# #

Righteous Kill

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit nisl in ...

Quisque sed felis

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit nisl in ...

Etiam augue pede, molestie eget.

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit nisl in ...

Hellgate is back

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit ...

Post with links

This is the web2feel wordpress theme demo site. You have come here from our home page. Explore the Theme preview and inorder to RETURN to the web2feel home page CLICK ...

Tampilkan postingan dengan label about amazon employee. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label about amazon employee. Tampilkan semua postingan

Minggu, 16 Januari 2022

Jawab 2 Pertanyaan Jeff Bezos, Wanita Ini Langsung Kerja di Amazon

Jawab dua pertanyaan dari Jeff Bezos, wanita ini langsung diterima bekerja untuk Amazon. Apa pertanyaannya?

 

Ann Hiatt adalah wanita yang menyerahkan CV-nya ke perusahaan pada tahun 2002. 

 

Ia tidak begitu memikirkan dan tidak mengharap banyak tapi ia mendapat panggilan wawancara untuk peran asisten junior. Setelah wawancara bolak balik, Hiatt akhirnya sampai ke depan founder Amazon.

 

Tentu saja, dia gugup. Bezos, dengan pena di tangannya dan berdiri di depan papan tulis, mengajukan dua pertanyaan padanya.

 

Melansir The Economic Times, Hiatt mengingat dua pertanyaan yang diajukan Bezos kepadanya selama wawancara, dengan pertanyaan pertama adalah brainteaser.

 

"Saya akan menghitungnya," kata Bezos, saat dia mengajukan pertanyaan pertama.

 

"Saya ingin Anda memperkirakan jumlah panel kaca di Kota Seattle," lanjutnya.


Pertanyaan ini membuat Hiatt ketakutan sesaat. Tapi dia dengan cepat mencerna dan menyadari ini hanyalah sebuah tes untuk mengetahui cara kerja otaknya.

 

Dia mulai memperkirakan populasi Seattle dan kemudian dia memecah jumlah total dengan asumsi masing-masing memiliki rumah, moda transportasi, kantor dan sekolah.

 

"Jadi saya menyarankan agar kita mendasarkan perkiraan pada rata-rata itu," katanya. 

 

Kemudian Bezos dan Hiatt mulai melakukan 'perhitungan' yang mendalam dan menyenangkan. Sampai pada akhirnya Bezos mengeluarkan sedikit kata 'kelihatannya benar' setelah menghitung.

 

Untuk pertanyaan keduanya, bos Blue Origin itu bertanya kepada Hiatt mengenai tujuan kariernya. 

 

Dia pun memberi tahu Bezos bahwa Amazon telah terbukti menjadi perusahaan yang penuh dengan orang-orang yang ambisius dan bersemangat dan dia ingin menjadi seperti mereka dan mempelajari apa yang mereka ketahui. Bezos akhirnya mempekerjakannya saat itu juga.

baca keseluruhan - Jawab 2 Pertanyaan Jeff Bezos, Wanita Ini Langsung Kerja di Amazon

Jumat, 04 Juni 2021

Bikin Bilik Anti Stres Buat Karyawan, Amazon Jadi Ejekan

Raksasa toko online Amazon punya solusi baru untuk para karyawan yang bekerja di gudang dan dilanda stres. Mereka menciptakan 'bilik kesehatan' untuk meredakannya.

 

Perusahaan yang didirikan Jeff Bezos itu memperlihatkan semacam bilik kecil yang ditaruh di salah satu sudut gudang perusahaan. 

 

Sebutan bilik tersebut adalah AmaZen Namun demikian, postingan di Twitter itu kemudian dihapus karena Amazon malah jadi sasaran ejekan dari banyak pengguna internet.

 

Amazon memang berulangkali dikritik lantaran dianggap kurang memperhatikan kesejahteraan karyawan ataupun kondisi kerja di gudang. 

 

Mungkin agar dianggap peduli terhadap kritikan itulah, dibuatkan bilik AmaZen ini.


Jadi seperti dikutip dari BBC, jika karyawan gudang merasa stres, mereka bisa masuk ke bilik itu. 

 

Di sana, akan disediakan video meditasi dan semacamnya dengan harapan membantu agar mereka bisa rileks.

 

"Pada saat shift bekerja, karyawan bisa mengunjungi stasiun AmaZen dan melihat video-video pendek tentang aktivitas yang mudah diikuti seperti meditasi, perkataan positif serta adegan yang menenangkan dengan suara-suara," sebut Amazon.

 

Diperlihatkan bagian dalam bilik kecil itu ada kursi, meja komputer dan beberapa pot tanaman. Sedangkan bagian atas dilukis pemandangan langit dengan awan berarak-arak.

 

Namun bilik ini malah mendapat ejekan dari cukup banyak netizen, bahkan membuat Amazon menghapus postingannya. 

 

"Kurasa kondisi pekerjaan lebih baik dan gaji lebih tinggi mendingan daripada lemari seperti ini," sebut seorang warganet.

 

Lainnya menyebut pegawai Amazon di gudang banyak yang mengeluh sedikitnya toilet. 

 

Maka dinilai lebih baik untuk membuat lebih banyak toilet saja ketimbang membangun bilik semacam itu.


baca keseluruhan - Bikin Bilik Anti Stres Buat Karyawan, Amazon Jadi Ejekan

Minggu, 17 Januari 2021

Karyawan Minta Amazon Putus Hubungan dengan Parler

Kerusuhan yang terjadi di gedung Capitol AS membuat karyawan Amazon meminta perusahaan untuk memutuskan hubungan dengan Parler dengan berhenti menyediakan layanan cloud.

