# #

Righteous Kill

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit nisl in ...

Quisque sed felis

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit nisl in ...

Etiam augue pede, molestie eget.

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit nisl in ...

Hellgate is back

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit ...

Post with links

This is the web2feel wordpress theme demo site. You have come here from our home page. Explore the Theme preview and inorder to RETURN to the web2feel home page CLICK ...

Tampilkan postingan dengan label about john mcafee photo. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label about john mcafee photo. Tampilkan semua postingan

Minggu, 11 Juli 2021

Istri John McAfee Tak Percaya Suaminya Bunuh Diri, Ini Alasannya

Istri John McAfee, Janice, meyakini suaminya tiak mati bunuh diri melainkan karena Amerika Serikat menginginkan kematiannya.

 

Janie meminta investigasi independen menyeluruh atas kematian suaminya. Ia menuding pemerintah AS korup dan mengincar suaminya walaupuns sejauh ini tidak ada buktinya.

“Kata-kata terakhirnya adalah I love you dan dia akan menelepon saya. Dia tidak akan meninggal seperi ini, dia tidak akan bunuh diri sepert ini,” cetus Janice.

Janice menyebut suami dan tim pengacara sudah tahu bahwa keputusan pengadilan pasti akan mengekstradisi ke Amerika Serikat atas penggelapan pajak. Mereka sudah menyiapkan langkah selanjutnya.

“Saya menyalahkan otoritas AS atas tragedi ini. Karena tuduhan yang dimotivasi politik padanya, suami saya kini tewas,” kata dia.

Pengacara John McAfee, Javier Villalba, menyatakan kematian kliennya mengagetkan istri dan anggota keluarga yang lain. Ia ingin mencaritahu seluk beluk kematian sang juragan antivirus.

Pada saat-saat terakhirnya, McAfee sendirian di sel penjaranya pada sekitar jam 4 sore. Teman satu selnya tidak berada di tempat. Kemudian pada jam 6 sore, petugas menemukannya gantung diri. Bantuan sudah berusaha diberikan, tapi nyawanya tidak dapat diselamatkan.

Villalba menyebut pihaknya berhasil mementahkan beberapa tuduhan yang dialamatkan pada John McAfee. Dia mengaku tak punya bukti bahwa kematian McAfee mencurigakan, akan tetapi ia menyesalkan kekejaman hukum sehingga John McAfee harus mendekam di penjara dan tak bisa bebas dengan jaminan, walau tidak melakukan kekerasan.

Janice yang emosional ditenangkan oleh seorang wanita yang tak teridentifikasi.

Istri mendiang John McAfee, Janice, dan pengacara suaminya, Javier Villalba, mendatangi penjara tempat John McAfee bunuh diri di dekat kota Barcelona, Spanyol. Janice meyakini John McAfee tidak mati bunuh diri dan meminta pemerintah Amerika Serikat bertanggungjawab atas kematiannya. Foto: AP/Joan Mateu

Ini saat-saat kebersamaan mereka ketika John McAfee masih hidup dan belum dipenjara. Janice adalah istri ketiga John McAfee dan mereka menikah pada tahun 2013. Foto: Twitter

John McAfee dan istri bersama teman-teman wanita mereka tampak bahagia.

Ini salah satu foto terakhir John McAfee sebelum bunuh diri.

baca keseluruhan - Istri John McAfee Tak Percaya Suaminya Bunuh Diri, Ini Alasannya

Senin, 05 Juli 2021

Foto Terakhir Genius Antivirus John McAfee Sebelum Bunuh Diri

Genius antivirus John McAfee, bunuh diri di penjara setelah pengadilan Spanyol memutuskan ia akan diekstradisi di Amerika Serikat. 

 

Sebelum kematiannya, tidak ada tanda-tanda mencurigakan. Tim pengacaranya juga berencana banding.

 

McAfee yang mendirikan perusahaan antivirus atas namanya ini beberapa hari sebelum bunuh diri membela diri bahwa dia diincar dan akan dihukum sampai 30 tahun penjara.

 

"Jika saya diekstradisi, hampir pasti bahwa saya akan menghabiskan seluruh hidup saya di penjara karena Amerika Serikat ingin menggunakan saya sebagai contoh," kata dia yang dalam salah satu foto terakhir yang dijepret pada saat itu, tampak dalam keadaan baik dan sehat.


Namun pengadilan Spanyol menyatakan hukuman maksimum yang akan ditimpakan kepadanya atas penggelapan pajak adalah lima tahun. 

 

Di sisi lain, John McAfee juga menyatakan kondisi kesehatannya tidak bagus. Akan tetapi pengadilan memutuskan hal itu tak cukup beralasan.

 

"Bagaimanapun meskipun dia penting secara sosial, ekonomi, maupun area lain, bukan berarti dia kebal hukum," sebut pengadilan mengenai statusnya sebagai pentolan teknologi, seperti dikutip dari El Pais.

