# #

Righteous Kill

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit nisl in ...

Quisque sed felis

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit nisl in ...

Etiam augue pede, molestie eget.

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit nisl in ...

Hellgate is back

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit ...

Post with links

This is the web2feel wordpress theme demo site. You have come here from our home page. Explore the Theme preview and inorder to RETURN to the web2feel home page CLICK ...

Tampilkan postingan dengan label about google company. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label about google company. Tampilkan semua postingan

Senin, 11 Maret 2013

Senangnya Menjadi Karyawan Google

Google adalah salah satu perusahaan teknologi yang paling diidamkan para pencari kerja. Berulangkali pula raksasa mesin cari online ini menjadi tempat kerja yang paling favorit berdasarkan beberapa survei di Amerika Serikat.

Tentu ada bermacam sebab mengapa Google menjadi tempat kerja idaman. Para pegawai di sana menyatakan Google memang memberikan fasilitas berlimpah dan sangat memperhatikan kesejahteraan karyawan.

Beberapa pegawai Google pun menyebutkan hal-hal yang paling mereka senangi selama bekerja di Google. Apa saja? Berikut daftarnya yang dikutip dari Business Insider.


1. Makanan dan Snack Gratis


Karyawan Google senang datang ke kantor karena tersedia makanan dan cemilan snack yang berlimpah ruah. Dan semuanya bisa dimakan secara cuma-cuma.

Para karyawan bisa sarapan, makan siang dan makan malam tanpa dipungut biaya sedikit pun. Untuk minuman, tersedia antara lain kopi dan jus di bar.

"Makanan gratis menghemat waktu dan biaya dan membuatku membangun hubungan baik dengan kolega kerja," kata seorang karyawan Google.

"Aku memulai pagiku di salah satu bangunan yang ada kantin kopinya di mana barista akan membuatkan apapun minuman yang kuminta. Kemudian aku mengambil sarapan dan membawanya ke mejaku," kata seorang karyawan yang lain.

"Saat waktu makan siang, aku pergi ke kafe untuk mengambil makanan. Di Google, Anda tidak akan pernah jauh jauh dari makanan karena dapur dengan minuman dan snack ada di mana mana. Jika Anda lembur, Anda juga bisa makan malam di sana," katanya lagi.


2. Berjumpa dengan Orang-orang Hebat

Di Google, banyak kesempatan untuk bertemu dengan orang-orang hebat di dunia teknologi. Tentu saja termasuk pendiri Google, Sergey Brin dan Larry Page. Atau mungkin chairman Eric Schmidht yang juga mantan CEO Google.

Para rekan kerja pun banyak yang berkualitas hebat karena seleksi masuk Google begitu ketatnya. Sehingga mereka bisa saling belajar.

"Kami dikelilingi orang-orang yang pintar dan bersemangat, yang menyediakan lingkungan terbaik untuk belajar," kata salah seorang pekerja.

"Aku sudah pernah bekerja di perusahaan online yang lain dan belum pernah melihat para kolega yang sangat tertantang dan profesional seperti di Google," lanjutnya.

3. Merasa Bekerja di Masa Depan

Karena Google adalah salah satu perusahaan terdepan dan paling inovatif di dunia teknologi, para karyawannya seolah bekerja di masa depan.

Sebabnya, para karyawan berkesempatan mencoba produk dengan teknologi baru sebelum dikeluarkan ke publik. Untuk mengetahui apa masih ada kelemahannya.

"Chrome adalah browser yang paling banyak kupakai sebelum produk ini diluncurkan ke publik. Aku menggunakan ponsel, tablet dan Chromebook sebelum mereka dijual. Ini merupakan hal yang fun," tutur seorang karyawan.

"Aku melihat seperti apakah masa depan dan jika aku juga memberikan umpan balik, aku bahkan bisa terlibat dalam pembuatannya," lanjutnya.

