# #

Righteous Kill

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit nisl in ...

Quisque sed felis

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit nisl in ...

Etiam augue pede, molestie eget.

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit nisl in ...

Hellgate is back

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit ...

Post with links

This is the web2feel wordpress theme demo site. You have come here from our home page. Explore the Theme preview and inorder to RETURN to the web2feel home page CLICK ...

Tampilkan postingan dengan label about google technology. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label about google technology. Tampilkan semua postingan

Rabu, 13 November 2013

Google Luncurkan Tato Elektronik

Motorola selaku bagian dari Google akan meluncurkan tato elektronik yang bisa disambungkan ke ponsel Anda. Tato berbentuk stiker yang bisa ditempelkan pada kulit ini memungkinkan penggunanya memberikan perintah via suara, seperti melakukan panggilan. Manfaat lainnya adalah suara pengguna akan terdengar lebih jernih saat melakukan panggilan dalam situasi ramai.
"Perangkat komunikasi mobile saat ini sering dioperasikan di lingkungan yang bising. Kualitas komunikasi dapat diperbaiki dan ditingkatkan dengan metode atau sistem tato itu untuk mengurangi kebisingan akustik dari lingkungan sekitar pengguna sehingga suara pengguna akan lebih jelas terdengar," kata pihak Motorola, perusahaan yang sudah diakuisisi Google.
Dikutip dari situs The Mobile Indian, tato ini bekerja dengan cara menangkap getaran dan suara langsung dari tenggorokan serta menghilangkan suara bising di sekitar pengguna yang tengah melakukan panggilan.
Tato elektronik ini memiliki kemampuan untuk mengirimkan suara langsung ke ponsel atau perangkat bergerak lainnya. Namun, belum jelas apakah Google akan meluncurkan aplikasi pendamping untuk tato elektronik ini.
Motorola dikabarkan sudah mematenkan teknologi tato tersebut. Tato ini akan dilengkapi dengan transceiver (pemancar-penerima) dan mikrofon untuk mengirimkan data melalui Bluetooth, Zigbee, atau sambungan NGC pada perangkat yang tersambung. 
baca keseluruhan - Google Luncurkan Tato Elektronik

Sabtu, 09 November 2013

Punya Markas di Atas Laut, Google Godok Teknologi Baru

Bulan lalu, sebuah kapal tongkang yang merapat ke teluk San Francisco membuat penasaran warga sekitar. Google adalah pemilik kapal tongkang ini dan disebut-sebut sedang bersiap membangun data center yang mengapung di tengah laut.

Pekan lalu, ada kapal tongkang lain yang merapat di pelabuhan Portland. Google juga berada di balik keberadaan tongkang ini. Laporan lain menyebutkan, lahan di Portland dan teluk San Francisco, akan dijadikan showroom eksklusif Google Glass, dengan party deck di bagian atapnya. 

Setelah sejumlah kabar santer beredar, Google akhirnya buka mulut. Raksasa internet ini mengonfirmasikan, kedua tongkang tersebut milik mereka. Lantas, untuk apa kedua tongkang ini? 

Seperti dilansir Ubergizmo, dua lahan tersebut rupanya tidak berkaitan dengan data center yang mengapung di atas air maupun showroom Google Glass spektakuler yang ingin tampil beda dari kompetitornya Apple.

"Ini masih tahap awal, dan bisa berubah ke depannya. Kami saat ini tengah melakukan eksplorasi menggunakan tongkang sebagai arena interaktif tempat setiap orang bisa mempelajari teknologi baru," ujar Google.

Google tidak merinci apa 'teknologi baru' tersebut. Tidak ada pula keterangan tambahan bagaimana kapal tongkang tersebut digunakan dalam proyek ini. Yang jelas, tampaknya ini akan menjadi sebuah proyek ambisius Google
baca keseluruhan - Punya Markas di Atas Laut, Google Godok Teknologi Baru

Selasa, 30 Juli 2013

Google Siapkan Penerjemah Canggih di Android

Google kabarnya sedang mengembangkan teknologi penerjemah yang mutakhir. Kecanggihannya terletak pada metode penerjemahannya yang real time alias seketika.

Teknologi tersebut akan diterapkan di ponsel Android. Salah satu kemampuannya, pengguna dapat menelepon dengan bahasanya sendiri dan langsung diterjemahkan ke lawan bicara yang berbeda bahasa.

