# #

Righteous Kill

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit nisl in ...

Quisque sed felis

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit nisl in ...

Etiam augue pede, molestie eget.

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit nisl in ...

Hellgate is back

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit ...

Post with links

This is the web2feel wordpress theme demo site. You have come here from our home page. Explore the Theme preview and inorder to RETURN to the web2feel home page CLICK ...

Tampilkan postingan dengan label about instagram history. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label about instagram history. Tampilkan semua postingan

Senin, 09 September 2013

Follower Instagram 10 Ribu, Gratis Masuk Hotel Ini

Promosi melalui social media kini lebih beragam, tinggal pintar-pintar si pebisnis saja mengerahkan kreatifitasnya. Seperti yang dilakukan pemilik hotel yang satu ini, dia memanfaatkan Instagram sebagai sarana promosi. 

Dikutip dari News Softpedia, seorang pemilik hotel bernama 8Hotels di Sydney, Australia, berupaya menarik minat anak-anak muda, berkunjung ke hotelnya. Strategi melalui Instagram juga dilakukannya untuk mendulang efek promosi dari mulut ke mulut. 

Jika Anda punya 10 ribu follower di Instagram, Anda bisa bermalam di sini gratis untuk satu malam. Tak hanya itu, si pemilik akun Instagram juga bisa langsung ikutan kompetisi foto yang diadakan hotel tersebut.

8Hotels memang cukup unik. Hotel ini bergaya vintage seperti filter di Instagram. Ada 90 kamar di hotel ini yang menawarkan setting sempurna berfoto dengan gaya retro. Ada juga dinding khusus tempat memajang foto-foto hasil karya pengunjung. 

Terdapat bingkai besar yang tergantung di loby hotel, tempat tamu berfoto. Mereka juga diminta menjepret foto-foto selama mereka bermalam di sana, lalu membaginya kepada follower Instagram. Alhasil, ini menguntungkan 8Hotels karena mendapatkan publikasi gratis.
baca keseluruhan - Follower Instagram 10 Ribu, Gratis Masuk Hotel Ini

Sabtu, 24 Agustus 2013

Kembangkan Instagram, Facebook Tunjuk Direktur Baru

Facebook tampak belum terlalu nyaman dengan perkembangan yang dilakukan oleh Instagram hingga saat ini. Buktinya, Facebook baru saja mengirimkan salah seorang developer andalannya untuk mengembangkan aplikasi media-sharing yang diakuisisinya pada April 2012 silam. Hal ini disebutkan sebagai usaha untuk “membangun beberapa hal agar menjadi lebih baik”.
Menurut kabar yang dirilis oleh TechCrunch, Facebook menunjuk Peter Deng untuk menjabat sebagai Director of Product di Instagram. Namun di satu kesempatan, Deng menegaskan bahwa ia sama sekali tidak ingin membuat sebuah perubahan signifikan di tubuh Instagram. Deng justru ingin menjadi pendukung Kevin Systrom dan Mike Krieger.
“Saya tidak datang untuk mengubah sesuatu,” ucap sang pembuat Facebook Chat, Groups, dan Facebook Messenger di enam tahun terakhir karirnya. “Kevin dan Mike telah membuat segalanya menjadi lebih baik. Kini, bagaimana cara kami bisa melaju lebih cepat dan membangun berbagai produk yang lebih indah? Itulah tujuan saya datang.”
Kini, Instagram telah siap untuk benar-benar maju dan bersaing dengan para developer aplikasi media-sharing. Setelah sebelumnya berhasil merilis Instagram Video yang bisa disebut sebagai salah satu penantang utama Vine, kini Instagram mulai menyasar pangsa pasar lainnya. Latar belakang Deng yang berjasa membuat berbagai produk untuk Facebook, sepertinya akan sangat menguntungkan Instagram di masa depan.
baca keseluruhan - Kembangkan Instagram, Facebook Tunjuk Direktur Baru

