# #

Righteous Kill

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit nisl in ...

Quisque sed felis

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit nisl in ...

Etiam augue pede, molestie eget.

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit nisl in ...

Hellgate is back

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit ...

Post with links

This is the web2feel wordpress theme demo site. You have come here from our home page. Explore the Theme preview and inorder to RETURN to the web2feel home page CLICK ...

Tampilkan postingan dengan label about microsoft history. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label about microsoft history. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 12 April 2014

Bukan Roman Picisan di Wallpaper Windows XP


http://images.detik.com/content/2014/04/11/398/winxporear.jpgCharles O'Rear (ist)
Microsoft memang akan segera menghentikan dukungan Windows XP, tapi satu hal yang tidak bisa dilupakan dari sistem operasi ‘sejuta umat’ adalah wallpaper bukit yang legendaris.

Gambar latar belakang pegunungan dengan komposisi hamparan lapangan hijau dan gumpalan awan putih bercampur biru disebut Bliss. Bliss itu adalah nama gambar bitmap bawaan Windows XP itu merupakan hasil jepretan foto lanskap di County Sonoma, California, AS. Sebelah tenggara Sonoma Valley, tak jauh dari peternakan tua bernama Clover Stornetta Inc.

Sang fotografer yang berhasil meringkus karya indah Tuhan itu adalah Charles O’Rear. Saat menjepret gambar itu dia masih berstatus sebagai juru foto bagi Majalah National Geographic.

Kematian Windows XP membuatnya harus membuka kembali memori di Januari 1996 silam. Tak cuma pemandangan yang diingat saat itu, namun juga romantisme klasik di balik pengambilan gambar legendari tersebut.

Saat itu Jumat sore, Chuck --demikian ia ingin disapa-- yang sedang dimabuk cinta rela melewati daerah perbukitan yang terkenal sebagai penghasil anggur di California. Jarak yang jauh ditempuhnya untuk menemui sang kekasih, Daphe, yang kelak akan bersamanya di dalam biduk rumah tangga.

Kawasan yang dilaluinya tersebut sebetulnya bukanlah pertama kali dia lalui. Namun, Jumat sore itu berbeda. Bersama sang kekasih, dia menemukan suatu lukisan alam yang berbeda dari sebelumnya.

“Saat itu Januari, pertengahan musim dingin. Terkadang hujan masih datang diiringi dengan badai. Namun sore itu badai telah berlalu, ketika saya mengendarai mobil dari rumah Daphe. Ya Tuhan, saya melihat badai itu menyisakan awan putih di atas ladang rumput hijau,” kenangnya.

Lelaki yang berbunga-bunga karena cinta tersebut lantas turun dari mobilnya, Meninggalkan Daphe sekejap di mobilnya, untuk mengambil foto yang kelak akan dilihat oleh miliaran orang dan menjadi sesuatu yang ikonik.

Meninggalkan Daphe dan Chuck pun berganti menggengam kamera medium format Mamiya RZ67 dan membuat Bliss. Itu bukan pertama kalinya ia mencoba menangkap keindahan bukit-bukit tersebut, tapi hari itu berbeda.

“Aku telah memotret pemandangan itu sudah cukup lama, akan tetapi dengan film warna pun tak bisa mengeluarkan hasil komposisi warna hijau yang tepat,” tuturnya.

Banyak yang mengira bahwa hasil jepretan dari Windows XP tersebut adalah ladang tak jauh dari Kantor Microsoft, diedit dengan software pengelola gambar.

“Tapi maaf, Anda semua salah. Ini adalah nyata, dan semua yang saya dapatkan belum tersentuh (editan foto),” tangkisnya.
 
foto asli orear
 
foto bliss windows XP

Setelah memotret, Chuck langsung bergegas memasukkan fotonya itu ke laman Corbis. Sebuah layanan penyedia foto yang dikelola oleh Microsoft. Tak lama setelah itu, dia dihubungi oleh pihak Microsoft yang berniat membeli hasil karyanya untuk Windows XP.