Hugo Barra selaku Vice President Android menyatakan bahwa pihaknya sudah membuat prototipe perangkat tersebut yang memungkinkan user memahami beragam bahasa secara instan. Perangkat tersebut diklaim sudah mendekati sempurna.

"Kami punya banyak prototipenya dan saya menggunakannya untuk mengetahui seberapa banyak perkembangannya," sebut Barra yang dilansir PCMag.

Google selama ini memang sudah intens mengembangkan teknologi penerjemah. Seperti Google Translate yang bisa digunakan dengan bebas dan gratis.

Membuat perangkat penerjemah yang real time dan akurat tentu saja merupakan hal yang kompleks dan mengandung banyak kesulitan. Namun menurut Barra, teknologi penerjemah Google tersebut sudah bisa bekerja dengan baik.
baca keseluruhan - Google Siapkan Penerjemah Canggih di Android

Selasa, 23 Juli 2013

Google Berniat Tanam Chip ke Otak Manusia, Wujud Search Engine Masa Depan


Bukan Google namanya jika tanpa inovasi. Di masa depan, mereka telah miliki bayangan bagaimana mesin pencarinya bekerja. Google berniat tanamkan micro chip ke otak manusia. Apa tujuaannya?
Dilansir dari Daily Mail, teknologi ini dilakukan agar pencarian bisa diunduh ke otak manusia. Google seakan membuat proses pencarian lebih otomatis dan sesuai dengan keinginan pengguna.
Lebih otomatis sebab akan hadirkan prediksi kueri yang sesuai kebutuhan. Sesuai keinginan karena akan hadirkan data serta hasil yang lebih akurat.
Ben Gomes, Wakil Presiden Google Search berujar jika misi di atas memang sulit. Namun ia tidak menampik jika jalan Google untuk menuju ambisi itu sudah dimulai.
Terkait dengan teknologi chip, Google telah membantu kaum berkebutuhan khusus dalam pengoperasian kursi roda. Google, sebut Gomes, lakukan ini agar otak jauh lebih baik dalam berinteraksi.
Namun apa yang diambisikan raksasa internet ini bisa jadi kandas sebelum waktunya. Ini disebabkan adanya kabar terkait PRISM yang menuding Google ikut terlibat di dalamnya.
Tak hanya Google, beberapa perusahaan teknologi top dunia macam Apple, Microsoft, Yahoo!, Facebook, dan lainnya, diduga memasuk data pengguna ke Badan Keamanan AS (NSA).
Ini belum lagi ditambah isu privasi yang seakan menyandera Google. Belum lepas dari ingatan bagaimana Google Glass yang dicekal padahal belum resmi rilis.
Bilamana teknologi kacamata pintar di atas saja ditentang, bagaimana dengan teknologi pencarian masa depan dengan tanamkan chip di otak manusia, bisa dibayangkan bukan?
baca keseluruhan - Google Berniat Tanam Chip ke Otak Manusia, Wujud Search Engine Masa Depan

Selasa, 11 Juni 2013

Google Patenkan 'Muka Jelek' Sebagai Password

Google punya cara baru memperketat keamanan perangkat. Jika sebelumnya sudah ada fitur Face Unlock, kini Google mematenkan cara unlock terbaru, yaitu menampilkan muka jelek.

Dikutip dari TechRadar, paten fitur unlock kali ini mengharuskan pengguna menjulurkan lidah, menaikkan alis atau gaya muka jelek lainnya di kamera depan, untuk bisa menggunakan perangkat tersebut.

Fitur Face Unlock hadir pertama kalinya di Android Ice Cream Sandwich. Di Android Jelly Bean, fitur ini diperbarui dengan penambahan keharusan 'mata berkedip'. Pasalnya, perangkat masih bisa tertipu melalui cara ini, dengan menampilkan foto si pengguna di depan kamera. 

Google sebenarnya bukan satu-satunya perusahaan mendaftarkan paten teknologi sejenis. Apple disebut-sebut telah lebih dulu mendaftarkan teknologi serupa sejak Desember 2011.

Namun bedanya, Apple yang telah mendaftarkan teknologi tersebut dengan nama 'face and presence detection' berencana mengaplikasikannya bukan pada smartphone melainkan di perangkat MacBook-nya.
baca keseluruhan - Google Patenkan 'Muka Jelek' Sebagai Password

Jumat, 31 Mei 2013

Pil Canggih Google Bikin Tubuh Manusia Jadi Password

Motorola yang sekarang menjadi anak usaha Google memperkenalkan sebuah cara baru dalam mengingat password di smartphone sampai tablet PC. Yaitu dengan sebuah pil canggih yang bisa ditelan.

