# #

Righteous Kill

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit nisl in ...

Quisque sed felis

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit nisl in ...

Etiam augue pede, molestie eget.

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit nisl in ...

Hellgate is back

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit ...

Post with links

This is the web2feel wordpress theme demo site. You have come here from our home page. Explore the Theme preview and inorder to RETURN to the web2feel home page CLICK ...

Tampilkan postingan dengan label kesehatan untuk penyakit hiv. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kesehatan untuk penyakit hiv. Tampilkan semua postingan

Kamis, 05 Desember 2013

Gejala Awal HIV dalam Mulut


Penyakit HIV adalah salah satu penyakit yang paling ditakuti oleh masyarakat,  sejak awal penemuannya penyakit ini terus berkembang terutama di negara berkembang seperti negara kita. Dalam perjalanannya terdapat berbagai macam gejala yang diidap oleh penderita HIV atau AIDS, termasuk gejala yang muncul dalam rongga mulut. 
Luka dan lesi dalam rongga mulut tersebut dapat menjadi petunjuk dalam mendeteksi penyakit HIV, walaupun tidak berarti keberadaan lesi itu dapat selalu diartikan adanya infeksi HIV.gejala HIV AIDS
  1. Luka atau lesi dalam rongga mulut yang terkait HIV

    Tanda atau gejala penyakit HIV yang muncul dalam rongga mulut biasanya berupa luka atau lesi, dan jenisnya antara lain Stomatitis nekrotika, infeksi virus Herpes Simpleks, infeksi Citomegalovirus, infeksi Varicella Zoster, Kandidiasis, ulserasi aftosa, Oral Hairy leukoplakia, Sarkoma Kaposi, Papiloma, penyakit periodontal HIV. 

  2. Lesi dalam mulut sebagai tanda awal infeksi HIV

    Dari berbagai macam luka dan lesi yang timbul dalam rongga mulut akibat infeksi HIV, ada satu penyakit yang dapat dijadikan pertanda awal terjadinya infeksi virus HIV.  Berdasarkan penelitian yang menemukan banyaknya kasus infeksi Oral Hairy Leukoplakia pada penderita HIV maka para ahli berkesimpulan bahwa ini merupakan manifestasi awal dari infeksi HIV.

  3. Gambaran Oral Hairy Leukoplakia

    OHL dalam mulut biasanya timbul pada lidah yaitu dibagian sampingnya, bisa  hanya pada salah satu atau dikedua sisi, terkadang dapat pula pada bagian atas lidah, tetapi dapat timbul juga pada langit-langit mulut, bagian dalam pipi, bibir dan dasar mulut. Lesi OHL berwarna putih dan dapat berukuran sangat kecil tetapi bisa juga lesi ini berkumpul bahkan sampai menutupi lidah, bentuknya tidak teratur, agak menonjol dan permukaannya berombak seperti karpet berbulu kasar.

gejala aids HIV
Namun keberadaan OHL ini tidak selalu dapat dikaitkan dengan tanda awal infeksi HIV, pada beberapa kondidi OHL juga dapat timbul, yaitu kondisi pasien yang mengalami immunosupresi seperti pada penyakit acute myeloblastic leukemia dan pada pasien transplantasi ginjal.
baca keseluruhan - Gejala Awal HIV dalam Mulut

