Tampilkan postingan dengan label consumer gadget. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label consumer gadget. Tampilkan semua postingan
Selasa, 24 September 2013
Teknologi Wearable Unik, Gadget Ditanam di Sepatu, Tas, dan Sarung Tangan
Kamis, 19 September 2013
Cling! Kemilau Gadget Tersepuh Emas
Emas yang dikenal sebagai barang mewah, kini tak hanya dibuat untuk perhiasan saja. Vendor elektronik pun mulai banyak yang berkreasi menyepuh perangkat buatan mereka dengan emas.
Emas yang melapisi piranti elektronik, benar-benar campuran emas murni. Tak heran, bukan saja harganya mahal, namun membuat gadget tampak terlihat makin mewah.
Bagi Anda yang gemar memburu emas dalam bentuk berbeda, berikut ini ada sejumlah perangkat elektronik dengan semburat warna emas yang mungkin bisa menjadi inspirasi, seperti dirangkum dari Complex.
Emas yang melapisi piranti elektronik, benar-benar campuran emas murni. Tak heran, bukan saja harganya mahal, namun membuat gadget tampak terlihat makin mewah.
Bagi Anda yang gemar memburu emas dalam bentuk berbeda, berikut ini ada sejumlah perangkat elektronik dengan semburat warna emas yang mungkin bisa menjadi inspirasi, seperti dirangkum dari Complex.
Rabu, 31 Juli 2013
Muzik: Nge-Tweet dan Update Status via Headphone
Sabtu, 30 Maret 2013
Lomography Smartphone Film Scanner: Ubah Film 35mm Menjadi Format Digital
Setelah berhasil mengumpulkan modal lewat KickStarter, akhirnya produk inovatif ini kini telah siap dipasarkan dan diproduksi secara massal. Lomography Smartphone Film Scanner adalah alat pemindai yang berguna untuk memindai roll film 35mm menjadi format digital dengan bantuan iPhone atau smartphone Android.
Cara menggunakannya juga sangat mudah, Anda hanya perlu menyalakan lampu backlit yang ada pada perangkat ini, masukkan roll film pada slot yang tersedia, lalu letakkan smartphone Anda di atasnya dan tekan tombol shutter smartphone Anda untuk mengambil foto.
Lomography Smartphone Film Scanner juga hadir dengan aplikasi pengolah foto untuk iOS dan Android. Opsi olah foto yang ditawarkan cukup lengkap, mulai dari mengubah film negatif menjadi film positif, opsi penggabungan foto untuk foto panorama, sampai membuat animasi lewat film 35mm yang direkam menggunakan kamera LomoKino. Dan terakhir, aplikasi ini juga menyediakan fitur berbagi yang dapat langsung terhubung ke akun sosial media.
Jika Anda tertarik untuk membelinya, Lomography Smartphone Film Scanner dapat dipesan dengan harga US$59 dengan cara sistem pre-order. Untuk pemesanannya Anda dapat menuju laman berikut ini.
Minggu, 24 Maret 2013
5 Gadget Keren yang Tak Pasaran
Tak ada yang menyangsikan tampilan modis dan kecanggihan yang disuguhkan iPhone 5, HTC One, Galaxy S4, BlackBerry Z10, serta Sony Xperia Z di pasar ponsel saat ini.
Namun karena saking populernya, deretan perangkat tersebut jadi terkesan tak lagi eksklusif, karena bisa dimiliki banyak orang dan wara-wiri di tempat umum.
Di sisi lain, tak sedikit gagdet yang memiliki desain dan kemampuan unik. Tetapi karena tidak terlalu disorot kamera dan diperjualbelikan secara luas, sehingga tak banyak orang tahu.
Padahal gadget-gadget ini dijamin menarik dan unik. Tak percaya? Lihat saja rangkumannya berikut ini seperti dilansir PCMag.
Namun karena saking populernya, deretan perangkat tersebut jadi terkesan tak lagi eksklusif, karena bisa dimiliki banyak orang dan wara-wiri di tempat umum.
Di sisi lain, tak sedikit gagdet yang memiliki desain dan kemampuan unik. Tetapi karena tidak terlalu disorot kamera dan diperjualbelikan secara luas, sehingga tak banyak orang tahu.
Padahal gadget-gadget ini dijamin menarik dan unik. Tak percaya? Lihat saja rangkumannya berikut ini seperti dilansir PCMag.
1. Ponsel Dua Wajah Yotaphone
Apple dan Samsung bisa dibilang sebagai rajanya industri smartphone saat ini. Tetapi sepertinya, kedua raksasa tersebut belum punya produk seperti yang dibuat Yotaphone ini.
Ponsel dua wajah, mungkin bisa menjadi sebutan yang pas buat produk besutan vendor asal Rusia yang bernama Yota ini.
Mereka memiliki model ponsel Android yang dilengkapi dengan layar ganda yang menghiasi kedua sisi bodi.
YotaPhone punya layar sentuh di bagian depan dan bagian belakang. Layar utama menggunakan teknologi LCD sedangkan layar kedua menggunakan e-ink electronic paper display (EPD) yang biasa dipakai di e-reader.
Layar utama ditujukan untuk operasional utama ponsel. Sedangkan layar kedua lebih ditujukan untuk menampilkan informasi media sosial dan informasi penting lainnya. Kedua layarnya berukuran 4,3 inch. Resolusi layar LCD mencapai 1280 x 720 pixel.