Dengan pil tersebut, bodi orang yang memakannya menjadi semacam password dan memancarkan sinyal pada beberapa perangkat. Pil canggih ini didemonstrasikan oleh Regina Dugan, kepala riset Motorola yang dulu bekerja di Departemen Pertahanan Amerika Serikat.

"Aku memakan vitamin setiap hari, jadi mengapa tidak aku memakan vitamin semacam ini?" tanya Dugan dalam konferensi AllThingsD seperti dikutip dari Pocket Lint.

Bagaimana cara kerjanya? Pil tersebut memiliki chip mungil di dalamnya dan baterai yang berfungsi dengan asam dalam perut. Ketika dimakan, elektrolit dalam tubuh mendayai baterainya dan menjadikan tubuh sebagai token password.

"Seluruh tubuh Anda menjadi token otentifikasi. Anda punya superpower. Tubuh Anda menjadi otentifikasi untuk ponsel, komputer, pintu atau mobile," jelas Dugan.

Pil ini telah disetujui otoritas FDA (Food and Drugs Administration) di AS sehingga aman dimakan. Namun masih dibutuhkan waktu cukup lama untuk digunakan secara luas.

"Benda ini memang tidak akan segera tersedia, namun kami sudah mendemokannya dan berhasil," tambah CEO Mototola, Dennis Woodside.

Selain dengan pill, Dugan juga mendemokan tato yang dapat menjadi password di tubuh manusia. Tato itu punya antena dan sensor yang dapat berhubungan dengan ponsel.
baca keseluruhan - Pil Canggih Google Bikin Tubuh Manusia Jadi Password

Kamis, 04 April 2013

Google Dapatkan Paten Untuk Setting Tampilan Battery Life

Peran baterai bagi perangkat mobile sangatlah penting. Semua spesifikasi mewah pada smartphone tidak akan berarti apa-apa jika kamu tidak bisa lepas dari smartphone milikmu lebih dari 15 menit. Dan kebiasaan tersebut membutuhkan kapasitas baterai yang lebih besar atau kamu harus pintar menghemat pemakaian baterai di smartphone. 

Melihat masalah tersebut, Google baru saja mendapatkan hak paten yang memungkinkan untuk Android membaca masa pakai baterai telepon dan menyesuaikan tampilan. Adapun pengumuman tersebut diterbitkan di laman Patents miliknya.

Di laman tersebut, Google memberikan gambar yang menjabarkan prosedur tentang bagaimana paten tersebut akan bekerja.

Dijabarkan, sistem operasi akan bekerja sesuai dengan kondisi kapasitas baterai. Jika baterai hampir habis, sitem operasi akan mengubah tampilan dengan menonaktifkan blur dan animasi antara layar untuk mengurangi daya baterai yang diserap dan menurunkan resolusi layar secara otomatif.

Hal ini tentu terdengar sangat memenuhi harapan kita akan teknologi yang dapat membantu dalam menghemat baterai. Mungkin jika beruntung, teknologi tersebut akan hadir di Nexus 5 mendatang.
baca keseluruhan - Google Dapatkan Paten Untuk Setting Tampilan Battery Life

Sabtu, 30 Maret 2013

Deretan Pengganti Posisi Google Reader

Google saat ini tengah berencana untuk menghapus dua produknya yang dianggap tak lagi produktif, yaitu Google Voice for BlackBerry dan Google Reader.


Namun, rencana penghapusan tersebut nyatanya mendapat sedikit protes dari para pengguna nama terakhir, karena beberapa pembaca digital kembali ke kebiasaan lamanya, yaitu mencari kembali berita-berita terhangat yang menjadi favorit mereka.

Meskipun Google berencana untuk menyudahi perjalanan Google Reader di dunia internet, tetapi sederet penggantinya sudah siap untuk menggantikan posisinya. Siapa saja calon penggantinya? Simak daftarnya berikut ini.

Feedly


Salah satu alasan mengapa Feedly banyak digunakan adalah keberadaan fitur yang bisa membuatnya tersinkronisasi dengan Google Reader. Namun, fitur ini pada akhirnya tidak akan terpakai lagi, mengingat Google Reader yang akan hilang dari peredaran dalam waktu dekat. 

