# #

Righteous Kill

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit nisl in ...

Quisque sed felis

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit nisl in ...

Etiam augue pede, molestie eget.

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit nisl in ...

Hellgate is back

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit ...

Post with links

This is the web2feel wordpress theme demo site. You have come here from our home page. Explore the Theme preview and inorder to RETURN to the web2feel home page CLICK ...

Tampilkan postingan dengan label about john mcafee. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label about john mcafee. Tampilkan semua postingan

Senin, 05 Juli 2021

Otopsi Juragan Antivirus John McAfee Ungkap Penyebab Kematiannya

John McAfee, pendiri perusahaan antivirus McAfee, ditemukan meninggal dunia di sel penjara Spanyol. Dugaan kuat ia bunuh diri dan kini, hasil otopsi awal sudah keluar.

 

Otopsi jasad McAfee menuai kesimpulan awal bahwa dia memang benar bunuh diri, beberapa saat setelah pengadilan memutuskan ia akan diekstradisi ke Amerika Serikat untuk menghadapi gugatan atas penggelapan pajak.

 

Hasil otopsi itu belum diterima oleh keluarga McAfee di mana belum lama ini, istrinya meyakini pemerintah Amerika Serikat ada andil dalam kematiannya. Mereka meminta ada otopsi kedua dari pihak independen.


Sumber yang mengetahui kasus kematian John McAfee menyebut ia sudah mempersiapkan catatan di sakunya sebelum bunuh diri. 

 

Namun seperti dikutip dari News.com.au, isi dari surat tersebut belum dipublikasikan.

 

John McAfee yang mendirikan perusahaan antivirus atas namanya ini beberapa hari sebelum bunuh diri membela diri bahwa dia diincar dan akan dihukum sampai 30 tahun penjara.

 

"Jika saya diekstradisi, hampir pasti bahwa saya akan menghabiskan seluruh hidup saya di penjara karena Amerika Serikat ingin menggunakan saya sebagai contoh," kata dia yang dalam salah satu foto terakhir yang dijepret pada saat itu, tampak dalam keadaan baik dan sehat.

 

Pria berusia 75 tahun itu telah dipenjara selama lima bulan di Spanyol dan bertindak baik, bahkan sumber menyebut dia menjadi teladan napi lainnya. 

 

Dia tidak mendapatkan sanksi apapun dan menjalani hidup dengan normal di penjara.

 

Pada saat-saat terakhirnya, John McAfee sendirian di sel penjaranya pada sekitar jam 4 sore. Teman satu selnya tidak berada di tempat. 

 

Kemudian pada jam 6 sore, petugas menemukannya gantung diri. Bantuan sudah berusaha diberikan, tapi nyawanya tidak dapat diselamatkan.

baca keseluruhan - Otopsi Juragan Antivirus John McAfee Ungkap Penyebab Kematiannya

Melihat Kegeniusan Mendiang John McAfee Bikin Antivirus

Mendiang John McAfee, yang bunuh diri di penjara Spanyol, mungkin belakangan lebih terkenal karena kontroversinya. Namun kontribusinya di jagat antivirus sangat besar.

 

McAfee yang mendirikan perusahaan antivirus dengan namanya ini, bekerja di banyak perusahaan prestisius seperti NASA dan Xerox, sebelum membangun perusahaannya di tahun 1987. Kala itu, virus komputer pertama mulai menyeruak.

 

"Dari sudut pandang sekuriti, dia membuat antivirus pertama yang bisa memindai banyak virus dalam sekali jalan," kata profesor dari New York University, Justin Cappos.


Sebelum software antivirus McAfee diciptakan, virus komputer dijerat satu per satu. 

 

Seseorang harus menginstal program A untuk mengendalikan virus A, dan membuat program B untuk meringkus virus B. 

 

Nah, McAfee berhasil membuat inovasi di mana banyak virus bisa dikendalikan sekaligus.

 

Karena inovasi itulah, John McAfee menjadi besar dan mengalahkan rival semacam Norton. McAfee menjadi andalan banyak orang untuk menangkal virus komputer.

 

"Pada saat produk mereka keluar, penting untuk punya antivirus karena tidak ada produk itu di Windows," kata Cappos. 

 

Saat ini, Windows sudah punya pertahanan sendiri dengan nama Windows Defender yang sudah ada langsung di aplikasinya.

 

"Internet baru saja saja muncul, komputer baru mulai terkoneksi satu sama lain, maka virus pun mulai banyak bertebaran," kata Cappos yang dikutip dari Yahoo Finance.


McAfee pensiun dari perusahaannya pada tahun 1994. Namun McAfee terus diandalkan sampai kemudian diakuisisi oleh Intel seharga USD 7,68 miliar pada tahun 2010.