Yota adalah vendor asal Rusia yang bergerak di bisnis teknologi. YotaPhone sendiri adalah ponsel pertama mereka.
Kedua layar dilindungi Gorilla Glass yang anti gores. Rencananya, YotaPhone dipasarkan awal tahun 2013 di wilayah-wilayah tertentu.
Spesifikasinya cukup lumayan. Seperti prosesor dual core 1,5GHz, kamera 12 megapixel, baterai 2.100 mAh, sistem operasi Android Jelly Bean dan pilihan memori internal 32GB/64GB.
Ponsel dua wajah, mungkin bisa menjadi sebutan yang pas buat produk besutan vendor asal Rusia yang bernama Yota ini.
Mereka memiliki model ponsel Android yang dilengkapi dengan layar ganda yang menghiasi kedua sisi bodi.
YotaPhone punya layar sentuh di bagian depan dan bagian belakang. Layar utama menggunakan teknologi LCD sedangkan layar kedua menggunakan e-ink electronic paper display (EPD) yang biasa dipakai di e-reader.
Layar utama ditujukan untuk operasional utama ponsel. Sedangkan layar kedua lebih ditujukan untuk menampilkan informasi media sosial dan informasi penting lainnya. Kedua layarnya berukuran 4,3 inch. Resolusi layar LCD mencapai 1280 x 720 pixel.
Yota adalah vendor asal Rusia yang bergerak di bisnis teknologi. YotaPhone sendiri adalah ponsel pertama mereka.
Kedua layar dilindungi Gorilla Glass yang anti gores. Rencananya, YotaPhone dipasarkan awal tahun 2013 di wilayah-wilayah tertentu.
Spesifikasinya cukup lumayan. Seperti prosesor dual core 1,5GHz, kamera 12 megapixel, baterai 2.100 mAh, sistem operasi Android Jelly Bean dan pilihan memori internal 32GB/64GB.
2. Shower 'Bernyanyi'
Aktivitas di kamar mandi dijamin akan lebih asyik dengan alat bernama Kohler Moxie ini. Sekilas, tampilannya tampak seperti shower pada umumnya.
Padahal jika ditelaah lebih lanjut, ia sudah dibenamkan dengan bluetooth speaker 1,5 watt.
Jadi ketika user sedang asyik mandi maka lantunan musik bisa dilontarkan dari shower yang digunakan tersebut. Cara yang tinggal menghubungkan shower Kohler Moxie dengan gadget Anda lewat fasilitas bluetooth.
Unik kan? Memang, perangkat ini belum dijual di seluruh negara, baru beberapa. Tapi jika berminat bisa membelinya via Amazon dengan harga lagi diobral menjadi USD USD 149,25. Adapun harga normalnya adalah USD 199,99.
Padahal jika ditelaah lebih lanjut, ia sudah dibenamkan dengan bluetooth speaker 1,5 watt.
Jadi ketika user sedang asyik mandi maka lantunan musik bisa dilontarkan dari shower yang digunakan tersebut. Cara yang tinggal menghubungkan shower Kohler Moxie dengan gadget Anda lewat fasilitas bluetooth.
Unik kan? Memang, perangkat ini belum dijual di seluruh negara, baru beberapa. Tapi jika berminat bisa membelinya via Amazon dengan harga lagi diobral menjadi USD USD 149,25. Adapun harga normalnya adalah USD 199,99.
3. Oakley Airwave Goggles
Kesampingkan sejenak bagi Anda yang menanti kehadiran kacamata pintar Google Glass. Toh, kenyataannya Google masih belum meluncurkan secara resmi produk anyarnya tersebut.
Sementara itu, produk kacamata yang tak kalah canggih sudah dijual ke pasaran. Salah satunya adalah Oakley Airwave Goggles.
Dengan banderol mencapai USD 599,99, produk ini tentunya punya kelebihan sendiri dibandingkan produk kacamata lainnya.
Selain kualitas kaca lensa yang digunakan juga jempolan, ia juga sudah disusupi unsur teknologi di dalamnya.
Salah satunya kemampuannya adalah dapat terhubung dengan ponsel pengguna. Ketika keduanya -- kacamata dan ponsel -- dikoneksikan, maka segala hal yang terjadi di ponsel pengguna dapat diketahui dari Oakley Airwave Google.
Saat digunakan, perangkat yang biasa digunakan untuk bermain ski dan snowboarding ini juga memiliki layar kecil yang dapat memberikan informasi seputar ketinggian, kecepatan, dan melihat panggilan yang masuk.
Oakley Airwave Google juga dipasangkan dengan gelang yang juga menjadi alat navigasi. Termasuk untuk mengontrol musik hingga GPS.
Lihat betapa kerennya perangkat ini pada video berikut.
Sementara itu, produk kacamata yang tak kalah canggih sudah dijual ke pasaran. Salah satunya adalah Oakley Airwave Goggles.
Dengan banderol mencapai USD 599,99, produk ini tentunya punya kelebihan sendiri dibandingkan produk kacamata lainnya.
Selain kualitas kaca lensa yang digunakan juga jempolan, ia juga sudah disusupi unsur teknologi di dalamnya.
Salah satunya kemampuannya adalah dapat terhubung dengan ponsel pengguna. Ketika keduanya -- kacamata dan ponsel -- dikoneksikan, maka segala hal yang terjadi di ponsel pengguna dapat diketahui dari Oakley Airwave Google.
