Tampilkan postingan dengan label consumer speaker. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label consumer speaker. Tampilkan semua postingan
Minggu, 24 Maret 2013
JBL Soundfly: Speaker Mini Berbekal AirPlay
Sejak iPod mulai merajai dunia musik portabel telah banyak speaker portabel yang beredar di pasaran. Semua dapat dipilih sesuai dengan ukuran, harga, hingga kualitas suara yang ditawarkan. Tapi jika Anda ingin mencoba sesuatu yang berbeda, JBL menawarkan sebuah speaker portabel yang lebih inovatif yaitu JBL Soundfly.
Ukurannya tergolong mungil untuk sebuah speaker. Kualitas suaranya juga tidak perlu Anda ragukan. JBL Soundfly dapat menyajikan suara berkekuatan 20 Watt dengan frekuensi respon 60Hz hingga 20kHz. Tidak hanya itu saja, dengan tersedianya aplikasi pendukung di AppStore Anda juga dapat meningkatkan kualitas suaranya dengan teknologi DSP (Digital Signal Processing) dan melakukan banyak hal seperti memilih lagu favorit dengan tampilan sampul album dan mengatur volume suaranya.
Jika biasanya speaker portabel untuk perangkat iOS hadir dengan docking 30-pin, maka Anda tidak akan menemukannya di sini. JBL Soundfly hadir dengan dukungan koneksi Wi-Fi dan mendukung penuh fitur AirPlay milik Apple. Uniknya lagi, speaker ini juga sangat hemat tempat. Pasalnya JBL telah melengkapinya langsung dengan colokan yang bersembunyi di bagian belakang bodinya. Jadi Anda tidak perlu membawa charger terpisah. Cukup tancapkan JBL Soundfly ke colokan listrik untuk menggunakannya
JBL Soundfly saat ini belum secara resmi hadir di pasaran. JBL menjualnya dengan sistem pre-order dengan harga US$ 199 dan dapat dipesan melalui laman JBL.
Ontama Speaker: Pasangan Tepat iPod Untuk Teman Mandi Sambil Mendengarkan Musik
Jepang memang tidak pernah berhenti melahirkan produk-produk yang kreatif dan inovatif. Ontama speaker berikut ini merupakan salah satu ide cerdas dari Jepang, yang memungkinkan Anda untuk mandi sambil mendengarkan musik favorit.
Ontama Speaker merupakan speaker portabel berbentuk tabung transparan yang terbuat dari bahan plastik. Kompatibel untuk segala perangkat musik portabel dari iPhone, iPod, hingga berbagai jenis MP3 player, speaker ini juga dilengkapi dengan sebuah pengait untuk menggantungnya di dinding, serta kaki-kaki untuk membuatnya berdiri.
Di dalamnya terdapat sebuah speaker tahan air yang akan menyajikan kontent audio dari smartphone atau mp3 player Anda. Cara menggunakannya cukup mudah. Letakkan smartphone atau MP3 player ke dalam tabungnya, lalu tancapkan kabel jack 3.5mm ke gadget Anda, kemudian tutuplah dengan rapat.
Ontama Speaker tersedia dalam 6 pilihan warna dan dibanderol dengan harga yang sangat terjangkau yaitu US$13. Untuk memesannya dapat Anda lakukan disini.
Sabtu, 23 Maret 2013
Bem Wireless Boom Box: Speaker Bluetooth yang Mudah Dibawa
Bem Wireless menghadirkan satu lagi speaker berbasis Bluetooth yang bisa Anda bawa ke mana-mana dengan desain yang keren dan kualitas suara jempolan.
Meski sekilas bentuknya mirip setrika dengan gagang bertombol di atasnya, namun Boom Box nampak keren dengan kelir hitam berpadu silver di bagian gagangnya tersebut. Speaker besar melengkung di kedua sisi akan menghasilkan suara yang bulat serta lebih luas – apalagi jika dibandingkan jika Anda menggunakan speaker ponsel.
Bem Wireless menjanjikan performa audio yang jelas di semua level volume suara. Boom Box mengandalkan koneksi Bluetooth 2.1 untuk terkoneksi dengan ponsel atau tablet, dengan kemampuan autopair alias koneksi otomatis dengan perangkat. Jadi begitu fitur Bluetooth pada ponsel atau tablet dinyalakan, Boom Box akan mendeteksi dan secara otomatis melakukanpairing.