 

Semenjak pensiun itulah, John McAfee banyak bertualang dan juga bikin kontroversi. Dia 

 

beberapa kali berurusan dengan hukum, sampai akhirnya bunuh diri di penjara Spanyol usai pengadilan setuju ia diekstradisi ke Amerika Serikat atas tuduhan penggelapan pajak. 

 

Namun di luar urusan-urusan itu, tetap saja jasa McAfee di dunia antivirus menjulang tinggi.


baca keseluruhan - Melihat Kegeniusan Mendiang John McAfee Bikin Antivirus

Jumat, 25 Juni 2021

Inikah Pemicu Juragan Antivirus John McAfee Bunuh Diri?

John McAfee mengakhiri hidupnya dengan bunuh diri di penjara Spanyol. 

 

Penyebab persisnya belum diketahui, akan tetapi pentolan teknologi yang mendirikan perusahaan antivirus terkenal dengan namanya ini, McAfee, rupanya mencemaskan sesuatu sebelum peristiwa tragis tersebut.

 

McAfee ditangkap otoritas Spanyol pada akhir tahun silam atas tuduhan penggelapan pajak di Amerika Serikat. 

 

Sekitar seminggu silam, McAfee berbicara di pengadilan Spanyol untuk membela diri melawan upaya ekstradisi ke Amerika Serikat.

 

Jika diekstradisi ke negaranya dan terbukti bersalah, John McAfee bisa dipenjara sampai 30 tahun lamanya. McAfee kemudian menyatakan tudingan itu bermotif politik dan ia cemas akan menghabiskan waktu seumur hidupnya di penjara AS.

 

"Jika saya diekstradisi, hampir pasti bahwa saya akan menghabiskan seluruh hidup saya di penjara karena Amerika Serikat ingin menggunakan saya sebagai contoh," kata dia yang dikutip dari Independent.

 

John McAfee ditangkap di bandara Barcelona pada bulan Oktober. 

 

Ia dituding tidak melaporkan pendapatannya dari bisnis mata uang kripto dan juga saat menjadi pembicara serta penjualan cerita hidupnya dalam sebuah film dokumenter.

 

Pengadilan Spanyol memutuskan ia dapat diekstradisi karena tidak menemukan cukup bukti bahwa tuduhan terhadap John McAfee bermotif politik. 

 

Alasan kesehatan atau umur juga diabaikan oleh pengadilan. Kemungkinan, McAfee sangat kecewa terhadap keputusan tersebut.

 

Seperti diberitakan, John McAfee ditemukan tewas di sel penjara Barcelona beberapa jam setelah pengadilan Spanyol setuju mengekstradisi dirinya ke AS untuk menghadapi tuduhan penggelapan pajak. Juragan antivirus ini meninggal diduga karena bunuh diri.

 

Kepolisian regional Catalan, Mossos d'Esquadra, mengkonfirmasi hal tersebut. 

 

Pria berusia 75 tahun itu menghembuskan nafas terakhirnya di penjara Brians 2 dekat Barcelona, Rabu malam waktu setempat.

 

Dalam sebuah pernyataan, departemen kehakiman Catalan mengatakan bahwa petugas penjara dan petugas medis telah mencoba menyelamatkan nyawa John McAfee, sayangnya tetapi tidak berhasil.


baca keseluruhan - Inikah Pemicu Juragan Antivirus John McAfee Bunuh Diri?

Kontroversi John McAfee yang Tewas di Penjara, Pembunuhan Sampai Pajak

Juragan antivirus John McAfee yang ditemukan tewas di sel penjara Barcelona diselimuti bermacam kontroversi semasa hidupnya. Dari mulai pembunuhan sampai penggelapan pajak.

 

McAfee adalah programer genius kelahiran Inggris yang terkenal pada tahun 1980-an setelah merilis McAfee VirusScan lewat perusahaan McAfee Associates. 

 

Bisnisnya itu berkembang menjadi bisnis multi miliar dolar, namun kemudian ditinggalkannya pada 1994.

 

Kejayaan puncak McAfee ada pada tahun 2007 saat total kekayaannya mencapai USD 100 juta, namun kekayaannya anjlok pada krisis keuangan 2007-2008. Namun belakangan, lebih banyak kontroversi yang terdengar darinya, seperti berbagai pelanggaran hukum.

 

Terlibat pembunuhan

 

Pada 2012 McAfee bikin heboh setelah salah satu tetangganya ditemukan dalam keadaan tak bernyawa, dan McAfee dilabeli sebagai 'orang yang berkepentingan' di kasus kematian tetangganya yang bernama Gregory Faull itu.