Saat digunakan, perangkat yang biasa digunakan untuk bermain ski dan snowboarding ini juga memiliki layar kecil yang dapat memberikan informasi seputar ketinggian, kecepatan, dan melihat panggilan yang masuk.
Oakley Airwave Google juga dipasangkan dengan gelang yang juga menjadi alat navigasi. Termasuk untuk mengontrol musik hingga GPS.
Lihat betapa kerennya perangkat ini pada video berikut.
4. Pebble Smartwatch
Apple dan Samsung boleh saja digosipkan tengah adu cepat untuk membuat smartwatch alias jam tangan pintar.
Namun sebelumnya, Pebble sejatinya sudah mencuri perhatian dengan proyek jam tangan pintarnya.
Pebble tentu tak bisa disandingkan dengan Apple dan Samung yang merupakan para raksasa di industri teknologi saat ini.
Sebaliknya, Pebble Smartwatch justru berasal dari situs Kickstarter yang pada awalnya berjuang untuk mencari investor agar bisa memproduksi gadget besutan mereka.
Sampai akhirnya Pebble meraup dana USD 10 juta setelah 'diiklankan' KickStarter. Dan kini, saatnya menanti hasil produksi.
Untuk urusan kemampuan, produk yang konon bakal dibanderol di angka USD 150 ini mampu bersinergi dengan smartphone pengguna. Seperti menampilkan berbagai notifikasi, mengukur jarak suatu tempat, lokasi-lokasi restoran serta konektivitas lainnya.
"Pebble Smartwatch masih dalam tahap pengembangan, tetapi progres dari gadget ini mengesankan," puji analis dari PCMag, Eugene Kim.
Namun sebelumnya, Pebble sejatinya sudah mencuri perhatian dengan proyek jam tangan pintarnya.
Pebble tentu tak bisa disandingkan dengan Apple dan Samung yang merupakan para raksasa di industri teknologi saat ini.
Sebaliknya, Pebble Smartwatch justru berasal dari situs Kickstarter yang pada awalnya berjuang untuk mencari investor agar bisa memproduksi gadget besutan mereka.
Sampai akhirnya Pebble meraup dana USD 10 juta setelah 'diiklankan' KickStarter. Dan kini, saatnya menanti hasil produksi.
Untuk urusan kemampuan, produk yang konon bakal dibanderol di angka USD 150 ini mampu bersinergi dengan smartphone pengguna. Seperti menampilkan berbagai notifikasi, mengukur jarak suatu tempat, lokasi-lokasi restoran serta konektivitas lainnya.
"Pebble Smartwatch masih dalam tahap pengembangan, tetapi progres dari gadget ini mengesankan," puji analis dari PCMag, Eugene Kim.
5. Meja Treadmill
Perangkat bernama LifeSpan TR1200-DT5 Treadmill Desk Combination ini sekilas memang agak nyeleneh. Siapa yang mau aktivitas mengetik di laptop dikerjakan di atas treadmill?
Pun demikian, beberapa pihak coba melihat dari sisi yang berbeda dan keluar dengan jawaban "kenapa tidak?".
Pasalnya, aktivitas mengetik atau bekerja di depan laptop kadang malah menjadi suatu hal yang tidak mengenakkan. Dimana rasa pegal dan bosan bisa menghinggap.
Nah, cara unik pun coba ditawarkan LifeSpan lewat produk besutannya yang dijual seharga USD 1.499,99. Jadi nantinya, pengguna bisa mengetik sambil berolahraga di atas treadmill.
Tentu sebagai langkah awal, treadmill tak perlu disetting cepat yang membuat pengguna berlari. Cobalah untuk mengatur dalam posisi santai, dengan derap langkah jalan santai sambil mengutak-atik laptop Anda.
Tertarik?
Pun demikian, beberapa pihak coba melihat dari sisi yang berbeda dan keluar dengan jawaban "kenapa tidak?".
Pasalnya, aktivitas mengetik atau bekerja di depan laptop kadang malah menjadi suatu hal yang tidak mengenakkan. Dimana rasa pegal dan bosan bisa menghinggap.
Nah, cara unik pun coba ditawarkan LifeSpan lewat produk besutannya yang dijual seharga USD 1.499,99. Jadi nantinya, pengguna bisa mengetik sambil berolahraga di atas treadmill.
Tentu sebagai langkah awal, treadmill tak perlu disetting cepat yang membuat pengguna berlari. Cobalah untuk mengatur dalam posisi santai, dengan derap langkah jalan santai sambil mengutak-atik laptop Anda.
Tertarik?
Sabtu, 23 Maret 2013
5 Gadget Keren Mainan Orang Super Kaya
Seperti tidak cukup 'cuma' berstatus 'kaya' jika ingin memiliki deretan gadet ini. Hal ini lantaran harga perangkat super mewah ini membutuhkan kantong sangat tebal untuk menebusnya.
Mulai dari alat-alat super canggih yang dibuat terbatas hingga penggunaan material emas membuat alat-alat ini menjadi sulit didapatkan.
Alhasil, kolektornya pun harus mereka yang berstatus super tajir agar bisa menggelontorkan ribuan hingga jutaan dolar untuk memilikinya.
Namun bagi orang secara umum, tak sedikit yang geleng-geleng soal koleksi mewah nan mahal ini. Perangkat apa saja yang dimaksud? Berikut daftarnya seperti dilansir Business Insider.
