# #

Righteous Kill

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit nisl in ...

Quisque sed felis

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit nisl in ...

Etiam augue pede, molestie eget.

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit nisl in ...

Hellgate is back

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit ...

Post with links

This is the web2feel wordpress theme demo site. You have come here from our home page. Explore the Theme preview and inorder to RETURN to the web2feel home page CLICK ...

Selasa, 22 Maret 2011

Canggih, 'Lab Super Mini' Ada di Dalam Tubuh!

Ketimbang harus membawa pasien ke laboratorium, para ilmuwan di Massachusetts Institute of Technology (MIT), Amerika Serikat (AS), lebih memilih memasukkan sebuah 'lab' berukuran super mini ke dalam tubuh pasien tersebut.

Canggihnya, 'lab' ini ditaruh di dalam kapsul kecil yang kemudian ditanamkan dalam tubuh pasien. Dikutip dari Science Popular, lab tersebut digunakan untuk mendeteksi tumor, kerusakan jantung, bahkan potensi serangan jantung di dalam tubuh pasien.

Saking kecilnya ukuran miniatur lab tersebut, para peneliti atau dokter bisa menanamkannya melalui jarum suntik pada saat melakukan biopsi atau pemeriksaan normal.

Selanjutnya, alat ini dibiarkan di dalam tubuh, mengamati setiap perkembangan yang terjadi di dalam tubuh dan mengirim laporannya ke sebuah komputer untuk dianalisa oleh dokter. 

Bagian dalam 'lab mini' diisi oleh partikel nano yang mengandung semacam antibody yang secara khusus dirancang agar bisa terikat dengan molekul spesifik, seperti yang dihasilkan oleh jenis tumor tertentu atau sel otot hati yang rusak.

Terdapat pula membran berpori yang menjaga partikel nano sementara molekul lain dari dalam tubuh melewatinya. Nah, kemudian dokter bisa mengecek kelompok partikel tersebut dengan Magnetic Resonance Imaging (MRI) sederhana.

Dari sini, bisa ditentukan tingkat kepadatan kelompok molekul tertentu dan dokter bisa mendeteksi keberadaan tumor terdekat yang sedang tumbuh atau menyusut. Atau, dalam kasus pasien penderita jantung, dokter bisa memonitor adanya serangan jantung yang tidak diketahui atau tanda-tanda kerusakan jaringan jantung.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

    Twitter Bird on The Tree by Tutorial Blogspot

    iklan from adsense