Karenanya, kita bisa lebih mengeksplor fitur-fitur unggulan Feedly lainnya.

Ketika kita menjalankan Feedly untuk pertama kalinya, kita akan disajikan beberapa menu dari situs-situs terkemuka yang ada di seluruh dunia maya. Situs-situs tersebut terbagi menjadi beberapa kategori, mulai dari situs tentang dunia desain, bisnis, Apple, hingga Android. Kamu bisa langsung berlangganan (subscribe) kategori-kategori yang kamu sukai.

Bila kamu tidak menemukan situs favoritmu, kamu bisa memasukkan alamat URL secara spesifik atau menelusuri topik-topik menarik lainnya, seperti yang biasa kamu lakukan di Google Reader.

Taptu


Taptu memberikanmu sebuah tampilan muka yang cukup sederhana dan memberikan fitur tambahan untuk mendaftarkan akun Twitter dan Facebook untuk memudahkanmu mengakses artikel-artikel favoritmu. Selain itu, Taptu juga menyediakan berbagai macam kategori. Jika itu belum cukup, maka kamu juga bisa menggunakan fungsi ‘Search’ untuk mencari artikel-artikel.

Namun, Taptu memiliki satu kekurangan, yaitu fungsi scrolling yang terkadang sedikit tersendat (nge-lag). Bukan kekurangan yang bisa mempengaruhi Taptu secara keseluruhan, karena kamu tetap bisa menikmati berbagai jenis informasi dan berita yang sangat berguna untukmu.

Pulse

Pulse News didesain secara khusus untuk perangkat-perangkat smartphone atau tablet berlayar sentuh. Kamu bisa dengan mudah mencari berbagai berita dengan hanya melakukan gerakan menyapu. Pulse menghadirkan berita-berita terbaru di bagian headline, sehingga kamu hanya perlu menggeser topik-topik tersebut secara vertikal untuk mencari artikel-artikel yang menarik.

Layout dari Pulse sendiri terlihat sangat sederhana dan intutif, sehingga memudahkan para pemula untuk menggunakannya. Kamu pun bisa mengubah tampilan layar ‘Home’ sesuai dengan seleramu. Selain itu, kamu juga bisa menambahkan akun Facebook-mu, untuk bisa terus ter-update dengan berita-berita yang beredar di antara teman-teman dan jaringanmu.

Flipboard

Flipboard sebenarnya sudah cukup terkenal di kalangan pengguna media sosial atau pembaca berita digital. Sayangnya, Flipboard hanya hadir di perangkat-perangkat iOS dan Android dan belum tersedia versi desktop. Namun begitu, Flipboard tetap bisa diandalkan, karena kamu justru lebih sering menghabiskan waktu bersama tablet dan smartphone-mu, kan?
Untuk menggunakan Flipboard, kamu hanya butuh mendaftarkan akun baru dan memilih untuk menyambungkan Flipboard dengan akun jejaring sosialmu. 

Setelah itu, kamu akan langsung disajikan sebuah layout yang menarik dan memudahkanmu untuk mencari berita-berita terkini. Kamu juga bisa mengatur ulang tampilan Flipboard sesuai dengan kategori kesukaanmu.

Google Currents

Google Currents adalah salah satu produk milik Google yang jarang terdengar namanya. Padahal, produk yang satu ini sudah dirilis sejak Desember 2011 yang lalu dan bisa digunakan di perangkat iOS dan Android.’Bila didefinisikan secara umum, Google Currents adalah sebuah perpaduan (hybrid) antara magazine viewer dan RSS reader.

Mirip dengan Flipboard, tampilan Google Currents sangat menarik dan relatif mudah untuk menggunakannya. Dengan menggunakan gambar-gambar yang berukuran besar untuk menampilkan topik-topik utama, kamu juga bisa memilih dan berlangganan beberapa kategori yang kamu sukai.
baca keseluruhan - Deretan Pengganti Posisi Google Reader

Minggu, 24 Maret 2013

9 Produk 'Misterius' Google yang Belum Banyak Dikenal

Google dikenal sebagai mesin cari online yang handal atau pemilik sistem operasi Android. Namun raksasa teknologi asal Amerika Serikat ini sejatinya punya banyak produk dan layanan menarik lainnya.

Sebagian produk dan layanan Google sudah cukup banyak diketahui. Namun sepertinya, ada beberapa yang masih misterius dan tidak terlalu dikenal eksistensinya.