4. Support IT 24 Jam

Google mempekerjakan banyak spesialis IT yang sangat cemerlang. Sehingga dukungan IT untuk karyawan selalu tersedia.

Google punya divisi terdedikasi untuk membantu dan memandu karyawan dalam soal kebutuhan software dan hardware. Mereka akan membantu menyelesaikan masalah IT selama 24 jam penuh.

Dukungan IT ini dirasa sangat membantu karena karyawan merasa bisa lebih berkonsentrasi dalam bekerja.

"Karena ada pendekatan praktis untuk menyelesaikan masalah yang terjadi, contohnya jika Anda melupakan power supply laptop, Anda akan segera mendapat gantinya," tukas seorang karyawan.

5. Kendaraan Gratis dan Membawa Hewan Peliharaan

Google menyediakan kendaraan gratis untuk mengantar karyawan pulang pergi. Dengan catatan masih berada di dekat kantor pusat Google di San Francisco.

Selain itu, karyawan Google juga diperbolehkan untuk membawa hewan peliharaan kesayangannya ke kantor. Banyak juga yang melakukannya.

"Anjingku yang bernama Shar Pei menemamiku dikantor dua sampai tiga kali seminggu. Meskipun kadang berat untuk mengendalikannya di sela tugas kantor, kehadirannya menambah energi bagiku," kata salah seorang karyawan.

6. Cuti Panjang Saat Melahirkan

Karyawan Google yang baru saja melahirkan anak bisa merasa tenang. Sebab, Google memberikan cuti panjang tanpa sedikit pun mengurangi hak-hak karyawan.

"Di Google, ayah baru mendapatkan cuti enam minggu dengan tetap dibayar dan ibu baru mendapatkan cuti 18 minggu. Mereka bahkan tetap mendapatkan bonus," kata seorang karyawan Google.

Tidak hanya itu saja. Google juga memberikan insentif khusus untuk membeli perlengkapan sang bayi yang baru lahir.

"Diberikan sesaat setelah bayi kami lahir untuk membantu pengeluaran seperti membeli diaper dan susu formula. Saya tidak pernah mendengar perusahaan lain melakukan hal itu," lanjut sang karyawan.

7. Tetap Digaji Meski Meninggal Dunia

Selain gaji yang besar, ada pula tunjangan istimewa yang bakal didapatkan karyawan bila meninggal. Ya, karyawan Google tetap mendapatkan gaji walaupun sudah tiada.

Google masih akan memberikan separuh gaji karyawannya yang telah tiada tersebut kepada ahli waris atau keluarganya selama 10 tahun.

Tidak hanya itu, bila karyawannya sudah memiliki anak maka si buah hati akan diberikan tunjangan sebesar USD 1.000 sampai dia berusia 19 tahun.



8. Fitnes Gratis dan Banyak Lagi

Memang banyak fasilitas gratisan yang disediakan. Termasuk di antaranya ruang fitness dapat digunakan oleh semua pekerja secara cuma-cuma untuk menjaga kebugaran tubuh.

Google juga menyediakan divisi khusus bernama Googlers Corporate Concierge untuk membantu karyawan. Karyawan bisa memanfaatkannya untuk melakukan hal-hal yang mereka perlukan.

Misalnya mengganti oli mobil, laundry, menyewa DVD, memperbaiki sepeda sampai mencuci mobil. Sehingga para karyawan tetap bisa tenang dalam melakukan pekerjaannya.
baca keseluruhan - Senangnya Menjadi Karyawan Google

Senin, 06 Agustus 2012

Mengintip Karyawan Google dari Berbagai Bangsa

Dalam menerima karyawan, Google tidak memandang suku atau bangsa. Yang dihitung benar-benar hanya kemampuan calon karyawan.

Pintu Google pun terbuka lebar bagi mereka yang sungguh bertalenta tinggi, dari segala bangsa. Tidak mengherankan, karyawan Google berasal dari berbagai negara.

