# #

Righteous Kill

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit nisl in ...

Quisque sed felis

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit nisl in ...

Etiam augue pede, molestie eget.

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit nisl in ...

Hellgate is back

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit ...

Post with links

This is the web2feel wordpress theme demo site. You have come here from our home page. Explore the Theme preview and inorder to RETURN to the web2feel home page CLICK ...

Senin, 07 Januari 2013

Mesin Cuci Pintar LG Bisa Dikontrol via Smartphone

LG Smart Washer Dryer
Tak hanya smartphone atau kamera saja yang dibekali dengan WiFi. Di era konektivitas, berbagai produsen teknologi juga berlomba memasangkan WiFi di berbagai piranti.

Salah satunya adalah LG yang siap memamerkan mesin cuci pintarnya di pesta gadget Consumer Electronics Show 2013 minggu depan. Pada ajang yang digelar di Las Vegas, AS mendatang, konsumen akan bisa menyaksikan berbagai fitur menarik yang ditanamkan di mesin cuci yang dimaksud, yakni Smart Diagnosis, Smart Access, Smart Adapt dan Smart Grid Ready.

Dengan Smart Diagnosis, pengguna bisa mendiagnosis kerusakan yang terjadi di mesin cucinya lewat koneksi WiFi, NFC dan diagnosis melalui suara. Lantas pengaturan berbagai jenis putaran tabung mesin cuci lewat smartphone juga bisa dilakukan dengan adanya Smart Adapt.

Lewat ponsel pintar juga, pengguna bahkan tak perlu repot-repot 'mendatangi' mesin cuci untuk mengoperasikannya. Hanya lewat perintah suara saja di handsetnya, mereka bisa 'menyuruh' mesin untuk memulai atau menghentikan proses pencucian.

Meski ditinggal bepergian, pengguna juga masih dimungkinkan mengontrol operasional mesin cucinya ini dengan fitur Smart Access, tanpa batasan lokasi. Asyiknya lagi, kerja fitur Smart Access membuat mesin cuci pintar LG ini bisa mengirimkan pesan pada smartphone yang memberitahu selesainya proses pencucian maupun pengeringan. 

Selain mesin cuci pintar, di ajang yang sama LG juga siap mempertontonkan kebolehan lemari es yang dilengkapi teknologi Linear Compressor, vacuum cleaner yang dapat dioperasikan melalui LG Smart TV, serta oven pintar yang juga ada WiFinya.

“Tak hanya memungkinkan kontrol jarak jauh, peningkatan konektivitas antar perangkat memungkinkan pengguna memantau kerja setiap perangkat elektronik rumah tangga melalui Smart TV sembari tetap menikmati siaran TV favorit. Inilah rumah pintar yang LG siapkan bagi mereka yang menginginkan gaya hidup cerdas terkini,” ujar Seong-jin Jo, Presiden dan CEO LG Electronics Home Appliance Company dalam keterangan resmi yang diterima.
baca keseluruhan - Mesin Cuci Pintar LG Bisa Dikontrol via Smartphone

Tablet Imut Polaroid Dibanderol Rp 1,4 Juta

Setelah sebelumnya mengeluarkan tablet dengan ukuran 10 inch, Polaroid melanjutkan ekspansinya di pasar tablet dengan menghadirkan perangkat bergaya imut dengan bentang layar 7 inch.

Seperti diketahui, Polaroid selama ini dikenal sebagai pembesut kamera instan. Besar kemungkinan, tablet 7 Inch ini akan dipamerkan di acara Consumer Electronics Show (CES) 2013 di Las Vegas, AS.

Dikutip dari Engadget, tablet Polaroid akan berjalan dengan sistem operasi 4.0 Ice Cream Sandwich. Sementara resolusi layarnya dibenamkan 800 x 480 pixel.

Sementara itu untuk menunjang performanya, digeber dengan prosesor Cortex A8 1 GHz plus dukungan memori internal 8GB termasuk slot tambahan SD card. Sedangkan RAM 512 MB, tablet ini termasuk fitur kamera 2 megapixel.

Tampaknya tablet ini ditujukan sebagai perangkat keluarga karena Polaroid membenamkan fitur 'parental control' untuk mengatur konten yang dipasangkan di pirantinya. Sedangkan harganya cukup terjangkau yakni USD 150 atau sekitar Rp 1,4 juta.

