# #

Righteous Kill

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit nisl in ...

Quisque sed felis

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit nisl in ...

Etiam augue pede, molestie eget.

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit nisl in ...

Hellgate is back

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit ...

Post with links

This is the web2feel wordpress theme demo site. You have come here from our home page. Explore the Theme preview and inorder to RETURN to the web2feel home page CLICK ...

Tampilkan postingan dengan label about storage online mega. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label about storage online mega. Tampilkan semua postingan

Senin, 18 Februari 2013

Mega.com akan Sediakan Email, Chat dan Video

Kim Dotcom berencana memperluas layanan situs barunya, Mega.com, tak hanya sebagai penyimpanan file. Mega.com juga akan menyediakan layanan email, mobile, chat, voice dan video yang aman. 

Rencana ini disampaikan Kim pekan lalu, melalui akun Twitternya @KimDotcom. Namun sepertinya, pengguna masih harus bersabar. Layanan tambahan ini belum akan muncul dalam waktu dekat, melainkan dalam beberapa tahun ke depan.

Tweet ini, dan sejumlah tweet lain yang dipostingnya, seperti dilansir Mashable, tampak ingin memperlihatkan posisi Mega sebagai kubu pemegang kebebasan berinternet dan privasi. 

"Believe me: Privacy is the next big thing on the Internet. And #Mega is all about privacy. We are "The Privacy Company," tulisnya. 

Kim bahkan menyiratkan peringatan bahwa penggunaan layanan email berbasis server Amerika Serikat (AS) seperti Gmail, iCloud dan Skype kurang aman. Menurutnya, pemerintah AS bisa meminta akses ke data pengguna. 

Tech entrepreneur tersebut juga mengatakan, Selandia Baru, negara yang ditinggalinya saat ini, bisa menjadi tempat privasi pengguna terlindungi dengan sempurna. Pendiri situs megaupload yang diberangus itu menyebutnya sebagai 'tempat berlindung' bagi perusahaan yang bersaing dengan provider AS yang menurutnya tidak aman.
baca keseluruhan - Mega.com akan Sediakan Email, Chat dan Video

Rabu, 12 Desember 2012

Berkenalan dengan Mega, Si Penerus Megaupload

Mega, situs pengganti Megaupload, kini sudah bisa diakses para pengguna internet. Lalu apa saja yang ada dalam situs tersebut?

Pendiri Megaupload, Kimdotcom, akhirnya meluncurkan mega.co.nz sebagai situs berbagai file yang diklaim aman, cepat, dan menyediakan ruang penyimpanan yang lebih menarik.

Situs tersebut memang belum beroperasi penuh, namun pengguna bisa tetapblusukan di dalamnya untuk menerka seperti apa keunggulan Mega jika dibandingkan dengan situs sejenis.

Berikut adalah beberapa screenshot fitur Mega, situs pengganti Megaupload yang siap menggebrak. Seperti dikutip dari The Next Web.


Halaman Utama Sederhana

Tak banyak menu yang bisa dijumpai pada halaman utama situs Mega. Ada 4 menu utama yang terdapat di bagian bawah layar, masing-masing menu akan membawa pengunjung ke halaman berbeda.

Enkripsi File yang Lebih Baik

Urusan keamanan file Mega tak main-main, situs ini menawarkan enkripsi dengan algoritma RSA hingga 2048-bit. Dengan fitur ini tentunya semua file yang akan diupload pengguna menjadi lebih aman.

Halaman Pendaftaran

Di halaman pendaftaran situs Mega, pengguna akan diminta mengisi beberapa data seperti nama, alamat email, dan password. Tidak lupa juga pengguna diwajibkan menyetujui semua ketentuan Mega sebelum menggunakan situs tersebut.

Hardisk Virtual

Situs Mega memang menawarkan sistem penyimpanan yang diklaim lebih baik dari pendahulunya. Tampilannya dibuat agar mudah dimengerti, mirip dengan gaya menu explorer di Windows.