Simak suasana kerja multikultural di kantor Google berikut ini, dikutip dari NYTimes.




Lahir di mancanegara

Tampak dalam gambar karyawan Google di kantor pusat Google yang berlokasi di Mountain View, California. Terlihat beberapa karyawan Google sibuk di meja kerjanya masing-masing.

Banyak pegawai Google berasal dari luar Amerika Serikat. Bahkan tercatat, separuh engineer Google lahir di luar negeri Paman Sam.


Bendera negara

Di salah satu sudut kantor Google, terlihat hiasan berupa bendera-bendera mini dari negara-negara di dunia. Menggambarkan dari mana sajakah asal karyawan Google.

Dari total 20 ribu karyawan raksasa internet ini, 2.000 di antaranya bekerja dengan menggunakan visa temporer.


Zona Kanada

Sebuah tulisan bertuliskan Canada Zone ditulis di sebuah papan. Tampaknya, pekerja yang berada di kursi tersebut berkebangsaan Kanada.

Google biasa mengajukan permohonan visa untuk para pekerja asal luar negeri untuk bekerja di AS. Mayoritas diterima, namun ada juga yang ditolak.


Navrongo

Beberapa ruangan di kantor Google sengaja dinamai sama dengan berbagai kota di seluruh dunia. Contohnya adalah ruangan ini yang dinamakan Navrongo. Navrongo adalah sebuah kota yang terletak di utara Ghana.


Pegawai India

Beberapa karyawan Google ada yang berasal dari India. Salah satunya adalah Sanjay Mavinkurve yang tampak dalam gambar ini.

Dia masih kesulitan mengurus visa AS untuk istrinya. Jadi untuk sementara, ia memutuskan tinggal dulu di Kanada, negara tetangga AS.


Tinggal di Kanada

Mavinkurve menikah dengan wanita bernama Samvita Padukone. Padukone kesulitan mendapat visa AS sehingga mereka pun tinggal di Kanada. Ia mengajukan pindah dari AS ke kantor Google di Kanada. Google pun mengizinkannya.

Di Kanada, Mavinkurve tinggal di apartemen dengan dua kamar tidur. Selain dengan istri, orang tuanya juga tinggal di situ.


Video Conference

Sanjay sering bekerja via video conference dengan para pekerja Google lain di seluruh dunia. Dia pergi ke kantor pusat Google di Mountain View dua kali dalam sebulan.

Ketika Google tidak bisa meloloskan visa AS untuk karyawan kantor pusatnya, karyawan tersebut akan ditempatkan di kantor cabang Google. Mereka akan banyak bekerja via konferensi video.


Spesialis Visa

Untuk membantu karyawannya mengurus visa AS dan mengatasi hambatan yang terjadi, Google mempekerjakan spesialis imigrasi bernama Christine Doyle.

Doyle dipekerjakan full time oleh Google. Dia akan menolong karyawan Google mengurus administrasi visa sehingga kemungkinan besar diterima.


Makanan internasional

Para karyawan Google dikenal dimanjakan dengan makan enak dan bergizi. Menyadari banyak pekerjanya berasal dari beragam negara, Google juga banyak menyediakan jenis jenis makanan internasional.
baca keseluruhan - Mengintip Karyawan Google dari Berbagai Bangsa

Selasa, 17 Juli 2012

Bagaimana Rasanya Bekerja di Google?

Bekerja di Google barangkali adalah impian banyak orang. Raksasa internet ini memang berulangkali dinobatkan sebagai tempat bekerja paling enak di Amerika Serikat.

Memang, Google terkenal memanjakan para karyawannya. Suasana kantor pun sangat fun, layaknya bekerja di rumah sendiri.

Lalu, bagaimana rasanya bekerja di Google? Berikut sekelumit penuturan beberapa karyawan yang pernah atau masih bekerja di sana.






