Sementara baterainya bisa menyuplai penggunaan hingga 10 jam sekali pengisian penuhnya. Ada lampu indikator baterai dan pengisian di sebelah atas bersama indikator koneksi Bluetooth serta kontrol audio. Nah, jika tertarik, Bem Wireless membanderol Boom Box dengan harga yang cukup terjangkau, $249.99 atau kurang dari Rp2,5 juta.
Kamis, 14 Maret 2013
Divoom Onbeat-X1: Speaker Bluetooth dengan Efek Getar
Jika selama ini Bluetooth speaker yang kita kenal bersifat terpisah dari smartphone, maka Divoom menghadirkan Onbeat-X1 yang dapat “menempel” di bodi belakang ponsel Anda.
Speaker portabel dengan konektivitas Bluetooth ini memiliki suction cups pada sisi bawahnya yang dapat ditempelkan ke bagian belakang smartphone. Caranya mirip seperti menempelkan penyangga GPS di kaca depan mobil. Dengan mekanismenya ini, Anda juga dapat dengan mudah menghubungkannya dengan ponsel menggunakan jack 3.5mm yang juga tersedia.
Satu fitur unik yang dimiliki oleh Onbeat adalah kemampuannya mengirimkan feedback getar saat Anda bermain game di ponsel. Tentu saja ini akan menambah kesan tersendiri saat bermain game balapan, petualangan maupun game yang sarat aksi lainnya. Onbeat juga cocok untuk Anda yang selama ini tak puas dengan keluaran suara dari speaker ponsel yang kurang bertenaga.
Untuk menunjang kebutuhan Anda bermain dan mendengarkan musik, Divoom melengkapi Onbeat-X1 dengan baterai isi ulang yang mampu digunakan hingga 8 jam untuk sekali pengisian hingga penuh. Jika Anda tertarik, Onbeat-X1 akan mulai dipasarkan pada tanggal 27 Maret mendatang dan sudah dapat dipesan secara pre-order dengan banderol $40. Kunjungi lamanDivoom untuk informasi lebih lengkapnya.
Senin, 25 Februari 2013
OD-11: Speaker Wireless Cloud Pertama Di Dunia
Apa jadinya sebuah perangkat lawas kembali dikemas ulang dan dilengkapi dengan teknologi masa kini? Teenage Engineering memberikan jawabannya dengan menghadirkan kembali sebuah speaker lawas bernama OD-11 dan dipamerkan di ajang CES 2013 kali ini.
OD-11 hadir pertama kali tahun 1974 dan dirancang oleh perancang audio asal Swedia Stig Carlsson. Kala itu, kebanyakan speaker dibuat untuk dinikmati di ruang khusus dengan peredam suara untuk mendapatkan hasil suara yang terbaik.
Dan kini hadirlah OD-11 yang pada jamannya merupakan speaker yang memang khusus dirancang untuk digunakan di ruang lebih terbuka seperti ruang keluarga. Konsep ini lebih praktis mengingat pengguna tidak perlu lagi menggunakan lapisan peredam untuk mengisolasi suara di dalam ruangan tapi tetap mendapatkan suara audio yang maksimal. Ketika pertama kali dirilis, OD-11 berhasil menyandang predikat “the most affordable HiFi speaker” dan dalam waktu singkat menjadi ikon speaker audio di Swedia pada saat itu.
Di tahun 2013, Teenage Engineering dan Stig Carlsson Foundation mencoba “menghidupkan” kembali OD-11 dalam kemasan dan teknologi yang lebih modern. Hasilnya memang cukup mengagumkan. Dari segi kemasan, speaker ini sangat minimalis dan elegan. Speaker ini berbentuk seperti kubus 10 liter yang bersih dan bebas dari berbagai tombol pengaturan yang ditemukan di speaker kebanyakan.