5 Gejala HIV/AIDS pada Orang Dewasa dan Anak-Anak


HIV/AIDS masih menjadi salah satu penyakit mematikan saat ini. Konon belum ada obat kimia yang mampu menyembuhkannya secara total. Penanganan dengan ARV sebatas membendung virus agar tidak berkembang terlalu liar. Namun dalam sisi lain, ada beberapa pihak yang mulai mengembangkan pengobatan HIV/AID dari jalan herbal.
Terkena virus HIV (Human Immunodeficiency Virus) seringkali diakibatkan oleh perilaku seks berisiko. Berganti-ganti pasangan dan seks sesama jenis dianggap sebagai beberapa penyebabnya. Di samping itu, penggunaan jarum suntik yang sembarangan, cairan darah, sperma, hingga ASI dari penderita HIV juga bisa menjadi media penularan.
Gejala HIV bisa diamati dari tanda-tanda fisik. Antara orang dewasa dan anak-anak yang kena HIV, gejala yang muncul hampir sama. Pada orang dewasa, gejala dibagi antara mayor dan minor. Gejala mayornya adalah hilang berat badan tanpa sebab sebanyak 10 persen dalam waktu sekitar satu bulanan, diare berkepanjangan, dan demam secara kontinyu lebih dari satu bulan. Sementara tanda minornya yaitu:
  • Batuk kering yang sulit sembuh
  • Kulit gatal di sekujur badan
  • Adanya infeksi jamur di mulut, lidah, atau tengorokan.
  • Terjadi pembesaran kelenjar di area  ketiak, selangkangan, dan leher.
  • Terserang Herpes Zoster yang sulit sembuh.
Sementara pada anak-anak, gejala mayor dari serangan virus HIV adalah berat badan rendah, pertumbuhan terganggu, diare yang tidak sembuh selama dua minggu atau lebih, demam berkelanjutan lebih dari sebulan. Untuk gejala minornya adalah:
  • Kulit gatal di semua bagian badan
  • Pembengkakan di leher, ketiak, atau selangkangan.
  • Serangan jamur di tenggorokan, lidah, atau mulut.
  • Infeksi telinga, tenggorokan, atau organ lain.
  • Batuk yang tidak mereda
baca keseluruhan - 5 Gejala HIV/AIDS pada Orang Dewasa dan Anak-Anak

Kamis, 19 September 2013

Sengat Lebah Mampu Membunuh Virus HIV: Studi Universitas Airlangga


Peneliti dari Universitas Airlangga menemukan cara membunuh virus HIV di dalam tubuh dengan menggunakan sengatan lebah. Sengat lebah menyalurkan nano molekuler ke dalam darah. Selanjutnya, bahan aktif ini memburu sel-sel yang telah terpapar virus HIV sekaligus membunuhnya tanpa memberikan kerusakan pada sel-sel yang sehat. Demikian dikutip dari Tempo.
“Saya optimistis dan yakin pengobatan sengat lebah ini bisa membunuh virus HIV,” kata Nasronuddin, peneliti yang juga Direktur Lembaga Penyakit Tropis Universitas Airlangga.
Menurut Nasronuddin, sengat pada tubuh lebah sama bermanfaatnya seperti halnya madu dan propolis. Bahkan, di dalam sengat lebuh juga terkandung propolis yang mampu meningkatkan sistem kekebalan tubuh.
Saat ini akan dilakukan uji klinis.  LPT Unair akan mengambil sejumlah relawan penderita HIV/AIDS untuk menerima terapi sengat lebah. Semua biaya dalam tahapan uji klinis dibiayai penderita karena mereka memang sangat berharap sembuh dengan metode baru ini.
Sementara itu, PT Bio Farma kemungkinan akan mengembangkan secara komersial bila nantinya pengobatan ini sukses menyembuhkan HIV/AIDS. Perusahaan farmasi milik negara ini siap memproduksi massal. Di lain sisi, Nasronuddin mengemukakan ada manfaat lain yang bisa diambil dari sengat lebat, yaitu gangguan tuli konduksi dan malaria
“Kami memang ada keterbatasan dana. Nah, ini ada pasien yang rela tes CD4 sendiri dan kami menyediakan dokter dan  terapinya gratis,” kata Nasronuddin.
Temuan ini membuka peluang baru pengobatan HIV/AIDS. Penyakit menular seksual ini penularannya melalui seks bebas berisiko hingga terpapar melalui darah dari penderita ke korbannya.
baca keseluruhan - Sengat Lebah Mampu Membunuh Virus HIV: Studi Universitas Airlangga

Senin, 24 Juni 2013

Tumbuhan ini Bisa Langsingkan Tubuh Hingga Cegah HIV

Selain sebagai bahan pangan yang lezat saat disantap, jamur ternyata memiliki berbagai manfaat kesehatan yang cukup beragam. Mulai dari melangsingkan tubuh hingga mencegah infeksi virus HIV.

