# #

Righteous Kill

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit nisl in ...

Quisque sed felis

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit nisl in ...

Etiam augue pede, molestie eget.

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit nisl in ...

Hellgate is back

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit ...

Post with links

This is the web2feel wordpress theme demo site. You have come here from our home page. Explore the Theme preview and inorder to RETURN to the web2feel home page CLICK ...

Kamis, 10 Maret 2011

Daun Bayam Hasilkan Bahan Bakar Alternatif

Bayam tak hanya memberikan tenaga bagi tokoh Popeye si pelaut. Tumbuhan yang kerap disantap sebagai sayuran bergizi ini pun ternyata bisa menjadi bahan bakar ramah lingkungan.

Para peneliti telah lama mencoba meniru cara organisme berfotosintesis memanfaatkan cahaya matahari, memecah air menjadi oksigen dan hidrogen, dan selanjutnya bereaksi dengan karbondioksida untuk menghasilkan gula sebagai sumber energi.

Kini, tim ilmuwan yang dipimpin Hugh O'Neill dari Department of Energy's Oak Ridge National Laboratory di Tennessee, Amerika Serikat (AS) mengombinasikan protein cahaya dengan senyawa yang dikenal sebagai block copolymers dan platinum catalyst untuk menghasilkan membran yang menghasilkan hidrogen dari sinar matahari.

Dilansir New Scientist, O'Neill dan timnya mengekstraksi protein II (LHC-II) kompleks dari bayam dan menambahkannya ke cairan mengandung copolymers dan sodium hexachloroplatinate yang diubah menjadi bahan platinum berkat bantuan matahari.

Selanjutnya, protein tersebut berinteraksi dengan copolymers, membentuk dirinya sendiri menjadi lembaran-lembaran berlapis seperti membran yang secara alamiah ditemukan pada membran hasil fotosintesis.

"Saat diteliti, membran ini rupanya memproduksi hidrogen. Ini diketahui setelah menembakkan sejumlah neutron pada sampel membran dan mengukur pembiasan radiasinya untuk mengetahui elemen apa saja yang dikandungnya," papar O'Neill.

Disebutkan olehnya, molekul protein menyerap cahaya matahari dan melepaskan elektron sehingga memindahkannya ke molekul platinum terdekat. Platinum tersebut kemudian mengkatalisasi reduksi proton ke gas hidrogen yang siap digunakan sebagai bahan bakar.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

    Twitter Bird on The Tree by Tutorial Blogspot

    iklan from adsense