Tampilkan postingan dengan label traveling. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label traveling. Tampilkan semua postingan
Sabtu, 24 Agustus 2013
Wow, Liburan Ditempat Ini Boleh Bawa Pulang Berlian
Rabu, 26 Juni 2013
Tempat-tempat Misterius di Dunia
Ada banyak misteri dan fenomena alam aneh yang belum terpecahkan di dunia. Diantaranya adalah beberapa tempat misterius berikut, yang hingga kini menjadi lokasi wisata yang banyak mengundang tanya bagi pengunjung karena misteri yang terkubur bersamanya.
Gemerlap Cahaya Alami di Goa Waitomo Glowworm
Selasa, 21 Mei 2013
Kamchatka, Gua Berdinding Lampu Warna-warni
Sabtu, 30 Maret 2013
Lima Penampakan Aneh di Amazon Peru
Jauh di dalam hutan Amazon Peru, tersembunyi makhluk-makhluk aneh, binatang, dan pemandangan unik, termasuk laba-laba yang membuat umpan besar berbentuk laba-laba di jaring mereka, ulat berbulut lebat yang tidak biasa, dan fenomena yang dijuluki halo (lingkaran cahaya matahari).
Penemuan luar biasa itu disaksikan Jeff Cremer, direktur pemasaran untuk Rainforest Expeditions, perusahaan wisata alam yang memandu para tamu di Amazon Peru dan mengorganisir perjalanan ke hutan, bersama dengan Phil Torres, ahli biologi yang turut bekerja sama dengannya.
Berikut ini adalah daftar lima pemandangan menakjubkan yang disaksikan Cremer dan Torres :
1. Umpan berbentuk laba-laba
Di tempat ini laba-laba membuat desain di jaringnya yang terlihat menyerupai laba-laba, namun ukurannya jauh lebih besar daripada si pembuat jaring itu sendiri.
Hewan itu hampir bisa dipastikan merupakan spesies baru, kata Torres, menurut Rainforest Expeditions. Diperkirakan desain berbentuk laba-laba itu merupakan mekanisme pertahanan, yang dimaksudkan untuk mengalihkan perhatian atau membingungkan para predator, tulis Torres, yang pertama kali melihat laba-laba itu.
"Karena perilaku dan penampilan laba-laba itu, saya berpikir bahwa hewan itu mungkin spesies baru," kata Torres dalam pernyataan resmi. "Setelah menghubungi pakar laba-laba, kami rasa laba-laba itu sepertinya berasal dari genus Cyclosa, yang terkenal menumpuk kotoran di jaringnya sebagai pertahanan terhadap predator, namun kegiatan tersebut belum pernah dicatat dalam pola yang didefinisikan sebagai penemuan tertentu."
2. Burung kakaktua penjilat lumpur
Di tengah hutan terdapat bukit terbuka dengan tanah liat tipe khusus yang kaya akan natrium, di tempat itulah sembilan spesies parkit, burung kakaktua dan macaw makan, menurut Cremer. Jejak mineral di tanah liat tidak bisa diperoleh di tempat lain di wilayah tersebut atau dari sumber-sumber makanan mereka yang biasa, sehingga kawanan burung dalam jumlah besar berkumpul di sana untuk menelan sejumlah kecil dari tanah liat, katanya.
3. Keranjang kepompong
Di dalam jala halus dari jaring yang menyerupai keranjang, larva ngengat urodid yang masih muda menunggu untuk bertumbuh menjadi dewasa.
"Kepompong ini tidak seperti jenis lain yang pernah saya jumpai," tulis Torres di blog TheRevScience. "Saya tidak bisa menemukan banyak bacaan tentang hewan tersebut, tapi perkiraan terbaik saya adalah, dengan benang sutra sepanjang hampir 30 centimeter dan struktur kisi-kisi yang rinci akan melindunginya dengan baik dari semut, sambil meminimalkan investasi untuk membungkus kepompong sebanyak yang dimiliki ngengat.”
4. Ulat Aneh Menyerupai Kucing
Hewan yang terlihat aneh itu merupakan bentuk larva dari ngengat flanel, juga dikenal sebagai ulat kucing. Tapi jangan tertipu oleh rambut mereka yang tampak lembut: Banyak rambut dari spesies ngengat flanel merupakan racun.