Nah, sebelum mengetahui bagaimana peran jamur dalam menjaga berat badan dan mencegah infeksi virus HIV, ada baiknya kita mengetahui jenis-jenis jamur yang sehat untuk dikonsumsi.

Jamur Enokitake
Jamur yang satu ini cukup jarang ditemui di Indonesia karena hanya tumbuh dengan baik di suhu dingin. Jamur yang memiliki nama latin Flammulina velutipes ini tumbuh di alam bebas pada suhu udara rendah mulai musim gugur hingga awal musim semi.
Jamur Kancing atau Champignon
Jamur kancing (Agaricus bisporus) atau champignon merupakan jamur pangan berbentuk seperti kancing , berwarna putih bersih, krem, atau coklat muda. Dalam bahasa Inggris disebut dengan table mushroom, white mushroom, common mushroom atau cultivated mushroom. Biasanya digunakan untuk bahan tambahan membuat pizza, omelet, dan sebagainya. 
Jamur Kuping
Jamur kuping terdiri dari 3 jenis yaitu, jamur kuping putih (Tremella fuciformis), jamur kuping hitam (Auricularia polytricha) dan jamur kuping merah (Auricularia auricula-judae). Masyarakat tradisional bisa dengan mudah mendapatkan jamur ini dari alam yang biasanya tumbuh pada batang-batang pohon yang sudah lapuk.
Jamur Merang
Jamur ini paling banyak dibudidayakan di Asia Timur dan Asia Tenggara yang beriklim tropis atau subtropis. Jamur merang telah lama dibudidayakan sebagai bahan pangan karena tumbuhan ini termasuk golongan jamur yang paling enak rasanya dan mempunyai tekstur yang baik.
Jamur Shiitake
Shiitake disebut juga, Chinese Black Mushroom, Jamur jenis ini sudah dikenal sebagai jamur pangan sejak 2000 tahun silam, terutama di kawasan Asia.
Meski pernah diproduksi massal secara industri pada tahun 1940 an, namun sejatinya jamur shiitake sudah dibudidayakan secara tradisional sejak tahun 900 an di Cina.
Jamur Tiram
Jamur tiram/ shimeji dikenal pula dengan nama populer Oyster Mushroom dan nama latin Pleurotus ostreatus. Tangkai tudungnya menyerupai cangkang tiram dengan bagian tengah agak cekung dan berwarna putih hingga krem. Budidaya jamur ini tergolong sederhana dan sangat mudah didapatkan di sekitar kita.