Oleh Microsoft, tentu saja gambar tersebut dipotong dan diedit sedemikian rupa untuk menyesuaikannya dengan desktop komputer.

Menyesal Menjual Murah

Kendati sudah menjualnya kepada Microsoft, ternyata Chuck pernah menyesal telah menjual fotonya tersebut ke Microsoft.

Sang fotografer mengaku menyesal karena menjual terlalu murah hasil karyanya tersebut ke Microsoft. Penyesalannya apalagi kalau bukan tingginya jumlah pengguna Windows XP.

Walau tak disebut berapa jumlahnya, Chuck tidak bisa mengakui lagi bahwa itu merupakan foto yang dijepretnya karena sudah dijual ke Microsoft. Dia menyesal, karena seharusnya meminta setiap 1 sen dari software Windows XP yang dijual.

‘Orang Penting’ yang Dilupakan

Menjadi bagian dari ketenaran dari Windows XP, tak membuat nama Chuck ikut terangkat. Bahkan dia pernah mendapatkan pengalaman pahit karena tak dihargai sebagai fotografer.

Ketika itu dia bersama sang istri pergi ke Quennsland menggunakan kapal feri, nah dia melihat seluruh komputer di dek kapal itu menggunakan OS Windows XP dengan wallpaper ikoniknya.

“Itu foto saya,” ujarnya kepada salah seorang wanita yang bekerja di depan komputer. “Lalu kenapa?” jawab si wanita itu sinis.

Kendati dilupakan, dia tak pernah mau melupakan begitu saja bagaimana inspirasi itu datang. Chuck juga tak ingin kisah di balik wallpaper Windows XP tersebut menjadi cerita kapiran belaka.

Sedangkan Daphe, istrinya, masih setia menemaninya hingga kini usianya beranjak senja. Di rumah mereka, sebuah komputer milik sang belahan jiwa terpasang gambar langit biru, gumpalan awan putih dan ladang hijau. Itulah Bliss yang ia tangkap.

“Ini semua karena dia (Daphe), kita bisa melihat foto tersebut,” tandasnya.
baca keseluruhan - Bukan Roman Picisan di Wallpaper Windows XP

Kamis, 03 April 2014

Fotografer Wallpaper Windows XP Menyesal Jual Murah

http://images.detik.com/content/2014/03/28/398/winxp460.jpgFotografer Windows Xp
Pengguna Windows XP pasti ingat dengan wallpaper khas pegunungan dengan ladang rumput yang hijau. Ciri khas sistem operasi popular itu ternyata dijepret Charles O’Rear, dan dia menyesal telah menjualnya ke Microsoft.

Sang fotografer mengaku menyesal karena menjual terlalu murah hasil karyanya tersebut ke Microsoft. Penyesalannya apalagi kalau bukan tingginya jumlah pengguna Windows XP.

O’Rear mengenang kembali bagaimana dia memfoto ‘wallpaper’ tersebut dengan kameranya, Mamiya RZ67. Sedangkan objek yang diambilnya merupakan kawasan di pedesaan Sonoma and Napa, California Amerika Serikat.

Dia memang sering berburu gambar bagus, dimana pegunungan, ladang rumput dan langit biru akan jelas terlihat pada sekitar bulan Januari.

O'Rear kini tidak bisa mengakui lagi bahwa itu merupakan foto yang dijepretnya karena sudah dijual ke Microsoft. Dia menyesal, karena seharusnya meminta setiap 1 sen dari software Windows XP yang dijual.

Sang fotografer hanya bisa merutuki diri sendiri, bagaimana dia mudah terlena dengan tawaran dari Microsoft yang langsung datang menghampirinya setelah melihat foto tersebut di situs foto Corbis. Demikian yang dilansir Ubergizmo.
baca keseluruhan - Fotografer Wallpaper Windows XP Menyesal Jual Murah