Belum diketahui negara mana saja yang bakal disambangi tablet Polaroid ini, termasuk apakah Indonesia di dalam daftarnya.
baca keseluruhan - Tablet Imut Polaroid Dibanderol Rp 1,4 Juta

TAM Geber Ponsel 'Murah' Lewat Venera

Teletama Artha Mandiri (TAM) merupakan salah satu pemain besar di jalur distribusi perangkat mobile Indonesia. Namun TAM nyatanya tak mau bermain sebatas distributor. Lewat brand Venera, mereka terus menjelajah pasar ponsel kelas menengah ke bawah.

TAM awalnya lebih dikenal sebagai distributor Blackberry di Tanah Air. Saat ini TAM memiliki 18 cabang distribusi dan mengelola 18 Blackberry Expert Centres (BEC). 

Selain itu, TAM merupakan salah satu anak perusahan Erajaya Swasembada Tbk (Erajaya Group of Companies). Nah, Erajaya sendiri terbagi atas 8 perusahaan, meliputi PT Erajaya Swasembada, PT Teletama Artha Mandiri, PT Erafone Artha Retailindo, PT Data Citra mandiri (iBox), PT Sinar Eka Selaras, PT Multi Media Selular, PT Prakarsa Prima Sentosa, dan PT Data Media Telekomunikasi. 

Jadi bisa dibayangkan, seberapa besar kekuatan jaringan distribusi TAM di bawah bendera Erajaya di industri perangkat genggam Indonesia.

Dengan status yang sudah cukup berkuasa di jalur distribusi, TAM pun cukup gesit memasarkan perangkat mobile lewat merek lokal Venera. Mulai dari berdesain candy bar, touchscrean hingga tablet Android.

Memang, pasar yang dituju sebagian besar lebih ke menengah ke bawah. Di tahun 2013, strategi perangkat 'murah' Venera pun terus digeber. Sebagai produk pembuka awal tahun disodorkanlah Alpha P3. 

Dari segi desain, ponsel ini hadir dengan bentuk yang cukup ramping. Alpha P3 juga sebagai suksesor dari produk terdahulu, Venera Alpha P1 & P2.

Namun Venera menyebut Alpha P3 sebagai ponsel slim PDA. Perangkat seharga Rp 399 ribu ini dipercantik dengan layar sentuh 4 inch yang sudah dilengkapi dengan fasilitas Java, Radio FM, serta TV.

"Alpha P3 sengaja kami hadirkan untuk memenuhi permintaan pasar. Karena salah satu kunci kesuksesan kami adalah dengan memenuhi permintaan pasar, yang sudah tentu dengan menawarkan produk-produk berkualitas dan harga yang terjangkau," umbar Iwan Gunawan, Manager Marketing Venera, dalam keterangannya.

Ponsel ini dilengkapi dengan 8 varian game dan empat varian warna (hitam, putih, merah dan silver). Ponsel dual SIM On ini juga dilengkapi dengan bluetooth dan slot memory micro SD yang bisa memuat hingga 8 GB.
baca keseluruhan - TAM Geber Ponsel 'Murah' Lewat Venera

Wow! Komputer Ini Seukuran Penghapus

Tak ada yang menyangka bahwa sebuah komputer bisa seukuran penghapus 2 inch. Saking kecilnya ukuran komputer ini, kami yakin jika kamu orang yang teledor, pasti akan sering lupa di mana menaruhnya.

Adalah CuBox Pro, nama komputer tersebut. Sesuai namanya, tidak hanya ukuran saja yang mini, spesifikasi di dalamnya juga tergolong mini, yakni berprosesor 800 megahertz dual issue ARM PJ4 Marvell Armada 510 SoC (System on a Chip), didukung oleh RAM sebesar 2GB.

CuBox Pro ini juga memiliki port usb 2.0 , ethernet port, infraref receiver, dan port HDMI untuk menayangkan gambar beresolusi 1080p. Meski tergolong berspesifikasi minimalis, namun PC ini cukup dapat diandalkan untuk aktivitas komputasi dasar, seperti browsing, email, dan melakukan pekerjaan kantor.