Serangga itu juga mirip rambut palsu seorang pengusaha terkenal. "Kami menemukan wig Donald Trump di Amazon Peru," kata Cremer bergurau.
5. Lingkaran Matahari
Lingkaran cahaya matahari menakjubkan itu terlihat di atas Sungai Tambopata, dan mungkin merupakan foto fenomena paling spektakuler yang pernah dijepret, ujar Cremer. Lingkaran cahaya itu disebabkan oleh pembiasan dan pemantulan sinar matahari oleh kristal es yang tinggi di atmosfer.
Penemuan luar biasa itu disaksikan Jeff Cremer, direktur pemasaran untuk Rainforest Expeditions, perusahaan wisata alam yang memandu para tamu di Amazon Peru dan mengorganisir perjalanan ke hutan, bersama dengan Phil Torres, ahli biologi yang turut bekerja sama dengannya.
Berikut ini adalah daftar lima pemandangan menakjubkan yang disaksikan Cremer dan Torres :
1. Umpan berbentuk laba-laba
Di tempat ini laba-laba membuat desain di jaringnya yang terlihat menyerupai laba-laba, namun ukurannya jauh lebih besar daripada si pembuat jaring itu sendiri.
Hewan itu hampir bisa dipastikan merupakan spesies baru, kata Torres, menurut Rainforest Expeditions. Diperkirakan desain berbentuk laba-laba itu merupakan mekanisme pertahanan, yang dimaksudkan untuk mengalihkan perhatian atau membingungkan para predator, tulis Torres, yang pertama kali melihat laba-laba itu.
"Karena perilaku dan penampilan laba-laba itu, saya berpikir bahwa hewan itu mungkin spesies baru," kata Torres dalam pernyataan resmi. "Setelah menghubungi pakar laba-laba, kami rasa laba-laba itu sepertinya berasal dari genus Cyclosa, yang terkenal menumpuk kotoran di jaringnya sebagai pertahanan terhadap predator, namun kegiatan tersebut belum pernah dicatat dalam pola yang didefinisikan sebagai penemuan tertentu."
2. Burung kakaktua penjilat lumpur
Di tengah hutan terdapat bukit terbuka dengan tanah liat tipe khusus yang kaya akan natrium, di tempat itulah sembilan spesies parkit, burung kakaktua dan macaw makan, menurut Cremer. Jejak mineral di tanah liat tidak bisa diperoleh di tempat lain di wilayah tersebut atau dari sumber-sumber makanan mereka yang biasa, sehingga kawanan burung dalam jumlah besar berkumpul di sana untuk menelan sejumlah kecil dari tanah liat, katanya.
3. Keranjang kepompong
Di dalam jala halus dari jaring yang menyerupai keranjang, larva ngengat urodid yang masih muda menunggu untuk bertumbuh menjadi dewasa.
"Kepompong ini tidak seperti jenis lain yang pernah saya jumpai," tulis Torres di blog TheRevScience. "Saya tidak bisa menemukan banyak bacaan tentang hewan tersebut, tapi perkiraan terbaik saya adalah, dengan benang sutra sepanjang hampir 30 centimeter dan struktur kisi-kisi yang rinci akan melindunginya dengan baik dari semut, sambil meminimalkan investasi untuk membungkus kepompong sebanyak yang dimiliki ngengat.”
4. Ulat Aneh Menyerupai Kucing
Hewan yang terlihat aneh itu merupakan bentuk larva dari ngengat flanel, juga dikenal sebagai ulat kucing. Tapi jangan tertipu oleh rambut mereka yang tampak lembut: Banyak rambut dari spesies ngengat flanel merupakan racun.
Serangga itu juga mirip rambut palsu seorang pengusaha terkenal. "Kami menemukan wig Donald Trump di Amazon Peru," kata Cremer bergurau.
5. Lingkaran Matahari
Lingkaran cahaya matahari menakjubkan itu terlihat di atas Sungai Tambopata, dan mungkin merupakan foto fenomena paling spektakuler yang pernah dijepret, ujar Cremer. Lingkaran cahaya itu disebabkan oleh pembiasan dan pemantulan sinar matahari oleh kristal es yang tinggi di atmosfer.