 

Sejak kejadian itu McAfee menjadi buron karena meninggalkan Amerika Serikat. 

 

Ia mengaku sangat takut akan keselamatan dirinya, meski pada akhirnya ia tak menjadi tersangka dalam kasus tersebut.

 

Ini bukan kasus pertama yang menjeratnya. Di tahun yang sama, McAfee juga berurusan dengan polisi karena memiliki senjata api ilegal.

 

Dicurigai bawa amunisi senjata

 

Pada Juli 2019, McAfee dan anggota rombongannya ditangkap saat kapal pesiarnya berlabuh di Puerto Plata, Republik Dominika, karena dicurigai membawa senjata dan amunisi berkaliber tinggi. Mereka ditahan selama empat hari sebelum dibebaskan.

 

Menyebarkan hoax

 

McAfee mengarang hoax pada 11 Agustus 2020 dengan menyebutkan dirinya ditangkap di Norwegia selama pandemi COVID-19, karena menggunakan celana dalam wanita sebagai masker dan menolak menggunakan masker yang benar.

 

Dia kemudian memposting foto dirinya ke Twitter dengan mata memar, mengklaim bahwa luka memar tersebut terjadi selama penangkapan. 

 

Namun foto yang diduga saat penangkapan tersebut menunjukkan seorang petugas berseragam dengan tulisan "polisi" berbahasa Jerman, sehingga tidak mungkin penangkapan terjadi di Norwegia.

 

Kepolisian Augsburg, Jerman kemudian mengonfirmasi bahwa foto tersebut adalah saat McAfee tidak bisa memasuki Jerman, bukan karena memakai celana dalam wanita sebagai masker.

 

Mengemplang pajak

 

McAfee secara terang-terangan mengaku tak mau membayar pajak selama bertahun-tahun, karena menurutnya pajak itu ilegal, seperti yang dikicaukannya pada 2019. 

 

Hal ini juga yang dipakai Kementerian Hukum AS untuk mengekstradisi McAfee setelah ditangkap di Spanyol, yaitu mengemplang pajak.

 

Penipuan dan pencucian mata uang kripto

 

McAfee dan pengawalnya Jimmy Gale Watson Jr didakwa pengadilan New York, AS atas kasus konspirasi untuk melakukan penipuan dan pencucian uang menggunakan cryptocurrency atau mata uang kripto.

 

Keduanya dituding mempromosikan cryptocurrency ke banyak follower Twitter McAfee untuk menaikkan harga. 

 

Menurut jaksa penuntut, uang itu kemudian diduga dijual dan membuat mereka meraup jutaan dolar. Baik McAfee maupun Watson belum mengomentari tuduhan tersebut. McAfee saat ini masih ditahan di Spanyol karena kasus pajak, menunggu ekstradisi ke AS.

 

Diberitakan sebelumnya, John McAfee ditemukan tewas di sel penjara Barcelona beberapa jam setelah pengadilan Spanyol setuju mengekstradisi dirinya ke AS untuk menghadapi tuduhan penggelapan pajak. Juragan antivirus ini meninggal diduga karena bunuh diri.

 

Kepolisian regional Catalan, Mossos d'Esquadra, mengkonfirmasi hal tersebut. 

 

Pria berusia 75 tahun itu menghembuskan nafas terakhirnya di penjara Brians 2 dekat Barcelona, Rabu malam waktu setempat.

 

Dalam sebuah pernyataan, departemen kehakiman Catalan mengatakan bahwa petugas penjara dan petugas medis telah mencoba menyelamatkan nyawa McAfee, sayangnya tetapi tidak berhasil.

baca keseluruhan - Kontroversi John McAfee yang Tewas di Penjara, Pembunuhan Sampai Pajak

Tragis! Juragan Antivirus John McAfee Tewas di Penjara

John McAfee ditemukan tewas di sel penjara Barcelona beberapa jam setelah pengadilan Spanyol setuju mengekstradisi dirinya ke AS untuk menghadapi tuduhan penggelapan pajak. Juragan antivirus ini meninggal diduga karena bunuh diri.

 

Kepolisian regional Catalan, Mossos d'Esquadra, mengkonfirmasi hal tersebut. 

 

Pria berusia 75 tahun itu menghembuskan nafas terakhirnya di penjara Brians 2 dekat Barcelona, Rabu malam waktu setempat.

 

Dalam sebuah pernyataan, departemen kehakiman Catalan mengatakan bahwa petugas penjara dan petugas medis telah mencoba menyelamatkan nyawa McAfee, sayangnya tetapi tidak berhasil.

 

"Staf kehakiman telah dikirim ke penjara dan sedang menyelidiki penyebab kematian. Semuanya mengarah pada kematian karena bunuh diri," kata pernyataan itu dikutip dari Guardian.