CuBox Pro ini akan berbasiskan OS berplatform dari Linux seperti Ubuntu dan lainnya. Untuk mendapatkannya cukup siapkan kocek sebesar USD 169,99. Jika kamu berminat memilikinya, SolidRun sudah melakukan sesi pre-order untuk si mungil satu ini.
baca keseluruhan - Wow! Komputer Ini Seukuran Penghapus

Kamis, 03 Januari 2013

Benarkah Pembesut Ubuntu 'Curi' Data Pengguna?

Presiden Free Software Foundation, Richard Stallman, menuding Canonica sebagai pembesut Ubuntu telah menginstal kote pengintai di dalam sistem operasi mereka. 

Melalui tulisan yang diupload di blog pribadinya, Stallman bercerita bagaimana Canonica diuntungkan oleh para pengguna Ubuntu yang berbelanja di Amazon, yakni dengan menginstal aplikasi pengintai.

Mendapat tudingan dari sosok seperti Stallman, pihak Canonica pun tak tinggal diam. Mereka membantah semua tanggapan yang dilontarkan pria bertubuh tambun tersebut.

"Data yang kami kumpulkan hanya data anonymous, dan kami mengumpulkan data hanya untuk memberikan pengalaman pencarian yang lebih baik bagi pengguna Ubuntu," kata Cristian Parrino dari Canonica.

Selain itu Parrino juga menegaskan bahwa Canonica tidak akan menghilangkan fitur Shopping Lens yang disanksikan Stallam itu. Pihaknya justru bakal terus mengembangkan dengan menampilkan pencarian di situs YouTube, Last.fm, dan lainnya pada Ubuntu 13.04.

Shopping Lens yang merupakan salah satu fitur pencarian di Dash memang akan menampilkan beberapa konten yang berada di Amazon, fitur ini pun sejatinya bisa dinonaktifkan jika pengguna tidak menginginkannya. Tapi menurut Stallman itu belum cukup.

"Ubuntu memang mengizinkan pengguna untuk mematikan fitur tersebut, tapi secara default fitur tersebut aktif dan Conica yakin bahwa akan banyak pengguna yang membiarkannya," kritik Stallman, seperti dikutip dari arstechnica.
baca keseluruhan - Benarkah Pembesut Ubuntu 'Curi' Data Pengguna?

Sputnik, Laptop 'Kelas Berat' Dell Khusus Developer Ubuntu

Dell XPS13
Dell tampak cukup berani melakukan diferensiasi produk. Sementara produsen lain masih terbuai dengan Windows, Dell justru menyiapkan sebuah produk khusus untuk developer Ubuntu.

Laptop yang akan diluncurkan pun bukan kelas ecek-ecek melainkan ultrabook dengan layar 13 inch. Produk ini rencananya akan hadir dengan RAM 4 GB, media penyimpanan SSD, kartu grafis Intel, prosesor Core i5 atau i7, dan tentunya Ubuntu 12.04 sebagai sistem operasinya.

Karena diperuntukan khusus untuk developer maka produk ini sudah dilengkapi dengan berbagai aplikasi pendukung. Dell juga mengklaim telah melakukan optimalisasi terhadap sistem operasi tersebut, baik dari sisi driver, atau pun kemampuan hardware.

Peluncuran produk berbasis Linux merupakan salah satu program Dell mendukung open source, program ini mereka sebut Project Sputnik yang mulai dijalankan sejak Mei 2012 lalu.

"Sejak dimulai sekitar 2 bulan lalu proyek Sputnik mendapat banyak masukan dari para developer. Dengan mendengarkan developer, Dell menawarkan solusi produk yang akan membuat mereka lebih produktif," kata Barton George, Direktur Marketing Dell, seperti dikutip dari arstechnica.

Sayangnya Dell tidak menyebutkan secara pasti kapan produk tersebut akan dirlis, mereka hanya memastikan bakal mulai dipasarkan tahun ini. Begitu juga soal harga yang masih menjadi misteri.
baca keseluruhan - Sputnik, Laptop 'Kelas Berat' Dell Khusus Developer Ubuntu

Ubuntu Dianggap 'OS Mata-mata'

Richard Stallman
Siapa yang tak kenal Ubuntu? Salah satu distro Linux yang paling populer ini justru dianggap sebagai sistem operasi yang bisa memata-matai penggunanya. 

Ya, Ubuntu memang menjadi alternatif sistem operasi di luar Windows yang cukup banyak dipakai penggiat open source. Namun versi terbaru OS ini justru dianggap Richard Stallman, selaku Presiden Free Software Foundation menyediakan aplikasi pengintai.