Di dalamnya tertanam sebuah amplifier berkekuatan 100W, subwoofer, prosesor suara, danneodymium cone tweeter yang mampu menghasilkan suara pada rentang frekuensi 28-24.000 Hz. Speaker ini juga dilengkapi dengan modul Wi-Fi yang mendukung penuh fitur cloud yang memungkinkan Anda untuk memutar seluruh koleksi lagu yang tersimpan di Cloud dengan suara yang sempurna dan minim distorsi.
Dilihat dari desainnya yang tanpa tombol, mungkin Anda bertanya-tanya bagaimana cara mengoperasikan speaker ini. Untuk mempermudah navigasi sambil tetap mempertahankan desainnya yang minimalis, Teenage Engineering merancang sebuah remote control berteknologi Bluetooth yang diberi nama Ortho Remote.
Ortho remote yang berbentuk bundar ini hanya membutuhkan sebuah baterai kancing yang dapat digunakan hingga satu tahun. Bagian bawah juga dilengkapi magnet agar Anda dapat menempelkannya di atas permukaan OD-11 atau di tempat lain selama masih terhubung dengan koneksi Bluetooth.
Jika Anda berminat, OD-11 akan mulai tersedia sekitar kuartal kedua tahun 2013 dengan perkiraan harga US$800.
Senin, 18 Februari 2013
Braven BRV-1: Speaker Portabel Untuk Segala Medan
Gadget saat ini seringkali membantu untuk mengatasi rasa bosan. Dan jika kebetulan hobi Anda adalah berpetualang di alam liar, Braven BRV-1 dapat menjadi pasangan smartphone Anda untuk memutar musik favorit.
Desainnya memang tidak sekeren speaker portabel berdesain minimalis yang sedang trendi saat ini. Yang diunggulkan oleh Braven BRV-1 bukanlah desain manis dan cantik, tapi ketangguhannya yang dapat digunakan disegala kondisi. Ketangguhan bodinya telah mendapatkan sertifikasi IPX5 yang menjadikannya tahan terhadap air dan tahan banting. Jadi Anda tetap dapat menggunakannya di bawah hujan, tapi tidak boleh terendam air.
Komponen di dalamnya terdiri dari sepasang speaker stereo berkekuatan total 6W, baterai berkapasitas 1400mAh untuk sekitar 12 jam pemakaian, konektivitas Bluetooth, port jack 3.5mm dan telah dilengkapi dengan mic untuk menjawab panggilan ketika terhubung dengan smartphone.
Braven BRV-1 tersedia dengan pilihan kombinasi warna biru-hitam dan silver-hitam. Jika berminat Anda dapat memesannya dengan harga US$179.99. Untuk pemesanannya dapat dilakukan di sini.
Sekilas Spesifikasi Braven BRV-1:
Speaker: 2x 3Watt
Bodi Tahan air dan tahan banting bersertisifikasi IPX5
Baterai: 1400mAh
Konektivitas: Bluetooth, port jack 3.5mm
Microphone: Ya
Senin, 11 Februari 2013
Manjakan Telinga dengan Speaker Berteknologi Bluetooth Ini
Apakah kamu menyukai perangkat audio? Mau suka atau tidak, tetapi industri perangkat audio sedang menuju ke arah kemajuan, dan Coda One Bluetooth Speaker adalah salah satu perangkat yang menjadi contoh utama.
Fungsi Coda One Bluetooth Speaker selain sebagai handset, juga sebagai speakerphone bila diperlukan, dan dapat menjadi sebuah speaker stereo yang berkemampuan tinggi. Bagi kamu pecinta musik tentunya bakal bersorak gembira dengan keluaran suara serta inovasi yang dihadirkan perangkat ini.
Orang-orang di belakang ide terciptanya Coda One Bluetooth Speaker pun menginginkan agar perangkat tersebut berbeda dengan Bluetooth speaker yang ada di pasaran dengan menambahkan fungsi seperti yang dijelaskan sebelumnya. Siapa yang menyangka bahwa sesuatu yang begitu elegan dalam desain dan sederhana dalam penampilan akan mampu melakukan begitu banyak hal?
Coda One Bluetooth Speaker adalah perangkat dual-speaker yang juga dapat berubah menjadi mode handset, membiarkan kamu kenyamanan seperti telepon biasa, memberikan kamu ruang dan kesempatan untuk melakukan percakapan pribadi kamu tanpa ada siapapun yang menguping. Kamu bisa mendapatkan Coda One Bluetooth Speaker dengan membayar US$ 99,99 atau kurang lebih Rp 900 ribu.