Ya, beberapa produk yang disebutkan berikut, meski lumayan menarik fungsinya, mungkin masih sangat asing keberadaannya. Simak daftarnya, yang dikutip dari Business Insider.


1. Google Mars

Ingin menjelajahi planet merah Mars? Cukup mengakses layanan Google Mars ini dari layar komputer. Google menayangkan permukaan planet Mars secara komprehensif dari layanan ini.

Dengan mengakses Google Mars, user bisa menjelajah Mars dengan berbagai cara dan mode penampilan. Google bekerja sama dengan NASA dalam membuat Google Mars.

Tersedia gambar permukaan Mars dalam resolusi tinggi yang bisa diakses dengan bebas. Terdapat juga gaya penampilan seperti Street View, yang diambil dari rekaman robot NASA yang berada di sana, seperti Curiosity.

2. Google Scholar

Google Scholar adalah layanan pencarian online khusus bagi kalangan akademisi. Produk ini ditujukan untuk memudahkan pencarian bermacam artikel yang berbau ilmiah.

Dirilis seja kbulan November 2004, Google Scholar menyediakan jurnal online dalam berbagai topik. Yang dibuat oleh kalangan kampus, profesional ataupun penerbit.

Namun demikian, Google Scholar tampaknya dianaktirikan oleh Google. Sejak tahun 2011, Google diketahui menghilangkan Scholar dari toolbar di halaman pencariannya.

3. Google Art Project

Bagi mereka yang menggemari karya seni, Google Art Project pasti menjadi layanan online yang digemari. Layanan ini merupakan platform online yang menampilkan gambar karya seni berkualitas tinggi.

Google bekerja sama dengan 17 museum internasional untuk menampilkan koleksinya di Art Project. Sejak diluncurkan di bulan Februasi 2011, Google Art Project telah berkembang pesat. 

Di Google Art Project, pengunjung situs dapat melakukan penjelajahannya sendiri ke berbagai tempat-tempat seni bersejarah di seluruh dunia.

4.Google Input Tools

Google cukup banyak menyediakan layanan di bidang bahasa, seperti Google Translator. Rupanya ada lagi layanan lain yang mungkin belum banyak diketahui, Google Input Tools.

Fitur Input Tools ini menyediakan ragam tulisan ketik dari hampir semua bahasa. User bisa memilih sesuai bahasa yang dikuasainya atau yang ingin dipelajarinya.

Google Input Tools ternyata juga dapat digunakan di berbagai layanan Google lainnya. Seperti di Gmail.

5. Build with Chrome

Layanan yang satu ini sepertinya lumayan untuk dijadikan hiburan. Build with Chrome digagas oleh Google Australia yang bekerja sama dengan Lego.

Proyek Build with Chrome ditujukan untuk menunjukkan bagaimana web browser Chrome bisa menampilkan gambar 3 dimensi. 

Di sini, user bisa membangun struktur rancangannya sendiri berbentuk Lego 3 Dimensi. Direkomendasikan agar user mengunduh browser Chrome terlebih dahulu sebelum menggunakannya.

6. Google Think

Google Think mungkin berguna bagi mereka yang bergerak di bidang pengiklanan dan profesi yang mirip. Di situs ini, mereka bisa mendapatkan berbagai ilmu dalam bidang tersebut.

Google menyediakan berbagai artikel menarik yang bisa dipelajari melalui Google Think, misalnya soal kebiasaan konsumen. Tampilannya pun dibuat dengan menarik.

Tidak cuma dalam bentuk artikel tertulis saja. Namun juga ada berbagai pemaparan dalam bentuk slideshow yang mudah dipahami oleh pengakses.

7. Inside Google Search

Ingin lebih efektif dan lebih pintar dalam melakukan pencarian online? Silakan mengakses layanan Inside Google Search ini.

Di sini, peminat bisa mendapatkan kursus gratis oleh pakar dari Google. Dijanjikan, user kemudian bisa melakukan pencarian dengan lebih efisien.

Dengan kursus tersebut, user diharapkan bisa mencari apa informasi yang diinginkannya lebih cepat dan dari sumber yang terpercaya.

8. Google Moderator

Google Moderator adalah semacam forum online terbuka yang bisa diikuti siapa saja untuk mendiskusikan beragam topik, bertanya dan berbagi ide.

Layanan yang dirilis pada tahun 2008 ini melibatkan audiens untuk menentukan pertanyaan mana saja yang dianggap paling penting.