Karyawan Kelas B

Dengan proses perekrutan yang sangat ketat, dengan sendirinya karyawan yang bekerja di Google berkualitas sangat tinggi. Hal ini dituturkan oleh Don Dodge yang bekerja sebagai Developer Advocate di Google.

Menurutnya, Google punya standar sangat tinggi dan tidak berkompromi soal penerimaan karyawan. Mereka lebih memilih tidak mengisi sebuah posisi ketimbang mempekerjakan karyawan kelas B.

Banyak orang yang sukses di perusahaan lain dinilai bukan kandidat yang bagus oleh Google karena berbagai faktor. Perekrutan karyawan yang sangat ketat memungkinkan Google meraih karyawan terhebat.

Masih menurut Don, atmosfer kerja di Google membuat karyawan bekerja dengan percaya diri, optimistis, berdedikasi dan bekerja keras. Google ingin memastikan membuat produk terbaik dan dengan sendirinya, para pegawai pun mengupayakan yang terbaik.


Suasana Kerja Fun

Bukan rahasia jika suasana kantor di Google sangat fun. Para karyawan dimanjakan dengan makanan berlimpah yang sehat dan juga berbagai fasilitas menyenangkan, seperti lapangan voli.

Mantan karyawan bernama Avinash Kaushik menyatakan, makanan yang disediakan di kantor Google tidak pernah membosankan. Setiap ruang makan mempunyai koki yang berpengalaman dan ramah.

Karyawan Google mendapat jatah makan siang selama 1 jam. Menurut Avinash, semua makanan disajikan secara fresh dan berganti-ganti setiap harinya. Jadi tidak pernah membosankan. Bir dan snack bisa didapat gratis.

Secara rutin, Google membelikan tiket karyawannya untuk melihat pertunjukan tertentu. Setiap minggu, ada pelayanan seperti cuci mobil, ganti oli, potong rambut dan sebagainya.

Fasilitas bus untuk karyawan pun sangat bagus. Ada fasilitas WiFi di dalamnya. Menyenangkan bukan?


Bos Membaur

Menurut Don Dodge, karyawan Google senang bekerja keras. Banyak karyawan senang-senang saja menghabiskan waktu sampai malam hari untuk bekerja. Memang kantor Google sengaja dirancang sangat nyaman sehingga membuat karyawan betah bekerja berlama-lama.

Don menceritakan pada suatu malam, ada sekitar 400 orang karyawan Google makan malam bersama-sama. Salah satu yang hadir adalah Larry Page, pendiri Google yang duduk di antara karyawan.

Ya, para bos di Google tampaknya tidak segan membaur dengan para karyawannya. Sehingga mungkin menghadirkan motivasi tersendiri.

Google memang memberikan target sangat tinggi bagi karyawan, namun dengan imbalan besar bagi yang mencapainya. Menurut Don, Google lebih senang jika karyawan mencapai 65% hal yang rasanya tidak mungkin ketimbang meraih 100% tapi hal yang biasa saja.


Go Green

Google tampaknya juga sangat peduli dengan kelestarian lingkungan hidup. Kantor pusat Google pun menerapkan cukup banyak inisiatif untuk lebih menghijaukan bumi.

Misalnya saja, banyak panel tenaga surya dipasang di sekeliling kantor Google yang digunakan sebagai sumber daya. Mobil bertenaga listrik juga cukup banyak berlalu lalang.

Hal-hal kecil pun turut diperhatikan oleh Google. Misalnya saja, kemasan makanan atau minuman yang disediakan untuk karyawan berasal dari bahan yang 100 persen bisa didaur ulang.

Kantor Google pun didesain ramah untuk berjalan kaki ataupun bersepeda, bahkan di dalam ruang kantor. Jadi karyawan tidak perlu banyak-banyak memakai kendaraan untuk berlalu lalang.
baca keseluruhan - Bagaimana Rasanya Bekerja di Google?