Mulai dari alat-alat super canggih yang dibuat terbatas hingga penggunaan material emas membuat alat-alat ini menjadi sulit didapatkan.
Alhasil, kolektornya pun harus mereka yang berstatus super tajir agar bisa menggelontorkan ribuan hingga jutaan dolar untuk memilikinya.
Namun bagi orang secara umum, tak sedikit yang geleng-geleng soal koleksi mewah nan mahal ini. Perangkat apa saja yang dimaksud? Berikut daftarnya seperti dilansir Business Insider.
1. PlayStation 3 Supreme
Gamer boleh saja sudah banyak yang memainkan konsol Sony PlayStation 3. Namun sepertinya, jika yang digunakannya adalah PS3 Supreme, sepertinya masih sangat jarang.
Ya, dari kemilau yang dipancarkan PS Supreme memang sudah bisa dirasakan kesan super mewah yang dipancarkannya.
PS3 Supreme tentu saja bukan produk yang dibikin massal oleh Sony. Melainkan ia merupakan konsol game yang sudah dipoles khusus oleh perusahaan bernama Goldstriker.
Seberapa mewah? Bodi PS3 Supreme dikerubungi dengan emas 22 karat dan bertabur berlian.
Perangkat ini pun disebut-sebut cuma dibuat sebanyak tiga unit. Jadi tentu sang pemiliknya merupakan orang yang spesial.
Sementara untuk menebusnya, PS3 Supreme dibanderol dengan harga USD 316.800 atau sekitar Rp 3 miliar (USD 1 = Rp 9.600)!
Ya, dari kemilau yang dipancarkan PS Supreme memang sudah bisa dirasakan kesan super mewah yang dipancarkannya.
PS3 Supreme tentu saja bukan produk yang dibikin massal oleh Sony. Melainkan ia merupakan konsol game yang sudah dipoles khusus oleh perusahaan bernama Goldstriker.
Seberapa mewah? Bodi PS3 Supreme dikerubungi dengan emas 22 karat dan bertabur berlian.
Perangkat ini pun disebut-sebut cuma dibuat sebanyak tiga unit. Jadi tentu sang pemiliknya merupakan orang yang spesial.
Sementara untuk menebusnya, PS3 Supreme dibanderol dengan harga USD 316.800 atau sekitar Rp 3 miliar (USD 1 = Rp 9.600)!
2. Robot 'Gundam'
Bagi Anda penggemar kartun Jepang pasti tidak asing dengan film Gundam. Ya, ini merupakan film soal robot-robot perang yang bisa dikendalikan oleh manusia di dalamnya.
Nah, kehadiran Gundam di dunia nyata sepertinya bukan cuma sekadar mimpi lagi.
Hal itu coba direalisasikan dengan kehadiran robot Kuratas yang diciptakan perusahaan asal Jepang.
Meski tidak sebesar Gundam, robot garapan Suidobashi Heavy Industry ini telah berhasil mewujudkan keinginan orang-orang yang memiliki impian tersebut. Diperkenalkan dengan sebutan Kuratas, mesin canggih ini memungkinkan pengguna mengendalikan si robot melalui ruangan kokpit yang ada di dalamnya.
Kuratas 001 merupakan seri pertama yang diluncurkan oleh Suidobashi. Ia menggunakan sistem operasi garapan Suidobashi yang diberi nama V-Sido.
Melalui OS V-Sido, pengguna dapat menggerakkan Kuratas menggunakan kendali berbentuk dua buah gagang yang tersedia. Melalui kendali inilah si 'Gundam' dapat digerakkan sesuai keinginan pengguna.
Demi menunjang efek kesenangan, Suidobashi juga tidak lupa menyematkan 'sistem persenjataan' yang menarik pada Kuratas. Mulai dari peluncur roket air hingga senjata mesin berpeluru bullet ball (BB).
Tapi tenang saja, seperti dilansir Digital Trends, Suidobashi mengklaim senjata yang tersemat pada Kuratas tidak akan melukai orang bila terkena.
Untuk menjalankannya, Kuratas yang memiliki tinggi 3,9 meter tersebut ditenagai mesin diesel yang mampu mendorongnya hingga kecepatan 10 km/jam.
Sayangnya, bagi penggemar yang meminatinya wajib merogoh kocek yang tidak sedikit karena Suidobashi memasarkannya dengan harga USD 1,35 juta atau sekitar Rp 12 miliar untuk satu unitnya.
Nah, kehadiran Gundam di dunia nyata sepertinya bukan cuma sekadar mimpi lagi.
Hal itu coba direalisasikan dengan kehadiran robot Kuratas yang diciptakan perusahaan asal Jepang.
Meski tidak sebesar Gundam, robot garapan Suidobashi Heavy Industry ini telah berhasil mewujudkan keinginan orang-orang yang memiliki impian tersebut. Diperkenalkan dengan sebutan Kuratas, mesin canggih ini memungkinkan pengguna mengendalikan si robot melalui ruangan kokpit yang ada di dalamnya.
Kuratas 001 merupakan seri pertama yang diluncurkan oleh Suidobashi. Ia menggunakan sistem operasi garapan Suidobashi yang diberi nama V-Sido.