Senin, 02 Desember 2013

Microsoft Segera Bangun Kantor Terbesar Keduanya di Munich


Kota Munich di Jerman bakal menjadi kota yang sangat penting bagi Microsoft di benua Eropa. Di kota ini, Microsoft dikabarkan bakal membangun kantor terbesar kedua miliknya di benua Eropa. 
Kantor tersebut bakal terletak di area seluas 26 ribu meter persegi di Parkstadt Schawing, Munich. Jika gedung Microsoft di Munich ini telah selesai, maka kantor tersebut bakal menjadi yang terbesar kedua di benua Eropa setelah Paris. 
Dikutip dari Novinite, pihak Microsoft bekerja sama dengan Colliers International untuk menemukan lokasi terbaik bagi kantornya di Jerman. Dan setelah melakukan observasi selama 18 bulan, Colliers pun akhirnya memilih lokasi di Parkstadt Schwabing sebagai yang terbaik. 
Pembangunan gedung kantor Microsoft ini pun bakal dimulai pada tahun 2014 mendatang. Kantor ini dikabarkan bakal menampung sekitar 1800 karyawan yang dilengkapi dengan kantor berukuran luas yang modern serta kantin dan pusat fitness. Menurut rencananya, pembangunan kantor ini bakal rampung pada musim panas 2016. 
Pada tahun 2014 mendatang, Microsoft juga bakal memperoleh fasilitas baru di Eropa. Fasilitas baru tersebut adalah kantor pusat Nokia yang berada di Espoo yang bakal secara resmi menjadi milik Microsoft pada tahun 2014. Kantor bekas milik Nokia tersebut, kabarnya bakal digunakan sebagai fasilitas untuk pengembangan dan penelitian oleh Microsoft.
baca keseluruhan - Microsoft Segera Bangun Kantor Terbesar Keduanya di Munich

Minggu, 26 Mei 2013

Microsoft Rilis Video yang Gambarkan Kelemahan Apple iPad

Era persaingan Apple vs. Microsoft tampaknya akan kembali dimulai. Namun persaingan tersebut tidak lagi melibatkan perangkat komputer desktop, melainkan beralih ke tablet PC. Hal ini ditandai oleh dirilisnya sebuah video promosi oleh Microsoft yang secara langsung menyerang kebijakan Apple dalam menentukan harga iPad dan juga menyentil fitur voice assistant Siri.
Di dalam video tersebut, Microsoft sengaja meletakkan iPad dan ASUS VivoTab Smart secara berdampingan. Sejak video dimulai, iklan ini langsung menunjukkan kelemahan-kelemahan yang dimiliki oleh iPad, salah satunya adalah ketiadaan fitur multitasking. Microsoft juga menunjukkan kemampuan Windows 8 saat mempresentasikan sebuah laporan di dalam PowerPoint, dimana iPad diklaim tidak memiliki fungsi yang setara dengan salah satu program Microsoft Office tersebut.
Sebagai penutup, Siri hanya mengatakan “Sebaiknya kita bermain sumpit saja,” yang dilanjutkan dengan dua jari telunjuk seseorang yang memainkan piano virtual di Apple iPad.
Apakah perang antara Microsoft dan Apple akan terus berlanjut setelah kemunculan iklan ini?
baca keseluruhan - Microsoft Rilis Video yang Gambarkan Kelemahan Apple iPad

Kamis, 24 Januari 2013

Postingan Blog Bikin Remaja Ini Direkrut Microsoft

Andrew Kim adalah seorang remaja yang tengah belajar desain. Ia memikat perhatian Microsoft gara-gara desain yang ia posting di blognya untuk rebranding sang raksasa teknologi tersebut.

Tentu saja, desain yang dibuat bukan desain sembarangan. Tengok saja di situsnya, ia melakukannya dengan sangat serius, seolah-olah ia memang seorang desainer dan bekerja untuk Microsoft.

Ia melakukannya Juli tahun lalu. Kim menganggap, desain lama Microsoft jadul dan kontroversial. Ia pun mengubah logo itu dan menerapkan karyanya di berbagai piranti Microsoft seperti Surface dan ponsel berbasis Windows Phone, lewat gambar.

Postingan ini sempat menjadi viral. Dan menariknya lagi, Microsoft secara resmi mengubah logo mereka hanya beberapa bulan setelahnya. Desain yang minimalis, mirip buatan Kim.