Di sini setiap pengguna akan mendapatkan Cloud Drive dengan kemampuan untuk men-download upload file dengan cepat dan mudah. Pengguna juga bisa mengurutkan file miliknya berdasarkan folder tertentu.

Di halaman ini juga terdapat bagian transfer file yang berisikan nama file, ukuran, jenis transfer, status progress bar dengan kecepatan, persentase dan waktu proses, serta waktu yang tersisa dari tiap-tiap aktivitas.

Hingga kini situs Mega memang belum beroperasi penuh, namun dilihat dari sejumlah screenshot yang dibeberkan, tampaknya ini akan menjadi situs berbagi file yang cukup menjanjikan.
baca keseluruhan - Berkenalan dengan Mega, Si Penerus Megaupload

Situs Pengganti Megaupload Sudah Online

Kimdotcom, pendiri Megaupload, memang berjanji akan meluncurkan situs baru pengganti Megaupload yang telah diberangus. Situs berbagi file anyar itu pun kini sudah bisa dikunjungi.

Saat disambangisitus bernama mega.co.nz itu menjanjikan media penyimpanan yang lebih baik dari terdahulunya. Bigger, Better, Faster, Stronger, Safer. Demikian yang tertulis di halaman utama situs tersebut.

Setiap pengguna situs tersebut dijanjikan memiliki ruang simpan virtual yang memudahkan untuk mengupload dan download file berukuran besar. Setiap file yang dimasukan juga terlebih dahulu melewati proses enkripsi 2048-bit.

Tak banyak yang bisa diungkapkan melalui situs yang dihosting di New Zealand tersebut, namun Kimdotcom menjajikan bahwa pada 19 Januari 2013, mega.co.nz akan menjadi situs berbagi file yang mengubah dunia.
baca keseluruhan - Situs Pengganti Megaupload Sudah Online

Senin, 22 Oktober 2012

Megaupload 'Bangkit dari Kubur'

Dari puing-puing Megaupload yang tersisa, Kim Dotcom membangkitkan kembali situsnya tersebut. Menggunakan nama Mega, situs berbagi file yang baru diklaim lebih cerdik menghindari 'penggerebekan'.

Fungsi Mega sama seperti Megaupload. Namun belajar dari pengalaman, Kim membuatnya lebih aman, terutama dari campur tangan pemerintah. Bagaimana cara kerjanya?

Dilansir Gizmodo, file yang diupload ke Mega akan dienkripsi. Hanya si pengguna yang punya semacam 'unique key' untuk membukanya.

Mega disebut-sebut lebih pintar dari MegaUpload. Jika pihak berwenang 'mengetuk pintu' data center atau jika seseorang meretasnya, mereka tidak akan mendapatkan apa-apa. "Apapun yang diupload ke situs, akan tetap tertutup dan privat," kata Kim.

Pada dasarnya, hukum tidak memiliki entitas bertindak lebih jauh. Mereka juga tidak bisa menindak Mega, karena Mega sendiri tidak tahu apa yang ada di server mereka.

Dikatakan Kim, satu-satunya yang bisa membuat cara ini menjadi ilegal adalah jika hukum membuat enkripsi menjadi sesuatu yang melanggar hukum.

Seperti diketahui, Kim ditangkap di Selandia Baru setelah Megaupload resmi ditutup Januari silam. Situs berbagi file miliknya ini dianggap melanggar hak cipta.

Parahnya, semua data milik pengguna yang ada di dalamnya tidak bisa dikembalikan. Pasalnya, sejak Megaupload dianggap melanggar hukum, semua data disita dan menjadi properti milik pemerintah AS.

Jika si pengguna sangat menginginkan datanya dikembalikan, mereka memerlukan bantuan pengacara dan membayar sejumlah uang. Megaupload tercatat memiliki 1.103 server dan menyimpan sekitar 28 petabyte data. 
baca keseluruhan - Megaupload 'Bangkit dari Kubur'

    Twitter Bird on The Tree by Tutorial Blogspot

    iklan from adsense