# #

Righteous Kill

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit nisl in ...

Quisque sed felis

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit nisl in ...

Etiam augue pede, molestie eget.

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit nisl in ...

Hellgate is back

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit ...

Post with links

This is the web2feel wordpress theme demo site. You have come here from our home page. Explore the Theme preview and inorder to RETURN to the web2feel home page CLICK ...

Tampilkan postingan dengan label ethan zuckerman. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ethan zuckerman. Tampilkan semua postingan

Selasa, 30 November 2021

Deretan Penemu yang Menyesali Temuan Mereka, Ini Alasannya

Beragam penemuan dikembangkan dengan tujuan awal untuk memudahkan kehidupan manusia.Namun, sejumlah penemu ini justru menyesali temuan mereka. Kenapa?

 

Alfred Nobel yang dikenal sebagai penemu dinamit pun merasakan hal yang sama dengan Oppenheimer.

Ia menyesali temuannya karena digunakan pihak militer sehingga menyebabkan jatuhnya korban ratusan ribu orang.

Mengutip BBC Indonesia, sebelum meninggal dunia di San Remo, Italia, pada 10 Desember 1896, Nobel dikatakan dihantui oleh kematian dan kerusakan yang diakibatkan oleh temuannya.

Photo by Hulton Archive/Getty Images.

Salah satu penemu paling populer di dunia, Albert Einstein pun tak lepas dari rasa penyesalan.

Diketahui, pada masa Perang Dunia II, Einstein jadi salah satu tokoh yang gencar mendorong dilakukannya penelitian terkait penggunaan nuklir sebagai senjata perang.

Hal itu dilakukannya karena Einstein meyakini bahwa Jerman tengah mengembangkan bom atom.

Namun, kekhawatirannya itu tak terbukti. Bom atom justru digunakan AS untuk melakukan pengeboman di dua wilayah Jepang yakni Hiroshima dan Nagasaki yang menyebabkan ratusan ribu nyawa meninggal dunia.

Photo by Keystone/Getty Images.

Penampakan Pesawat Fairchild C-123 milik Angkatan Udara AS menjatuhkan jutaan galon herbisida saat Perang Vietnam.

Melansir BBC Indonesia, herbisida yang digunakan oleh militer AS itu memiliki keterkaitan dengan temuan Arthur Galston.

Ilmuwan AS itu tak menyangka temuannya digunakan sebagai senjata perang yang dikenal dengan Agen Oranye.

Tak hanya merusak tanaman, Agen Oranye juga berbahaya bagi kesehatan manusia.

Salah satu komponennya bahkan bisa bertahan hingga beberapa dekade dan dapat memicu kanker, cacat bagi bayi dalam kandungan, masalah infetilitas, hingga serangan terhadap sistem syaraf dan sistem kekebalan.

Galston dan sejumlah ilmuwan lain pun mendorong pemerintah AS untuk melakukan kajian terkait dampak berbahaya Agen Oranye hingga kemudian presiden AS kala itu, Richard Nixon, memerintahkan penghentian penyemprotan Agen Oranye.

Wilbur dan Oliver atau dikenal sebagai Wright bersaudara diketahui merupakan orang pertama yang merancang pesawat terbang.

Rancangannya itu pun membawa keduanya menjadi salah satu penemu paling terkenal karena pesawat terbang mampu memberikan alternatif transportasi yang bermanfaat bagi manusia.

Photo by Hulton Archive/Getty Images.

Namun, Oliver Wright justru menyesali temuannya itu saat ia tahu bahwa pesawat terbang dipakai militer dalam Perang Dunia II.

Pada tahun 1943, dalam sebuah koran St. Louis Post, Oliver mengungkapkan penyesalannya.

Ia mengatakan, teknologi yang dirancangnya bersama saudaranya itu seharusnya digunakan untuk kedamaian dan membantu untuk memudahkan kehidupan manusia.

Photo by Central Press/Getty Images.

Perancang senapan semiotomatis AK-47, Mikhail Kalashnikov juga turut menyesali temuannya.

Penemu asal Rusia itu awalnya ingin membuat sebuah senapan yang sederhana, tahan banting, dan dapat diandalkan.

Namun, senapan yang dirancangnya itu justru digunakan sebagai senjata andalan bagi tentara Soviet, Rusia, dan berbagai negara lainnya.

Melansir BBC Indonesia, Senapan AK-47 juga menjadi simbol revolusi di seluruh dunia dan digunakan dalam berbagai pertempuran di Vietnam hingga Afghanistan.

Penampakan seorang polisi menyemprotkan semprotan lada kepada seorang demonstran di kawasan Hong Kong pada 2015 silam.

Diketahui, smprotan lada diciptakan oleh Kamran Loghman pada tahun 1980-an.

Photo by Lam Yik Fei/Getty Images.

Tak hanya menciptakan semprotan lada, Loghman juga menyusun panduan terkait penggunaan penyemprot lada itu, salah satunya hanya digunakan jika aparat mendapat ancaman secara fisik.