Atas keahliannya, Kim sempat didekati banyak perusahaan. Dan salah satu yang menawarinya kerjaan adalah Microsoft sendiri, tawaran yang akhirnya dipilih Kim.

Dilansir dari Mashable, Kim nantinya akan bekerja di divisi Xbox. "Saya ingin bekerja di tempat yang saya bersemangat. Bekerja di sebuah perusahaan itu seperti menikah, hal itu menjadi bagian fundamental dari hidupmu," demikian sepenggal ucap Kim atas keputusannya.

Penasaran dengan desain yang membuatnya menjadi bagian Microsoft itu? Karyanya bisa ditilik di blog Kim yang bertajuk MinimallyMinimal
baca keseluruhan - Postingan Blog Bikin Remaja Ini Direkrut Microsoft

Senin, 21 Januari 2013

Hebat! Bocah 9 Tahun Jadi Ahli IT Microsoft

Usianya memang baru 9 tahun. Tapi Pranav Kalyan, bocah laki-laki asal India itu, berhasil mendapat label Microsoft Certified Technology Specialist. 

Pranav kini tercatat menjadi salah satu ahli IT cilik Microsoft, bersama bocah jenius lain yang masih memegang rekor Microsoft Certified Technology Specialist termuda, Shafay Thobani. 

Dilansir Softpedia, Pranav saat ini berada di kelas empat di Willow Elementary School, California, Amerika Serikat (AS). 

Bocah yang menulis program software sejak berusia enam tahun ini, berhasil melewati ujian ASP.NET Framework 3.5 pada 12 Januari silam. Ini adalah ujian yang menjadi syarat berhak atau tidaknya seseorang menerima 'gelar' Microsoft Certified Technology Specialist. 

"Sebagai anak-anak, Pranav lebih tertarik akan komputer ketimbang mainan. Dia mampu mengatasi masalah diferensial kalkulus dan integral kalkulus. Efisiensinya dalam matematika membantunya menuliskan program," kata Kalyan Kumar, ayah Pranav. 

Ayahnya sendiri tidak bekerja d bidang IT. Kalyan bekerja di Bank of America, Los Angeles dan menetap di sana. Saat ditanya siapa yang menginspirasinya terjun di dunia IT, Pranav menyebutkan dua nama. 

Yang pertama adalah Manivannan, seorang engineer SAGE, AS. Dialah yang memperkenalkan dunia komputer pertama kali pada Pranav saat usianya belum genap tiga tahun. 

Kedua adalah guru matematikanya, Nadhiya. Bakat Pranav dalam matematika ditemukan oleh Nadhiya. Dia pun selalu menyemangati Pranav agar giat berlatih.

Menjadi Microsoft Certified Technology Specialist bukan hal mudah apalagi bagi anak seusia Pranav. Bocah ini mengikuti ujian selama 18 bulan dan menghabiskan waktu delapan jam sehari berkutat dengan komputer. 

Tahun lalu, bocah lain bernama Shafay Thobani mendapatkan gelar yang sama di usia 8 tahun, sehingga menjadi yang termuda di dunia. Selama 13 bulan, bocah asal Pakistan ini bersemangat mengikuti jadwal yang ketat. 

Jadwal ini sudah termasuk sekolah dari pagi hingga pukul satu siang, dilanjutkan dengan mengikuti kelas komputer di kantor ayahnya yang merupakan CEO sebuah perusaahan teknologi di Karachi, hingga malam.

Mendapat 'label' ahli teknologi dari Microsoft atau 'Microsoft Certified Technology Specialist' adalah prestasi mengesankan. Microsoft sendiri memang tak membatasi usia penerima sertifikasi bergengsi tersebut.
baca keseluruhan - Hebat! Bocah 9 Tahun Jadi Ahli IT Microsoft

Kamis, 11 Oktober 2012

Makna di Balik Logo Baru Microsoft

Sejak memperkenalkan logo pertamanya yang digunakan pada tahun 1975 hingga 1979, Microsoft baru mengubah lambang perusahaan sebanyak lima kali. Bahkan yang terakhir, baru melakukan penyegaran setelah 25 tahun lamanya.