 

McAfee telah dipenjara selama lima bulan di Spanyol dan bertindak baik, bahkan sumber menyebut dia menjadi teladan napi lainnya. 

 

Dia tidak mendapatkan sanksi apapun dan menjalani hidup dengan normal di penjara.

 

Pada saat-saat terakhirnya, McAfee sendirian di sel penjaranya pada sekitar jam 4 sore. Teman satu selnya tidak berada di tempat. 

 

Kemudian pada jam 6 sore, petugas menemukannya gantung diri. Bantuan sudah berusaha diberikan, tapi nyawanya tidak dapat diselamatkan.

 

Otoritas menyebut semua petunjuk mengarah bahwa dia bunuh diri meski masih harus menjalani proses otopsi untuk menentukannya dengan pasti. 

 

Pengacara John McAfee, Javier Villalba, menyatakan kematian kliennya mengagetkan istri dan anggota keluarga yang lain. 

 

Ia ingin mencaritahu seluk beluk kematian sang juragan antivirus.


Villalba menyebut pihaknya berhasil mementahkan beberapa tuduhan yang dialamatkan pada John McAfee. 

 

Dia mengaku tak punya bukti bahwa kematian McAfee mencurigakan, akan tetapi ia menyesalkan kekejaman hukum sehingga John McAfee harus mendekam di penjara dan tak bisa bebas dengan jaminan, walau tidak melakukan kekerasan.

 

"Kami berhasil mementahkan tujuh dari sepuluh tudingan kepada dia dan kenapa dia masih dianggap orang berbahaya sehingga bisa kabur jika dibebaskan? Dia dikenal dunia, di mana dia bisa bersembunyi?" sergahnya.


baca keseluruhan - Foto Terakhir Genius Antivirus John McAfee Sebelum Bunuh Diri

10 Legenda Teknologi yang Sudah Tiada, Steve Jobs Hingga John McAfee

Dunia dikejutkan dengan kematian juragan antivirus John McAfee di dalam tahanan. Berikut ini sosok pionir teknologi lainnya yang juga telah berpulang.

 

Lee Kun-Hee. Lee adalah anak dari pendiri Samsung yang diangkat menjadi chairman Samsung pada 1 Desember 1987. Secara perlahan ia berhasil mengubah Samsung menjadi raksasa teknologi seperti saat ini. Lee meninggal dunia pada 25 Oktober 2020 karena penyakit jantung. Foto: AP/Schalk van Zuydam

Norman Abrahamson. Abrahamson adalah salah satu sosok di balik cikal bakal jaringan nirkabel. Bersama timnya, ia menciptakan ALOHAnet yang menjadi dasar jaringan nirkabel seperti Wi-Fi. Ia wafat pada 15 Desember 2020 di usia 88 tahun. Foto: Dok. University of Hawaii

John McAfee. Lewat perusahaannya, McAfee dikenal sebagai produsen antivirus komersial pertama. Semasa hidupnya, McAfee merupakan sosok yang kontroversial karena terlibat tuduhan penggelapan pajak hingga pembunuhan. Ia meninggal dunia di penjara di Barcelona, Spanyol, diduga karena bunuh diri. Foto: AP/Ng Han Guan

Frances Allen. Allen merupakan pionir komputasi dan penyusun kode yang kontribusinya masih banyak digunakan oleh developer aplikasi hinggat saat ini. Ia meninggal dunia di usia 88 tahun karena penyakit Alzheimer yang dideritanya. Foto: IBM

Larry Tesler. Tesler merupakan pencipta fitur yang paling memudahkan pengguna komputer hingga saat ini yaitu cut, copy dan paste. Jebolan Xerox dan Apple ini menghembuskan napas terakhirnya di usia 74 tahun.

Charles Geschke. Geschke adalah salah satu pendiri raksasa software Adobe, yang kemudian juga menciptakan Portable Document Format atau PDF. Ia meninggal dunia di umur 81 tahun. Foto: University of Pennsylvania

Steve Jobs. Jobs mendirikan Apple bersama Steve Wozniak, dan memimpinnya hingga menjadi salah satu perusahaan paling bernilai di dunia. Ia wafat pada 5 Oktober 2011 setelah perjuangan melawan kanker pankreas. Foto: Justin Sullivan/Getty Images

Dave Goldberg. Goldberg lebih dikenal sebagai suami COO Facebook Sheryl Sandberg, tapi ia juga merupakan CEO perusahaan survei online SurveyMonkey. Ia meninggal dunia secara tiba-tiba di usia 47 tahun.