"Ubuntu, sebuah distro GUI Linux yang sudah didistribusikan secara luas telah menggunakan kode spyware di dalamnya," tulis Stallman, seperti dikutip dari arstechnica.

Aplikasi yang dimaksud Stallman adalah Shopping Lens sebagai salah satu fitur pencarian di Dash. Dengan kemampuan tersebut, pengguna tak hanya menemukan apa saja yang ada di dalam PC, tapi juga konten yang ada di Amazon. 

Selain itu semua pencarian yang dilakukan di Dash juga akan dikirim ke Canonical. Inilah yang disesalkan Stallman, apalagi Canonica disinyalir mendapat fee dari setiap item Amazon yang terjual melalui Dash. 

"Dengan mempromosikan Amazon, Canonica akan mendapatkan kontribusi dari mereka (Amazon-red)," tutup Stallman, dalam sebuah tulisan yang ia upload di blog pribadinya.
baca keseluruhan - Ubuntu Dianggap 'OS Mata-mata'

Ubuntu 'Kawin' dengan Android?

Canonical, perusahaan di balik distribusi Ubuntu, tengah mempersiapkan produk baru yang cukup misterius. Beredar kabar bahwa ini adalah sistem operasi hybrid antara Android dengan Ubuntu. 

Di halaman muka situs Ubuntu terpampang jelas hitungan mundur yang tinggal beberapa jam lagi, tepatnya akan berakhir tanggal 2 Januari 2013. Tak banyak informasi yang disebutkan, di situs tersebut hanya tercantum tulisan 'So Close, you can almost touch it'.

Dari kalimat tersebut bisa disimpulkan bahwa Canonical tengah mempersiapkan aplikasi atau sistem operasi berbasis layar sentuh. Hal ini dipercaya merupakan sesuatu yang baru, bukan Ubuntu yang dirilis untuk tablet Google Nexus beberapa waktu lalu.

Mark Shuttleworth, pendiri Canonical, sempat berujar bahwa dirinya tengah mempersiapkan sebuah sistem operasi lintas perangkat. Sistem ini sudah di-develop cukup lama dan dijadwalkan meluncur 2014.

Dilihat dari hal itu sudah bisa dipastikan yang akan segera meluncur bukan sistem operasi untuk tablet PC atau smartphone, melainkan Ubuntu yang bisa berjalan bersama Android.

Cara kerjanya seperti ini. Ubuntu akan diinstal di perangkat berbasis Android, tapi hanya sebatas aplikasi saja. Namun bila perangkat tersebut ditancapkan ke dalam dock khusus yang terhubung dengan monitor, maka perangkat ini bisa langsung dipakai sebagai komputer berbasis Ubuntu. Jika dicabut, fungsinya akan kembali ke Android.

Nah, fitur seperti itulah yang diduga akan segera diluncurkan Canonical dalam beberapa jam ke depan. Seperti dikutip dari androidguy, berikut tampilan situs Ubuntu.

baca keseluruhan - Ubuntu 'Kawin' dengan Android?

4 Penyebab 'Kematian' Netbook

Laptop mungil yang biasa disebut sebagai netbook dahulu pernah menjadi primadona di industri komputer. Namun kini popularitasnya memudar dan tidak banyak lagi yang meminatinya.

Bahkan beberapa vendor besar dilaporkan akan berhenti memproduksi netbook di tahun 2013 ini. Dari Asus yang merupakan pionir netbook, Acer, HP, Dell sampai Samsung.

Sejatinya, faktor apa saja yang menjadi penyebab 'kematian' netbook? Berikut di antaranya seperti disarikan dari berbagai sumber.


1. Dikalahkan Laptop

Netbook memang lebih murah, lebih portabel dan punya daya hidup baterai lebih panjang dibanding 'kakaknya', laptop alias notebook. Itulah salah satu penyebab netbook banyak diminati pada awal kehadirannya.

Saat itu, netbook dianggap sebagai komputer yang cocok untuk pengguna yang baru pertama kali memakai komputer jinjing. Juga dinilai sebagai perangkat kedua untuk melengkapi laptop.

Namun kemudian, harga laptop perlahan makin murah dan menyaingi banderol netbook. Baterai laptop pun semakin awet dan sebagian orang lebih memilih layar lebih besar sehingga berpaling ke laptop ketimbang netbook.