Tidak seperti empat logo sebelumnya yang hanya mengusung nama perusahaan, di logo baru ini juga disandingkan 'jendela kotak' yang lebih tegas. Di satu jendela itu terdapat empat warna berbeda, yakni merah, hijau, biru dan kuning.

Menurut Manager Brand Strategy Microsoft Jeferry Meisner, logo ini terinsipirasi dari beberapa produk terbaru yang akan secara masif diperkenalkan dalam waktu dekat. Karena setiap warna tersebut mewakili produk terbaru yang akan segera diluncurkan.

Seperti dikutip dari JoyStiq, untuk warna merah mewakili produk Office, biru untuk Windows 8 dan hijau menggambarkan konsol game Xbox. Bagaimana dengan kuning? Masih menjadi misteri, mungkin saja ada sesuatu yang ditawarkan.

Logo baru ini juga meliputi perubahan jenis huruf yang tertulis di kata Microsoft menggunakan font Segoe. Pada huruf 'f' dan 't' di akhiran kata Microsoft juga terhubung dengan satu garis.

"Simbol ini penting dalam dunia gerak digital. Warna dalam kotak dimaksudkan untuk mengungkapkan beragam portofolio produk perusahaan," tandas Meisner.

Simak video resmi dari Microsoft mengenai peluncuran logo barunya berikut



baca keseluruhan - Makna di Balik Logo Baru Microsoft

5 'Wajah' Microsoft dari Masa ke Masa

Setelah 25 tahun, logo Microsoft berubah. Perusahaan software terbesar di dunia itu kini hadir dengan logo yang simpel, namun memiliki arti tersendiri.

Dalam logo barunya, jendela empat warna yang menjadi ciri khas OS Windows besutan Microsoft muncul di samping tulisan Microsoft. Akan tetapi dibuat dengan gaya baru yang terlihat lebih tegas dan lebih simpel dengan empat kotak warna.

Logo baru ini mengubah jenis huruf yang tertulis di kata Microsoft menggunakan font Segoe. Pada huruf 'f' dan 't' di akhiran kata Microsoft juga terhubung dengan satu garis.

Microsoft sudah beberapa kali mengganti logo perusahaan sepanjang sejarahnya. Berikut sejarah pergantian logo Microsoft yang disarikan dari berbagai sumber.



1. 1975-1979

Logo pertama Microsoft ini digunakan pada tahun 1975 sampai 1979, pada masa awal berdirinya perusahaan. Hurufnya bergaya disko, sesuai dengan tren di era tersebut. Konon, Paul Allen dan Bill Gates selaku pendiri Microsoft, membuat logo di atas hanya dalam waktu 24 jam. Mereka mengunakan program komputer Basic untuk mendesainnya.

Logo ini merefleksikan arti Microsoft, dengan Micro di baris pertama dan Soft di baris kedua. Micro sendiri berarti 'microcomputers' dan soft berarti 'software'.


2. 1980 - 1981

Pada tahun 1980, Microsoft memutuskan kembali melakukan perubahan logo meski hanya digunakan dalam waktu singkat. Desainnya terlihat tanpa kompromi dengan garis-garis yang tegas, yang merefleksikan zaman ketika video game dan komputer sedang hangat dibicarakan. Logo ini dibuat satu tahun sesudah Microsoft pindah kantor ke Washington.


3. 1982-1986

Logo kedua Microsoft tidak lama digunakan karena pada tahun 1982, Microsoft kembali mengubah logo tersebut. Yang mencolok dari logo ini adalah huruf o di bagian tengah paling berbeda desainnya dengan huruf yang lain, dikenal dengan sebutan Bibblet.  Ini untuk menyimbolkan bahwa o adalah huruf yang menyambungkan kata Micro dan Soft. Terinspirasi dari logo tersebut, kantin Microsoft sempat menyajikan menu burger yang dinamakan Bibblet.