 

Pengacara McAfee mengatakan kepada kantor berita Reuters pada Rabu malam bahwa McAfee tampaknya gantung diri di sel penjaranya.

 

McAfee dikenal sebagai sosok kontroversial di dunia teknologi. Perusahaannya merilis perangkat lunak anti-virus komersial pertama.

 

Kehadiran Antivirus McAfee telah memicu industri multi-miliar dolar di dunia komputer, dan akhirnya perusahaan tersebut dijual ke Intel seharga lebih dari USD 7,6 miliar atau Rp 109,6 triliun.

 

Pada Oktober 2020, McAfee ditangkap di Spanyol ketika dia hendak naik pesawat ke Turki dengan tuduhan penggelapan pajak oleh Departemen Kehakiman AS. 

 

Jaksa Tennessee telah mendakwa McAfee atas penghindaran pajak setelah gagal melaporkan pendapatan yang diperoleh dari mempromosikan cryptocurrency saat dia melakukan pekerjaan konsultasi, serta pendapatan dari ceramah dan menjual hak atas kisah hidupnya untuk sebuah film dokumenter.

 

McAfee menghindari kewajiban pajak dengan meminta pendapatannya dibayarkan ke rekening bank dan rekening pertukaran mata uang kripto bukan atas namanya. 

 

Dia juga dituduh menyembunyikan aset, termasuk kapal pesiar dan properti real estate, juga atas nama orang lain.


Pada hari Rabu, pengadilan tertinggi Spanyol telah menyetujui ekstradisi McAfee ke Amerika Serikat. 

 

Meskipun keputusan tersebut dapat diajukan banding dan ekstradisi harus disetujui oleh kabinet Spanyol.

 

"Pengadilan setuju untuk memberikan ekstradisi John David McAfee seperti yang diminta oleh otoritas kehakiman Amerika untuk kejahatan yang dimaksud dalam dakwaan pelanggaran pajak untuk tahun 2016 hingga 2018," bunyi putusan setebal 16 halaman.

baca keseluruhan - Tragis! Juragan Antivirus John McAfee Tewas di Penjara

Mengenang John McAfee, Pentolan Silicon Valley yang Liar Tapi Pintar

John McAfee lahir pada tahun 1945 di pangkalan militer Amerika Serikat di Inggris. Ayahnya seorang tentara dan ibunya berkebangsaan Inggris. 

 

Keluarga itu kemudian pindah ke Virginia dan McAfee dibesarkan di sana. Ia memegang dua kewarganegaraan, Inggris dan Amerika Serikat.

 

"Saya merasa sebagai orang Inggris dan juga Amerika. Tidak ada banyak perbedaan di antara dua negara kita ini," kata McAfee dalam suatu wawancara.

 

Tragedi menerpa ketika pada umur 15 tahun, ayahnya yang pecandu alkohol bunuh diri dengan senjata api. McAfee kemudian ikut menggemari alkohol, namun tetap mampu menjaga performa akademiknya.

 

Ia lulus sarjana matematika pada tahun 1967 dari Roanoke College. Namun ia kemudian gagal meraih gelar PhD gegara dikeluarkan Northeast State Louisiana State College. 

 

Penyebabnya adalah dia meniduri mahasiswi muda yang seharusnya dididiknya.

 

Mahasiswa itu kemudian dinikahinya. 

 

Kegeniusan McAfee mengantarnya bekerja di perusahaan prestisius sebagai programmer, termasuk NASA, General Electric, Siemens, Univac dan Xerox. 

 

Di saat yang sama, ia kecanduan narkoba.

 

"Saya menyembunyikannya dari ibu dan terkadang istri. 

 

Tapi dalam lingkungan kerja, di beberapa perusahaan narkoba dikonsumsi terbuka saat makan siang di kantor. 

 

Itu adalah masa-masa yang aneh," kata John McAfee seperti dikutip dari BBC.

 

Masalah besar menimpa pada awal tahun 1980-an. Istrinya meninggalkannya dan perusahaannya, Omex, mengeluarkannya karena ketergantungan narkoba. 

 

"Tahun 1984 adalah terakhir kali saya pakai narkoba. Saya setop, pergi ke organisasi Alcoholics Anonymous," katanya meminta bantuan.


Namun demikian, McAfee mengakui sifat-sifat buruknya masih ada yang terbawa. 

 

Walaupun bermasalah, waktu itu McAfee diterima bekerja lagi di perusahaan elit Lockheed Martin. 

 

Di sanalah dia mengenal virus komputer. "Saya sebelumnya tak pernah dengar tentang virus. Hal itu menarik bagi saya," ujar McAfee.