Terlebih, laptop hampir dapat dipastikan menawarkan performa yang lebih handal dibandingkan netbook. Sehingga akhirnya penjualan netbook pun terus menurun.

2. Anjloknya Penjualan Gagal Dicegah

Netbook sempat mengalami masa kejayaan pada tahun 2008. Pertumbuhan unit yang dikapalkan tumbuh sangat pesat antara tahun 2008 sampai tahun 2009.

Namun kemudian, penjualan netbook mulai melambat di awal tahun 2010. Di Amerika Serikat misalnya, penjualan netbook turun dari jumlah 2 juta unit di kuartal pertama 2010 menjadi 1,5 juta unit pada akhir tahun itu.

Tren penurunan tidak bisa diredam. Pada akhir tahun 2011, hanya 750 ribu unit netbook terjual di negeri Paman Sam dan tidak ada tanda-tanda kembali pulih.

Para vendor netbook tampaknya gagal mencegah turunnya penjualan. Entah karena inovasi yang mandeg, kurangnya promosi, dibuat hanya setengah hati atau faktor yang lain.

3. Margin Keuntungan Kian Tipis

Salah satu daya tarik utama netbook di mata konsumen adalah harganya yang murah. Sayangnya, banderol yang murah ini membuat vendor netbook semakin sulit meraup untung yang besar.

Dahulu, semua netbook menjalankan sistem operasi Windows XP di mana harga lisensinya mencapai USD 30. Namun ketika Windows 7 tiba, harga lisensi pada Microsoft melonjak menjadi USD 50.

Dengan demikian, margin keuntungan yang diperoleh vendor netbook kian menipis. Ditambah pula dengan kenyataan penjualannya yang semakin menurun.

Sehingga tidak heran banyak vendor mulai enggan memproduksi netbook. Karena jumlah pendapatan yang dihasilkan tidak begitu signifikan ketimbang dahulu.

4. Fenomena Tablet PC

Pada bulan Januari 2010, Apple mengumumkan kehadiran komputer tablet iPad. Pertengahan tahun 2010, berbagai vendor pun mulai memunculkan tablet berbasis sistem operasi Android.

Tidak lama kemudian, tablet PC segera menarik minat yang luas. Dan seiring murahnya harga, popularitasnya tidak bisa terbendung lagi sampai sekarang.

Memang tablet PC sejatinya punya fungsi lebih terbatas dibandingkan dengan netbook. Namun ia unggul karena lebih portabel, baterai jauh lebih awet dan terasa lebih keren.

Kini sudah tampak jelas bahwa tablet jauh lebih diminati ketimbang netbook. Pengapalan tablet PC di tahun 2011 mencapai 63 juta unit, jauh meninggalkan netbook yang mencapai pengapalan 29,4 juta unit.
baca keseluruhan - 4 Penyebab 'Kematian' Netbook

Menguak BigDog, Robot Tercanggih Militer AS

Militer Amerika Serikat terus mengembangkan berbagai macam robot untuk mendukung operasi di lapangan. Salah satu yang disebut-sebut paling canggih adalah BigDog.

Robot yang punya empat kaki ini memang bentuknya mirip dengan binatang. Ia punya kemampuan canggih sehingga dapat berjalan di medan berbahaya, bahkan bangkit secara otomatis bila terjatuh.

Seperti apa kecanggihan robot yang satu ini? Simak apa saja kemampuannya yang disarikan dari berbagai sumber.


1. Robot Pembawa Beban

BigDog diciptakan pada tahun 2005 oleh Boston Dynamic, Jet Propulsion Laboratory dan Harvard University Concord Field Station. Pembuatannya didanai oleh Defense Advanced Research Projects Agency (DARPA), lembaga militer AS.

Kegunaan utama BigDog adalah untuk membawa beban berat para prajurit di medan peperangan. Terutama di area yang sulit dilalui oleh kendaraan.

Robot tersebut bisa membawa beban sampai 150 kilogram. Robot berwarna hitam pekat ini tampak mengerikan bagai hewan buas dengan empat kakinya dirancang secara khusus untuk menjelajahi area berbahaya.

BigDog tampaknya tidak ditujukan untuk melakukan serangan ofensif ke pihak musuh karena tidak ada keterangan robot ini dibekali dengan senjata. Namun boleh jadi nantinya juga akan dibekali dengan berbagai persenjataan.