Kandungan Nutrisi Jamur

Tidak hanya jenisnya yang beragam, jamur juga mengandung berbagai nutrisi penting yang dibutuhkan tubuh, seperti:
Protein
Jamur memiliki kandungan protein sebesar 2,2 gram dalam tiap 100 gram jamur rebus atau memasok 4% kebutuhan protein dalam tubuh Anda.
Serat
Sebagai makanan yang masuk dalam kategori sayuran, jamur tentu juga kaya serat. Dalam tiap 100 gram jamur rebus, terdapat 2,2 gram serat atau sekitar 9% dari kebutuhan serat harian Anda.
Vitamin C
Tiap 100 gram jamur rebus akan memasok 4 mg vitamin C (7% kebutuhan vitamin C harian). Vitamin ini sangat dibutuhkan untuk memelihara dan memperbaiki sel-sel tubuh, juga mendukung penyembuhan luka.
Vitamin D
Vitamin D yang terkandung dalam 100 gram 100 gram jamur rebus mencapai 21 IU atau sekitar 5% dari kebutuhan tubuh. Vitamin D ini membantu penyerapan kalsium di usus, di mana keduanya diperlukan untuk pertumbuhan tulang yang sehat.
Riboflavin
Sebanyak 0,3 mg riboflavin terkandung dalam 100 gram jamur rebus. Ini berarti dapat memasok 18% kebutuhan riboflavin atau vitamin B12 tubuh Anda. Vitamin ini sangat penting bagi pembentukan sel darah merah, antibodi, pernafasan sel dan sebagainya.
Niacin
Niacin atau vitamin B3 memiliki banyak fungsi dalam menghasilkan energi dalam sel serta penting untuk sistem saraf dan otak Anda. Mengkonsumsi 100 gram jamur rebus akan memasok 4,5 mg niacin dalam tubuh Anda atau mencukupi 22% kebutuhan niacin Anda.
Folat
Folat merupakan nutrisi yang penting untuk sintesa sel baru, sehingga ibu hamil sangat perlu mencukupi folat dalam tubuhnya untuk menunjang pertumbuhan dan perkembangan janin. Dan tiap 100 gram jamur rebus mengandung 18 mcg folat atau memenuhi 5% kebutuhan harian folat Anda.
Asam Pantotenat
Tiap 100 gram jamur rebus memiliki kandungan 2,2 mg asam pantotenat atau vitamin B5 (22% kebutuhan harian), yang sangat penting untuk metabolisme karbohidrat dan lemak menjadi energi.
Bantu Turunkan Berat Badan Hingga Cegah HIV
Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) menyebutkan bahwa di dalam jamur terdapat sebuah zat aktif bernama beta-glucan yang sangat bermanfaat bagi kesehatan manusia.
Dari ke enam jenis jamur yang diteliti oleh BPPT, dua di antaranya mengandung beta-glucan yang memenuhi syarat bagi kesehatan manusia karena mudah dicerna dan diserap tubuh, yaitu jamur tiram dan shiitake.
Beta-glucan merupakan salah satu zat aktif penyusun dinding sel jamur yang berperan penting dalam mencegah kanker, infeksi virus, diabetes, kolesterol tinggi dan meningkatkan daya tahan tubuh.
“Spesies jamur liar yang dibudidayakan banyak dikonsumsi karena nilai gizi. Jamur kaya akan beta-glucan dan nutrisi baik bagi penderita diabetes karena memiliki sedikit gula atau tidak ada sama sekali,” ujar T.N. Lakhanpal dari Departemen Bioscience di Himachal Pradesh University.
Bahkan sebuah riset di Jepang menyebutkan bahwa beta-glucan dari jamur shiitake dapat mencegah dan menghambat infeksi virus HIV (Human Immunodeficency Virus), yang menjadi salah satu infeksi virus paling mematikan di dunia.
Kelebihan lain dari zat aktif beta-glucan adalah sifatnya yang tidak pernah rusak sekalipun dimasak pada suhu tinggi.
Selain itu, kandungan kalori yang rendah dan kadar serat yang tinggi pada jamur juga dapat membantu menyehatkan pencernaan dan menjaga berat badan, sehingga baik dikonsumsi bagi Anda yang sedang berdiet terutama bagi para vegetarian.
So, jamur apakah pilihan Anda?
baca keseluruhan - Tumbuhan ini Bisa Langsingkan Tubuh Hingga Cegah HIV