 

Dia berhasil mengendalikan sebuah virus komputer. Itulah awal mula dia terinspirasi membangun perusahaan sendiri yang dinamakan McAfee Associates pada tahun 1987.  

 

John McAfee membuat perusahaan itu jadi besar sebelum memutuskan resign di tahun 1994.

 

"Virus komputer akan selalu ada dan hanya akan bertambah buruk. Saya hanya melakukan apa yang saya bisa di garis depan industri ini selama saya bisa," cetusnya. 

 

Di kemudian hari, McAfee terjual pada Intel senilai miliaran dolar pada tahun 2011.

 

McAfee resign dalam kondisi kaya raya. Puncak kekayaannya adalah pada tahun 2007 yang diestimasi senilai USD 100 juta, sebelum turun drastis karena investasi yang gagal.

 

Sejak resign itu pula, kehidupan McAfee penuh petualangan dan kontroversi besar. 

 

Misalnya saja di 2012 McAfee bikin heboh setelah salah satu tetangganya ditemukan dalam keadaan tak bernyawa, dan McAfee dilabeli sebagai 'orang yang berkepentingan' di kasus kematian tetangganya yang bernama Gregory Faull itu.


McAfee secara terang-terangan mengaku tak mau membayar pajak selama bertahun-tahun, karena menurutnya pajak itu ilegal, seperti yang dikicaukannya pada 2019. 

 

Hal ini juga yang dipakai Kementerian Hukum AS untuk mengekstradisi McAfee setelah ditangkap di Spanyol, yaitu mengemplang pajak.

 

Di Spanyol, riwayatnya berakhir dengan bunuh diri di penjara setelah proses ekstradisi ke AS disetujui. 

 

Kepolisian regional Catalan, Mossos d'Esquadra, mengkonfirmasi hal tersebut. 

 

Pria berusia 75 tahun itu menghembuskan nafas terakhirnya di penjara Brians 2 dekat Barcelona, Rabu malam waktu setempat.

 

Di tengah segala kontroversinya, dia tetap saja berjasa di jagat teknologi. "Saya disebut sebagai paranoid, menderita schizophrenia, bocah liar dari Silicon Valley. 

 

Tapi saya sebenarnya entrepreneur, selalu begitu. Saya ingin tahu dan senang memecahkan masalah,"

baca keseluruhan - Mengenang John McAfee, Pentolan Silicon Valley yang Liar Tapi Pintar

Sabtu, 10 Oktober 2020

Pendiri Perusahaan McAfee Ditangkap di Spanyol, Bakal Diekstradisi ke AS

John McAfee, pendiri perusahaan pembuat software keamanan McAfee, ditangkap di Spanyol dan tengah menunggu ekstradisi ke Amerika Serikat.

McAfee, yang beberapa tahun belakangan rajin mempromosikan mata uang kripto, didakwa oleh Kementerian Hukum AS atas tuduhan mengemplang pajak, demikian dikutip dari The Verge.

Selama beberapa tahun belakangan pun ia terlibat kontroversi atas sejumlah pelanggaran hukum. 

Dalam sebuah video ia mengklaim kalau ia terpaksa mengasingkan diri setelah dituding menggunakan mata uang kripto untuk melakukan kejahatan melawan pemerintah AS pada Januari 2019.

Ia pun disebut belum membayar pajak selama delapan tahun, dan pernah mengaku akan diculik oleh CIA, badan intelijen AS, pada Juli 2019 lalu. 

Saat itu McAfee sempat ditangkap di Republik Dominika, meski akhirnya dibebaskan kembali.

Dalam dokumen pengadilan, McAfee disebut menghindari kewajiban membayar pajak dengan berbagai cara. 

Termasuk menggunakan nama orang lain, mengalihkan pembayaran melalui rekening bank, rekening mata uang kripto, real estate, yacht, dan bermacam jenis kendaraan yang tak diatasnamakan McAfee.

Jika terbukti bersalah, McAfee menghadapi ancaman penjara lima tahun.

Dalam pelanggaran lain, Securities and Exchange Commission juga menggugat McAfee karena tak mengungkap kalau ia dibayar saat mempromosikan initial coin offering (ICO) di Twitter dari Desember 2018 sampai Januari 2018. 

Padahal ia dibayar sekitar USD 23 juta dalam bentuk bitcoin dan ether untuk mempromosikan ICO tersebut.

Sosok John McAfee sendiri dikenal sebagai orang yang penuh kontroversi. 

Ia memiliki salah satu tempat tinggal favorit di Pulau Ambergis Caye, di negara Belize. Di sini, ia hidup terisolasi bersama para bodyguard dan beberapa wanita.