Minggu, 23 Juni 2013

Lima Alasan Mengapa Instagram Bisa Kalahkan Vine


Ketika pertama kali mengumbar rencana untuk merilis fitur video terbarunya, Instagram sempat diragukan akan berhasil menyaingi Vine. Namun, tim developer dari aplikasi media sharing miliki Facebook ini tampaknya telah berhasil membangun fitur-fitur terbaru yang bisa saja menyaingi Vine di masa depan.
Simak beberapa fitur terbaru Instagram yang bisa anda gunakan nantinya, seperti yang disusun dari Mashable.
Editing
Instagram menyajikan sebuah fitur tambahan yang tidak dimiliki Vine, yaitu fitur editing. Bila anda ingin menghapus salah satu frame yang dianggap tidak sempurna, maka kalian tinggal menyentuh tombol “X” untuk menghapus hingga dua frame terakhir.
Cover Frame
Instagram adalah aplikasi media sharing yang dikenal dapat mempercantik sebuah tampilan foto. Di fitur video terbarunya, situs yang telah diakuisisi oleh Facebook ini tetap memberikan pilihan untuk menggunakan cover frame. Artinya, anda bisa memilih adegan mana yang akan ditampilkan di bagian depan video kalian.
Filter
Bukanlah Instagram bila tidak dilengkapi oleh opsi menaruh filter di dalamnya. Untuk semakin memperkaya pilihan, anda kini turut disajikan beberapa pilihan baru, seperti “Moon”, “Gingham”, dan “Dogpatch”. Berbeda dengan Vine yang tetap menjaga “kementahan” dalam membuat videonya.
Fokus lewat sentuhan
Ketika mengambil gambar dengan Instagram, anda tetap bisa mengatur bagian mana dari objek yang ingin kalian jadikan fokus. Pilihan ini akan membuat hasil video menjadi lebih “professional”. Vine sepertinya kecolongan dengan salah satu fitur terpenting ini.
Image Stabilization
anda memiliki tangan yang mudah gemetar saat mengambil video? Jangan takut, sebab Instagram telah menanamkan teknologi image stabilization di dalam fitur videonya. Untuk mengaktifkannya, kalian bisa memilih ikon “Vibrate” selama meng-edit hasil video.
Siap mencoba fitur terbaru Instagram.
baca keseluruhan - Lima Alasan Mengapa Instagram Bisa Kalahkan Vine

Rabu, 08 Mei 2013

Instagram Alami Metamorfosis Logo yang Kian Menarik

Bagi sebagian perusahaan, logo bisa menjadi sebuah alat branding yang paling efektif. Dengan menggunakan logo yang unik, sebuah produk akan memiliki sebuah ciri khas yang bisa diingat oleh para konsumen. Oleh sebab itu, tak heran bila kita melihat berbagai perubahan di dalam sebuah logo, demi menyederhanakan desain agar bisa selalu ada di pikiran konsumen.
Pendapat barusan sepertinya juga dipahami oleh Instagram. Pasalnya, perusahaan yang merilis aplikasi pertamanya di platform iOS tersebut baru-baru ini telah mengubah bentuk tulisan dari logonya. Menurut berita yang dirilis oleh The Verge, peluncuran logo baru tersebut berbarengan dengan perilisan fitur terbaru Instagram, yaitu fitur photo tagging.
Logo terbaru Instagram didesain oleh Mackey Saturday, seorang desainer typography yang juga teman dekat dari Kevin Systrom, salah satu pendiri aplikasi Instagram. Desain tersebut dibuat oleh Mackey sejak satu tahun yang lalu. Dalam prosesnya, Mackey membuat tulisan Instagram menjadi lebih elegan, sehingga lebih menarik dan mudah diingat oleh para konsumen. Namun, tidak ada perubahan besar-besaran, sehingga anda mungkin saja tidak menyadari adanya metamorfosis logo Instagram.
“Ide dari logo baru ini adalah agar membuat tulisan yang timeless,” ungkap Mackey seperti yang JerukNipis kutip dari The Verge. “Tulisan Coca-cola adalah salah satu contohnya. Memiliki kesan nostalgia, tetapi juga mewakili trend populer hingga saat ini.”
Menurut anda, apakah logo Instagram kini menjadi lebih mudah diingat?
baca keseluruhan - Instagram Alami Metamorfosis Logo yang Kian Menarik

Kamis, 20 Desember 2012

Sepak Terjang 'Bayi' USD 1 Miliar Bernama Instagram

Berawal dari tim kecil berisi 4 orang, Instragram yang didirikan di tahun 2010 meroket menjadi aplikasi foto yang paling banyak diperbincangkan, hingga saat ini.