Jumat, 27 Juli 2012

Seketika HIV Dinyatakan Lenyap Setelah Operasi Ini


Barangkali operasi ini akan menjadi salah satu jalan keluar membendung penyebaran HIV/AIDS. Para peneliti di Brigham and Women’s Hospital di Boston telah menemukan bahwa setelah menjalani operasi transplantasi tulang sumsum, sel darah dua pria dengan HIV dinyatakan bebas dari virus mematikan itu.
Temuan ini penting karena menunjukkan bahwa dengan memberikan pasien transplantasi, ketika mereka berada di terapi antiretroviral, mereka mungkin telah terbebas dari virus penyebab AIDS itu.
"Kami berharap HIV menghilang dari plasma pasien. Tetapi cukup mengejutkan bahwa kami tidak dapat menemukan jejak HIV dalam sel darah mereka," kata Dr Timothy Henrich, salah seorang peneliti yang terlibat dalam penelitian. "Ini menunjukkan bahwa diam-diam, dengan terapi antiretroviral, sel-sel yang terkait sistem kekebalan pasien tampaknya dilindungi dari menjadi terinfeksi kembali dengan HIV."
Temuan tersebut disajikan hari Kamis dalam konferensi AIDS 2012 di Washington DC. Studi lebih lanjut perlu dilakukan untuk membuktikan bahwa dua pasien itu benar-benar sembuh.
"Studi dari waktu ke waktu, termasuk biopsi jaringan limfatik, akan diperlukan," kata Dr Michael Saag, seorang ahli penyakit menular dari Universitas Alabama di Birmingham. Dia mengatakan, hanya waktu yang akan memberitahukan jika pasien tetap bebas HIV.
Secara terpisah, para ilmuwan mencoba untuk menggunakan terapi gen untuk mengubah sistem imun pasien untuk membebaskan mereka dari HIV. Sebagian besar penelitian di bidang ini masih sangat awal, tetapi para ilmuwan di Fred Hutchinson Cancer Research Center berusaha untuk melakukan transplantasi sistem sel dengan sel yang telah dimodifikasi secara genetik agar tahan terhadap HIV.
"Kami belum mentransplantasikannya pada setiap pasien sebagai bagian dari penelitian kami," kata Dr Hans-Peter Kiem dari Divisi Penelitian Klinis di Fred Hutchinson Cancer Research Center dan seorang dokter transplantasi di Seattle Cancer Care Alliance.
baca keseluruhan - Seketika HIV Dinyatakan Lenyap Setelah Operasi Ini

Selasa, 17 Juli 2012

FDA Setujui Obat Pencegah Infeksi HIV


Washington (ANTARA/Xinhua-OANA) - Badan pengawas obat dan makanan Amerika Serikat (FDA) pada Senin menyetujui Truvada, obat pertama yang dilegalkan untuk mengurangi resiko infeksi HIV pada orang yang tidak terinfeksi namun mempunyai resiko terkena virus itu karena hubungan seksual dengan pasangan yang terinfeksi HIV. 
Obat berbentuk pil harian itu dibuat oleh perusahaan Gilead Sciences di California, menggabungkan dua jenis obat yang menghalangi reproduksi HIV. 
Penggunaan obat tersebut harus dibarengi dengan hubungan sex yang aman untuk mengurangi resiko infeksi. 
"Truvada seharusnya tidak digunakan untuk mencegah infeksi HIV dengan sendirinya," kata pejabat FDA Dr. Debra Birnkrant saat jumpa pers. 
FDA sebelumnya menyetujui Truvada untuk digunakan dengan obat antiretroviral lain untuk penanganan orang dewasa dan anak-anak di atas 12 tahun yang terinfeksi HIV. 
FDA mengatakan orang-orang yang mengonsumsi Truvada harus menjalani tes untuk mengetahui adanya infeksi HIV setiap tiga bulan sehingga perawatan bisa segera dimulai jika infeksi terjadi. 
"Izin tersebut menandai langkah penting dalam perang kita terhadap HIV," kata Komisioner FDA Margaret Hambur dalam pernyataannya. 
"Setiap tahun, kurang lebih 50.000 orang dewasa dan remaja didiagnosis terinfeksi HIV.... Jenis perawatan dan metode pencegahan baru dibutuhkan untuk memerangi epidemic HIV di negara ini," kata dia.(rr)
baca keseluruhan - FDA Setujui Obat Pencegah Infeksi HIV

    Twitter Bird on The Tree by Tutorial Blogspot

    iklan from adsense