Di tahun 2008, Google Moderator pernah digunakan presiden AS Barack Obama yang ketika itu tengah berkampanye. Obama mempersilakan publik bertanya padanya melalui Google Moderator.

9. Schemer

Schemer adalah jaringan online yang dibuat Google untuk berbagi ide dengan teman. User bisa membuat daftar apa yang ingin dilakukannya dan berbagi dengan orang lain di layanan ini.

Tujuannya adalah menemukan orang yang juga ingin melakukan hal yang sama. Dan saling berdiskusi untuk mencapai tujuannya.

Saat ini, Google Schemer masih dalam tahap beta. Beberapa fiturnya mirip dengan layanan berbagi lokasi seperti Events di Facebook atau Foursquare.
baca keseluruhan - 9 Produk 'Misterius' Google yang Belum Banyak Dikenal

Kamis, 14 Maret 2013

Google Patenkan Teknologi Face Unlock di Android

Pengguna sistem operasi Android bakal mendapatkan cara baru untuk membuka kunci (unlock). 

Setelah Google dilaporkan mendaftarkan patenface unlock yang siap disematkan pada perangkat Android 4.0 ke atas.

Meski telah lebih dulu didaftarkan pada United States Patent & Trademark Office, namun sejatinya teknologi face unlock untuk Android masih dalam proses penyempurnaan oleh Google. Terutama untuk menghindari kemungkinan 'diusili' dengan cara membohongi teknologi face unlock lewat foto penggunanya.

Dikutip dari Slashgear, ternyata Google bukan satu-satunya perusahaan yang pernah mendaftarkan paten teknologi sejenis. Apple konon telah lebih dulu mendaftarkan teknologi serupa sejak desember 2011 silam.

Namun bedanya, Apple yang telah mendaftarkan teknologi tersebut dengan nama 'face and presence detection' berencana mengaplikasikannya pada perangkat MacBook.
baca keseluruhan - Google Patenkan Teknologi Face Unlock di Android

Rabu, 23 Januari 2013

Wah, Google Ingin Hilangkan Penggunaan Password

Google kabarnya berencana menghilangkan penggunaan password untuk setiap akun layanannya. Raksasa internet ini sedang menguji penggunaan USB, ponsel, bahkan aksesoris perhiasan sebagai pengganti password.

Dikutip dari Daily Mail, Vice President of Security Google Eric Grosse dan engineer Mayank Upadhyay dalam IEEE Security & Privacy Magazine, mempresentasikan mengenai 'kunci fisik' dengan 'smart chip' terbenam di dalamnya.

"Seiring kian banyaknya orang berkecimpung di industri, kita merasa password dan token sederhana tak lagi cukup untuk menjaga pengguna agar tetap aman," tulis keduanya dalam penelitiannya. 

Sebagai penggantinya, maka dibuatlah 'kunci fisik' seperti USB. Untuk melakukan log in, pengguna tinggal menyematkan USB kecil ke komputer mereka. Dengan chip wireless, password bahkan bisa disematkan di ponsel dan perhiasan yang dipakai. 

"Kami ingin smartphone Anda atau cincin di jari manis Anda menjadi 'kunci' akses ke komputer," ujarnya. 

Meski demikian, keduanya mengakui cara ini bukan tanpa kendala. Menurut Grosse dan Upadhyay, ini sangat bergantung pada website yang mendukung skema seperti ini. Dikatakan mereka, sejumlah orang sudah mencoba pendekatan yang hampir sama, namun hanya sedikit yang sukses di ranah consumer. 

"Meski kami mengakui bahwa inisiatif kami akan tetap spekulatif sampai terbukti dalam skala besar. Kami ingin mengujinya dengan situs-situs lain," ujar keduanya.
baca keseluruhan - Wah, Google Ingin Hilangkan Penggunaan Password

Senin, 21 Januari 2013

Google Patenkan Teknologi Keyboard Laser Virtual

Bagaimana cara terbaik berinteraksi dengan pengguna, itulah pertanyaan yang hingga saat ini masih menghantui para pengembang proyek ambisius Google Glass. Karena meski telah dilengkapi microphone guna mengenali perintah suara, tetap saja perangkat interaktif seperti keyboard tetap mutlak dibutuhkan.

Namun sepertinya perangkat interaktif yang dimaksud bakal jadi disematkan pada Google Glass, karena Google belum lama ini mendaftarkan sebuah paten mengenai teknologi virtual keyboard.