Sabtu, 22 Desember 2012
Mau Wisata Syariah? Datanglah ke-9 Provinsi Ini
Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menetapkan sembilan tujuan wisata yang memiliki potensi untuk dipromosikan sebagai kawasan wisata syariah di Indonesia. Sembilan daerah itu adalah Sumatera Barat, Riau, Lampung, Banten, Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, Makassar, dan Lombok.
Ini tak lepas dari latar sosial budaya yang menjunjung tinggi nilai-nilai Islam dengan didukung keindahan alamnya.
Bukan hanya wisata ziarah ke tempat-tempat yang dianggap suci dan bersejarah bagi umat muslim. Pariwisata syariah lebih menekankan pada aspek pelayanan jasa pariwisata berdasarkan nilai-nilai islami,” ujar Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sapta Nirwandar.
Sapta menegaskan, Bali tak termasuk sembilan destinasi tujuan wisata syariah di Indonesia. "Tentunya, kami harus memastikan dulu bahwa travel agent, hotel-hotel di Bali, restoran di Bali, wajib mendapat sertifikat halal," katanya seusai membuka soft launching Peningkatan Program Pariwisata Syariah Indonesia. Aceh, yang secara resmi menggunakan syariah Islam, juga tidak masuk.
Lebih detail, Sapta menjelaskan, wisata syariah menyediakan berbagai macam kegiatan pariwisata yang memenuhi ketentuan syariah. Ia mengimbau semua pelaku usaha pariwisata dapat menyesuaikan nilai-nilai etika pada produk dan jasanya tanpa meninggalkan pelanggan yang telah dimilikinya.
"Jadi, ada spa syariah, wisata alam berbasis syariah, dan lainnya. Intinya, wisata syariah tidak mengubah obyek dan tujuan pariwisata pada umumnya."
Rabu, 17 Oktober 2012
Persiapan Liburan ke Pedalaman
Salah satu pilihan berlibur adalah berpergian ke daerah pedalaman untuk menikmati keindahan alam. Terkadang untuk menuju ke pedalaman, medan yang ditempuh berat dan membutuhkan beberapa persiapan. Begitu pula, saat sudah mencapai tujuan dan menghabiskan beberapa waktu di pedalaman.
Yang pasti, stamina tubuh harus dijaga betul sebelum berangkat. Selain itu, barang bawaan pun harus benar-benar dipikirkan. Jangan sampai terlalu berat. Karena jika untuk menempuh daerah pedalaman itu dengan berjalan kaki, judulnya adalah kita harus membawa sendiri ransel. Repot jika bagasi terlalu berat.
Apa saja yang harus diperhatikan dan dipersiapkan untuk berlibur ke pedalaman? Ini dia:
Pilih sepatu tepat
Alam adalah medan yang sulit diprediksi. Jika mencapai tempat liburan di daerah pedalaman, pilihlah jenis sepatu dengan cermat. Untuk menghindari terpeleset dan bisa menahan berat badan saat berjalan, ada baiknya memilih sepatu dengan sol yang bagus.
Pilih sepatu yang ringan dan berbahan cukup tebal sehingga bisa menjaga kaki tetap hangat saat menjelajah jalur yang becek atau lembap. Selain itu, jangan lupa juga membawa sandal gunung sebagai cadangan. Sandal ini dipakai saat sudah mencapai tujuan atau saat mandi agar kaki tetap bersih. Oh ya, jangan lupa juga membawa beberapa kaos kaki cadangan.
Kombinasi jaket dan jas hujan
Dengan membawa ransel sendiri, muatan di dalam tas tentu harus diseleksi. Sementara jika harus membawa baju penghangat dan sekaligus jas hujan, ransel pun akan langsung sesak. Untuk itu, sebelum berangkat, ada baiknya berburu jaket yang tidak terlalu tebal dan usahakan bahan luarnya terbuat dari bahan kanvas dan memiliki topi kupluk. Sehingga, ketika hujan tidak terlalu deras, kita tidak berjalan kuyup.
Obat-obatan sebagai cadangan
Walau belum tentu digunakan, tidak ada salahnya untuk membawa obat pusing, minyak anti masuk angin dan obat pembersih seperti Betadine dan plester saat berlibur ke pedalaman. Bagi yang punya kulit sensitif, jangan lupa juga membawa salep antinyamuk agar malam bisa tidur dengan nyaman.