'Bayi' yang akhirnya dibeli Facebook dengan harga sangat tinggi ini makin agresif di tengah membanjirnya aplikasi-aplikasi foto baru. "Jika kamu memiliki ide, mulailah hari ini. Tak ada waktu yang lebih baik dibanding sekarang," ujar co-founder dan CEO Instagram Kevin Systrom kepada Mashable.

Kata-kata Systrom terbukti dengan kesuksesan produk garapannya. Setelah 2 tahun berdiri, aplikasi yang menawarkan filter foto dan proses sharing ini telah mencatat berbagai prestasi, khususnya di tahun ini.

Akhirnya bisa dibilang, tahun 2012 adalah tahun yang sibuk bagi Instagram dengan adanya peristiwa-peristiwa berikut :


Instagram (Akhirnya) Sambangi Android

Instagram mengawali kisah mencengangkan di tahun 2012 dengan keputusan pihak pengembang untuk menghadirkannya bagi sistem operasi Android.

Ya, sebelumnya aplikasi foto ini hanya hadir di piranti iOS. Tak ayal, sebagian pengguna 'lama' meluncurkan kekecewaannya saat itu karena menganggap dengan keputusan tersebut, level eksklusivitas Instagram berkurang.

Di lain sisi, Instagram disambut baik oleh pengguna piranti Android. Tak sampai sebulan, Instagram untuk Android sudah didownload sebanyak 10 juta kali.

Sang Raksasa Jejaring pun Terpikat

Meski baru berumur 2 tahun, geliat Instagram mampu memikat sang raksasa situs jejaring Facebook. Tak berselang lama setelah hadir di Android, Facebook mengakuisisi aplikasi 'hot' tersebut.

Ini adalah salah satu aksi pengakuisisan terbesar di jagad teknologi pada tahun 2012. Lewat pencaplokan itu, 13 karyawan Instagram diboyong ke markas Facebook.

Menanggapi kekhawatiran pengguna setia Instagram, Facebook berjanji akan tetap menjadikan Instagram sebagai sebuah aplikasi yang independen.

Untuk dicatat, meski sebenarnya nilai pengakuisisian tersebut awalnya sebesar USD 1 miliar (USD 300 juta dalam bentuk cash dan sisanya dalam bentuk saham), namun dikarenakan nilai saham Facebook anjlok, kesepakatan tersebut turun menjadi USD 715 juta. Pembelian ini rampung di bulan Agustus.

Topan Sandy 'Menerjang' Instagram

Catatan perjalanan Instagram masih gemilang setelah diakuisisi Facebook. Meski banyak bermunculan aplikasi foto yang tak kalah apiknya, namun Instagram tetap memiliki pesona sendiri bagi pecintanya.

Di era digital yang juga diwarnai lahirnya berbagai media sharing, Instagram turut menunjukkan perannya sebagai media penyebar informasi.

Saat bencana alam topan Sandy yang menerjang Amerika beberapa saat lalu, tercatat foto yang diupload dengan hashtag Sandy hampir mencapai 800.000 foto. Ini, belum termasuk jika digabungkan dengan hashtag Frankenstorm dan hashtag terkait lainnya.

Mashable melaporkan jika semua foto itu digabung, maka bisa dijumpai sebanyak 1,3 juta foto yang masuk. "Sandy mungkin menjadi kejadian tunggal terbesar yang dicapture di Instagram," ujar Kevin Systrom.

Foto Instagram Nampang di Cover Time

Majalah sekaliber Time menjadikan foto Instagram sebagai sampul depan?Wow!

Ada cerita di balik pemilihan cover tersebut. Kala itu, Time merekrut 5 fotografer: Michael Christopher Brown, Benjamin Lowy, Ed Kashi, Andrew Quilty serta Stephen Wilkes dan meminta mereka mengambil foto badai dan menguploadnya ke feed Instagram milik Time.