Melalui OS V-Sido, pengguna dapat menggerakkan Kuratas menggunakan kendali berbentuk dua buah gagang yang tersedia. Melalui kendali inilah si 'Gundam' dapat digerakkan sesuai keinginan pengguna.
Demi menunjang efek kesenangan, Suidobashi juga tidak lupa menyematkan 'sistem persenjataan' yang menarik pada Kuratas. Mulai dari peluncur roket air hingga senjata mesin berpeluru bullet ball (BB).
Tapi tenang saja, seperti dilansir Digital Trends, Suidobashi mengklaim senjata yang tersemat pada Kuratas tidak akan melukai orang bila terkena.
Untuk menjalankannya, Kuratas yang memiliki tinggi 3,9 meter tersebut ditenagai mesin diesel yang mampu mendorongnya hingga kecepatan 10 km/jam.
Sayangnya, bagi penggemar yang meminatinya wajib merogoh kocek yang tidak sedikit karena Suidobashi memasarkannya dengan harga USD 1,35 juta atau sekitar Rp 12 miliar untuk satu unitnya.
3. MWE Emperor 200 PC WorkStation
Kesan pertama yang muncul saat melihat MWE Emperor 200 PC WorkStation adalah begitu futuristik!
Termasuk soal harganya, sangat mahal mencapai USD 49.150 atau sekitar Rp 471 juta. Tapi itu untuk versi standar.
Sang pembuatnya -- MWE Lab -- mengaku bisa membuat perangkat sejenis namun dengan spesifikasi yang lebih canggih jika ada konsumen yang meminta. Namun tentu saja, itu akan berpengaruh terhadap harga jualnya.
MWE Emperor 200 sendiri ditujukan sebagai komputer workstation nan canggih yang memiliki beragam fungsi seperti touch screen control center, air filtering system, light therapy, electric powered leather seat, serta disajikan dengan tiga layar LED yang masing-masing berukuran 27 LED.
Perangkat ini memang ingin tampil beda, sehingga pengguna dapat merasakan workstation yang futuristik untuk menemaninya sehari-hari.
Termasuk soal harganya, sangat mahal mencapai USD 49.150 atau sekitar Rp 471 juta. Tapi itu untuk versi standar.
Sang pembuatnya -- MWE Lab -- mengaku bisa membuat perangkat sejenis namun dengan spesifikasi yang lebih canggih jika ada konsumen yang meminta. Namun tentu saja, itu akan berpengaruh terhadap harga jualnya.
MWE Emperor 200 sendiri ditujukan sebagai komputer workstation nan canggih yang memiliki beragam fungsi seperti touch screen control center, air filtering system, light therapy, electric powered leather seat, serta disajikan dengan tiga layar LED yang masing-masing berukuran 27 LED.
Perangkat ini memang ingin tampil beda, sehingga pengguna dapat merasakan workstation yang futuristik untuk menemaninya sehari-hari.
4. Personalized Whac-A-Mole Game
Jika ingin mainan yang bergaya old school alias jadul, mungkin bisa memiliki Personalized Whac-A-Mole Game.
Singkatnya, ini merupakan bilik mainan getok tikus tanah yang biasa ditemui pada taman hiburan.
Hanya saja, setelah didandani, mainan ini jadi jauh lebih mahal ketimbang harga aslinya. Kustomisasi yang dilakukan terutama dari sisi desainnya yang bisa berkamuflase sebagai lemari kabinet.
Namun saat tombol khusus yang disematkan ditekan, dalam sekejap bilik lemari tersebut akan bertransformasi menjadi mesin game Personalized Whac-A-Mole.
Perangkat ini sangat cocok bagi mereka yang ingin bernostalgia dengan mainan jaman dulu. Adapun harganya mencapai USD 35.000 atau sekitar Rp 336 juta.
Singkatnya, ini merupakan bilik mainan getok tikus tanah yang biasa ditemui pada taman hiburan.
Hanya saja, setelah didandani, mainan ini jadi jauh lebih mahal ketimbang harga aslinya. Kustomisasi yang dilakukan terutama dari sisi desainnya yang bisa berkamuflase sebagai lemari kabinet.
Namun saat tombol khusus yang disematkan ditekan, dalam sekejap bilik lemari tersebut akan bertransformasi menjadi mesin game Personalized Whac-A-Mole.
Perangkat ini sangat cocok bagi mereka yang ingin bernostalgia dengan mainan jaman dulu. Adapun harganya mencapai USD 35.000 atau sekitar Rp 336 juta.
5. iPad Gold History Edition
Satu lagi gadget masa kini yang telah didandani dengan kemilau emas dan berlian, iPad Gold History Edition.
Perangkat ini secara 'hirarki' masih buatan Apple, tapi ia dipoles lebih lanjut oleh perusahaan Inggris bernama Stuart Hughes sehingga tampil super mewah.
Bagaimana tidak? Butiran berlina dan selubung emas 24 karat di bagian covernya jadi penanda paling sahih untuk mengukur tingkat kemewahan perangkat ini.
Jika belum cukup, Stuart Hughes juga membubuhi iPad Gold History Edition ini dengan bebatuan langka yang berumur 75 tahun.
Dan ini yang lebih fantastis, yakni keberadaan unsur tulang dinosaurus T-Rex pada perangkat tersebut! Ya, tidak banyak memang, 'cuma' 57 gram, namun ini menegaskan bahwa hasil karya ini dapat menjadi masterpiece.