Selalu bawa senter dan lilin
Alat penerangan di malam hari adalah salah satu yang penting dibawa. Kita memang nanti bisa membuat api unggun, namun sebagai penerangan pribadi, jangan lupa untuk membawa lampu senter atau lilin dan korek api. Jika malam hari kita ingin membuang air kecil, kita tidak harus kehilangan arah mencari tempat buang air dan kembali ke tempat berkumpul.
Siapkan air minum dan camilan yang cukup
Yang terakhir adalah menyiapkan air minum dan camilan secukupnya. Mungkin selalu berjalan, kita bisa menemukan mata air atau mungkin rumah penduduk untuk dimintai air minum. Tapi, selalulah menyisakan satu botol kecil dalam tas sebagai minuman cadangan. Begitu juga dengan makanan ringan sebagai pengganjal perut saat berjalan menempuh medan berat. Pilihlah makanan ringan yang mengenyangkan seperti makanan yang memberi energi.
Yang pasti, stamina tubuh harus dijaga betul sebelum berangkat. Selain itu, barang bawaan pun harus benar-benar dipikirkan. Jangan sampai terlalu berat. Karena jika untuk menempuh daerah pedalaman itu dengan berjalan kaki, judulnya adalah kita harus membawa sendiri ransel. Repot jika bagasi terlalu berat.
Apa saja yang harus diperhatikan dan dipersiapkan untuk berlibur ke pedalaman? Ini dia:
Pilih sepatu tepat
Alam adalah medan yang sulit diprediksi. Jika mencapai tempat liburan di daerah pedalaman, pilihlah jenis sepatu dengan cermat. Untuk menghindari terpeleset dan bisa menahan berat badan saat berjalan, ada baiknya memilih sepatu dengan sol yang bagus.
Pilih sepatu yang ringan dan berbahan cukup tebal sehingga bisa menjaga kaki tetap hangat saat menjelajah jalur yang becek atau lembap. Selain itu, jangan lupa juga membawa sandal gunung sebagai cadangan. Sandal ini dipakai saat sudah mencapai tujuan atau saat mandi agar kaki tetap bersih. Oh ya, jangan lupa juga membawa beberapa kaos kaki cadangan.
Kombinasi jaket dan jas hujan
Dengan membawa ransel sendiri, muatan di dalam tas tentu harus diseleksi. Sementara jika harus membawa baju penghangat dan sekaligus jas hujan, ransel pun akan langsung sesak. Untuk itu, sebelum berangkat, ada baiknya berburu jaket yang tidak terlalu tebal dan usahakan bahan luarnya terbuat dari bahan kanvas dan memiliki topi kupluk. Sehingga, ketika hujan tidak terlalu deras, kita tidak berjalan kuyup.
Obat-obatan sebagai cadangan
Walau belum tentu digunakan, tidak ada salahnya untuk membawa obat pusing, minyak anti masuk angin dan obat pembersih seperti Betadine dan plester saat berlibur ke pedalaman. Bagi yang punya kulit sensitif, jangan lupa juga membawa salep antinyamuk agar malam bisa tidur dengan nyaman.
Selalu bawa senter dan lilin
Alat penerangan di malam hari adalah salah satu yang penting dibawa. Kita memang nanti bisa membuat api unggun, namun sebagai penerangan pribadi, jangan lupa untuk membawa lampu senter atau lilin dan korek api. Jika malam hari kita ingin membuang air kecil, kita tidak harus kehilangan arah mencari tempat buang air dan kembali ke tempat berkumpul.
Siapkan air minum dan camilan yang cukup
Yang terakhir adalah menyiapkan air minum dan camilan secukupnya. Mungkin selalu berjalan, kita bisa menemukan mata air atau mungkin rumah penduduk untuk dimintai air minum. Tapi, selalulah menyisakan satu botol kecil dalam tas sebagai minuman cadangan. Begitu juga dengan makanan ringan sebagai pengganjal perut saat berjalan menempuh medan berat. Pilihlah makanan ringan yang mengenyangkan seperti makanan yang memberi energi.
Langganan:
Postingan (Atom)