2. Dibekali Teknologi Tinggi

Boston Dynamics selaku pembuatnya mengklaim BigDog bisa berlari sekitar 4 mil perjam. Robot perang ini juga bisa berjalan pelan dan bahkan mendaki lereng dengan kemiringan sampai 35 derajat. 

Kaki metal BigDog dibuat dengan bentuk yang mirip kaki binatang dan bisa menyerap kejut dengan baik. Kaki robot ini memang dibekali dengan berbagai macam sensor.

Sebuah kamera diletakkan di kepala robot dan mampu menampilkan model 3 dimensi medan yang sedang dilaluinya. Sedikitnya, 50 buah sensor dipasang pada tubuh sang robot.

Sensor-sensor tersebut punya beragam kegunaan. Diantaranya mengukur kecepatan kaki, temperatur dan sebagainya.

3. Anti Jatuh

Selalu ada kemungkinan si robot jatuh atau terpeleset saat melewati medan yang berbahaya. Namun ia punya teknologi canggih sehingga memungkinkannya cepat bangkit kembali.

Dengan kameranya, si robot bisa mengidentifikasi jalan yang paling aman, dan apakah dia perlu melompat atau tidak saat melewatinya. Si robot tercatat dapat melompat setinggi 1,1 meter.

Seluruh pergerakan robot dikendalikan dengan komputer on board. Terdapat kontrol khusus yang memastikan robot memulihkan posisinya meski terpeleset atau terjatuh.

Sistem kontrol juga memastikan berat terdistribusi secara merata pada keempat kaki BigDog. Sehingga memaksimalkan pergerakannya di daratan.

4. Bisa Diperintah Tentara

Generasi terbaru robot ini disebut sebagai AlphaDog. Kemampuannya pun semakin canggih di mana dapat diperintah dengan suara. Misalnya dengan kata-kata berhenti, duduk atau datang ke sini.

Si robot pun bisa mengikuti dengan tepat pergerakan tentara di depan yang menjadi 'majikannya. Melalui sensornya, dia dapat pula membedakan obyek di depan, misalnya mengidentifikasi apakah suatu benda adalah batu atau pohon.

Dan selain untuk membawa beban, kapabilitas robot ini semakin ditingkatkan. Seperti sebagai stasiun untuk mengisi ulang berbagai perangkat mobile yang digunakan tentara.

AlphaDog mampu berjalan selama 24 jam non stop. Sangat berguna karena sebagai robot, tentu ia tidak merasakan letih dan lelah dalam medan pertempuran. http://youtu.be/hNUeSUXOc-w

5. Segera Terjun ke Medan Laga

Saat ini, AlphaDog masih dalam taraf pengujian di laboratorium dan di lapangan. Jika ia berhasil melaluinya, bisa jadi tahun depan sang robot sudah diterjunkan ke medan sesungguhnya.

Kemungkinan, si robot akan diterjunkan ke Afghanistan. Kegunaannya untuk membawa beban berat dirasa akan sangat membantu para tentara AS yang sedang bertugas di sana.

"Jika robot ini bisa membawa beban sampai 25 kilogram saja dari pundak prajurit, maka ini bisa mengurangi kelelahan mereka dan membuat mereka mampu berperang lebih baik," kata Marc Raibert, presiden Boston Dynamics.
baca keseluruhan - Menguak BigDog, Robot Tercanggih Militer AS

Duh, Anak Bill Gates 'Haram' Pakai Gadget Apple

Saat Natal kemarin banyak anak-anak yang menerima kado berupa gadget Apple seperti iPad atau iPhone. Namun, hal tersebut tampaknya tidak akan berlaku bagi anak-anak Bill Gates.

Tentunya bukan karena anak dari orang terkaya sekolong jagat tersebut tak mampu, namun memang tak boleh ada barang kompetitor masuk ke keluarga pendiri Microsoft tersebut.

Hal tersebut diungkapkan oleh istri Bill Gates sendiri, Melinda, yang mengakui bahwa anak-anaknya tak diizinkan menggunakan iPhone, iPad atau bahkan iPod sekalipun. Ya, mereka tidak bisa menikmati barang itu seperti anak-anak lainnya.

"Keluarga kami seperti ini karena Microsoft, lalu mengapa kami membeli barang kompetitor?" katanya kepada Radio 4, seperti dikutip dariTelegraph.