Director of Photography Kira Pollack mengatakan, mereka memakai Instagram karena menilai itu cara tercepat untuk menyampaikan konten ke pembaca.

"Selama bertahun-tahun, saya bekerja dengan kamera digital yang 'bongsor' dan selalu memikirkan sisi teknis dari mengeset shutter speed dan aperture, hingga mengedit dan melakukan tone di layar komputer. Beberapa tahun terakhir ini, saya menemukan bahwa iPhone saya pun memungkinan mengambil scene tanpa merasa bahwa saya sedang bekerja," ujar Benjamin Lowy.

Foto Lowy terpilih menjadi salah satu dari 3 cover Time yang diterbitkan. Dengan aksi tersebut, tak bisa dipungkiri Instagram membuktikan posisinya di dunia fotografi.

Instagram Jaga Jarak dengan Twitter

Setelah bertahun-tahun hubungan Instagram dan Twitter adem ayem, aplikasi foto ini memutuskan untuk jaga jarak dengan sang situs mikroblogging populer tersebut.

Beberapa hari yang lalu, Instagram menarik dukungannya pada Twitter card. Dampaknya adalah, pengguna Twitter tak bisa melihat foto Instagram lagi di layanan ini. 

Pengguna Instagram masih bisa membagi fotonya ke Twitter, namun yang muncul hanya berupa link. Meksi begitu, jika user memakai Twitter client, seperti TweetDeck, foto tersebut masih bisa ditilik.

Tujuan dari penarikkan support itu adalah, mewajibkan mereka yang ingin melihat foto Instagram, untuk menyambangi situs mereka langsung dan bukannya lewat situs lain.

Facebook dan Twitter adalah rival abadi sehingga tak mengherankan jika hal tersebut terjadi.

Bahkan baru-baru ini, terkuak laporan bahwa sebelum menerima lamaran Facebook, Instagram sempat tergoda rayuan Twitter yang akan memilikinya dengan nilai USD 525 juta atau sekitar Rp 5 triliun. Namun tawaran tersebut batal karena Facebook menelikung dengan harga yang lebih tinggi.

Di bulan yang sama, Instagram melakukan update dan menghadirkan filter baru di iOS dan Android. Lalu bagaimana dengan tahun 2013 nanti? Kita tunggu saja apa sepak terjang Instagram berikutnya.
baca keseluruhan - Sepak Terjang 'Bayi' USD 1 Miliar Bernama Instagram

'Jangan Jual Foto Saya, Instagram!'

Suara sumbang mengenai kebijakan baru Instagram yang berencana menjual foto yang di-upload anggotanya terus menyeruak. Salah satunya adalah Noah Kalina, fotografer pernikahan pendiri Facebook mark Zuckerberg.

Dia termasuk salah satu orang yang geram dengan aturan baru Instagram yang rencananya akan efektif mulai 16 Januari 2013 mendatang. Kalina menyuarakan kekecewaanya melalui salah satu postingan di Instagram.

"Nama, wajah dan foto saya tidak hanya berharga tetapi mata pencarian saya juga. Anda tidak dapat mengambil hal-hal dari saya itu secara gratis," kata Kalina. 

"Jika Anda ingin menggunakan saya atau pekerjaan saya Anda harus mengubah klausul tersebut dan bertanya terlebih dahulu. Jika tidak saya akan meninggalkannya," tegasnya, seperti dikutip dari Mashable.

Zuckerberg entah mengetahui atau tidak mengenai postingan dari temannya tersebut, Karena tidak ada komentar dari CEO Facebook tersebut.

Seperti diketahui, beberapa bulan lalu, Facebook mengakuisi Instagram dengan harga fantastis, yakni USD 1 miliar. Meski kemudian harga tersebut terevaluasi menjadi di kisaran USD 700 juta. Namun tetap saja, itu masih nilai yang fantastis untuk startup yang baru seumur jagung.
baca keseluruhan - 'Jangan Jual Foto Saya, Instagram!'

Senin, 10 Desember 2012

Foto Instagram Menghilang dari Twitter

Hubungan antara Instagram dan Twitter kian merenggang. Mulai kini, Instagram telah resmi dan sepenuhnya menghentikan dukungannya pada Twitter card. Apa artinya bagi user?