Tapi jangan salah kira, karena virtual keyboard yang dimaksud bukan tertampil pada layar seperti pada sebuah ponsel layar sentuh, melainkan virtual keyboard tersebut diproyeksikan melalui sebuah laser yang tersemat pada Google Glass.

Paten yang terdaftar dengan nomor 20130016070 dengan deksripsi 'Methods and Systems for a Virtual Input Device' tersebut menunjukan cara kerja teknologi ini yang mampu memproyeksikan sebuah tombol virtual yang tertampil pada telapak tangan pengguna yang memakai Google Glass.

Dengan ini. pengguna dapat dengan mudah menggunakannya untuk mendukung pengoperasian Google Glass, demikian seperti dikutip dari Cnet.

Karena teknologi keyboard laser virtual itu masih berbentuk sebuah deskripsi paten, jadi masih belum pasti apakah Google benar-benar berniat mengaplikasikannya pada kacamata pintarnya itu atau tidak.
baca keseluruhan - Google Patenkan Teknologi Keyboard Laser Virtual

Kamis, 06 Desember 2012

6 Produk Google yang Layu Sebelum Berkembang

Google awalnya sebagai perusahaan yang terkenal dengan mesin pencarinya. Seiring waktu berjalan, raksasa internet tersebut berkembang pesat dengan beragam produk.

Inovasi yang dihadirkan Google sangat banyak ,mulai untuk bisnis sampai bertujuan untuk pendidikan. Maka tak mengherankan hampir di setiap sendi jagad maya, ada nama Google.

Namun demikian tidak semua produk yang ditawarkan oleh Google sukses di pasaran, entah itu karena memang layanannya yang tidak bagus atau memang kurang populer.

Nah, seperti dilansir dari The Next Web, berikut 6 produk Google yang dikembangkan namun tidak pernah terdengar sampai ke telinga pengguna. Padahal, banyak dari produk tersebut yang bisa dibilang inovatif.


Google Mars

Anda pasti familiar dengan Google Earth. Nah, Google Mars hampir sama dengan layanan tersebut. Namun, dengan ruang lingkup di planet Mars.
Produk ini memberi kemampuan pengguna untuk memeriksa lokasi pendaratan pesawat ruang angkasa, kawah di 'planet merah' dan bahkan dilengkapi dengan opsi infra merah.

Google Health

Ini merupakan dari sekian banyak produk Google yang tanpa woro-worosebelumnya ke publik. Dari namanya jelas, layanan ini untuk menunjang semua informasi terkait kesehatan.
Entah kenapa, Google akan menutupnya secara resmi pada 1 Januari 2013.

Google HotPot

Produk ini sangat layak ditujukan untuk pecinta kuliner. Pasalnya, di layanan tersebut Google menawarkan review dan rekomendasi makanan atau tempat makanan. Layanan ini mirip Google Places. Lalu kenapa tidak sukses? Jelas, karena tidak banyak penggunanya.

Youtube Feather

Awalnya memang banyak yang mengira ini adalah subkanal baru dari YouTube. Namun kenyataannya tidak, kendati diluncurkan sejak tahun 2009, fitur ini masih trial hingga sekarang.

Secara garis besar, YouTube Feather adalah versi 'light' dari situs berbagi video itu, yang ditujukan bagi pengguna yang koneksi internetnya lemah atau terbatas.

Panoramio

Ini merupakan layanan sebuah komunitas berbagi foto yang mengajak orang untuk berbagi foto mereka tentang dunia di atas Google Maps. Mirip dengan Instagram? Mungkin saja.

Google Sketch-up

Ini merupakan layanan edit gambar yang memungkinkan pengguna untuk membuat gambar ke dalam format 3D dan diambil dari Google Maps. Layanan ini entah bagaimana nasibnya saat ini.
baca keseluruhan - 6 Produk Google yang Layu Sebelum Berkembang

Selasa, 04 Desember 2012

6 Teknologi Masa Depan ala Google

Google memang paling dikenal sebagai mesin cari online populer. Namun perusahaan raksasa asal Amerika Serikat ini tidak hanya berkiprah dalam sektor itu.

Ya, Google banyak mengerjakan proyek lain. Yang pasti, hampir semuanya berkaitan dengan teknologi tinggi dan mungkin akan diluncurkan suatu saat di masa depan.

Teknologi masa depan apa saja yang tengah dikembangkan Google? Berikut daftarnya seperti dikutip dari CIO.