Dia memilih pensiun dari McAfee pada tahun 1994. Pada puncak kejayaannya, kekayaan McAfee diestimasi sekitar USD 100 juta.

Untuk latar belakangnya, McAfee ialah pria berkebangsaan Amerika Serikat yang lahir di Inggris, 18 September 1945. 

Ia merupakan sarjana matematika di Roanoke College di tahun 1967 dan menerima gelar doktor kehormatan dari kampus yang sama pada 2008. 

Karier awalnya adalah pemrogram perangkat lunak di NASA Institute for Space Studies, New York.

baca keseluruhan - Pendiri Perusahaan McAfee Ditangkap di Spanyol, Bakal Diekstradisi ke AS

Kamis, 03 Oktober 2013

Pendiri McAfee Buat Alat Anti Sadap

Kabar mengenai keberadaan teknologi National Security Agency (NSA) yang memungkinkan menyadap semua perangkat komunikasi semakin mengkhawatirkan. Sampai-sampai penemu antivirus McAfee pun membuat alat untuk mengatasi hal itu.

Hal itu diungkapkan John McAfee saat berbicara di San Jose McEnery Convention Center. Penemu antivirus McAfee itu mengklaim memiliki alat yang ia sebut D-Central, diklaim bisa melindungi penggunanya dari intaian program lembaga keamanan NSA (National Securit Agency).

Gadget yang bisa dihubungkan dengan smartphone dan tablet itu rencananya bakal dijual kurang dari USD 100. Cukup terjangkau untuk sebuah perangkat yang mampu membuat penggunanya 'menghilang' dari mata NSA.

"Nantinya, sistem ini tidak akan memberikan cara bagi pemerintah untuk memberitahu siapa Anda atau di mana Anda berada," kata McAfee, seperti dikutip dari The Verge.

McAfee mengaku sudah merencanakan teknologi ini beberapa tahun lalu, namun karena isu aksi sadap dari NSA yang kian santer, ia merasa proyek ini perlu dipercepat.

Dia menambahkan, sistemnya ini tidak dirancang untuk menggantikan internet, melainkan menyediakan jaringan dinamis lokal di mana pengguna dapat berkomunikasi dalam file pribadi dan berbagi secara khusus.

McAfee menjelaskan bahwa D-Central memiliki jangkauan sekitar tiga blok. Semua orang di tiga blok kemudian dapat berkomunikasi satu sama lain, dan itu jelas akan berubah bila pengguna bergerak masuk dan keluar dari daerah setempat.

D-Central dijanjikan akan muncul dalam bentuk purwarupa dalam enam bulan ke depan. "Kami telah mendesainnya. Kini, kami mencari mitra untuk pengembangan bagian perangkat keras," ia menandaskan.
baca keseluruhan - Pendiri McAfee Buat Alat Anti Sadap

Rabu, 31 Juli 2013

Kisah Hidup John McAfee Bakal Difilimkan

Pengguna piranti lunak anti-virus McAfee pasti akrab dengan nama John McAfee. Ya, ia adalah pendiri perusahaan kenamaan McAfee. Studio Hollywoodkondang Warner Bros dikabarkan berminat mengangkat kisah hidup kontroversi John McAfee ke layar lebar. Seperti apa?
Industri film Hollywood ternyata tak hanya tertarik membuat film tentang pendiri Apple saja (Jobs). Mahaguru software anti-virus McAfee tak luput dari bidikan produser-produser industri film dunia ini.
Lantas, apa yang kontroversi dari sosok John McAfee? Pria kelahiran 68 tahun yang lalu ini identik dengan keeksentrikannya. John McAfee bukanlah seorang penggila komputer dan kutu buku. Namun ia adalah ‘rock star’.
Karir John McAfee dimulai dari NASA kemudia berlanjut ke Lockheed. Pada tahun 1989 ia mendirikan McAfee Associates. Di media 90-an, perusahaanya sukses dengan keruk pendapatan miliaran dolar per tahun.
Namun kesuksesan hidupnya senada dengan hujatan yang ia terima. Ia ditengarai pengikut pagan atau menyembah berhala. Hal itu dilakukan di perusahaan properti pengasingannya di Belize. Selain itu John McAfee terapkan kebijakan nyleneh di perusahaan. Karyawan dipersilakan saling berhubungan seks di kantor.
Selain dua hal di atas, John McAfee juga diserang masalah obat terlarang. Kediamannya di Belize pernah dikepung polisi kala penggebrekan. Dan kasus yang terakahir terjadi pada akhir tahun lalu.
John McAfee dituduh lakukan aksi pembunuhan pada tetangganya di Belize yang juga pengusaha asal Florida. Merasa tak bersalah ia kemudian lari ke Guatemala. Sayangnya usahanya sia-sia. Ia tertangkap di sana dengan tuduhan masuk secara ilegal.
baca keseluruhan - Kisah Hidup John McAfee Bakal Difilimkan

Kamis, 06 Desember 2012

John McAfee, Miliuner Antivirus yang Mirip Rambo

Sedikit miliuner teknologi yang bertingkah seperti John McAfee. Pendiri perusahaan teknologi terkemuka yang sama dengan namanya ini, McAfee, adalah orang yang eksentrik.