Sebagai akibat dihentikannya support tersebut, sekarang pengguna situs 140 karakter ini tak lagi bisa melihat foto Instagram dari Twitter feed-nya. Memang,IG-er (pengguna Instagram) masih bisa men-share foto dari Instagram ke Twitter, namun yang bakal terlihat hanyalah sebuah link ke situs Instagram saja alih-alih preview fotonya.

Simak penjelasan Twitter dalam status mereka. "Instagram telah menonaktifkan integrasi foto dengan Twitter. Sebagai hasilnya, foto tak lagi muncul di Tweet atau galeri foto user. Meski memposting tweet berisi link untuk foto Instagram masih bisa, namun Anda tak lagi dapat melihat foto tersebut di Twitter," terangnya.

Tak mengherankan sebenarnya jika hal itu akhirnya terjadi. Keputusan ini selaras dengan apa yang dikatakan co-founder dan CEO Instagram Kevin Systrom di gelaran Le Web beberapa waktu lalu.

Saat menanggapi masalah cropped image beberapa waktu lalu, Systrom mengatakan bahwa ia mengingnkan pengguna yang ingin melihat foto Instagram, harus berkunjung ke situsnya langsung, bukan dari situs lain seperti Twitter.

Dirilis pada bulan Juni, Twitter card memungkinkan situs partner untuk menampilkan kontennya di feedTwitter. Entah itu foto, video atau informasi lain, seperti dikutip dari Cnet.

Di lain sisi, Twitter sendiri sudah bersiap menghadapi keputusan tersebut. Dikabarkan, dalam beberapa bulan ke depan Twitter siap meluncurkan filter foto garapannya sendiri.

Seperti diketahui, Twitter dan Facebook adalah rival di jagat internet. Dengan kenyataan bahwa Facebook telah mengakuisisi Instagram, maka persainganpun sepertinya tak akan berhenti sampai di sini.
baca keseluruhan - Foto Instagram Menghilang dari Twitter

Rabu, 11 April 2012

8 Fakta Menarik Instagram

Instagram terhitung perusahaan start up teknologi. Namun berkat popularitasnya yang menjulang, Facebook rela membelinya senilai USD 1 miliar atau di kisaran Rp 9,1 triliun.

Berikut beberapa fakta menarik Instagram yang dikutip dari berbagai sumber:

1. Instagram didirikan oleh dua pemuda lulusan Stanford University, Kevin Systrom dan Mike Krieger. Sampai saat ini, Instagram yang berbasis di San Francisco tercatat baru memiliki 13 orang karyawan.

2. Pihak Instagram menyatakan saat ini terdapat 30 juta pengguna aplikasinya yang mengupload lebih dari 5 juta foto baru setiap hari. Padahal pada Desember 2011, jumlah penggunanya masih 15 juta. Sampai akhir 2011, sudah 400 juta foto diposting ke Instagram

3. Instagram diluncurkan sebagai aplikasi di App store pada tanggal 6 Oktober 2010. Kemudian pada 3 April 2012, aplikasi ini diluncurkan di toko aplikasi Google Play untuk pengguna sistem operasi Android.

4.Instagram dinobatkan sebagai App of The Year 2011 di Apple iTunes.

5. Lima besar negara dengan pengguna Instagram paling banyak adalah Amerika Serikat, Jepang, Brazil, Spanyol, Jerman dan Inggris.

6. Facebook membeli Instagram senilai USD 1 miliar. Dengan jumlah 30 juta anggota, berarti setiap anggota Instagram bernilai sekitar USD 33.

7. Kevin Systrom, salah satu pendiri Instagram pernah bekerja di Google. Ia juga pernah mendapat tawaran kerja di Facebook pada tahun 2004, namun ia menolaknya.

8. Instagram langsung menjadi aplikasi populer di Android. Sebanyak satu juta unduhan dilakukan user Android dalam 12 jam ketersediaan Instagram di toko aplikasi Google Play.
baca keseluruhan - 8 Fakta Menarik Instagram

    Twitter Bird on The Tree by Tutorial Blogspot

    iklan from adsense