Tampilkan postingan dengan label kesehatan untuk penyakit kanker ovarium. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kesehatan untuk penyakit kanker ovarium. Tampilkan semua postingan
Kamis, 20 Juni 2013
Hati-hati, Menggunakan Bedak pada Miss V Memicu Kanker Ovarium
Sebanyak 40% wanita saat ini menggunakan bedak setiap hari pada bagian vitalnya untuk menjaga kebersihan pribadi. Tetapi para peneliti telah menemukan bahwa partikel bedak bisa masuk dan menyebar kedalam tubuh wanita sehingga menyebabkan peradangan dan memungkinkan sel-sel kanker berkembang.
Wanita yang secara teratur menggunakan bedak di area Miss V meningkatkan risiko terkena kanker ovarium sebesar 24%. Studi sebelumnya telah meneliti hubungan antara bedak dan tumor dan beberapa telah terbukti memiliki hubungan dengan kanker rahim.
Penelitian baru yang dilakukan oleh Brigham and Women’s Hospital di Boston, AS, mengumpulkan data dari 8 studi terpisah sebelumnya untuk mencoba mencari jawaban yang pasti tentang dampak negatif penggunaan bedak di sekitar alat vital. Jenis penelitian ini disebut juga meta-analysis, yang dirancang untuk menghasilkan bukti yang lebih kuat lagi.
Para peneliti menganalisis data dari 8.525 wanita yang didiagnosis kanker ovarium. Hasilnya ternyata para wanita yang memakai bedak setelah mandi meningkatkan risiko terkena kanker ovarium sebesar 24%.
Perlu diketahui bahwa kanker ovarium menjadi penyebab 5% dari kematian akibat kanker pada wanita. Kanker ovarium juga disebut sebagai silent killer karena gejalanya hanya muncul sekali tetapi sangat berdampak buruk dan terus berkembang hingga akhirnya mengakibatkan kematian. Faktor lainnya yang mendominasi adalah keluarga memiliki riwayat penyakit kanker.
Para ilmuwan menegaskan bahwa penelitian ini hanya berlaku untuk bedak yang dipakai di area genital wanita dan bukan jenis bedak untuk seluruh tubuh.
Bedak terbuat dari mineral lembut yang disebut hydrous magnesium silicate yang bisa ditemukan di seluruh dunia. Mineral tersebut dihancurkan, dikeringkan, dan digiling hingga menjadi bubuk yang digunakan dalam produk kosmetik oleh jutaan manusia di dunia termasuk menjadi bedak untuk membersihkan area genital pada wanita.
Beberapa peneliti mengatakan, bahan kandungan dalam bedak sama dengan yang ditemukan pada asbes yang dapat menyebabkan penyakit kanker paru-paru mematikan (mesothelioma). Partikel kecil dari bedak diketahui masuk melalui saluran kelamin dan juga ditemukan di daerah panggul serta bisa bertahan di dalam tubuh selama bertahun-tahun.
So ladies, hati-hati dan jangan berlebihan memakai bedak di sekitar Miss V ya.
Selasa, 19 Maret 2013
Kerja Shift Malam Tingkatkan Risiko Kanker Ovarium?
Selain meningkatkan risiko obesitas dan penyakit jantung, kerja shift malam ternyata juga dapat memperbesar risiko kanker ovarium pada wanita.
Setidaknya itulah pernyataan tim peneliti dari Cancer Research Center di Seattle, setelah meneliti lebih dari 3,000 wanita di mana 1,100 di antaranya mengalami bentuk umum kanker ovarium dan 389 lainnya mengalami kanker ovarium stadium awal, dan sisanya adalah kelompok wanita sehat.
Setidaknya itulah pernyataan tim peneliti dari Cancer Research Center di Seattle, setelah meneliti lebih dari 3,000 wanita di mana 1,100 di antaranya mengalami bentuk umum kanker ovarium dan 389 lainnya mengalami kanker ovarium stadium awal, dan sisanya adalah kelompok wanita sehat.
Dr. Parveen Bhatti selaku penulis penelitian tersebut menyatakan bahwa, wanita yang bekerja shift malam terkait dengan risiko kanker ovarium mencapai 24 persen dan pada wanita yang mengalami tahap awal kanker ovarium sebanyak 49 persen, seperti dilansir Everyday Health.
Menurut penelitian lain yang dilakukan di Comprehensive Cancer Center,tingginya kadar estrogen juga mempengaruhi tingkat risiko kanker ovarium. Para pekerja shift malam yang memiliki jam tidur minim diperkirakan mengalami gangguan pada sistem hormonal, sehingga lebih berisiko mengalami gangguan kesehatan seperti obesitas, penyakit jantung, dan kanker.
Langganan:
Postingan (Atom)