Paul Allen. Allen mendirikan Microsoft bersama Bill Gates, sebelum meninggalkan perusahaan ini pada tahun 1983. Hubungan keduanya sempat tidak harmonis di masa awal berdirinya Microsoft. Allen meninggal dunia di usia 65 tahun pada 15 Oktober 2018 karena komplikasi penyakit kanker Limfoma non-Hodgkin. Foto: istimewa

Ray Tomlinson. Tomlinson dikenal sebagai sosok yang menciptakan email pada tahun 1971. Ia juga merupakan penemu lambang @ yang dipakai untuk memisahkan nama pemilik email dengan alamat tujuan. Tomlinson meninggal dunia pada usia 74 tahun di tahun 2016. Foto: internet

baca keseluruhan - 10 Legenda Teknologi yang Sudah Tiada, Steve Jobs Hingga John McAfee

Potret John McAfee, Genius Antivirus yang Bunuh Diri

Salah satu nama besar di industri antivirus, John McAfee, diduga kuat bunuh diri. Ini potret sosok kontroversial tersebut.

 

Dia memilih pensiun dari McAfee pada tahun 1994. Pada puncak kejayaannya, kekayaan McAfee diestimasi sekitar USD 100 juta. Perusahaan McAfee sendiri diakuisisi Intel pada tahun 2010. Foto: Twitter @officialmcafee

McAfee juga pernah menyatakan penghinaan terhadap pajak. Dalam tweet yang dipostingnya pada 2019, dia terang-terangan mengatakan bahwa dia tidak mau membayar pajak selama bertahun-tahun karena perpajakan itu ilegal.

Setelahnya, McAfee banyak berpetualang dan bikin kontroversi. Di tahun 2019, McAfee sempat ditangkap oleh Angkatan Bersenjata Dominika saat tak lama setelah yacht-nya merapat di Puerto Plata. Dalam penangkapan itu, sejumlah senjata berkaliber besar lengkap dengan amunisinya disita dari McAfee.

John McAfee lahir di Cinderford, Inggris pada 75 tahun silam di pangkalan militer Amerika Serikat. Ayahnya bertugas di sana sedangkan ibunya orang Inggris. Ia dikenal genius dengan membuat Antivirus McAfee yang telah memicu industri multi-miliar dolar di dunia komputer, dan akhirnya perusahaan tersebut dijual ke Intel seharga lebih dari USD 7,6 miliar atau Rp 109,6 triliun. Foto: AP/Ng Han Guan

Pada Oktober 2020, McAfee ditangkap di Spanyol ketika dia hendak naik pesawat ke Turki dengan tuduhan penggelapan pajak oleh Departemen Kehakiman AS.

Dalam sebuah pernyataan, departemen kehakiman Catalan mengatakan bahwa petugas penjara dan petugas medis telah mencoba menyelamatkan nyawa McAfee, sayangnya tetapi tidak berhasil.

Ini adalah penjara Sant Esteve Sesrovires dekat Barcelona, di mana McAfee dipenjara dan kemudian ditemukan tewas di selnya, diduga kuat karena bunuh diri.

McAfee merupakan sarjana matematika di Roanoke College di tahun 1967 dan menerima gelar doktor kehormatan dari kampus yang sama pada 2008. Karier awalnya adalah pemrogram perangkat lunak di NASA Institute for Space Studies, New York.

Dia pernah bekerja sebagai programmer NASA, kemudian di perusahaan software Univac, berlanjut ke Xerox sebagai arsitek sistem operasi. Pernah pula ia bekerja di Lockheed sebelum mendirikan perusahaan antivirus McAfee Associates di tahun 1987.

McAfee bersama istrinya. Dia sudah beberapa lama tinggal di Spanyol. Di sana dia ditangkap atas tuduhan penggelapan pajak. John McAfee ditemukan tewas di sel penjara Barcelona beberapa jam setelah pengadilan Spanyol setuju mengekstradisi dirinya ke AS untuk menghadapi tuduhan penggelapan pajak. Foto: Twitter

Selain genius, McAfee adalah sosok kontroversial. Bagaimanapun, ia mengawali karirnya dengan cemerlang.

McAfee dan pengawalnya Jimmy Gale Watson Jr didakwa pula di pengadilan New York, AS atas kasus konspirasi untuk melakukan penipuan dan pencucian uang menggunakan cryptocurrency atau mata uang kripto.

McAfee mengarang hoax pada 11 Agustus 2020 dengan menyebutkan dirinya ditangkap di Norwegia selama pandemi COVID-19, karena menggunakan celana dalam wanita sebagai masker dan menolak menggunakan masker yang benar.

Pada Juli 2019, McAfee dan anggota rombongannya ditangkap saat kapal pesiarnya berlabuh di Puerto Plata, Republik Dominika, karena dicurigai membawa senjata dan amunisi berkaliber tinggi. Mereka ditahan selama empat hari sebelum dibebaskan.

Bagaimanapun dengan segenap kontroversinya, McAfee berjasa besar dalam perkembangan dunia antivirus dan termasuk salah satu pionirnya.

 

baca keseluruhan - Potret John McAfee, Genius Antivirus yang Bunuh Diri

    Twitter Bird on The Tree by Tutorial Blogspot

    iklan from adsense