# #

Righteous Kill

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit nisl in ...

Quisque sed felis

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit nisl in ...

Etiam augue pede, molestie eget.

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit nisl in ...

Hellgate is back

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit ...

Post with links

This is the web2feel wordpress theme demo site. You have come here from our home page. Explore the Theme preview and inorder to RETURN to the web2feel home page CLICK ...

Tampilkan postingan dengan label consumer ponsel nokia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label consumer ponsel nokia. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 16 Juli 2022

Nokia Hidupkan Lagi 3 HP Jadul, Bisa Dipakai Ngecas TWS

Nokia sempat dikenal sebagai vendor yang menelurkan banyak ponsel berdesain unik di masa jayanya.



Kini mereka kembali menghadirkan ponsel unik yaitu Nokia 5710 XpressAudio yang bisa dipakai menyimpan dan mengisi ulang earbuds TWS.



HMD Global merilis Nokia 5710 XpressAudio sebagai versi regenerasi dari lini Nokia XpressMusic yang meramaikan pasar selama periode tahun 2000-an.




Seri Nokia XpressMusic sendiri memiliki satu ciri khas yang unik yaitu tombol khusus untuk memutar musik.



Tapi di Nokia 5710 XpressAudio, tombol pemutar musik itu dihilangkan.




Alih-alih, HMD Global tetap membawa identitas musik di ponsel ini tapi dengan twist yang lebih modern yaitu dengan menyelipkan TWS di dalamnya.




Nokia 5710 XpressAudio terlihat seperti feature phone dengan desain candy bar yang cukup generik.



Layarnya kecil, hanya berukuran 2,4 inch, dengan tombol T9 yang klasik.




Di bagian belakang tersedia satu kamera belakang berkualitas VGA.




Begitu dibalik, Nokia 5710 XpressAudio diam-diam memiliki kejutan.




Di bagian belakangnya ada cover plastik yang cukup menonjol, dan jika digeser ke bawah akan memperlihatkan sepasang TWS yang tersembunyi.




TWS yang sudah termasuk dalam paket penjualan ini bisa dipakai mendengarkan musik hingga empat jam, atau untuk berbincang di telepon selama 2,4 jam.




Saat disimpan di tempatnya, TWS ini bisa diisi ulang dayanya menggunakan baterai ponsel yang berkapasitas 1.450 mAh.




Karena Nokia 5710 XpressAudio merupakan feature phone, kapasitas baterai tersebut sudah lebih dari cukup untuk mengisi daya TWS dan mentenagai ponsel.




Baterai yang bisa dilepas pasang itu diklaim bisa bertahan hingga 20 hari dalam kondisi standby saat terhubung dengan jaringan 4G.



Nokia 5710 XpressAudio menjalankan sistem operasi S30+, jadi tidak bisa mengakses aplikasi streaming seperti Spotify.




Pengguna yang ingin mendengarkan musik hanya bisa memutar MP3 atau lewat radio FM.




Nokia 5710 XpressAudio dilepas dengan harga 74,99 Poundsterling (Rp 1,3 jutaan) di Inggris dan akan tersedia pada akhir bulan Juli.





Belum diketahui apakah HMD Global akan membawa ponsel ini ke pasar lain termasuk Indonesia.




Selain Nokie 5710 XpressAudio, HMD Global juga menghidupkan kembali Nokia 8210 4G.




Ini merupakan versi modern dari Nokia 8210 yang dirilis pada tahun 1999.




Ponsel ini dijual dengan harga 64,99 Poundsterling (Rp 1,1 jutaan), seperti dikutip dari The Verge.

Nokia 5710 XpressAudio, Nokia 8210 4G, Nokia 2660 Flip


Foto: dok. HMD Global





Ada juga ponsel lipat Nokia 2660 Flip yang dibanderol dengan harga 64,99 Poundsterling dan memiliki charging cradle opsional dengan harga 20 Poundsterling.



Baik Nokia 8210 4G dan Nokia 2660 Flip akan tersedia pada akhir bulan Juli.



Terakhir ada Nokia T10, tablet Android yang layarnya lebih kecil dibandingkan Nokia T20 yang rilis tahun lalu.




Tablet dengan layar 8 inch ini akan hadir dengan chip Unisoc T606 dengan konfigurasi 3GB/32GB dan 4GB/64GB.




Tablet ini dijual dengan harga mulai dari 129 Poundsterling untuk varian Wi-Fi dengan konfigurasi 3GB/32GB.