Miliuner yang lain barangkali lebih menikmati hidup nyaman di tengah kota dan mengkoleksi benda-benda mewah. Namun McAfee memilih tinggal di pedalaman Belize, sebuah negara di kepulauan Karibia. Bagaikan tokoh fiksi Rambo, dia gemar keluar masuk hutan dan akrab dengan senjata.

Seperti apa kehidupan eksentrik seorang John McAfee yang sedang dikejar polisi karena tuduhan pembunuhan ini? Berikut gambarannya yang dihimpun dari berbagai sumber.


1. Tinggal di Dekat Hutan

Salah satu tempat tinggal favorit McAfee adalah di pulau negara Belize bernama Ambergis Caye. Di sini, ia hidup terisolasi bersama para bodyguard dan beberapa wanita. 

Pulau ini memang masih cukup perawan dengan hutan tropis di sekelilingnya. McAfee telah tinggal di sini selama 4 tahun, meninggalkan kenyamanan Californa yang dulu jadi tempat tinggalnya.

McAfee sendiri lahir di Inggris namun besar di Amerika Serikat. Ia mendirikan perusahaan anti virus McAfee pada tahun 1984.

Dia memilih pensiun dari McAfee pada tahun 1994. Pada puncak kejayaannya, kekayaan McAfee diestimasi sekitar USD 100 juta meski kini telah cukup jauh menurun.

2. Gemar Pakai Senjata Api

McAfee dilaporkan selalu memakai pistol di celananya untuk melindungi diri. Dan tidak hanya itu, rumahnya di Belize pun dilengkapi berbagai jenis persenjataan.

Ya, rumah McAfee memang dilindungi ketat. Ia bahkan memelihara empat ekor anjing di tempat tinggalnya tersebut. Para tetangga sering mengeluh karena anjing-anjing tersebut sangat berisik. 

Rumah McAfee sendiri berukuran besar dan lokasinya terpencil. Butuh waktu lumayan lama untuk mencapainya dari kota terdekat.

Di Belize, dia juga membeli beberapa hektar hutan di sana. Konon, McAfee menghabiskan uang jutaan dolar untuk segenap properti dan hal-hal lain yang dimilikinya di Belize.

"Ini adalah tanah paling kaya di bumi, seperti sebuah taman Eden," demikian salah satu alasan McAfee memiih tinggal lama-lama di Belize.

3. Pria Murah Hati

Di Belize, McAfee dikenal sebagai pria yang baik. Namun di sisi lain juga sering bertingkah aneh, tidak stabil.

"Dia adalah pria yang baik, dia menolong banyak orang. Masalahnya jika ingin sesuatu, dia harus langsung mendapatkannya sekarang. Jika tak mendapatkannya, dia menjadi paranoid," kata seorang tetangganya.

McAfee memang dikenal murah hati. Dia mendonasikan kapal senilai USD 1 juta pada penjaga pantai setempat. Juga memberi sumbangan tidak sedikit pada polisi di sana.

Ketika naik taksi, dia membayar jauh lebih banyak dari jumlah sebenarnya. Kehadirannya pun disambut dengan baik di Belize.

4. Playboy Ulung

McAfee juga dikenal sebagai playboy ulung. Ia kerap mengundang para gadis cantik memasuki rumahnya di Belize itu. 

Para tetangga bersaksi, para gadis mendatangi rumah McAfee secara reguler. Biasanya mereka pergi naik taksi dari kota terdekat, San Pedro.

Para gadis yang berkencan dengan McAfee memang berbeda-beda. Tak heran, ia memang cukup tampan dan kaya raya.

"Tidak hanya dua atau tiga, tetapi banyak wanita. Setiap kali aku melihatnya, ia selalu bersama dengan wanita yang berbeda," kata Artemio Awayo, seorang penjaga restoran setempat.

5. Dituduh Membunuh

Belum lama ini, McAfee jadi buron polisi di Belize karena tuduhan pembunuhan. McAfee diduga membunuh ekspatriat Amerika Gregory Faull yang ditembak di rumahnya.