Diakui juga oleh Melinda, anaknya seperti remaja lain yang mungkin juga menginginkan menggunakan iPad. Tetapi sekali lagi dia menegaskan, hanya akan memberikan perangkat berbasis Windows. Apalagi akhir Oktober lalu, Microsoft menghadirkan Surface.

Bill dan Melinda Gates sendiri dikarunia tiga buah hati bernama Jennifer Katherine Gates, Rory John Gates serta Phoebe Adele Gates.

Dari ketiganya, mungkin hanya Jennifer yang sedikit membangkang karena pernah terekam media sedang menggunakan iPhone saat mengunjungi Sydney, Australia, beberapa waktu lalu. Entah apa kata sang ayah mengetahui hal tersebut.


Foto: Salah satu anak Bill Gates yang tertangkap kamera menggunakan iPhone
baca keseluruhan - Duh, Anak Bill Gates 'Haram' Pakai Gadget Apple

Waspada! Malware Menyelinap di Balik 'Bikini'

Sehabis masa liburan, para penjahat cyber semakin gencar melakukan serangan. Kali ini memanfaatkan email dengan iming-iming foto wanita berbikini.

Email tersebut ditemukan beredar dengan dua bahasa berbeda, Italia dan Inggris. Namun keduanya memiliki makna yang sama. Yakni ingin meyakinkan calon korban dengan email yang berisikan foto wanita berbikini.

Dalam email tersebut disertakan juga file attachment berjudul Bikini.zip yang di dalamnya sudah ada file bikini.scr, yaitu file screen saver untuk Windows namun sudah disisipi malware khusus oleh pelaku.

Seperti dikutip dari sophos, korban yang terlanjur terkecoh dan membuka file tersebut, maka secara otomatis komputernya akan terinfeksi sebuah malware.

Tidak disebutkan secara spesifik nama malware yang dimaksud, tapi sejumlah program anti virus mendeteksinya sebagai varian dari Trojan Horse. Jadi, berhati-hatilah ketika menerima email seperti itu dari orang yang tidak dikenal.
baca keseluruhan - Waspada! Malware Menyelinap di Balik 'Bikini'

Ini Dia Kamera Digital Khusus Anak-anak

Bagi Anda yang ingin mengenalkan dunia fotografi kepada buah hati sejak dini, ada beberapa faktor penting yang harus diperhatikan saat memilih kamera, antara lain keawetan piranti serta kemudahan penggunaan.

Atas alasan itulah, kamera-kamera berikut ini diciptakan. Balutan warna-warna cerah dengan tombol minimalis diciptakan untuk pengalaman fotografi yang menyenangkan sang anak saat di usia 3 hingga 7 tahun.

Seperti apa kamera yang dimaksud? Berikut beberapa di antaranya seperti yang dirangkum dari Photodoto :


1. Fisher-Price Kid-Tough Digital Camera

Kamera ini memenangkan penghargaan untuk Kid Tough Camera. Bodinya menyerupai mainan dengan tombol-tombol sederhana dan format yang memang dibuat easy-to-use. 

Terdapat layar LCD berwarna dengan ukuran 1,5 inch. Kamera ini mampu menampung hingga 500 foto di kartu memori berkapasitas 128 MBnya.

2. Vtech Kidizoom Camera

Pihak pembesut membekali piranti ini dengan kemampuan zoom 4x dan penyimpanan memori internal 128 MB. 

Resolusi image-nya memang tidak terlalu tinggi, yakni hanya 1,3MP. Yang membedakannya dengan kamera-kamera 'serius', selain tentu saja bodinya adalah keberadaan tiga game di dalamnya. Plus, anak-anak bisa mengambil foto dengan frame yang lucu, stamp serta efek foto yang dibuat menarik.

3. LEGO

Meski mirip mainan Lego, namun sejatinya piranti ini bisa menghasilkan foto beresolusi 3 MP dan mampu menyimpan hingga 80 foto. Untuk pemotretan di kondisi low-light, dihadirkanlah built-in flash dan foto yang dihasilkan bisa dipindah ke komputer melalui USB.'

4. Toy Story 3 Alien Digital Camera


Yang ini juga didesain untuk anak-anak berusia 3 tahun ke atas. Jangan salah, kamera berikut sudah dilengkapi dengan viewfinder dan LED flash.