 

Parler sendiri dikenal sebagai aplikasi media sosial yang populer untuk pendukung mantan presiden AS Donald Trump.

 

Dalam cuitan sekelompok advokasi karyawan Amazon Climate Justice mengatakan bahwa layanan Amazon Web (AWS) harus menolak layanan Parler sampai mereka menghapus postingan yang memicu kekerasan termasuk pada pelantikan presiden AS. 

 

AWS sendiri menyediakan layanan cloud untuk parler yang menghosting situs webnya.

 

Pada Sabtu malam (9/1/2020) Amazon pun memberi peringatan kepada Parler bahwa mereka mereka tidak akan lagi menyediakan layanan cloud ke situs tersebut dengan penangguhan yang mulai berlaku Minggu (10/1) pada pukul 00:00 malam waktu setempat.

 

Artinya jika Parler tidak menemukan penyedia cloud yang baru pada minggu malamnya, situs tersebut akan offline bagi seluruh pengguna.

 

Melansir dari CNBC, baik Amazon dan Parler tidak memberikan tanggapan akan tindakan ini.

 

Amazon adalah raksasa teknologi yang turut memutuskan hubungan dengan Parler setelah kerusuhan di gedung Capitol AS yang mematikan pada awal pekan ini.

 

Sebelumnya Google telah menghapus aplikasi Parler dari Play Store, demikian pula Apple telah telah memblokir Parler dari App Store.

 

Aplikasi Parler diluncurkan pada tahun 2018 muncul sebagai platform media sosial yang populer bagi pendukung Donald Trump dengan menyebut dirinya sebagai alternatif kebebasan berbicara untuk layanan media sosial arus utama seperti Twitter dan Facebook.

 

Sebuah tangkapan layar dari aplikasi Parler yang dilihat oleh CNBC menunjukkan pengguna memposting seruan untuk membawa senjata saat pelantikan presiden pada akhir bulan ini.

 

AWS sendiri punya kebijakan penggunaan yang melarang pelanggan memakai layanannya untuk penggunaan ilegal, hal berbahaya, kecurangan, dan melanggar atau menyinggung.

 

Amazon sebelumnya telah memutuskan hubungan dengan pelanggan yang melanggar aturannya. 

Pada 2019, Amazon mencabut situs penggalangan dana yang digunakan oleh Gab, situs media sosial yang melayani kaum konservatif, setelah melanggar kebijakan Amazon tentang konten kebencian.

baca keseluruhan - Karyawan Minta Amazon Putus Hubungan dengan Parler

Sabtu, 20 Juni 2020

Bos Amazon Ajak Karyawan Batalkan Semua Rapat di Hari Jumat


CEO Amazon Jeff Bezos bergabung dengan sederet pemimpin perusahaan teknologi lainnya, meminta seluruh karyawannya memperingati Juneteenth.


Disebut juga sebagai Hari Kebebasan atau Hari Emansipasi, Juneteenth setiap tanggal 19 Juni adalah hari libur di Amerika Serikat (AS) yang memperingati dihapuskannya perbudakan di negara bagian Texas pada 1865.


Dalam memonya pada Selasa (16/6), Bezos meminta semua karyawan membatalkan semua pertemuan dan rapat yang akan digelar pada hari Jumat pekan ini (19/6) untuk menghormati Juneteenth.


Kilas balik peristiwa ini, pada 19 Juni 1865, seorang tokoh dalam peringatan Juneteenth, Mayor Jenderal Gordon Granger membacakan Proklamasi Emansipasi kepada warga Amerika Afrika.


Peristiwa ini memang merayakan emansipasi orang kulit hitam dari perbudakan di AS, sehingga Juneteenth merujuk kepada emansipasi ras Afrika-Amerika di seluruh AS.


Ketimbang meliburkan perusahaannya, Jeff Bezos menawarkan berbagai kesempatan belajar online untuk karyawan sepanjang hari hari itu.


Bezos menyebutkan, karyawan harus meluangkan waktu untuk berefleksi, belajar, dan saling mendukung.


Peringatan Juneteenth tahun ini mungkin akan terasa lebih dalam maknanya. AS saat ini sedang dirundung isu rasialisme atas kematian warga kulut hitam AS George Floyd di tangan oknum anggota kepolisian.


Peristiwa ini membuka luka lama kelompok kulit hitam di negara tersebut.


Tak cuma Amazon yang memaknai Juneteenth di tengah derasnya dukungan atas isu Black Lives Matter yang menuntut keadilan bagi George Floyd. CEO Twitter Jack Dorsey menyebutkan perusahaannya akan memperingati Juneteenth dengan meliburkan perusahaan.


Selain itu, Google juga menginstruksikan karyawannya membatalkan semua jadwal rapat di hari Jumat (19/6).


Sementar Facebook, sama seperti Amazon, mendorong karyawannya memperingati Juneteenth sebagai hari belajar dan bercermin diri.

baca keseluruhan - Bos Amazon Ajak Karyawan Batalkan Semua Rapat di Hari Jumat

    Twitter Bird on The Tree by Tutorial Blogspot

    iklan from adsense