Dengan seluruh kemewahan tersebut, Stuart Hughes membanderol iPad Gold History Edition seharga 5 juta poundsterling. Mereka pun cuma membuatnya sebanyak dua unit. Berminat?
Perangkat ini secara 'hirarki' masih buatan Apple, tapi ia dipoles lebih lanjut oleh perusahaan Inggris bernama Stuart Hughes sehingga tampil super mewah.
Bagaimana tidak? Butiran berlina dan selubung emas 24 karat di bagian covernya jadi penanda paling sahih untuk mengukur tingkat kemewahan perangkat ini.
Jika belum cukup, Stuart Hughes juga membubuhi iPad Gold History Edition ini dengan bebatuan langka yang berumur 75 tahun.
Dan ini yang lebih fantastis, yakni keberadaan unsur tulang dinosaurus T-Rex pada perangkat tersebut! Ya, tidak banyak memang, 'cuma' 57 gram, namun ini menegaskan bahwa hasil karya ini dapat menjadi masterpiece.
Dengan seluruh kemewahan tersebut, Stuart Hughes membanderol iPad Gold History Edition seharga 5 juta poundsterling. Mereka pun cuma membuatnya sebanyak dua unit. Berminat?
Kamis, 07 Maret 2013
Sugoi Mop: Alat Pel dengan Remot Kendali
Di jaman yang penuh dengan teknologi serba canggih, meminta bantuan ke Anak Anda untuk bersih-bersih rumah dijamin akan sulit sekali. Apalagi jika anak-anak Anda lebih suka bermain dengan gadget mereka daripada membantu orang tuanya. Nah, agar Anda dapat membujuk anak untuk membersihkan rumah, Sugoi Mop dapat Anda pertimbangkan untuk dimiliki.
Seperti gadget unik dan canggih lainnya, Sugio Mop ini berasal dari Jepang. Sama dengan R/C mobil, helikopter atau kapal yang sudah biasa, Sugoi Mop dapat dikendalikan dengan remot dari jarak jauh. Dan cara menggunakannya pun persis sama. Anda hanya perlu duduk diam dan biarkan tangan Anda bermain di remot kendali mengendalikan gerakkan alat pel ini. Jika Anda ingin bersih-bersih dengan cara konvensional, tenang saja, karena Sugoi Mop hadir juga dengan gaggangnya yang dapat langsung dipasang dengan mudah.
Memang ide Sugoi Mop sedikit nyeleneh. Tapi, tetap gadget ini sangat menarik mengingat dapat dijadikan sebagai media agar anak-anak dapat belajar mengenai kebersihan. Jika berminat, Sugoi Mop dapat dimiliki dengan harga sekitar Us$16.5. Untuk pemesanan dapat dilakukan di link ini.
Kamis, 31 Januari 2013
Dock Bowl, Mangkuk Khusus Gadget-Freak Penggemar Mie
Bila kamu penggemar mie sekaligus gadget-freak, pasti sering kali makan mie dengan tangan yang tetap sibuk memainkan smartphone. Hal ini tentu merepotkan, bukan? Jangan khawatir, dengan 'mangkuk ajaib' ini, kamu bisa tetap update status Facebook atau Twitter sekalipun sedang seru-serunya makan mie.
Mangkuk bernama Dock Bowl ini memang dihadirkan bagi gadget-freak yang juga penggemar mie. Diciptakan oleh Daisuke Nagamoto dan Jan Minnie, mangkuk yang didedikasikan bagi penggemar ramen ini memiliki ganjalan khusus atau dock di bagian pinggirnya yang berguna untuk menaruh smartphone.
Cukup taruh posisi dock itu di bagian depan, maka pengguna bisa makan mie sambil melihat layar smartphone-nya. Cuma itu juga harus berhati-hati, jangan sampai kuah mie terciprat ke smartphone tersebut.
Meskipun Dock Bowl ini masih merupakan sebuah prototipe, tetapi hal tersebut merupakan ide yang cemerlang yang memungkinkan penggemar mie tetap dapat berkomunikasi lewat smartphone-nya.
Kamis, 24 Januari 2013
7 Gadget Unik yang Lahir dari Si Mungil Raspberry Pi
Mereka yang suka mengoprek komputer, pasti sudah tak asing dengan Raspberry Pi. Ya, ini merupakan komputer mungil yang juga dihargai cukup murah, cuma USD 35 alias Rp 300 ribuan.
Namun siapa sangka, dari komputer yang berbentuk sedikit lebih besar dari KTP tersebut, bisa terlahir inovasi-inovasi unik.
Penemuan ini memang bukan teknologi super canggih, tetapi jika melihat sisi kreativitasnya tentu sesuatu yang besar.
Apa saja inovasi yang dimaksud? Berikut hasil karya 'besar' yang berasal dari komputer mini si Raspberry Pi.
Namun siapa sangka, dari komputer yang berbentuk sedikit lebih besar dari KTP tersebut, bisa terlahir inovasi-inovasi unik.
Penemuan ini memang bukan teknologi super canggih, tetapi jika melihat sisi kreativitasnya tentu sesuatu yang besar.
Apa saja inovasi yang dimaksud? Berikut hasil karya 'besar' yang berasal dari komputer mini si Raspberry Pi.