Namun ia tak menyangka jika temuannya tersebut kerap digunakan aparat untuk mengurai massa aksi maupun melawan demonstran.

Loghman pun sempat mengungkapkan kekecewaannya saat mengetahui, temuannya itu digunakan polisi untuk menyerang demonstran damai di Universitas California pada tahun 2011 lalu.

Photo by Ilia Yefimovich/Getty Images.

Ethan Zuckerman yang dikenal sebagai penemu iklan pop-up juga menyesali temuannya tersebut.

Ia menyesal karena iklan pop-up kerap muncul dan menutupi konten di media online sehingga membuat para pembaca tak nyaman.

Zuckerman pun meminta maaf karena temuannya itu justru jadi salah satu hal yang paling dibenci orang saat mengakses internet.

Joi Ito via Wikipedia.

J. Robert Oppenheimer jadi salah satunya. Ilmuwan yang dijuluki 'bapak bom atom' ini merupakan seorang ahli fisika teori berkebangsaan Amerika Serikat.

Ia diketahui melakukan penelitian dan pengembangan terkait bom atom.

Temuannya itu pun kemudian digunakan oleh Amerika untuk menjatuhkan dua bom atom di Hiroshima dan Nagasaki, Jepang.

Jumlah korban meninggal yang mencapai ratusan ribu orang membuat Oppenheimer sangat menyesal atas temuannya tersebut.

Melansir BBC Indonesia, dua bulan usai bom atom dijatuhkan di Jepang, Oppenheimer pun mundur dari jabatannya sebagai direktur Laboratorium Los Alamos.

Photo by Keystone/Getty Images.

 

baca keseluruhan - Deretan Penemu yang Menyesali Temuan Mereka, Ini Alasannya

Selasa, 23 November 2021

Sejarah Lahirnya Iklan Pop Up di Internet, Penemunya Minta Maaf

Lagi buka website, terus ada iklan pop up.



Uhhh sebel banget rasanya! Siapa sih yang punya ide bikin iklan pop up? Inilah sejarahnya.


Iklan pop up mungkin jadi fitur paling tidak disukai pengguna internet hari ini.



Tapi sejarahnya, fitur ini justru diciptakan dengan niat baik di tahun 1994 silam.



Berdasarkan sejarahnya, penemu iklan pop up adalah Ethan Zuckerman, yang kini menjadi Direktur Centre for Civic Media di MIT.



Namun ketika menciptakan iklan pop up di tahun 1990-an, dia adalah pegawai Tripod.com.



Dilansir dari Forbes, sejarahnya begini: Zuckerman pada dekade 1990-an bekerja di Tripod.com.


Tripod cari uang dari jualan merchandise, layanan berlangganan dan majalah berbayar.


Namun yang paling laku adalah iklan.



Zuckerman dalam sejarahnya pernah menulis sebuah artikel pengakuan dosa di Atlantic, bahwa dialah yang menemukan iklan pop up.


"Kami menganalisa homepage pribadi pengguna jadi bisa menargetkan iklan lebih baik kepada mereka.



Sepanjang jalan itu, akhirnya kami menciptakan salah satu yang paling dibenci dalam perangkat periklanan: iklan pop up," kata dia dalam tulisan panjang di Atlantic tahun 2014 lalu.



Awal terciptanya pun menurut Zuckerman bukan dengan niat buruk.



Zuckerman bercerita pada tahun 1994, ada sebuah perusahaan mobil besar di Amerika salah beli banner iklan di sebelah iklan situs porno.



Mereka takut citra perusahaan mereka jadi rusak lalu menghubungi Tripod.com meminta supaya bisa ditutup.



"Saya menulis kode untuk meluncurkan sebuah window dan menjalankan iklan di dalamnya.




Saya minta maaf. Maksud kami saat itu baik," kata Zuckerman.



Pada momen itu tahun 1994, lahirlah pertama kali iklan pop up.



Iklan pop up saat itu dianggap sebagai solusi jenius untuk menunjukkan iklan kepada pengguna internet yang sedang browsing.



Namun Zuckerman kini menyesalinya. Iklan yang menargetkan pengguna internet kini menjadi hal yang dianggap mengganggu.



"Iklan adalah dosa awal di web. Kekacauan di internet adalah konsekuensi memilih iklan sebagai model dasar untuk mendukung layanan dan konten online," kata dia.



Zuckerman mendukung model bisnis lain di internet demi kegiatan browsing yang lebih baik lagi.



Dia mendukung Sir Tim Berners Lee yang mengusulkan situs pribadi berbayar dengan harga terjangkau.



Atau model Pinboard yang menawarkan biaya pendaftaran, atau model layanan premium berbayar yang bebas iklan.



Namun realitanya, cuma sebagian orang yang dengan sadar memilih layanan berbayar di internet.



Mayoritas pengguna internet tetap mencari yang gratisan, meskipun dibombardir iklan pop up.



Anda sendiri bagaimana ?

 

baca keseluruhan - Sejarah Lahirnya Iklan Pop Up di Internet, Penemunya Minta Maaf

    Twitter Bird on The Tree by Tutorial Blogspot

    iklan from adsense