Sabtu, 09 Juni 2012

7 Keuntungan Bekerja di Google

Mereka yang terpilih bekerja di Google boleh dibilang beruntung. Pertama, mereka pernah merasakan bergabung dengan orang-orang hebat di raksasa internet dunia yang juga disebut-sebut sebagai perusahaan impian.

Kedua, selepas dari Google mereka dibekali banyak ilmu dan pengalaman untuk diterapkan, meski tak lagi bekerja di Google. Perusahaan ini bahkan punya sederet 'peraturan tak tertulis' yang harus dilakukan semua karyawan mereka sebelum meninggalkan Google.

Bukan untuk memberatkan karyawan, melainkan Google ingin memastikan mereka yang keluar punya bekal ilmu maupun pengalaman untuk menjadi orang hebat. Berikut adalah sejumlah hal yang harus dilakukan karyawan sebelum resign, dan menjadi keuntungan tersendiri bagi mereka.




Menjadi 'badass coder'

Google menginvestasikan dana yang tidak sedikit untuk urusan pendidikan di bidang engineering dan memproduksi codelab detail yang membuat orang-orang di dalamnya harus belajar keras.

Di balik itu, Google ingin karyawannya di bidang ini menjadi 'badass coder', demikian istilah bagi orang yang jago coding. Mereka diharapkan menjadi software engineer yang lebih baik setelah keluar dari Google. Jadi, karyawan diminta untuk memanfaatkan sebaik-baiknya semua fasilitas pembelajaran yang diberikan.


Ngobrol dengan Selebriti

Bekerja di Google, Anda akan bertemu dengan banyak orang terkenal entah dari kalangan selebriti seperti Lady Gaga, politisi seperti Presiden Amerika Serikat Barack Obama atau para jenius di bidang teknologi.

Google memang rutin mendatangkan orang terkenal ke kampusnya. Tujuannya, agar karyawan aktif dalam pertemuan ini dan bisa belajar banyak hal dari pengalaman mereka.


Makan yang banyak

Aturan yang satu ini terdengar unik. Sebelum seseorang resign, Google harus memastikan karyawannya tersebut sudah mencicipi semua makanan yang ada di kantin Google. Artinya, Google menyediakan banyak makanan gratis dan sehat. Semua karyawan tidak boleh menolak untuk merasakannya.


Mencoba hal di luar zona nyaman

Setiap karyawan Google didorong untuk melakukan hal yang disukai, namun berada di luar zona nyaman. Google akan merotasi karyawannya bekerja untuk platform atau program yang mungkin tidak nyaman bagi mereka. Namun keuntungannya, mereka bisa mencoba bekerja dengan tim berbeda dengan proyek beragam.

Sederhananya, Google meminta karyawan untuk mencoba proyek dan tim baru. Perputaran rutin semacam ini dilakukan Google agar karyawan tidak bosan.


Bersepeda

Jika tempat tinggal karyawan tidak terlalu jauh dari kantor, Google menyarankan mereka untuk bersepeda. Nyatanya memang ada banyak karyawan Google yang bersepeda ke kantor. Mungkin melelahkan, tapi perjalanan bersepeda yang melelahkan ini memberi kesempatan karyawan menikmati keindahan jalanan kompleks kantor. Tentunya, membuat badan lebih sehat juga bukan?


Bekerja di Google berbagai negara

Ini adalah hal yang paling dinantikan karyawan Google. Raksasa internet ini akan menawarkan karyawannya kesempatan untuk bekerja di Google seluruh dunia. Rotasi semacam ini rutin dilakukan di kantor Google termasuk Google di New York, Mountain View dan Sydney.


Mencari tahu proyek Google selanjutnya

Google mempersilakan karyawan untuk menemukan apa yang sedang digarap Google untuk diluncurkan. Perusahaan ini terbilang terbuka dan ada banyak informasi produk tersedia di wiki internal mereka.
baca keseluruhan - 7 Keuntungan Bekerja di Google

    Twitter Bird on The Tree by Tutorial Blogspot

    iklan from adsense