![]() |
| Raspberry Pi. |
1. Mesin Kopi Otomatis
Sedikit melongok ke belakang, Raspberry Pi pertama kali dirilis pada Februari 2012. Kini pembuatnya -- Raspberry Foundation -- mengklaim tak lama lagi penjualan komputer mungil tersebut akan menembuas angka 1 juta unit.
Ada pula versi lebih murah dari Raspberry Pi, yakni yang seharga USD 25. Pun demikian, ia tetap bisa diotak-atik gadget freak untuk melahirkan suatu inovasi menarik.
Seperti yang dilakukan oleh seorang developer asal Jerman Sascha Wolter. Bersama beberapa rekannya, ia berhasil meretas mesin kopi Nespresso untuk kemudian dihubungkan dengan Raspberry Pi.
Hasil oprekan mereka adalah, menciptakan mesin pembuat kopi yang bisa diperintah melalui ponsel. Jadi jika ingin membuat kopi, tinggal 'angkat ponsel'.
Eits, tapi bukan untuk memesan ke gerai kopi loh ya. Maksudnya, tinggal memerintahkan si mesin kopi yang sudah diopreknya tersebut.
Ada pula versi lebih murah dari Raspberry Pi, yakni yang seharga USD 25. Pun demikian, ia tetap bisa diotak-atik gadget freak untuk melahirkan suatu inovasi menarik.
Seperti yang dilakukan oleh seorang developer asal Jerman Sascha Wolter. Bersama beberapa rekannya, ia berhasil meretas mesin kopi Nespresso untuk kemudian dihubungkan dengan Raspberry Pi.
Hasil oprekan mereka adalah, menciptakan mesin pembuat kopi yang bisa diperintah melalui ponsel. Jadi jika ingin membuat kopi, tinggal 'angkat ponsel'.
Eits, tapi bukan untuk memesan ke gerai kopi loh ya. Maksudnya, tinggal memerintahkan si mesin kopi yang sudah diopreknya tersebut.
2. Kacamata Komputer
Raspberry Pi merupakan komputer yang bisa bekerja layaknya desktop seperti membuat dokumen, mengolah data dengan spreadsheet, menonton film, bermain game, dan tentu saja coding.
Dengan memanfaatkan teknologi SoC (system on chip), Raspberry Pi berjalan di atas arsitektur ARM11 -- seperti yang dapat ditemui pada iPhone 3G maupun smartphone lain -- dan dilengkapi dengan videocore 4 GPU yang mampu memutar video dengan kualitas BluRay.
Tak pelak, ada yang menyebut Raspberry Pi sebagai sebuah komputer substansial karena melihat komponen-komponen yang ada.
Nah, di tangan penggiat TI yang satu ini, Raspberry pun disulap menjadi gadget unik. Tampilan gadget tersebut memang tak sekeren kacamata pintar Google. Namun kemampuannya yang pasti tak kalah canggih.
Disebut sebagai Wearable Computer Glasses, perangkat ini telah menjadi jawara di ajang Jarred Glickstein award.
Dengan modal cukup murah, cuma USD 382, wearable Computer Glasses sukses menyulap kacamata menjadi monitor. Dilengkapi dengan keyboard dan mouse, jadilah gadget tersebut layaknya komputer dengan form factor futuristik.
Dengan memanfaatkan teknologi SoC (system on chip), Raspberry Pi berjalan di atas arsitektur ARM11 -- seperti yang dapat ditemui pada iPhone 3G maupun smartphone lain -- dan dilengkapi dengan videocore 4 GPU yang mampu memutar video dengan kualitas BluRay.
Tak pelak, ada yang menyebut Raspberry Pi sebagai sebuah komputer substansial karena melihat komponen-komponen yang ada.
Nah, di tangan penggiat TI yang satu ini, Raspberry pun disulap menjadi gadget unik. Tampilan gadget tersebut memang tak sekeren kacamata pintar Google. Namun kemampuannya yang pasti tak kalah canggih.
Disebut sebagai Wearable Computer Glasses, perangkat ini telah menjadi jawara di ajang Jarred Glickstein award.
Dengan modal cukup murah, cuma USD 382, wearable Computer Glasses sukses menyulap kacamata menjadi monitor. Dilengkapi dengan keyboard dan mouse, jadilah gadget tersebut layaknya komputer dengan form factor futuristik.
3. Mesin Game Arcade
Banyak orang yang dilaporkan menggunakan Raspberry Pi untuk menjalankan game arcade jadul.
Namun bagi Darren J dan rekannya, keasyikan ngegame adalah dengan membangun mesin video game arcade cabinet lengkap.
Cara untuk mengoperasikan mesin game ini pun tetap menggunakan gaya old school, yakni membutuhkan koin dan sudah dilengkapi dengan tombol-tombol dan joystick ala mesin ding-dong.
Berikut ada gambar mesin game arcade cabinet besutan Darren J cs yang sudah diisi dengan game vintage 'Track and Field'.
Mesin game tersebut saat ini tengah menanti untuk dikomersialkan, setelah ikut dalam proyek penggalangan dana Kickstarter.
Namun bagi Darren J dan rekannya, keasyikan ngegame adalah dengan membangun mesin video game arcade cabinet lengkap.
Cara untuk mengoperasikan mesin game ini pun tetap menggunakan gaya old school, yakni membutuhkan koin dan sudah dilengkapi dengan tombol-tombol dan joystick ala mesin ding-dong.
Berikut ada gambar mesin game arcade cabinet besutan Darren J cs yang sudah diisi dengan game vintage 'Track and Field'.
