata 1 tahun sekali untuk melihat adanya kemungkinan glaukoma terjadi.
Umumnya, dokter memberi beberapa jenis obat tetes mata guna mengontrol perkembangan glaukoma Anda. Memang penyakit tersebut tak dapat disembuhkan jika telah terjadi kerusakan pada syaraf vital mata. Namun obat tetes mata tersebut dapat mengendalikan kerusakan yang terjadi.
Biasanya dokter meresepkan Prostagladin untuk glaukoma sudut terbuka, Beta blockers guna mengurangi keluarnya cairan mata, dan beberapa merk obat tetes lainnya.
Mengubah gaya hidup seperti kebiasaan minum minuman berkafein, rajin melakukan aerobik, dan yoga, ternyata mampu mengurangi terjadinya tekanan pada syaraf mata. Mengurangi stress yang ditimbulkan saat menonton televisi terlalu banyak, atau terlalu banyak membaca pun dapat mengurangi resiko terjadinya glaukoma.
baca keseluruhan - Waspadai Gejala Awal Glaukoma, Sebelum Menjadi Parah

    Twitter Bird on The Tree by Tutorial Blogspot

    iklan from adsense