1. Rumah Pintar

Saat ini, Android jamak dipakai sebagai sistem operasi smartphone dan komputer tablet. Namun di masa depan, Google punya visi Android akan jadi OS di perangkat rumah tangga seperti kulkas atau mungkin pula mesin cuci.

Visi itu pernah diungkapkan Chairman Google, Eric Schmidt di perhelatan Consumer Electronic Show (CES) 2012. Dengan Android, perangkat rumah tangga bisa berkomunikasi satu sama lain.

Perangkat pun bisa melakukan berbagai hal sesuai keinginan pengguna. Semuanya cukup dikendalikan dengan smartphone Android. "Sudah ada perusahaan yang memakai Android di kulkas. Memang kulkas pun butuh otomatisasi," ucap Schmidt.

"Saat Anda berjalan ke rumah dengan perangkat Android, semua benda akan menyesuaikan diri sesuai yang Anda butuhkan. Saat berjalan ke ruang keluarga, televisi di situ bisa mengenali Anda," imbuhnya.

2. Robot Google

Google dilaporkan punya divisi rahasia bernama Google X. Laboratorium yang tidak diketahui persis lokasinya ini mengembangkan berbagai proyek rahasia Google, termasuk robot.

Laporan di media New York Times menyebutkan bahwa robot yang dikembangkan Google akan memiliki beragam fungsi. Terutama untuk aktivitas di rumah atau perkantoran.

Di masa depan, robot buatan Google kemungkinan bisa berfungsi untuk menyajikan kopi atau teh di rumah tangga. Mungkin juga bisa mewakili penggunanya datang ke rapat.

3. Mobil otomatis

Sektor kendaraan pun menjadi garapan Google. Google telah memodifikasi mobil Toyota Prius yang bisa berjalan otomatis tanpa bantuan pengemudi.

Mobil ini menggunakan sensor dan kamera video untuk mendeteksi lalu lintas, termasuk kemacetan, jalan singkat dari titik ke titik tertentu di peta.

Perangkat kendali otomatis yang ditawarkan Google sejatinya telah diperkenalkan sejak Oktober 2010 lalu, namun saat ini masih dalam proses penyempurnaan agar produk ini bisa digunakan oleh masyarakat.

Sistem berkendara seperti ini diklaim mengurangi angka kecelakaan yang disebabkan kelalaian pengendaranya.

4. Lift ke Luar Angkasa

Selama ini, terbang ke luar angkasa masih membutuhkan bantuan roket. Namun Google meyakini bahwa di masa depan, cukup dibutuhkan bantuan lift yang menjulang sampai ke angkasa.

Ya, beberapa perusahaan termasuk Google saat ini tertarik mengembangkan infrastruktur canggih, di mana menuju ke luar angkasa tidak butuh lagi roket.

Proyek lift luar angkasa ini dikabarkan sedang dikembangkan di laboratorium Google X. Diperkirakan, satu dekade lagi sudah bisa terwujud.


5. Obat Canggih

Google bahkan berinvestasi pula di bidang obat-obatan. Ya, mereka memiliki saham di beberapa perusahaan obat.

Misalnya di perusahaan Adimab dan iPierian. Perusahaan tersebut mengembangkan berbagai metode pengobatan baru untuk memerangi penyakit secara lebih cepat.

Google juga berinvestasi di bidang pengobatan kanker. Mereka menggelontokan uang pada yayasan Foundation Medicine yang bergerak di bidang pengobatan kanker.

6. Google Glass

Google telah memperkenalkan kacamata canggih nan futuristik. Kacamata yang disebut sebagai Project Glass atau Google Glass tersebut membawa kemampuan komputasi yang cukup menakjubkan.

Dikontrol dengan suara, kacamata Google bisa digunakan untuk melakukan pencarian online, email dan navigasi arah. Bahkan bisa pula dipakai untuk video chat.

Kacamata berbasis teknologi augmented reality ini bisa menampilkan berbagai informasi seperti menunjukkan di mana lokasi pengguna dan keadaan cuaca. Pengguna juga bisa mengetahui lokasi pengguna lain dengan sistem Google Latitude.

Google telah banyak memamerkan kemampuan kacamata tersebut. Mungkin akan segera dijual secara massal tidak lama lagi.
baca keseluruhan - 6 Teknologi Masa Depan ala Google

    Twitter Bird on The Tree by Tutorial Blogspot

    iklan from adsense