- Alergi. Jika Anda mengalami reaksi alergi terhadap salah satu jenis bahan yang terdapat di dalam botox, maka biasanya yang terjadi adalah gatal, sesak nafas, asma, ruam merah pada kulit, dan pusing. Segeralah menghubungi dokter bila hal tersebut terjadi.
- Memar dan bengkak. Ini adalah efek samping yang kerap dialami oleh pengguna botox, bila kulit mereka tergolong sensitif.
- Kelopak mata menurun. Ini terjadi bila suntikan botox dilakukan di daerah sekitar mata. Efek dari obat tersebut akan turut mempengaruhi jaringan di sekitar mata, termasuk kelopak mata. Walau sifatnya kadang untuk sementara saja, namun cukup mengganggu penampilan Anda.
- Gejala flu. Gejala flu seperti demam, sakit kepala, nyeri tubuh, menggigil, dan hidung meler kadang terjadi seminggu setelah suntik botox dilakukan.
- Infeksi sinus. Walau tak pada semua orang, pembengkakan sinus juga bisa terjadi sebagai efek samping penggunaan botox. Gejala lainnya, leher tegang dan kaku, serta sakit kepala.