Senin, 22 Oktober 2012
8 Docking Speaker Philips Rayu Pengguna Gadget
Tingginya penetrasi smartphone di Indonesia, membuat Philips mencoba peruntungan dengan menghadirkan aksesoris tambahan docking speaker. Ini merupakan pertama kalinya bagi Philips menyasar docking speaker khusus pengguna gadget.
"Sebelumnya kita juga punya docking, namun tidak khusus untuk gadget seperti ini. Ada tambahan seperti built in pemutar CD, USB dan sebagainya. Namun khusus untuk docking speaker bagi pengguna gadget, ya ini baru pertama kali kita coba," sebut Ruseno, Consumer Care Network Operations & Vendor Management Philips Indonesia.
Ditambahkannya, Philips bukanlah pertama kalinya yang masuk ke pasar docking speaker untuk memanjakan pengguna perangkat iOS dan Android. Maka dari itu, target tinggi belum akan dipasangkan oleh perusahaan asal Belanda ini.
"Hari ini kita meluncurkan 8 audio speaker untuk iOS dan Android, kita tidak muluk-muluk targetnya yang penting dikenal dahulu. Ke depannya tentu saja Philips akan semakin serius, karena banyak teknologi yang akan dipasangkan," tambah Sureno.
Sureno mengatakan, 8 docking speaker yang diperkenalkan ini terdiri dari empat seri untuk Android, yang terdiri dari AS111, AS141, AS351 dan AS851. Sedangkan empat untuk iOS, yakni DS13010, DS1200, DS3500 dan DS7700.
Kualitas suara di perangkat ini terbilang istimewa, sebab menggunakan material neodymium, yang memungkinkan pengguna mendapatkan suara yang balance dan jernih.
Selain itu, seperti diklaim Sureno, Philips merupakan vendor pertama yang membuat docking speaker khusus perangkat Android. Apalagi peranti Robot Hijau ini tergolong istimewa, karena satu perangkat bisa bermacam bentuk desainnya.
"Ada yang colokan yang di atas, di bawah atau di samping. Nah, kita pun membuat solusi untuk mengatasinya. Seperti di AS111, colokan docknya bisa diubah atas bawah dan diputar sedemikian rupa," sebut Sureno.
"Selain itu untuk tambahan fungsinya saat ini tersedia aplikasi tambahan di Google Play, seperti SongBird. Aplikasi ini mirip iTunes di Apple yang berguna mensinkornisasi lagu," ungkapnya.
Tidak hanya mengandalkan fitur, dari sisi desain pun tak luput dari Philips. Hampir semua jenis docking speaker ini dibuat dengan tampilan yang berkelas, unik dan cocok ditempatkan di ruang keluarga.
Sementara itu versi yang diperuntukkan bagi perangkat iOS mengandalkan kekuataan Rich Omni, yang mampu menghantarkan suara dari alunan lagu ke ruang tidur misalnya. Tidak seperti docking untuk Android yang masih membutuhkan sambungan bluetooth, maka perangkat untuk Apple ini tinggal colok saja.
Perangkat dan spesifikasi ditentukan oleh harga yang mulai Rp 1,5 juta hingga Rp 3 juta. Dan akan tersedia di toko retail mulai pekan depan.
"Sebelumnya kita juga punya docking, namun tidak khusus untuk gadget seperti ini. Ada tambahan seperti built in pemutar CD, USB dan sebagainya. Namun khusus untuk docking speaker bagi pengguna gadget, ya ini baru pertama kali kita coba," sebut Ruseno, Consumer Care Network Operations & Vendor Management Philips Indonesia.
Ditambahkannya, Philips bukanlah pertama kalinya yang masuk ke pasar docking speaker untuk memanjakan pengguna perangkat iOS dan Android. Maka dari itu, target tinggi belum akan dipasangkan oleh perusahaan asal Belanda ini.
"Hari ini kita meluncurkan 8 audio speaker untuk iOS dan Android, kita tidak muluk-muluk targetnya yang penting dikenal dahulu. Ke depannya tentu saja Philips akan semakin serius, karena banyak teknologi yang akan dipasangkan," tambah Sureno.
