Tampilkan postingan dengan label about android google play malware. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label about android google play malware. Tampilkan semua postingan
Senin, 17 Juni 2013
Google Play Terinfeksi Malware, Menyusup di Game Bad Piggies Gadungan
Senin, 10 Desember 2012
Google Siapkan Penangkal Malware di Google Play
Kian ganasnya malware yang mengincar Android membuat Google harus memperketat keamanan. Raksasa internet ini kabarnya tengah mengembangkan pemindai malware untuk digunakan pada Google Play.
Blog teknologi Android Police melansir, APK (Android application package) Google Play yang baru dirilis baru-baru ini, atau disebut sebagai versi 3.9.16, menampilkan sesuatu yang disebut App Check.
Android Police menyebutkan, App Check akan menjadi proteksi dari serangan malware, memindai aplikasi yang didownload pengguna dan memberikan peringatan jika ternyata terdapat malware.
Informasi lain yang dilansir Droid Guy, App Check juga memindai aplikasi baru yang diinstal dan akan menghentikan proses instalasi jika aplikasi tersebut dianggap mencurigakan. Meski demikian, pengguna tetap diberi pilihan untuk mengabaikan action App Check tersebut.
App Check diperkirakan akan segera diterapkan di update Play Store terbaru. Pemindai malware ini diketahui sebagai hasil dari akuisisi Google terhadap VirusTotal, layanan gratis yang menganalisa file jahat di komputer.
Blog teknologi Android Police melansir, APK (Android application package) Google Play yang baru dirilis baru-baru ini, atau disebut sebagai versi 3.9.16, menampilkan sesuatu yang disebut App Check.
Android Police menyebutkan, App Check akan menjadi proteksi dari serangan malware, memindai aplikasi yang didownload pengguna dan memberikan peringatan jika ternyata terdapat malware.
Informasi lain yang dilansir Droid Guy, App Check juga memindai aplikasi baru yang diinstal dan akan menghentikan proses instalasi jika aplikasi tersebut dianggap mencurigakan. Meski demikian, pengguna tetap diberi pilihan untuk mengabaikan action App Check tersebut.
App Check diperkirakan akan segera diterapkan di update Play Store terbaru. Pemindai malware ini diketahui sebagai hasil dari akuisisi Google terhadap VirusTotal, layanan gratis yang menganalisa file jahat di komputer.
Selasa, 08 Mei 2012
2 Jurus Menangkal Malware di Android Market
Android belakangan tengah disorot lantaran mulai marak dikerubungi program jahat (malware). Aksi infeksi virus ini bahkan terjadi di Android Market, tempat dimana pengguna menginstal aplikasi baru.
Pengguna tentu tak serta-merta men-downloadmalware tersebut. Sebab si program jahat bersembunyi di balik nama aplikasi yang sangat populer, semisal Angry Birds.
Namun sejatinya itu adalah aplikasi abal-abal alias palsu. Hanya saja si korban kurang cekatan dan tak memeriksa lebih lanjut, hingga akhirnya terinfeksi.
Berikut adalah 2 kiat singkat yang diberikan perusahaan keamanan Trend Micro untuk menangkal infeksi malware di Android Market:
1. Siapa pembuat aplikasi itu?
Penjahat dunia maya secara teratur selalu mengikuti aplikasi apa yang sedang populer, kemudian mereka membuat tiruannya. Misalnya malicious aplikasi untuk game terkenal Angry Birds, besutan Rovio Mobile, pernah dibuat tipuanmalicious-nya dari developer Logastrod.
Untuk memastikan si pembuat aplikasi memiliki reputasi, cek lah bagaimana si developer memberikan catatan pada aplikasi yang pernah dibuat. Jika developer tersebut miskin informasi, lebih baik Anda abaikan untuk menginstal aplikasinya.
Perhatikan nama pembuatnya. Gambar di atas si pembuat adalah Rovio Mobile (pembuat resmi Angry Birds).
Untuk gambar di atas, nama pembuatnya beda, yakni Logastrod. Padahal game yang ditawarkan sama. Jadi jelas, ini adalah game Angry Birds palsu.
2. Rating dan review
Pada aplikasi yang asli biasanya mendapatkan banyak rating dari beberapa reviewer di dalam Android market, sedangkan aplikasi palsu hanya memberikan kurang dari dua puluh rating.
Semakin banyak rating dan review yang diberikan, artinya Anda memasuki halaman aplikasi yang dijamin benar.
Sejatinya, tips singkat di atas tak hanya bisa diterapkan untuk menangkal serbuan malware di Android Market, melainkan juga bisa dijalankan pada platform lain. Semisal BlackBerry, iOS, Windows, dan lainnya.
Pengguna tentu tak serta-merta men-downloadmalware tersebut. Sebab si program jahat bersembunyi di balik nama aplikasi yang sangat populer, semisal Angry Birds.
Namun sejatinya itu adalah aplikasi abal-abal alias palsu. Hanya saja si korban kurang cekatan dan tak memeriksa lebih lanjut, hingga akhirnya terinfeksi.
Berikut adalah 2 kiat singkat yang diberikan perusahaan keamanan Trend Micro untuk menangkal infeksi malware di Android Market:
1. Siapa pembuat aplikasi itu?
Penjahat dunia maya secara teratur selalu mengikuti aplikasi apa yang sedang populer, kemudian mereka membuat tiruannya. Misalnya malicious aplikasi untuk game terkenal Angry Birds, besutan Rovio Mobile, pernah dibuat tipuanmalicious-nya dari developer Logastrod.
Untuk memastikan si pembuat aplikasi memiliki reputasi, cek lah bagaimana si developer memberikan catatan pada aplikasi yang pernah dibuat. Jika developer tersebut miskin informasi, lebih baik Anda abaikan untuk menginstal aplikasinya.
Untuk gambar di atas, nama pembuatnya beda, yakni Logastrod. Padahal game yang ditawarkan sama. Jadi jelas, ini adalah game Angry Birds palsu.
2. Rating dan review
Pada aplikasi yang asli biasanya mendapatkan banyak rating dari beberapa reviewer di dalam Android market, sedangkan aplikasi palsu hanya memberikan kurang dari dua puluh rating.
Semakin banyak rating dan review yang diberikan, artinya Anda memasuki halaman aplikasi yang dijamin benar.
Sejatinya, tips singkat di atas tak hanya bisa diterapkan untuk menangkal serbuan malware di Android Market, melainkan juga bisa dijalankan pada platform lain. Semisal BlackBerry, iOS, Windows, dan lainnya.
Langganan:
Postingan (Atom)