4. 1987-2012

Tahun 1987, Microsoft mendesain logo baru yang cukup lama digunakan, yaitu sampai tahun ini. Kembali huruf o menjadi perhatian khusus di sini, karena terlihat tidak utuh. Huruf o yang digores ini menekankan hubungan antara o dan s. Ada yang menilai huruf o tersebut mirip dengan karakter Pacman.


5. 2012

Setelah 25 tahun berselang, Microsoft baru menghadirkan logonya. Logo ini punya dua komponen, yaitu huruf dan lambang berupa kotak berwarna warni. Lalu apa artinya?

"Untuk tulisan logo, kami menggunakan font jenis Segoe yang juga digunakan di produk dan marketing komunikasi kami. Simbol dengan kotak berwarna warni ditujukan untuk mengekspresikan portofolio produk perusahaan yang beragam," demikian keterangan Microsoft.
baca keseluruhan - 5 'Wajah' Microsoft dari Masa ke Masa

Minggu, 22 Juli 2012

Shafay, Bocah 8 Tahun 'Ahli Teknologi' Microsoft Termuda

Mendapat 'label' ahli teknologi dari Microsoft atau 'Microsoft Certified Technology Specialist' adalah prestasi mengesankan tanpa pandang usia, termasuk yang dialami seorang bocah asal Pakistan ini.

Adalah Shafay Thobani, bocah laki-laki berusia 8 tahun berotak cemerlang yang baru saja mendapat label tersebut. Shafay, seperti diceritakan melalui situs personalnya yang beralamat di shafay.com sangat mencintai komputer dan telah menggunakannya sejak berusia 4 tahun.

Dikutip dari Huffington Post, saat usianya menginjak 7 tahun penyuka olahraga dan seni kelahiran 13 Maret 2004 ini mengikuti pelatihan komputer untuk mencapai cita-citanya, yakni lulus 'ujian wajib' untuk menjadi ahli teknologi Microsoft.

Selama 13 bulan, di usia yang masih sangat belia, Shafay bersemangat mengikuti jadwal yang ketat. Jadwal ini sudah termasuk sekolah dari pagi hingga pukul satu siang, dilanjutkan dengan mengikuti kelas komputer di kantor ayahnya hingga malam.

Tak dipungkiri, ayahnya Shah Thobani yang merupakan CEO sebuah perusaahan teknologi Thobson Technologies di Karachi, membantunya mendapat fasilitas untuk hobinya tersebut.

Sang ayah membiarkan Shafay asyik belajar di ruangan pelatihan kantornya dengan tiga komputer desktop, router dan laptop. Meski demikian, sang ayah maupun staf yang melatihnya tidak lupa bahwa dia masih bocah yang perlu bermain sebagaimana anak-anak seusianya. Di sela pelatihan sang ayah membiarkan putranya mencari penyegaran dengan bermain game.



Ketelatenan Shafay dan dukungan orangtuanya pun akhirnya memang berbuah manis. Mengikuti tes di Microsoft, Shafay lulus dengan skor 91 persen. Kemampuan si kecil cabe rawit ini tak kalah dengan orang dewasa yang juga mengikuti tes.

"Saya merasa jadi orangtua paling beruntung karena setiap hari selalu menerima laporan baik mengenai Shafay dari gurunya," kata ayah Shafay dengan bangga.

"Setiap tahun saya memberikan tantangan baru bagi Shafay untuk dipelajari dan terus memompa semangatnya," ujarnya lagi seraya berkaca-kaca.

Dengan prestasinya tersebut, Shafay kini adalah penerima 'Microsoft Certified Technology Specialist' termuda. Microsoft sendiri memang tak membatasi usia penerima sertifikasi bergengsi tersebut.

Dalam websitenya, Shafay mengutarakan salah satu mimpinya adalah membantu orang miskin di negaranya dan bertemu dengan Bill Gates. Menariknya, dia dengan percaya diri 'menjual diri' siap dipekerjakan sebagai konsultan teknologi.
baca keseluruhan - Shafay, Bocah 8 Tahun 'Ahli Teknologi' Microsoft Termuda

    Twitter Bird on The Tree by Tutorial Blogspot

    iklan from adsense