Sureno mengatakan, 8 docking speaker yang diperkenalkan ini terdiri dari empat seri untuk Android, yang terdiri dari AS111, AS141, AS351 dan AS851. Sedangkan empat untuk iOS, yakni DS13010, DS1200, DS3500 dan DS7700.
Kualitas suara di perangkat ini terbilang istimewa, sebab menggunakan material neodymium, yang memungkinkan pengguna mendapatkan suara yang balance dan jernih.
Selain itu, seperti diklaim Sureno, Philips merupakan vendor pertama yang membuat docking speaker khusus perangkat Android. Apalagi peranti Robot Hijau ini tergolong istimewa, karena satu perangkat bisa bermacam bentuk desainnya.
"Ada yang colokan yang di atas, di bawah atau di samping. Nah, kita pun membuat solusi untuk mengatasinya. Seperti di AS111, colokan docknya bisa diubah atas bawah dan diputar sedemikian rupa," sebut Sureno.
"Selain itu untuk tambahan fungsinya saat ini tersedia aplikasi tambahan di Google Play, seperti SongBird. Aplikasi ini mirip iTunes di Apple yang berguna mensinkornisasi lagu," ungkapnya.
Tidak hanya mengandalkan fitur, dari sisi desain pun tak luput dari Philips. Hampir semua jenis docking speaker ini dibuat dengan tampilan yang berkelas, unik dan cocok ditempatkan di ruang keluarga.
Sementara itu versi yang diperuntukkan bagi perangkat iOS mengandalkan kekuataan Rich Omni, yang mampu menghantarkan suara dari alunan lagu ke ruang tidur misalnya. Tidak seperti docking untuk Android yang masih membutuhkan sambungan bluetooth, maka perangkat untuk Apple ini tinggal colok saja.
Perangkat dan spesifikasi ditentukan oleh harga yang mulai Rp 1,5 juta hingga Rp 3 juta. Dan akan tersedia di toko retail mulai pekan depan.
Kamis, 18 Oktober 2012
Pill, Speaker Portable Bergaya Unik dari Beats
Sesuai namanya, speaker ini bentuknya menyerupai sebuah pil. Inilah Beats Pill, wireless speaker yang dikeluarkan Beats, perusahaan headphone dari Dr. Dre.
Karena merupakan wireless speaker, di sini bluetooth memegang peranan utama. Dikatakan oleh Beats, produknya ini kompatibel terhadap piranti apapun yang dilengkapi Bluetooth dengan dukungan jarak hingga 30 kaki.
Ini berarti pengguna bisa mengontrol musik dari kejauhan. Beats menjanjikan, pengguna akan mendapatkan suara bass yang 'nendang'.
Dibanderol dengan harga retail USD 199, Pill datang dengan 4 speaker driver, 12 watt digital amplifier, kabel USB 2.0 untuk charging dan data. Lantas ia juga dilengkapi dengan kabel audio 1,5 meter dengan jack 3.5mm dan sebuah AC adapter.
Piranti portable tersebut berbobot 0,34 kg, tinggi 45,72 mm dan panjang 190,5 mm dan hadir dengan pilihan warna hitam, putih dan merah.
Karena merupakan wireless speaker, di sini bluetooth memegang peranan utama. Dikatakan oleh Beats, produknya ini kompatibel terhadap piranti apapun yang dilengkapi Bluetooth dengan dukungan jarak hingga 30 kaki.
Ini berarti pengguna bisa mengontrol musik dari kejauhan. Beats menjanjikan, pengguna akan mendapatkan suara bass yang 'nendang'.
Dibanderol dengan harga retail USD 199, Pill datang dengan 4 speaker driver, 12 watt digital amplifier, kabel USB 2.0 untuk charging dan data. Lantas ia juga dilengkapi dengan kabel audio 1,5 meter dengan jack 3.5mm dan sebuah AC adapter.
Piranti portable tersebut berbobot 0,34 kg, tinggi 45,72 mm dan panjang 190,5 mm dan hadir dengan pilihan warna hitam, putih dan merah.
Langganan:
Postingan (Atom)

