 

baca keseluruhan - Nokia Hidupkan Lagi 3 HP Jadul, Bisa Dipakai Ngecas TWS

Minggu, 30 Mei 2021

Ponsel Nokia Pelopor Kamera Monster, Bisa Tebak?

Nokia 808 adalah smartphone Symbian yang terakhir kali diluncurkan. Ia membawa kamera yang sangat dashyat pada masanya.

Nokia pada Januari 2013 kemudian mengumumkan 808 PureView adalah smartphone terakhir yang menggunakan OS Symbian karena mereka beralih ke Windows Phone.

PureView 808 ditujukan sebagai suksesor Nokia N8 yang juga kuat di sisi kamera pada masanya. Handset ini memakai sistem operasi Symbian Belle.

Pada Juli 2013, Lumia 1020 diluncurkan sebagai sukses dengan memakai OS Windows Phone.

Bodinya dapat dilepas untuk mengakses baterainya, khas ponsel zaman tersebut. Adapun jeroannya dibekali prosesor 1,3 GHz, RAM 512MB, storage internal 16GB, slot microSD dan konektivitas HSPA 14,4Mbps.

Nokia 808 PureView dilahirkan pada Februari 2012 di ajang Mobile World Congress di Barcelona, Spanyol.

Kamera belakangnya 41 megapixel lensa Carl Zeiss yang tertinggi di masanya. Bahkan secara teknis, tetap lebih tinggi jauh ke tahun 2019 dan akhirnya dikalahkan pada Januari 2019 oleh Honor View 20, handset pertama dengan sensor 48 megapixel.

Wujud 808 PureView sendiri cukup cantik meskipun terlihat lumayan tebal. Handset ini waktu itu dibanderol pada kisaran 450 euro.

Jauh sebelum vendor ponsel belakangan ini berlomba menghadirkan kamera terbaik, Nokia 808 sudah menghadirkannya di masa silam. Foto: All About Symbian

Ia adalah smartphone pertama yang memakai teknoogi PureViews, teknik oversampling yang menurunkan gambar resolusi penuh menjadi lebih rendah sehingga mencapai definisi lebih tinggi

Meski sensornya 41 MP, namun resolusi maksimal yang bisa dihasilkan adalah 38 MP. Dengan teknologi yang diusung, foto yang dicrop kualitasnya tak akan hilang dan performanya tetap bagus di kondisi low light.

Pada waktu itu, dikatakan bahwa butuh waktu 5 tahun bagi Nokia untuk pembuatan ponsel super ini dengan melibatkan hampir 400 orang.

Nokia 808 PureView memiliki bentang layar 4 inch dengan resolusi 360x640 pixel.

baca keseluruhan - Ponsel Nokia Pelopor Kamera Monster, Bisa Tebak?

Rabu, 15 Agustus 2012

Nokia Morph, Konsep Ponsel Segala Bentuk

Nokia memperkenalkan Morph, sebuah konsep perangkat mobile masa depan. Dengan inovasi Morph, ponsel akan cukup fleksibel untuk ditransformasi menjadi berbagai macam bentuk yang berbeda.

Morph yang dirancang Nokia bersama University of Cambridge ini berbasis teknologi nano. Menurut Nokia, Morph terbuat dari materi yang fleksibel sehingga perangkat mobile bisa ditekuk atau direnggangkan menjadi bentuk yang diinginkan. Misalnya, pemakai bisa mengubah bentuk ponsel biasa menjadi bentuk jam tangan.

Tak hanya itu, teknologi ini memungkinkan pemakaian energi matahari sebagai sumber daya, mampu mengusir kotoran secara mandiri serta penerapan sensor lingkungan. Ide sensor lingkungan ini tercakup dalam Eco Sensor Concept Nokia, untuk menjadikan perangkat mobile mampu menganalisis kesehatan pemakai dan kondisi lingkungan sekitar.

"Nokia Research Center mencari cara untuk membentuk ulang bentuk dan fungsi perangkat mobile. Konsep Morph menunjukkan apa yang mungkin bisa dilakukan," kata Bob Iannucci, Chief Technologi Officer Nokia, seperti dikutip dari Information Week.

Namun sayangnya, Morph kemungkinan baru bisa diterapkan dalam kurun waktu sekitar 7 tahun lagi untuk ponsel kelas atas. Nokia mengklaim, pada akhirnya teknologi nano yang dipakai di Morph bisa diterapkan dengan ongkos rendah pada berbagai produk ponsel masa depan.
baca keseluruhan - Nokia Morph, Konsep Ponsel Segala Bentuk

    Twitter Bird on The Tree by Tutorial Blogspot

    iklan from adsense