Mesin game tersebut saat ini tengah menanti untuk dikomersialkan, setelah ikut dalam proyek penggalangan dana Kickstarter.
4. Mesin Game Mini
Berbeda dengan mesin game besutan Darren J, hacker bernama Spritesmods ini membuat mesin game yang tak kalah unik. Terlebih dari segi ukurannya.
Sama-sama mengusung gaya arcade cabinet, namun apa yang dibuat Spritesmods berukuran jauh lebih kecil. Bahkan terbilang mini sehingga disebut sebagai handheld arcade cabinet yang menggunakan kemampuan Raspberry Pi.
Spritemods mengklaim mesin game mini besutannya bisa menjalankan game-game jadul. Meskipun ukuran layarnya cuma 2,4 inch. Lihat saja ukurannya, tak berbeda jauh dari korek api.
Sama-sama mengusung gaya arcade cabinet, namun apa yang dibuat Spritesmods berukuran jauh lebih kecil. Bahkan terbilang mini sehingga disebut sebagai handheld arcade cabinet yang menggunakan kemampuan Raspberry Pi.
Spritemods mengklaim mesin game mini besutannya bisa menjalankan game-game jadul. Meskipun ukuran layarnya cuma 2,4 inch. Lihat saja ukurannya, tak berbeda jauh dari korek api.
5. Carputer
Perangkat yang bisa dikembangkan dengan Raspberry Pi bisa bermacam-macam. Termasuk untuk membuat aksesoris yang bisa melengkapi kecanggihan kendaraan.
Seperti yang dilakukan oleh seseorang dengan sebutan Bruschetta 78. Ia membuat touchpad komputer sebagai navigasi sistem multimedia.
Perangkat ini diklaim bisa membuat mobil lama jadi memiliki sistem infotainment ciamik dan terhubung dengan sistem stereo.
Berikut demonya.
Seperti yang dilakukan oleh seseorang dengan sebutan Bruschetta 78. Ia membuat touchpad komputer sebagai navigasi sistem multimedia.
Perangkat ini diklaim bisa membuat mobil lama jadi memiliki sistem infotainment ciamik dan terhubung dengan sistem stereo.
Berikut demonya.
6. Mengangkasa dengan Balon Udara
Ada lagi perangkat unik yang bisa diciptakan dari Raspberry Pi. Inilah balon udara high-altitude besutan Dave Akerman dan rekannya.
Sekilas balon udara ini seperti produk biasa. Namun meski berdesain, ia sudah dilengkapi dengan GPS, kamera, serta peralatan sensor
Adapun kemampuannya adalah sebagai pemantau cuaca. Produk berjuluk 'Raspberry Pi In The Sky' ini dioperasikan dengan cara mengirimnya ke atmosfer untuk mengambil foto dari angkasa, serta merekam kondisi cuaca.
Dan setelah beberapa saat, ia akan kembali jatuh ke bumi. Selanjutnya, Dave dan para rekannya harus mengejar balon udara yang jatuh itu secara manual, menggunakan mobil. Ya, inilah petualangannya, seperti storm chaser(pemburu badai) yang biasa ditemui di Amerika Serikat.
"Mereka menyebut hobi (pengejaran) ini sebagai HABing," pungkas Business Insider.
Sekilas balon udara ini seperti produk biasa. Namun meski berdesain, ia sudah dilengkapi dengan GPS, kamera, serta peralatan sensor
Adapun kemampuannya adalah sebagai pemantau cuaca. Produk berjuluk 'Raspberry Pi In The Sky' ini dioperasikan dengan cara mengirimnya ke atmosfer untuk mengambil foto dari angkasa, serta merekam kondisi cuaca.
Dan setelah beberapa saat, ia akan kembali jatuh ke bumi. Selanjutnya, Dave dan para rekannya harus mengejar balon udara yang jatuh itu secara manual, menggunakan mobil. Ya, inilah petualangannya, seperti storm chaser(pemburu badai) yang biasa ditemui di Amerika Serikat.
"Mereka menyebut hobi (pengejaran) ini sebagai HABing," pungkas Business Insider.
7. BeetBox
Melihat tampilannya pasti banyak yang mengira ini seperti pot tumbuhan. Namun itu salah besar! Ini adalah Beet Box, instrumen musik bergaya sayuran.
Produk buatan Scott Garner ini memang memiliki desain nyeleneh. Tetapi itu justru menambah keunikan yang dihadirkannya.
Dengan mengandalkan Raspberry Pi, sensor sentuh, audio amplifier, dan box kayu handmade, Garner sukses menciptakan instrumen musik unik bernama BeetBox.
Sesuai namanya, suara yang dihasilkan dari perangkat ini adalah letupan beat drum beatbox yang kini tengah digemari.
Produk buatan Scott Garner ini memang memiliki desain nyeleneh. Tetapi itu justru menambah keunikan yang dihadirkannya.
Dengan mengandalkan Raspberry Pi, sensor sentuh, audio amplifier, dan box kayu handmade, Garner sukses menciptakan instrumen musik unik bernama BeetBox.
Sesuai namanya, suara yang dihasilkan dari perangkat ini adalah letupan beat drum beatbox yang kini tengah digemari.
Langganan:
Postingan (Atom)




