5. Barbie Camera

Desainnya sangat girly dengan warna pink khas barbie. Piranti yang dilengkapi dengan mirror untuk melakukan self portrait ini juga memungkinkan penggunanya mentransfer foto ke komputer melalui USB.

baca keseluruhan - Ini Dia Kamera Digital Khusus Anak-anak

Wuih! Mobil BMW Disematkan WiFi Berkecepatan LTE

LTE Adapter di mobil BMW
Ekspansi jaringan WiFi kian tak terbatas. Bukan cuma fasilitas publik saja yang dipercantik dengan akses internet nirkabel ini, kendaraan pribadi pun tak juga bisa luput diekspansi.

Beberapa produsen mobil ternama seperti Audi dan Ford ternyata telah membenamkan fitur WiFi pada beberapa model garapannya. Tidak terkecuali BMW, sebagai produsen kendaraan premium, perusahaan asal Jerman ini pun turut menawarkan fitur serupa.

Namun berbeda dengan kebanyakan WiFi, demi memberikan kecepatan koneksi yang lebih ngebut, BMW mengklaim jadi yang pertama di dunia menyematkan koneksi WiFi dengan kemampuan LTE pada produknya.

Guna mencegah koneksi WiFi diakses oleh pengguna yang tidak diinginkan, BMW tidak lupa menyematkan kode akses sebanyak 8 digit. Untuk jangkauannya pun terbilang lumayan karena mampu menjangkau hingga 9 meter.

Menariknya, perangkat WiFi yang ditawarkan BMW juga dapat dilepas dari tempatnya untuk digunakan di luar kendaraan. Sedangkan untuk suplai dayanya, ditenagai oleh baterai built-in. 

Untuk mengisi ulang kembali dayanya, pengguna hanya perlu menancapkan perangkat tersebut kembali ke tempatnya menggunakan port USB yang telah tersedia.

Dikutip dari Cnet, sayangnya pengunaan LTE yang belum optimal di beberapa negara membuat perangkat WiFi yang ditawarkan BMW melalui produknya tersebut dirasa kurang optimal. 

Meski demikian, fitur WiFi berkemampuan LTE tersebut tetap merupakan terobosan yang ke depannya bisa jadi akan diikuti oleh produsen kendaraan lain.
baca keseluruhan - Wuih! Mobil BMW Disematkan WiFi Berkecepatan LTE

Toshiba Tawarkan 3 Kartu CF untuk Pasar DSLR

Toshiba baru saja mengumumkan produk anyarnya di kategori kartu memori berjenis CompactFlash (CF). Dengan produk-produk anyar berikut mereka berambisi mampu meraup sepertiga dari total market di kategori kartu CF pada tahun 2015.

Meski tidak terlalu populer dibanding jenis kartu lain, namun bagi kamera DSLR, terutama yang dipakai untuk kepentingan profesional, kartu CF masih dibutuhkan. Untuk itulah Toshiba menggeber 3 kartunya yang menyasar pengguna DSLR high-end.

Di bawah brand Exceria Pro, perusahaan Jepang ini memberikan 3 pilihan kapasitas yakni 16, 32 atau 64 GB. Mereka mengklaim, produknya itu menawarkan kemampuan baca dan tulis dengan kecepatan tertinggi.

Produk-produknya ini mampu mencapai kecepatan baca 160MB/s dan kecepatan tulis 150 MB/s. Namun klaim tersebut tidak berlaku bagi kartu dengan kapasitas 16 GB dimana kecepatan bacanya mencapai 95 MB/s.

Belum ada informasi lebih lanjut mengenai harga dan ketersediannya di pasaran, namun dipastikan produk-produk tersebut dirilis pada tahun ini, demikian seperti dkutip dari Imaging-resource.

Dikatakan oleh Toshiba, market untuk DSLR diharapkan akan berkembang hingga 50% dalam periode 2012 hingga 2015 dan permintaan untuk kartu CF akan bertumbuh mengikutinya. Mereka menargetkan bisa mencaplok market share sebesar 30% dalam 2 tahun mendatang dengan kartu memori-kartu memori performa tinggi itu.
baca keseluruhan - Toshiba Tawarkan 3 Kartu CF untuk Pasar DSLR

    Twitter Bird on The Tree by Tutorial Blogspot

    iklan from adsense