# #

Righteous Kill

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit nisl in ...

Quisque sed felis

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit nisl in ...

Etiam augue pede, molestie eget.

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit nisl in ...

Hellgate is back

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit ...

Post with links

This is the web2feel wordpress theme demo site. You have come here from our home page. Explore the Theme preview and inorder to RETURN to the web2feel home page CLICK ...

Tampilkan postingan dengan label uc prowser. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label uc prowser. Tampilkan semua postingan

Minggu, 06 Juni 2021

Browser Buatan Perusahaan Jack Ma Ketahuan Raup Data Pengguna

UC Browser, browser populer untuk Android dan iOS ketahuan melacak kebiasaan pengguna dan mengirimkan data pengguna ke server milik perusahaan. 

 

Seperti diketahui, UC Browser adalah browser buatan UCWeb yang merupakan anak perusahaan Alibaba.

 

Peneliti keamanan Gabi Cirlig menemukan bahwa aplikasi UC Browser di Android dan iOS selalu mencatat semua situs yang dikunjungi pengguna dan dikirimkan ke server milik UCWeb. 

 

Parahnya, data-data ini tetap dikumpulkan meski pengguna menggunakan mode incognito yang seharusnya bisa menjaga privasi pengguna dengan lebih aman.


Selain itu, UC Browser juga ketahuan mengumpulkan alamat IP pengguna. 

 

Setiap pengguna juga diberikan nomor ID yang digunakan untuk melacak aktivitas mereka saat online. Tidak diketahui Alibaba atau UCWeb menggunakan data-data ini untuk tujuan apa.

 

"Ini bisa dengan mudah mengidentifikasi pengguna dan menghubungkannya dengan persona asli mereka," kata Cirlig seperti dikutip dari Forbes, Rabu (2/6/2021).

 

Cirlig mengatakan ia tidak pernah menemukan perilaku seperti ini di browser lain. 

 

Ia mencontohkan Google Chrome tidak pernah merekam kebiasaan browsing pengguna saat sedang dalam mode incognito, mengumpulkan cookies atau informasi yang dimasukkan dalam formulir.

 

Selain itu, UC Browser versi iOS juga memiliki masalah lain. 

 

Sejak Apple mengenalkan kebijakan yang mengharuskan pengembang aplikasi untuk memperlihatkan label privasi, UC Browser belum memperbarui aplikasinya sehingga pengguna tidak tahu kalau data-datanya dikumpulkan.

 

Pada pekan lalu, UC Browser memperbarui aplikasinya dan mengungkap bahwa pengguna bisa dilacak lewat tanda pengenal unik dan riwayat pencarian, tapi tidak ada deskripsi tentang melacak pengguna lewat browsing.

 

Lalu tidak lama kemudian, UC Browser versi bahasa Inggris menghilang dari App Store tapi versi bahasa Chinanya masih tersedia. 

 

Tidak diketahui kenapa UC Browser versi bahasa Inggris mendadak hilang dari toko aplikasi Apple, padahal masih tersedia di Google Play Store.

 

Sepertinya hal ini ada kaitannya dengan Alibaba yang keberatan dengan kebijakan App Tracking Transparency yang diterapkan oleh Apple. 

 

Kebijakan privasi ini bisa membantu pengguna untuk memblokir aplikasi yang melacak kebiasaan online mereka untuk keperluan iklan.

 

Bisnis Alibaba sendiri sangat bergantung pada iklan yang memanfaatkan data pengguna. 

 

Dalam satu tahun, Alibaba meraup pendapatan sebesar USD 30 miliar dari iklan, atau 40% dari total pendapatan.


UC Browser sendiri merupakan salah satu aplikasi paling populer di dunia. 

 

Browser ini sudah diunduh lebih dari 500 juta kali di Android dan berdasarkan salah satu data analisis, merupakan browser terbesar keempat di dunia.

 

Bersama ratusan aplikasi China lainnya, UC Browser diblokir di India sejak tahun lalu. Sebelum diblokir, aplikasi ini merupakan salah satu browser paling populer di India.

baca keseluruhan - Browser Buatan Perusahaan Jack Ma Ketahuan Raup Data Pengguna

Minggu, 16 Mei 2021

Jack Ma 'Dihukum' Lagi Xi Jinping, UC Browser Dilenyapkan

Jack Ma kembali kena hukuman dari Presiden Xi Jinping. Kini mesin peramban UC Browser yang dimiliki Alibaba dilenyapkan dari toko aplikasi Android di China.

 

Hilangnya aplikasi peramban ini terjadi setelah UC Browse dikritik di sebuah acara yang disiarkan oleh CCTV, lembaga penyiaran yang dimiliki negara, tentang iklan medis online yang menyesatkan.

 

Acara tersebut menuduh UC Browser mengizinkan rumah sakit swasta untuk menawar 'nama rumah sakit paling terkenal di China' dalam kata kunci pencarian. 

 

Sehingga berpotensi memikat pasien ke situs web mereka alih-alih rumah sakit umum yang seharusnya dikunjungi.

 

Usai kejadian tersebut, sebagian besar toko aplikasi Android China, termasuk yang dioperasikan oleh Huawei, Xiaomi dan Tencent, telah menghapus UC Browser. 

 

Menghapus aplikasi dalam jangka waktu tertentu adalah hukuman umum di China bagi perusahaan yang dianggap melanggar aturan.

 

Pihak UC Browser sendiri sudah menanggapi hal tersebut. Mereka akan melakukan koreksi dan konten yang dipermasalahkan telah dihapus.

 

"Dengan cepat akan melakukan serangkaian tindakan untuk memeriksa dan memperbaiki," ujar juru bicara UC Browser yang dikutip dari CNBC.

 

"Kami akan lebih meningkatkan tinjauan konten dan memikul lebih banyak tanggung jawab, dan memberikan layanan info yang baik dengan standar yang lebih ketat."


Hilangnya UC Browser dari toko aplikasi Android di China terjadi sehari setelah presiden Xi Jinping mengeluarkan peringatan keras kepada sektor teknologi negara itu lantaran ukuran dan pengaruhnya yang semakin besar.

 

Mereka berencana memperketat regulasi perusahaan internet besar. Grup Alibaba yang menyumbang sekitar sepersepuluh dari penjualan ritel di negara itu menjadi target utama tindakan keras tersebut.

 

Regulator telah memblokir IPO USD 37 miliar perusahaan kelompok Alibaba Ant Group, November lalu. 

 

Dan Jack Ma, pendiri Alibaba dan orang terkaya di China, hampir tidak terlihat di depan umum sejak itu.

baca keseluruhan - Jack Ma 'Dihukum' Lagi Xi Jinping, UC Browser Dilenyapkan

    Twitter Bird on The Tree by Tutorial Blogspot

    iklan from adsense