Selama pelariannya, McAfee menyempatkan diri untuk membuat blog yang isinya sudah pasti curahan hati lelaki berusia 67 tahun tersebut yang mengklaim tidak bersalah. Salah satu tulisan terakhirnya adalah, menceritakan soal bagaimana media membuat ia terkesan bersalah.

"Bagaimana bisa saya berakhir sebagai tersangka pembunuhan? Para pers di seluruh dunia tidak membantu, mereka hanya mementingkan dirinya saja. Mencari sensasi," tulis McAfee.

"Saat ini saya sedang melakukan penyelidikan sendiri, karena polisi sepertinya hanya fokus mencari keberadaan saya. Hari ini saya mengumumkan melalui TV NBC untuk memberikan USD 25.000 bagi siapa saja yang bisa menemukan pembunuh Faul," pungkas McAfee.
baca keseluruhan - John McAfee, Miliuner Antivirus yang Mirip Rambo

Rabu, 21 November 2012

Dituduh Bunuh Orang, Pendiri McAfee Buron

Pendiri perusahaan antivirus McAfee, John McAfee, resmi menjadi buronan setelah pihak kepolisian Belize mengejarnya terkait dugaan pembunuhan yang melibatkan dia dengan tetangganya. Pihak berwajib masih mendalami motif kejadian ini.

Polisi memburu McAfee karena diduga membunuh ekspatriat Amerika Gregory Faull yang ditembak di rumahnya pada Sabtu malam lalu. Faull, dijelaskan dalam laporan tersebut, sebelum peristiwa berdarah terjadi tengah terlibat perselisihan.

Sebelum ditembak oleh McAfee, diketahui Faull juga melaporkan ke pihak polisi terkait perbuatan yang tidak menyenangkan.

Sebuah pernyataan polisi menyatakan bahwa polisi belum menetapkan motif, tapi mengejar beberapa tersangka, yang salah satunya tampaknya McAfee.

McAfee mendirikan perusahaan antivirus di akhir 1980-an dan kemudian menjualnya ke Intel sebesar USD 7,7 miliar pada 2010. Dalam beberapa tahun terakhir, ia telah mengalihkan perhatiannya ke perusahaan baru yang ia dirikan bernama Quorumex.

Bukan sekali ini saja McAfee berurusan dengan polisi. Awal tahun ini, ia ditangkap di Belize karena memiliki senjata api ilegal. Demikian yang dikutip dari Mashable.
baca keseluruhan - Dituduh Bunuh Orang, Pendiri McAfee Buron

Buron, Pendiri McAfee Bikin Sayembara Berhadiah Rp 240 Juta

Pendiri perusahaan antivirus McAfee yang kini buron, sengaja melakukan seyembara kecil untuk menolongnya. Siapa pun yang berhasil membuatnya tidak bersalah akan diberi sejumlah uang sebagai imbalan.

Beberapa waktu lalu John McAfee resmi menjadi buronan karena diduga terlibat pembunuhan yang ia lakukan. Hingga kini pria pencetus perusahaan antivirus yang telah diakusisi Intel itu pun masih menjadi buron.

Namun selama pelariannya, McAfee menyempatkan diri untuk membuat blog yang isinya sudah pasti curahan hati lelaki berusia 67 tahun tersebut. Salah satu tulisan terakhirnya adalah, menceritakan soal bagaimana media membuat ia terkesan bersalah.

"Bagaimana bisa saya berakhir sebagai tersangka pembunuhan? Para pers di seluruh dunia tidak membantu, mereka hanya mementikan dirinya saja. Mencari sensasi," tulis McAfee dalam blog pribadinya, seperti dikutip dari tomshardware.

Dalam tulisan itu McAfee juga menyebut media seperti Gizmodo dan Wired yang dianggapnya melebih-lebihkan fakta, terutama soal foto dirinya yang sedang menggenggam senjata api jenis shotgun.

Dalam blog yang sama, McAfee juga mengklaim bahwa dirinya tidak bersalah atas tudingan pembunuhan yang banyak diberitakan, ia pun rela memberikan sejumlah uang bagi siapapun yang bisa membantunya.

"Saat ini saya sedang melakukan penyelidikan sendiri, karena polisi sepertinya hanya fokus mencari keberadaan saya. Hari ini saya mengumumkan melalui TV NBC untuk memberikan USD 25.000 atau sekitar Rp 240 juta (USD 1 = Rp 9.600) bagi siapa saja yang bisa menemukan pembunuh Faul (nama korban pembunuhan tersebut-red.)," pungkas McAfee.
baca keseluruhan - Buron, Pendiri McAfee Bikin Sayembara Berhadiah Rp 240 Juta

    Twitter Bird on The Tree by Tutorial Blogspot

    iklan from adsense